[Lengkap] Tari Kuda Lumping: Sejarah, Fungsi, Makna, Kostum + Video

Tari Kuda Lumping adalah tari tradisional yang berasal dari Yogyakarta. Ciri khas tarian ini adalah banyaknya properti yang digunakan. Terdapat perbedaan penyebutan nama di beberapa daerah lain, seperti di Banyuwangi disebut dengan jaranan Buto, Surabaya Disebut Jaran Kepang, dan lain-lain. Keunikan tarian ini adalah penampilan salah satu penari yang biasanya ditampilkan secara bebas.

Ingin tahu lebih lanjut mengenai Tari Kuda Lumping? Simak artikel berikut ini.

Sejarah Tari Kuda Lumping

foto kostum tari kuda lumping
Sumber: /i.ytimg.com

1. Sejarah Versi 1

Sejarah pertama mengatakan bahwa tarian ini sudah ada sejak zaman primitif. Tari Kuda Lumping dimainkan dalam acara adat dan ritual lainnya. Pada zaman ini, properti yang digunakan dalam menari masih sederhana tetapi terus berkembang dari waktu ke waktu.

2. Sejarah Versi 2

Sejarah kedua mengatakan bahwa tarian ini merupakan bentuk dukungan penuh dan apresiasi oleh rakyat jelata. Dukungan ini diberikan kepada Pangeran Diponegoro beserta pasukan berkudanya yang berhasil mengusir penjajah.

3. Sejarah Versi 3

Sejarah ketiga mengatakan bahwa tarian kuda lumping lahir dari perjuangan Raden Patah. Pendapat ini berisi gambaran perjuangan yang dilakukan oleh Raden Patah dan Sunan Kalijaga dalam melawan penjajah.

4. Sejarah Versi 4

Sejarah keempat mengatakan bahwa Tari Kuda Lumping lahir sebagai gambaran proses latihan prajurit Kerajaan Mataram. Latihan ini dipimpin oleh Sultan Hamengkubuwono I ketika sedang melawan penjajah.

5. Sejarah Versi 5

Sejarah kelima mengatakan bahwa tarian ini lahir dari cerita seorang raja yang sakti dari Jawa. Namun, cerita mengenai raja ini belum ditemukan kelanjutannya.

Fungsi

1. Sosial

Tari Kuda Lumping memiliki banyak elemen mulai dari penari hingga penata rias dan pengiring. Untuk menciptakan harmonisasi yang baik, semua elemen ini perlu bekerja sama.

2. Pendidikan

Penampilan tarian ini menggambarkan watak baik dan buruk yang dimiliki oleh manusia. Nilai yang dapat diambil dari tarian ini adalah manusia yang seharusnya selalu berbuat baik ketika masih memiliki akal sehat.

3. Hiburan

Tari Kuda Lumping menjadi hiburan tersendiri bagi masyarakat. Pertunjukan yang menampilkan salah satu penari menjadi momen yang paling ditunggu-tunggu.

4. Kepercayaan

Masyarakat setempat percaya bahwa penari kuda lumping mendapat bantuan dari alam gaib. Hal ini yang menjadi ciri khas tarian ini dengan tari lainnya.

Makna

1. Gambaran dari Watak Manusia

sejarah dan gambar tari kuda lumping
Sumber: i.pinimg.com

Tak hanya hal mistis saja, dalam Tari Kuda Lumping juga terdapat makna yang menggambarkan watak manusia yang baik dan buruk. Hal ini dapat dilihat pada penampilan penari yang masih lemah lembut sebelum dirasuki roh gaib. Pada saat itu gambaran watak manusia yang dapat dilihat adalah watak baiknya.

Kemudian penari berubah menjadi ganas ketika roh mulai masuk. Keganasan penari ini merupakan gambaran watak buruk manusia.

2. Kepercayaan Mengenai Alam Ghaib

foto tari kuda lumping dan roh gaib
Sumber: jatengprov.go.id

Melalui tarian ini, para penari ingin membuktikan bahwa alam gaib itu memang ada. Ketika roh sudah masuk ke dalam tubuh penari, mereka bergerak tanpa kesadaran sama sekali. Para penari kuda lumping sejak awal memang dipilih berdasarkan keberaniannya. Tak bisa dipungkiri bahwa menari dengan roh memiliki risiko yang cukup besar.

Macam-macam Musik Pengiring

1. Gong

foto musik pengiring tari kuda lumping gong
Sumber: karousell.com

Gong adalah alat musik tradisional yang terbuat dari besi atau perunggu. Besi dan perunggu ini dibentuk melingkar dengan ukuran diameter yang bermacam-macam. Pada bagian tengah gong dibuat agak menonjol sebagai tanda bagian yang dipukul. Suara yang dihasilkan gong berupa dengungan.

Jenis gong yang biasa digunakan dalam Tari Kuda Lumping adalah gong kempul dan suwukan.

2. Bonang

foto musik pengiring tari kuda lumping bonang
Sumber: 1.bp.blogspot.com

Alat musik ini memiliki nama lain, yaitu kenong. Bentuk bonang mirip dengan gong, tetapi dengan ukuran yang lebih kecil. Peletakannya juga berbeda, gong digantung sedangkan bonang diletakkan mendatar dalam sebuah tatakan. Bahan yang digunakan untuk membuat bonang sama dengan bahan pembuatan gong.

3. Saron

foto musik pengiring tari kuda lumping saron
Sumber: 1.bp.blogspot.com

Saron terbuat dari besi, perunggu, atau kuningan. Bentuknya pipih, diletakkan secara horizontal seperti bonang. Suara yang dihasilkan saron mirip dengan lonceng, tetapi lebih mendengung. Saron yang digunakan biasanya adalah saron slendro dan pelog. Saron laras pelog memiliki 7 bilah, sedangkan saron laras slendro memiliki 7, 9, atau 12 pelog.

4. Kendang

foto musik pengiring tari kuda lumping kendang
Sumber: wikimedia.org

Kendang adalah alat musik yang wajib ada dalam Tari Kuda Lumping. Biasanya kendang yang dipakai adalah kendang bem dan kendang sebet.

5. Perlengkapan Gamelan Lainnya

foto musik pengiring tari kuda lumping gamelan
Sumber: wojogamelan.files. wordpress.com

Ada beberapa alat musik gamelan tambahan yang biasa dipakai dalam pertunjukan Tari Kuda Lumping. Alat musik tersebut adalah kendang gandrung, kendang Bali, kecrek atau ceng-ceng, serta saron jenger.

Kostum

pengertian dan gambar tari kuda lumping
Sumber: wikimedia.org

Terdapat 2 jenis kostum yang dipakai dalam Tari Kuda Lumping. Pertama kostum dan riasan realistis. Kostum dan riasan realistis tidak menggunakan tambahan properti. Riasan dibuat biasa dan tidak aneh-aneh. Penarinya hanya menggunakan blangkon dan kacamata hitam.

Kedua adalah kostum dan riasan non realistis. Kostum non realistis biasanya ditambahi dengan penutup kepala berupa irah-irahan wayang orang.

Properti

1. Bambu

foto properti bambu tari kuda lumping
Sumber: lumajangkab.go.id

Bambu adalah bahan yang digunakan dalam pembuatan properti berupa kuda lumping. Cara pembuatannya dengan cara dianyam kemudian anyaman tersebut dibentuk seperti kuda. Untuk penghematan, bambu juga bisa diganti dengan plastik.

2. Baju

foto baju tari kuda lumping
Sumber: tokopedia.net

Baju yang dikenakan penari umumnya kemeja atau kaos dengan warna cerah. Bagian luarnya akan ditambah dengan rompi khas.

3. Celana Panjang

foto celana tari kuda lumping
Sumber: s1.bukalapak.com

Celana panjang yang dipakai ukurannya di atas mata kaki. Celana ini dibuat sedikit mengatung untuk memudahkan pergerakan penari. Pada bagian pinggul biasanya ditambahi selendang bercorak batik.

4. Kaos Kaki

Properti yang satu ini tidak wajib dipakai. Biasanya penari yang menggunakan kaos kaki bertujuan untuk menghindari bahaya. Selain itu, kaos kaki juga bisa dijadikan sebagai hiasan tambahan.

5. Gelang

foto tari kuda lumping
Sumber: s1.bukalapak.com

Gelang berguna sebagai hiasan. Warna gelang yang digunakan umumnya kuning keemasan. Properti ini digunakan oleh penari pria maupun wanita.

6. Sesumping

Sesumping adalah hiasan yang dipakai pada telinga. Properti ini tidak wajib dipakai. Jika dipakai, sesumping akan memancarkan kilauan yang indah.

7. Apok

Apok adalah lapisan terakhir pakaian yang digunakan oleh penari. Properti ini digambarkan sebagai simbol kegagahan dan keperkasaan laki-laki.

8. Rompi

Properti ini hanya digunakan oleh penari wanita. Letaknya ada di antara kaos dan apok. Ada berbagai macam motif yang biasa digunakan untuk rompi. Setiap paguyuban memiliki motif yang berbeda.

9. Penutup Kepala

Properti ini identik sebagai pelindung kepala yang dipakai oleh wanita. Namun, laki-laki pun tidak dilarang untuk menggunakan penutup kepala.

10. Sabuk Hias

Sabuk hias berfungsi sebagai pengikat keseluruhan kostum. Tak hanya itu, properti ini juga menambah estetika kostum para penari. Warna sabuk yang digunakan biasanya disesuaikan dengan warna kostum penari.

11. Selendang

foto selendang tari kuda lumping
Sumber: tokospreimurah.files.wordpress.com

Selendang juga berfungsi sebagai pengikat. Warna yang dimiliki masing-masing paguyuban pun berbeda-beda.

12. Kacamata Hitam

Kacamata hitam berfungsi untuk menutup mata penari. Hal ini disebabkan karena mata penari menjadi menakutkan ketika mulai dimasuki roh.

13. Ikat Kepala

Ikat kepala adalah properti tambahan yang tidak wajib digunakan. Warna ikat kepala biasanya menyesuaikan warna kostum yang akan dipakai.

14. Cambuk

foto cambuk tari kuda lumping
Sumber: tokopedia.net

Cambuk adalah properti yang dibawa oleh semua penari. Namun, akan ada cambuk dengan ukuran lebih panjang yang jumlahnya hanya satu atau dua.

15. Parang Imitasi

Parang ini biasanya terbuat dari kayu yang dicat dengan berbagai warna. Properti parang digunakan sebagai simbol perlawanan terhadap penjajah.

Nah, itu tadi adalah penjelasan mengenai Tari Kuda Lumping dan propertinya. Tarian ini memiliki banyak detail yang membuatnya menjadi unik. Sebagai generasi muda, sebaiknya kita ikut melestarikan salah satu tarian tradisional ini.

Apakah kamu tertarik untuk mempelajarinya?.

Nirwana Pradana Maharani

Aktif dalam organisasi dan event mahasiswa semasa berkuliah di jurusan Ilmu Komunikasi. Sedang tertarik mendalami dunia fotografi. Saya juga tertarik mengikuti artikel-artikel terkait fashion dan kuliner.

Update : 19 Februari 2021 - Published : 11 September 2020

Tinggalkan komentar