Sejarah Perang Vietnam: Latar Belakang, Kronologi & Dampak

Perang Vietnam atau yang juga dikenal dengan Perang Indocina kedua merupakan perang internal antara Vietnam Utara dan Vietnam Selatan yang memiliki perbedaan idealisme.

Namun beberapa pihak mengatakan bahwa perang yang terjadi dari tahun 1955 – 1975 tersebut merupakan perang Internasional karena ada beberapa yang terlibat di dalamnya baik secara langsung maupun tidak langsung.

Oleh karena itu, kami memberikan ulasan lengkap terkait dengan sejarah perang Vietnam, pihak yang terlibat, hingga dampaknya. Simak sampai habis ya!

Latar Belakang Perang Vietnam

latar belakang perang Vietnam
sejarahlengkap.com

Perang Vietnam dilatarbelakangi oleh kejatuhan Perancis yang telah menjajah Vietnam sejak melakukan perang kolonial di Indocina mulai tahun 1840 an oleh pasukan komunis Vietnam yang dipimpin Ho Chi Minh.

Pada tahun 1954, dilakukan perjanjian Jenewa dan Perancis meninggalkan wilayah Vietnam, namun saat itu Vietnam terbagi menjadi Vietnam Selatan yang didukung oleh Amerika Serikat dan Vietnam Utara yang didukung oleh Uni Soviet dan Cina. Akibat hal tersebut terjadilah perang Vietnam antara kedua kubu dan masuk dalam perang dingin antara Uni Soviet dan Amerika Serikat.

perjanjian jenewa perang vietnam
sejarahmiliter.com

Penyebab utama terjadinya perang Vietnam adalah pembagian Vietnam menjadi dua kubu yaitu Vietnam Utara dan Vietnam Selatan pada perjanjian Jenewa di Swiss yang mana Vietnam Selatan diurus oleh negara sedangkan Vietnam Utara diurus oleh Viet Minh.

Kedua bagian negara tersebut memiliki ideologi yang bersinggungan satu sama lain dimana Vietnam menganut paham komunis sedangkan Vietnam Selatan menganut paham nasionalis. Perbedaan yang bersinggungan tersebut membuat kedua negara tersebut ditunggangi oleh pihak komunis dan Amerika serikat yang memiliki paham yang sama dengan Vietnam Selatan dan sejak dulu tidak suka dengan paham komunis.

Keterlibatan Negara Lain

Di luar Uni Soviet dan Amerika Serikat, terdapat beberapa negara yang terlibat secara langsung dengan perang Vietnam, masing-masing negara tersebut mendukung Hanoi, Vietnam Utara sedang yang lain mendukung Vietnam Selatan atau Saigon.

· Pro Hanoi

Korea mendukung perang vietnam
wikipedia.org

Negara yang pro Hanoi adalah Korea Utara, dengan mengirimkan satu squadron ke wilayah Vietnam pada tahun 1967 untuk membantu pasukan Vietnam Utara mempertahankan Hanoi. Selain itu, Korea Utara juga mengirimkan bantuan berupa dua juta set seragam, amunisi, senjata, resimen artileri anti pesawat dan 200 pilot untuk bertugas, bahkan Kim Il Sung mengatakan kepada pilotnya untuk berperang seakan langit Vietnam adalah miliknya sendiri.

· Pro Saigon

pro saigon perang vietnam
sejarahlengkap.com

Vietnam selatan didukung oleh Filipina dengan mengirimkan setidaknya 10.000 pasukan yang dibawahi oleh Kelompok Aksi Sipil Filipina-Vietnam atau PHLCAG-V untuk membantu keamanan sipil dan medis. Sementara itu pada tahun 1964 pangkalan militer di Teluk Subic digunakan oleh Armada Ketujuh Amerika Serikat hingga tahun 1975 saat perang berakhir.

Alur Perang Vietnam

kronologi perang vietnam
boombastis.com

· Intervensi Amerika

Sejak Perang Dunia II berakhir, Amerika Serikat mulai mengawasi negara-negara yag berpotensi untuk menjadi negara komunis. Maka dari itu, AS menyebarkan doktrin Truman untuk membantu negara-negara yang terancam stabilitasnya oleh pihak komunis, termasuk Vietnam.

Amerika Serikat juga membantu Perancis dalam Perang Indocina 1, namun pihak Perancis berhasil dikalahkan oleh serangan gerilya yang dilancarkan Vietnam Utara. Lepasnya Indocina ke tangan komunis dari Perancis membuat intervensi Amerika semakin meningkat dalam perang Indocina berikutnya.

Pada tahun 1954, Perancis mencoba menyerang kembali Indocina namun selalu berhasil digagalkan oleh Vietnam Utara yang dibantu oleh Tiongkok dan Uni Soviet hingga Perancis benar-benar tak bisa mendekati Indocina.

· Konferensi Jenewa

Perjanjian Jenewa terjadi pada tahun 1954 setelah perang Indocina pertama berakhir. Isi dari kesepakatan tersebut adalah terpisahnya Vietnam Selatan dan Vietnam Utara oleh garis paralel ke 17 sebagai pemisah serta akan melakukan pemilihan untuk menyatukan Vietnam secara demokratis dalam dua tahun, namun ketetapan itu tak pernah terjadi.

Saat itu Vietnam Utara dipimpin oleh Ho Chi Minh dan setelah perjanjian Janewa, pimpinan Vietnam Selatan diambil alih oleh Ngo Dinh Diem yang didukung oleh AS.

· Perang Indocina II

Pada Maret 1959, Ho Chi Minh berusaha untuk menyatukan Vietnam di bawah kekuasaannya dengan mendeklarasikan perang rakyat dan perang Indocina kedua atau perang Vietnam di Barat pun di mulai.

Baca juga:   Perang Puputan

Viet Minh juga mulai membangun rute pasokan yang dikenal dengan rute Ho Chi Minh ke Vietnam selatan melalui Kamboja dan Laos untuk membantu serangan gerilya terhadap Vietnam Selatan selama dua bulan.
Rute tersebut terus diperluas dan ditingkatkan selama perang berlangsung.

· Amerika memasuki Perang Vietnam

Setelah selalu memberikan bantuan kepada Vietnam Selatan secara bertahap selama dua dekade, pada 1961 untuk pertama kalinya Presiden Amerika Serikat memutuskan untuk mengirimkan pasukan dengan jumlah yang besar ke Vietnam untuk membantu pasukan Vietnam Selatan.

Saat pemerintahan Vietnam Selatan mulai runtuh tiga tahun kemudian, Amerika memutuskan untuk melakukan pengeboman di Vietnam Utara, dan di saat yang bersamaan, pasukan militer Amerika diizinkan untuk melakukan serangan ke wilayah tersebut yang mana peristiwa itu dikenal dengan Resolusi Teluk Tonkin. Atas kejadian itu, maka Amerika Serikat resmi memasuki perang Vietnam dan melawan pasukan Vietnam Utara.
Vietnam utama juga merespon dengan melakukan serangan brutal pada tahun 1965 yang membuat Amerika harus dihadapkan oleh dua pilihan yaitu meningkatkan jumlah pasukan atau mundur dari perang Vietnam. Amerika yang dipimpin oleh Johnson memilih opsi pertama dan mengirimkan lebih banyak pasukan ke Vietnam Selatan hingga mencapai 30.000 orang.

Pertempuran demi pertempuran pun terjadi antara dua kubu dan Amerika semakin terlibat dalam kejahatan perang dan jumlah korban terus meningkat. Hal tersebut membuat adanya gelombang protes besar-besaran di Amerika Serikat dan kecaman untuk menarik mundur pasukannya.

· Akhir Keterlibatan Amerika

Pada tahun 1969, kepemimpinan Amerika Serikat telah berganti dengan Presiden Richard Nixon, di mana dia mulai melakukan penarikan pasukan dari Vietnam secara bertahap karena gelombang protes atas perang semakin meningkat.

Pada tahun 1971, dokumen Departemen Pertahanan tentang perang Vietnam bocor ke publik.
Menurut informasi yang beredar, dokumen tersebut berisi tentang usaha amerika Serikat untuk meningkatkan keterlibatan ke dalam Perang Vietnam secara diam-diam dan berulang kali.

Dua tahun kemudian, tepatnya pada Januari 1973, terjadi perjanjian antara pihak Vietnam Utara, Vietnam Selatan, dan Amerika Serikat untuk menghentikan perang yang ditandatangani di Paris. Perjanjian tersebut berisi tentang kesepakatan untuk melakukan gencatan senjata, penarikan pasukan Amerika, serta pasukan Vietnam Utara yang telah menguasai beberapa wilayah Vietnam Selatan tidak boleh diperkuat dan bergerak menguasai wilayah lain. Sayangnya, perjanjian tersebut hanya dimanfaatkan oleh Vietnam Utara untuk mengurangi pasukan Amerika yang membantu Vietnam Selatan, bahkan melakukan serangan besar sebelum pasukan terakhir Amerika meninggalkan wilayah Vietnam

Tahun 1974 menjadi tahun terburuk selama perang Vietnam karena dilaporkan sebanyak kurang lebih 80.000 pasukan militer dan warga sipil Vietnam Selatan menjadi korban dalam pertempuran tersebut.

· Operasi Frequent wind

Operasi Frequent Wind merupakan fase terakhir evakuasi warga sipil Vietnam dan Amerika dari saigon yang telah dijatuhkan oleh Vietnam Utara yang dimulai pada tanggal 29 April 1975.

Keesokan harinya, pasukan terakhir Amerika meninggalkan Saigon dan resmi menghentikan intervensi dalam perang Vietnam sebelum Saigon benar-benar jatuh ke tangan Vietnam Utara dengan perlawanan yang minim dari rakyat yang tersisa. Siangnya pada jam 11, pemimpin Vietnam, Selatan Duong Van Minh menyiarkan pesan bahwa Vietnam Selatan telah menyerah tanpa syarat dan bendera Viet Cong pun dikibarkan di istana Presiden Vietnam Selatan, dengan hal tersebut perang Vietnam pun resmi berakhir.

Peta Perang

gambar peta perang vietnam
youtube.com

Di atas merupakan peta perang antara Vietnam Utara dan Vietnam Selatan.

Pertempuran yang Terjadi Selama Perang Vietnam

1. Pertempuran Ap Bac

pertempuran di perang vietnam
fkgaming.eu

Pertempuran Ap Bac merupakan sebuah pertempuran yang terjadi di wilayah Ap Bac hamlet pada Januari 1963 dan berlangsung selama berbulan- bulan dan menghabiskan biaya yang mahal.

Awalnya pertempuran ini dipicu oleh gerakan revolusioner Vietnam Utara dalam upaya pembebasan Vietnam Selatan. Sebagai hasil akhir, Vietnam Utara yang didukung oleh komunis berhasil mengalahkan Pasukan Tentara Republik Vietnam selatan (ARVN) dalam pertempuran sengit yang mengakibatkan jatuhnya banyak korban di pihak Vietnam Selatan yang didukung oleh Amerika Serikat.

Atas kekalahan yang menewaskan tiga penasehat mereka, Amerika Serikat kemudian merasa perlu untuk terlibat pertempuran secara langsung untuk mencegah perluasan pengaruh komunis di Vietnam.

2. Pertempuran Pleiku

perang vietnam pertempuran pleiku
wikipedia.org

Pertempuran Pleiku terjadi sebagai lanjutan dari pertempuran Ap Bac yang membuat Amerika marah, oleh sebab itu pihak Amerika mencoba untuk memfitnah Vietnam Utara dengan membuat insiden teluk Tonkin agar memiliki alasan untuk menyerang Vietnam Utara.

Washington kemudian merasa perlu melakukan serangan balasan atas serangan Vietnam Utara terhadap kapal Amerika di Teluk Tonkin yang mana hal tersebut sebenarnya tidak pernah terjadi. Tuduhan dan ancaman tersebut membuat Vietnam Utara, yang juga akhirnya membuat Uni Soviet terlibat, membalas serangan udara AS dengan menyerang pangkalan tentara AS di Vietnam Selatan hingga tahun berikutnya.

Baca juga:   Perang Padri

Pangkalan-pangkalan AS di Pleiku, Vietnam Selatan terus menerima serangan dari Vietnam Utara dan memberikan pelajaran kepada Presiden AS untuk tidak terlibat lebih jauh dengan konflik di Vietnam.

3. Pertempuran van Tuong

perang vietnam pertempuran van tuong
independent.co.uk

Pertempuran yang disebut-sebut sebagai serangan pertama Amerika terhadap markas Viet Chong (VC) ini terjadi pada 18 Agustus 1965. Pertempuran van Tuong berawal dari pengkhianatan seorang serdadu VC yang membocorkan rencana penyerangan Vietnam Utara udara di pangkalan udara Chu Lai di Van Tuong kepada Amerika Serikat. Mendengar hal tersebut, pihak AS memutuskan untuk melakukan penyerangan terlebih dahulu ke perbatasan Vietnam Utara dengan helikopter, tank, dan kapal pendukung.

Serangan tak terduga tersebut membuat Vietnam Utara harus kehilangan 614 tentaranya walaupun berhasil menahan Amerika serikat untuk tidak masuk ke wilayah mereka. Sedangkan Amerika Serikat mengklaim kemenangan dengan hanya kehilangan 46 pasukan.

4. Pertempuran La Drang

perang vietnam perang la drang
emosianisme.net

Dalam pertempuran La Drang, pasukan Amerika serikat dan Vietnam Utara berhadapan secara langsung untuk pertama kalinya pada Oktober 1965. Pertempuran ini diawali dengan serangan VC ke camp pasukan khusus AS di Plei Mei yang kemudian disusul oleh tiga serangan balasan AS yang menyerbu camp peristirahatan pasukan VC di Kamboja. Selanjutnya VC melakukan serangan gerilya terhadap pasukan AS yang diturunkan dari helikopter, VC mengincar basis pasokan pasukan utama AS.

Namun sayangnya serangan VC tidak berjalan dengan mulus, justru keduanya terlibat dalam perang terbuka yang membuat pasukan VC berhasil dipukul mundur oleh AS. Meskipun begitu, keduanya sama-sama mengklaim kemenangan atas pertempuran La Drang.

5. Pertempuran Khe San

perang vietnam pertempuran khe sahn
stripes.com

pertempuran ini masih terjadi antara pihak VC dan Amerika Serikat yang saling menyerang satu sama lain. Pihak VC menyerang pasukan keamanan AS yang ada di Khe Sun pada Januari 1968 dan mengepung pasukan tersebut hingga Juli 1986 untuk mencegah masuknya pasokan bantuan AS dengan menggunakan serangan anti udara.

Pada bulan maret 1968, Amerika Serikat mencoba untuk mengirimkan bantuan dengan melakukan operasi Pegassus namun berhasil digagalkan oleh VC, akhirnya pada bulan Juni AS melancarkan serangan besar-besaran ke pangkalan VC. Dalam serangan tersebut, VC mengalami kekalahan dan kehilangan banyak pasukan, namun Vietnam Utara merasa diuntungkan karena lebih leluasa memasuki Vietnam Selatan dan menempatkan pasukannya ke wilayah tersebut.

6. Ofensif Tet

perang vietnam ofensif tet
sejarah militer.com

Ofensif tet merupakan tragedi paling berdarah selama perang Vietnam karena pasukan VC yang secara tiba-tiba ke pangkalan militer, kedutaan, dan simpatisan sipil pada saat malam tahun baru Tet tanggal 30 Januari 1968. Serangan tersebut terus berlanjut hingga 28 Maret dan berakhir dengan kekalahan pihak VC dan Vietnam Utara di seluruh kota yang mereka serang. Meskipun begitu, pihak komunis memiliki kepuasan tersendiri atas tragedi tersebut dan ofensif Tet menjadi awal kejatuhan Vietnam selatan.

7. Pertempuran di Bukit Hamburger

perang vietnam pertempuran di bukit hamburger
greelane.com

Pasukan gabungan Vietnam Selatan dan AS mendapat perintah untuk mengusir pasukan Vietnam utara yang telah menempati bukit Hamburger di wilayah Vietnam Selatan sejak lama.

Serangan yang dilakukan oleh gabungan Resimen Kavaleri 3, Resimen Kavaleri 5, Resimen Marinir ke 9, dan Divisi 101 Airborne melakukan penyerangan tempat pasukan Vietnam Utara di bukit hamburger pada tanggal 10 Mei 1969. Walaupun berhasil menguasai bukit Hamburger dalam pertempuran 10 hari, pihak Vietnam Utara dan AS mengalami kerugian yang cukup besar. Dan mereka kemudian mendapatkan perintah yang cukup membuat marah dan frustasi yaitu untuk menarik diri dari bukit Hamburger, bukan mengambil alih yang membuat mereka merasa tidak dihargai.

8. Ofensif Paskah

perang vietnam ofensif paskah
greelane.com

Pada 27 Januari 1972, Amerika Serikat mencoba untuk melakukan pejanjian perdamaian dengan pihak Vietnam Utara dan disetujui. Namun, Vietnam Utara mencoba meningkatkan daya tawar dengan melakukan serangan besar-besaran ke wilayah Vietnam Utara pada Maret di tahun yang sama dengan tujuan menekan AS agar menarik diri dari Vietnam. Serangan Vietnam Utara berjalan dengan mulus dan berhasil menguasai beberapa wilayah seperti An Loc, Kon Tum, Hue, dan Quang Tri sehingga membuat AS menggelar Carpet Bombing.

Vietnam selatan merespon dengan mencoba untuk merebut kembali wilayahnya, namun hanya Quang Tri yang berhasil direbut kembali, 10 persen sisanya masih dikuasai oleh Vietnam Utara. Pertempuran ini berakhir pada 22 Oktober dengan pasukan Vietnam Utara yang berhasil dipukul mundur, meskipun begitu, mereka masih bertahan di wilayah yang telah dikuasai dan daya tawar mereka di perjanjian Damai Paris meningkat sesuai yang diinginkan Vietnam Utara.

9. Pertempuran Xuan Loc

perang vietnam pertempuran xuan loc
fkgaming.eu

Keberhasilan Vietnam Utara dalam mengambil alih beberapa wilayah Vietnam Selatan membuat mereka semakin berambisi untuk menguasai daerah-daerah lain di Vietnam Selatan dan mulai melancarkan aksinya dengan memasuki pertahanan terakhir Vietnam Selatan yaitu Provinsi Nai Nai – yang merupakan jalan menuju Ibu Kota Vietnam Selatan, Saigon. Serangan tersebut dapat dibendung selama 12 hari oleh Divisi Infanteri ke 18 Vietnam selatan yang berpangkalan di Xuan Loc sebelum diperintahkan untuk mundur dan fokus mempertahankan saigon.

Baca juga:   Perang Diponegoro

Mengetahui hal tersebut, pasukan Vietnam Utara tidak diam saja, mereka berusaha memperkeruh suasana dengan membuat kekacauan pada saat warga sipil dan pasukan Vietnam Selatan mencoba melarikan diri menuju Saigon dengan terus mengganggu mereka.

10. Kejatuhan Saigon

perang vietnam kejatuhan saigon
greelane.com

Jatuhnya wilayah Xuan Loc membuat pertahanan terakhir Vietnam Selatan ambruk dan dengan pasukan Vietnam Utara yang terus bergerak menuju Saigon, membuat tentara Vietnam Selatan dan warga sipil sibuk melarikan diri sehingga seluruh sudut kota kacau.

Pihak Amerika serikat sempat terpikir untuk menggunakan bom nuklir untuk menghentikan serangan namun urung karena dianggap terlalu beresiko dan dapat menimbulkan kemarahan Cina dan Uni soviet serta akan jatuh banyak korban sipil. Kota Saigon berhasil dikepung pada 27 April dan mendapat serangan tembakan dari pinggir kota 2 hari kemudian yang membuat Saigon jatuh ke tangan Vietnam Utara.

Dampak

apa dampak perang vietnam
hukamnas.com

Perang Vietnam yang terjadi selama 20 tahun memberikan dampak yang cukup besar, diantaranya adalah semakin menyebarnya paham komunisme karena kemenangan Vietnam Utara yang berhasil menguasai seluruh wilayah Vietnam hingga lebih giat menyebarkan paham tersebut ke negara-negara tetangga. Sementara itu dunia mulai khawatir dengan kondisi Asia tenggara yang sangat rawan dimasuki paham komunisme karena banyak negara-negara dengan ekonomi rendah yang dapat menjadi sasaran empuk komunis.

Maka terbentuklah gerakan penghambat komunis yang didukung penuh oleh negara-negara anti komunis, puncaknya adalah keberhasilan pembentukan Pemerintah Koalisi Demokrasi Kampuchea yang diakui dan resmi menjadi perwakilan Vietnam untuk PBB. Selain itu masih banyak dampak-dampak lain seperti terjadinya perang Kamboja akibat konflik agama, penderitaan rakyat Vietnam yang diakibatkan oleh tumbuhan yang dikontaminasi racun oleh Amerika hingga menyebabkan penurunan kesehatan secara bertahap dan mempengaruhi generasi berikutnya.

Sementara di Amerika, angka imigran Vietnam meningkat drastis hingga 150 persen karena banyak warga Vietnam yang mencari kebebasan dan perlindungan dari Pemerintahan yang baru.

Tokoh yang Terlibat

Tokoh yang terlibat dalam perang Vietnam merupakan pemimpin sentral dari kedua kubu yang menanamkan cita-cita heroik dan menjalankan kepemimpinan dengan maksimal demi mencapai cita-cita tersebut.

1. Ho Chi Minh

tokoh perang vietnam
bocahambigu.blogspot.com

Ho Chi Minh merupakan seorang tokoh komunis yang memimpin Vietnam Utara semasa perang Vietnam terjadi dan membawanya menuju kemenangan. Minh sendiri lahir dari keluarga pemberontak pada 19 Mei 1890 di Nghe An, Vietnam Tengah. Sejak di bangku sekolah, di Akademi Nasional Perancis, Minh sudah menunjukkan sikap kritisnya terhadap pemerintahan Perancis dan penjajahan yang dilakukannya ke Indo-cina.

Minh yang sangat terpengaruh dengan perkembangan yang ada di Cina sempat merantau ke Perancis dan mulai serius mempelajari tulisan-tulisan Karl Marx saat menjadi pembantu seorang fotografer. Saat itu dia mulai terjun langsung ke politik kiri dan terkenal karena sering menentang kekuasaan Perancis hingga Minh aktif di kegiatan komunis internasional dan terjun langsung dalam pemberontakan Perancis.

Pada saat Vietnam dikuasai Jepang, Minh sangat menentang paham fasisme karena dianggapnya sangat berbahaya dan berbeda dengan paham Nasionalis Vietnam yang lain. Akhirnya Minh membentuk Liga Pembebasan Vietnam (Viet Minh) bersama kaum komunis yang lain di pegunungan Marx.

2. Ngo Dinh Diem

tokoh yang terlibat perang vietnam
britannica.com

Lahir pada 3 Januari 1901, Ngo Dinh Diem merupakan seorang pejabat tertinggi dari Dinasti Nguyen yang sangat taat terhadap agama katolik yang dianutnya. Dia sempat melarikan diri ke Amerika Serikat pada saat pemerintahan Minh namun dipanggil kembali oleh Bao dai dan dipercaya menjadi perdana menteri yang memimpin Vietnam Selatan setelah babak pertama perang Vietnam. Tak lama, dengan dukungan dari Amerika Serikat, Diem menyatakan bahwa dia adalah presiden vietnam Selatan dan melakukan pemulihan Vietnam Selatan dari pengaruh paham komunis yang dimasukkan oleh Vietnam Utara.

Walaupun berhasil menyingkirkan musuh-musuhnya, Nho Dinh tidak menyadari bahwa sistem dan tata pelaksanaan politik pemerintahan di bawah kepemimpinannya sangat bobrok dengan banyaknya korupsi yang terjadi ditambah Amerika yang tidak sepenuhnya mendukung Dinh.

Ngo Dinh yang percaya dengan partai Can lao yang dipimpin oleh adiknya Ngo Dinh Nhu dan istrinya Tran Le Xuan, ternyata salah dengan keputusan tersebut. Baik Ngo Dinh Nhu maupun istrinya sangat ambisius dan bertindak semaunya dengan memperkaya diri dan sanak keluarganya serta melakukan nepotisme sehingga kepemimpinan Ngo Dinh Diem memiliki citra yang amat buruk.

Perang internal Vietnam yang ditunggangi oleh kepentingan pihak lain memberikan dampak yang tidak hanya terjadi di Vietnam saja, namun juga di beberapa negara di sekitarnya dan juga Amerika Serikat yang terlibat sangat jauh dalam peperangan.

Tinggalkan komentar