Tari Baris

Apa yang terbesit pertama kali ketika menyebut kata Bali?

Tentu saja kita akan langsung berfikir tentang pantai pasir putih yang indah, budaya Hindu yang kuat, dan masyarakatnya yang ramah.

Namun, ada satu hal lain yang tidak kalah menarik untuk kita ketahui lebih dalam, yaitu Tari Baris.

Meskipun mungkin tidak sepopuler Tari Kecak atau Tari Pendet, Tari Baris ini memiliki beragam ciri khas yang menarik untuk kita ketahui.

Lalu, bagaimana bentuk Tari Baris itu?

Apakah sama dengan Tari Baris Batek dari Sumbawa?

Daripada penasaran, yuk langsung kita bahas secara lebih mendetail, lengkap dengan foto, gambar, dan penjelasannya!

Pengertian dan Sejarah Tari Baris

foto pengertian dan sejarah tari baris
Sumber: https://id.pinterest.com

Tari Baris merupakan tari tradisional asal Bali.

Berdasarkan informasi dari Kidung Sunda, tari ini sudah ada pertama kali diciptakan di abad ke-16 atau tepatnya pada tahun 1550 Masehi.

Pencipta Tari Baris itu sendiri masih belum diketahui, meskipun ada beberapa jenis Tari Baris di Bali yang sudah diketahui siapa penciptanya.

Di naskah yang sama juga tertulis adanya tujuh macam Tari Baris yang ditampilkan dalam upacara kremasi di Jawa Timur.

Dahulu, Tari Baris termasuk tari yang sakral dan merupakan bagian dari ritual keagamaan.

Dimana jenis Tari Baris yang berkaitan dengan ritual keagamaan disebut Tari Baris Upacara.

Tari ini biasanya dibawakan sebanyak 40 orang dengan berbagai pernak pernik pelengkap berupa senjata tradisional yang berbeda-beda sesuai dengan asal daerah tarian tradisional tersebut.

Di abad ke-19 muncul jenis Tari Baris non-sakral yang bernama Tari Baris Tunggal.

Jenis Tari Baris ini dibawakan oleh satu hingga dua orang penari dengan ciri khas pembawaan yang lebih enerjik dan busana yang lebih berwarna.

Macam-Macam Tari Baris

foto macam macam tari baris
Sumber: https://www.pinterest.co.kr

Macam Tari Baris yang pertama yaitu ada Tari Baris Bandana Manggala Yudha yang dibawakan oleh empat hingga enam orang penari pria mengenakan pakaian Bebarisan.

Tari kreasi yang diciptakan oleh I Nyoman Catra dan I Nyoman Astita ini menceritakan persiapan pasukan perang kerajaan Badung sebelum ke medan perang.

Lalu berdasarkan fungsi, Tari Baris terbagi menjadi dua macam, yaitu Tari Baris Tunggal dan Tari Baris Upacara.

Tari Baris Tunggal adalah jenis Tari Baris non-sakral dan menggambarkan sebuah sinopsis tentang ksatria muda Bali yang meninjau wilayah kekuasaan milik ayahnya sebelum ia menggantikannya dan memimpin wilayah itu.

Sedangkan Tari Baris Upacara merupakan jenis Tari Baris yang memiliki sifat sakral dan sangat berkaitan erat dengan keagamaan.

Jenis tari ini pun masih dapat dibagi menjadi beberapa macam, yaitu:

1. Tari Baris Bajra

foto tari baris bajra
Sumber: https://www.youtube.com

Jenis Tari Baris ini menggunakan senjata berbentuk gada yang bernama Bajra yang digunakan untuk sarana odalan.

2. Tari Baris Buntal

foto tari baris buntal
Sumber: https://www.youtube.com

Tari ini dibawakan oleh delapan orang penari laki-laki dewasa, menggunakan busana dan tata rias sederhana, serta diiringi dengan gamelan Gong Gede.

Tari yang bisa ditemukan di Desa Pakraman Pengotan Pengotan, Kecamatan Bangli, Kabupaten Bangli, Bali ini berfungsi sebagai hiburan, sarana ritual, presentasi estetis, media meditasi, media terapi, dan juga pengikat solidaritas masyarakat.

3. Tari Baris Cengkedan

foto tari baris cengkedan
Sumber: https://infoobjek. wordpress.com

Tari ini dibawakan oleh beberapa pasang penari sambil membawa sebuah senjata tombak pendek atau cendek yang ditampilkan saat upacara Dewa Yadnya.

4. Tari Baris Cina

foto tari baris cina
Sumber: https://www.youtube.com

Tari ini merupakan hasil akulturasi budaya Bali dengan Cina.

Tari Baris Cina ini dibawakan oleh 18 penari dengan sembilan orang penari berpakaian putih dan sisanya berpakaian hitam.

Tari yang gerakannya mirip dengan pencak silat ini dibawakan oleh para penari sambil membawa senjata pedang.

Penari dari Tari Baris Cina ini mengenakan pakaian dan aksesoris berupa baju lengan panjang dengan segumpal sarung, celana panjang, kacamata hitam, dan juga topi.

5. Tari Baris Dadap

foto tari baris dadap
Sumber: https://www.youtube.com

Tari ini biasa ditemukan di daerah Tabanan, Singaraja, dan Bangli.

Tari ini ditarikan oleh sekelompok penari pria dengan iringan tembang kirang berlaras slendro empat nada.

Tari Baris Dadap ini biasanya ditampilkan saat upacara Ngaben dan upacara Piodalan.

6. Tari Baris Gede

foto tari baris gede
Sumber: https://www.youtube.com

Tari ini dibawakan oleh 16 orang pria dengan iringan gamelan gong gede sambil membawa senjata tombak.

Tari Baris Gede dapat ditemukan di daerah Sanur (Badung) dan ditampilkan saat upacara Dewa Yadnya.

7. Tari Baris Goak

foto tari baris goak
Sumber: https://www.youtube.com

Tari yang terdapat di daerah Pulasari (Bangli) ini dibawakan oleh 20 hingga 64 penari dengan membawa senjata berwarna hitam yang menyerupai burung gagak.

8. Tari Baris Jangkang Nusa Penida

foto tari baris jangkang
Sumber: http://metrobali.com

Tari ini dibawakan oleh 8 hingga 12 penari laki-laki yang membawa senjata tombak panjang.

Pakaian yang digunakan cukup sederhana, yaitu terdiri dari kain selendang, baju putih lengan panjang, udeng, kain kamen putih, saput kuning, dan celana putih.

Tari yang terdapat di Dusun Pelilit, Pulau Nusa Penida Bali ini ditampilkan untuk mengiringi upacara keagamaan serta untuk membayar kaul (sesangi).

Tari Baris Jangkang diiringi dengan seperangkat Gamelan Batel yang terdiri dari dengdeng, cengceng, petuk, kendang, dan kempul.

9. Tari Baris Jojor

foto tari baris jojor
Sumber: https://koranbuleleng.com

Tari ini dibawakan oleh delapan (8) orang penari sambil membawa senjata sejenis tombak yang disebut Jojor.

Tari Baris Jojor ini dapat ditemukan di daerah Karangasem, Bangli, dan Buleleng.

10. Tari Baris Ketekok Jago/ Poleng

foto tari baris ketekok jago
Sumber: http://cyberspaceandtime.com

Tari ini ditarikan oleh sekelompok penari laki-laki dengan mengenakan pakaian hitam-putih atau disebut dengan pakaian poleng sambil membawa senjata tombak.

Tari Baris Ketekok Jago biasanya ditampilkan saat upacara Ngaben atau Pitra Yadnya.

11. Tari Baris Kupu-Kupu Sempurna

foto tari baris kupu kupu
Sumber: https://atnews.id

Tari ini dibawakan secara lincah dan dinamis karena menirukan gerak-gerik kupu-kupu yang sedang mencari makan.

Sehingga, Tari Kupu-kupu Sempurna pun tidak memakai properti senjata.

12. Tari Baris Omang

foto tari baris omang
Sumber: https://www.youtube.com

Tari ini dibawakan oleh delapan orang penari, diiringi dengan gamelan gong gede, dan ditarikan sambil membawa senjata.

13. Tari Baris Panah

foto tari baris panah
Sumber: https://infoobjek. wordpress.com

Tari ini dibawakan oleh 16 orang penari, diiringi dengan gamelan gong gede, dan para penarinya membawa senjata panah.

Tari Baris Panah ini dapat ditemukan di daerah Kintamani.

14. Tari Baris Pendet

foto tari baris pendet
Sumber: https://www.youtube.com

Tari ini dibawakan oleh sepasang penari pria sambil membawa canang sari dan diiringi dengan gamelan.

Dalam pertunjukannya, Tari Baris Pendet mudah ditemukan karena hampir bisa kita jumpai di seluruh wilayah Bali.

15. Tari Baris Presi

foto tari baris presi
Sumber: infoobjek. wordpress.com

Tari ini dibawakan oleh delapan orang pria dan diiringi dengan gamelan gong serta membawa senjata bernama Presi.

Tari yang dapat ditemukan di daerah Singaraja dan Bangli ini biasa ditampilkan saat upacara Dewa Yadnya.

16. Tari Baris Tamiang

foto tari baris tamiang
Sumber: anggaramahendra. wordpress.com

Tari ini dibawakan oleh delapan orang penari, merupakan variasi dari Tari Baris Presi dan dapat ditemukan di daerah Singaraja dan Bangli.

Di samping itu, tari ini dibawakan oleh para penari yang mengenakan pakaian kuning dan putih yang masing-masing melambangkan budha dan kesucian.

17. Tari Baris Tengklong

foto tari baris tengklong
Sumber: https://www.youtube.com

Tari Baris Tengklong ini ditarikan oleh sekelompok laki-laki dengan membawa senjata pedang.

Tari yang bisa ditemukan di Desa Pemedilan, Kota Denpasar ini hanya boleh dibawakan oleh warga Banjar Kerandan dan sekaa truna Banjar Kerandan dan biasanya dibawakan saat odalan di pura dan pada hari besar seperti Galungan Kuningan.

18. Tari Baris Tombak

foto tari baris tombak
Sumber: https://musik.pokelagu.com

Tari ini dibawakan oleh 12 hingga 40 orang penari berpasangan.

Diiringi gamelan gong gede, para penari membawa senjata tombak yang panjangnya kurang lebih tiga meter.

19. Tari Baris Wayang

foto tari baris wayang
Sumber: https://balihbalihan.com

Tari ini dibawakan oleh penari laki-laki dengan diiringi gamelan batel sembari para penari juga menyanyikan tembang dan kidung.

Tari yang menggunakan properti wayang ini biasanya ditampilkan pada upacara di Pura Dalem Manik Lumintang.

Gerakan Tari Baris

foto gerakan tari baris
Sumber: https://id.wikipedia.org

Unsur gerak Tari Baris sangat beragam mengingat jenisnya yang juga cukup banyak.

Untuk mengetahui unsur gerak yang digunakan, Tari Baris Tunggal dapat menjadi salah satu acuannya.

Dimana, Tari Baris Tunggal mempunyai empat unsur gerak, yaitu:

(1) tangkis yang merupakan perpindahan dari gerak satu ke gerak yang lain,

(2) tandang yang merupakan berjalan,

(3) tangkep yang merupakan ekspresi dari seorang penari, dan

(4) agem yang merupakan sifat pokok seorang penari.

Lalu bagaimana dengan gerak dasar Tari Baris?

Berikut adalah beberapa contoh gerak dasar Tari Baris:

1. Agem

Yaitu gerak dengan postur tubuh tegap dengan posisi tangan kiri serang susu dan tangan kanan serang mata.

2. Malpal atau Berjalan

Yaitu menggerakkan kaki secara bergantian seperti sedang berjalan

3. Ngeraja Singa

Yaitu gerak dengan posisi telapak tangan terbuka sehingga terlihat seperti kuku binatang buas (singa).

4. Ambil Pajeng atau Ambil Payung

Yaitu gerak dengan tangan kiri bergerak seolah-olah seperti mengambil payung.

5. Tayong

Yaitu gerak dengan tangan gerak mengayun mengikuti gerakan kaki yang sedang berjalan.

6. Napdap Gelung atau Megang Gelung

Yaitu gerak dengan tangan kanan bergerak seperti memegang dan membenahi gelungan yang dipakai.

7. Mungkah Lawang atau Membuka Pintu

Yaitu gerak yang menggambarkan sikap siap memulai tarian.

8. Ngombak Lantang

Yaitu menggerakkan tangan sehingga menyerupai ombak dan kaki mengikuti gerakan tangan.

Pola Lantai

foto pola lantai tari baris
Sumber: https://balihbalihan.com

Umumnya, berbagai jenis Tari Baris, termasuk Tari Baris Gede menggunakan pola lantai vertikal.

Hal ini tidak lepas dari kata “baris” sendiri, yang pada umumnya membuat Tari Baris ditarikan dengan pola lantai berderet, berbaris, dan juga berjajar dengan bentuk garis lurus (vertikal).

Kostum, Aksesoris, dan Properti

foto busana tari baris
Sumber: sttkalanganyar. blogspot.com

Selain tarian yang hanya dibawakan oleh kaum laki-laki, ciri khas lain dari Tari Baris ini adalah busananya.

Dimana semua penari mengenakan mahkota yang berbentuk segitiga berhiaskan kulit kerang yang berjajar secara vertikal di bagian atasnya.

Di samping itu, para penari juga mengenakan pakaian warna-warni longgar menjuntai ke bawah dan bertumpu pada bagian pundak.

Kostum ini akan memberikan efek dramatis saat menari karena busana ini akan mengembang ketika penari melakukan gerakan memutar dengan satu kaki.

Di samping itu, secara umum, kostum yang dikenakan penari Tari Baris sifatnya sederhana dan dilengkapi dengan properti berupa senjata yang beragam, mulai dari panah, perisai, tombak, dan sebagainya.

Namun ada pula Tari Baris yang dibawakan tanpa properti senjata, salah satunya yaitu Tari Baris Kupu-Kupu Sempurna.

Tata Rias

foto tata rias tari baris
Sumber: gustavothomastheatre. blogspot.com

Dalam tari yang bersifat sakral seperti Tari Baris, biasanya tata rias yang digunakan tidak terlalu menitikberatkan pada sisi visualnya.

Tata rias yang digunakan oleh para penari cenderung sederhana namun sarat akan makna.

Salah satu contohnya yaitu penggunaan pamor di hidung, dahi, dan kedua pipi penari.

Selain dianggap suci, penggunaan pamor ini dianggap dapat melepaskan diri dari ikatan status sosial dan juga bermakna sebagai penetralisir dan penyucian.

Fungsi Tari Baris

foto fungsi tari baris
Sumber: https://commons.wikimedia.org

Secara keseluruhan, fungsi Tari Baris dapat dibedakan primer dan sekunder.

Fungsi primer tari ini adalah sebagai sarana ritual, presentasi estetis, dan hiburan pribadi.

Sedangkan fungsi sekunder dari tari ini yaitu sebagai media meditasi, media terapi, dan pengikat solidaritas masyarakat.

Selain itu, mengingat Tari Baris termasuk dari jenis tari wali, maka pementasannya tidak lepas dari tujuan ritual dan upacara adat khusus.

Makna

foto makna tari baris
Sumber: https://kumparan.com

Secara umum, Tari Baris menggambarkan ketangguhan dan ketangkasan seorang prajurit di masa lalu dengan persenjataan lengkap saat akan berperang.

Beberapa ragam geraknya pun mempunyai makna tersendiri, yang diantaranya adalah posisi pundak penari yang diangkat hingga hampir sejajar dengan telinga, kedua lengan dalam posisi horizontal dan tegas, serta gerak delik mata penari atau selendet yang menggambarkan sifat hati-hati dan mawas para prajurit dalam menghadapi segala situasi sekitar.

Demikian penjelasan tentang Tari Baris dari Bali.

Semoga dengan pembahasan ini dapat meningkatkan sekaligus memperluas pengetahuan kita terhadap seni budaya Indonesia, khususnya Provinsi Bali.

Sehingga kita semakin mencintai budaya yang kita miliki dan semakin bangga menjadi rak

Joanda Kevin

content writer

Update : [modified_date] - Published : [publish_date]

Tinggalkan komentar