Pengertian Interaksi Sosial (CIRI, BENTUK, SYARAT, FAKTOR)

Tahukah kamu bahwa hampir seluruh aktivitas yang kita lakukan sepanjang hari melibatkan interaksi sosial?

Mulai dari menyapa tetangga kita, melakukan diskusi dengan teman kantor, hingga berselisih dengan saudara kandung kita, baik masalah besar maupun kecil.

Nah, kenapa, ya, banyak aktivitas kita yang bisa dikategorikan sebagai interaksi sosial?

Yuk, kita pelajari lebih lanjut mulai dari pengertian interaksi sosial, faktor pendorong, syarat, dan bentuknya.

Pengertian Interaksi Sosial

ilustrasi pengertian interaksi sosial secara umum dan menurut ahli
Sumber: https://www.gentlemancode.id

Sebelum membahas lebih jauh materi yang juga penting untuk dipelajari dalam sosiologi ini, mari kita pahami terlebih dulu pengertian interaksi sosial secara umum dan menurut para ahli.

A. Secara Umum

ilustrasi pengertian interaksi sosial secara umum
Sumber: https://hellofit.id

Secara umum, interaksi sosial adalah hubungan timbal balik antar individu, antara individu dengan kelompok, dan antar kelompok yang saling mempengaruhi.

Menurut KBBI, interaksi sosial dijelaskan sebagai hubungan antara satu orang dengan orang lainnya, antara seseorang dengan kelompok, dan antar kelompok yang terjadi secara dinamis atau terdapat dinamika yang terjadi.

B. Menurut Para Ahli

gambar max weber pengertian interaksi sosial menurut ahli
Sumber: https://en.wikipedia.org

Berikut adalah beberapa pengertian interaksi sosial menurut para ahli, termasuk menurut pakar psikologi:

1. Menurut Bloom dan Selznic

Menurut kedua ahli tersebut, interaksi sosial merupakan proses sosial yang dilakukan oleh seseorang secara sadar dan membutuhkan respon atau timbal balik terhadap tindakan orang lain.

2. Menurut Bonner

Menurut Bonner, interaksi sosial adalah suatu hubungan yang melibatkan dua orang atau lebih yang saling mempengaruhi.

3. Menurut Hernawan

Interaksi sosial menurut Hernawan dipahami sebagai kerjasama keterampilan dalam berkomunikasi dengan tujuan mencapai komunikasi yang harmonis antar pihak yang terlibat.

4. Menurut Homans

Menurut Homans, interaksi sosial adalah aktivitas terhadap orang lain yang dilakukan seseorang yang kemudian menimbulkan respon berupa hukuman atau ganjaran dalam sebuah proses kehidupan.

Baca juga:   Pengertian Banjir

5. Menurut John Lewis Gillin

Menurut Gillin, interaksi sosial adalah hubungan sosial antar individu, antara individu dengan kelompok, dan antar kelompok yang terjadi secara dinamis.

6. Menurut Kimball Young dan Raymond W. Mack

Bagi Kimball Young dan Mack, interaksi sosial dipahami sebagai hubungan sosial dinamis yang terjadi antar individu dan juga antar kelompok.

7. Menurut Macionis

Menurut Macionis, interaksi sosial adalah hubungan aksi-reaksi yang terjadi antar individu maupun individu dengan kelompok.

8. Menurut Maryati dan Suryawati

Menurut Suryawati dan Maryati, interaksi sosial yaitu kontak atau hubungan yang saling terikat dan juga respon yang terjadi antar individu, antara individu dengan kelompok, dan antar kelompok.

9. Menurut Max Weber

Menurut Weber, interaksi sosial adalah tindakan yang dilakukan individu yang berarti bagi dirinya dan diarahkan pada individu lainnya.

10. Menurut Murdiyatmoko dan Handayani

Menurut pendapat Handayani dan Murdiyatmo, interaksi sosial merupakan hubungan antar manusia dalam proses kehidupan.

11. Menurut Selo Soemardjan

Interaksi sosial menurut Selo Soemardjan dipahami sebagai hubungan timbal balik yang terjadi antara individu dengan berbagai sisi kehidupan.

12. Menurut Shaw

Menurut Shaw, interaksi sosial adalah pertukaran antar pribadi yang saling mempengaruhi dan saling menunjukkan perilaku satu sama lain.

13. Menurut Soerjono Soekanto

Menurut beliau, interaksi sosial merupakan proses sosial untuk membangun suatu hubungan yang dilakukan individu maupun kelompok dalam rangka membuat sebuah sistem dalam hubungan sosial.

14. Menurut Thibaut dan Kelly

Berdasarkan pendapat Kelly dan Thibaut, interaksi sosial dipahami sebagai peristiwa saling mempengaruhi yang dilakukan oleh orang-orang yang terlibat dalam interaksi tersebut.

15. Menurut Walgito

Menurut pendapat Walgito, interaksi sosial merupakan hubungan timbal balik saling mempengaruhi yang terjadi kepada individu maupun kelompok yang terlibat.

Ciri-Ciri Interaksi Sosial

gambar anak-anak bermain pengertian interaksi sosial ciri
Sumber: https://kumparan.com

Setelah mengetahui pengertiannya, mari ketahui lebih dalam tentang ciri-ciri dari interaksi sosial.

Beberapa karakteristik yang menandakan adanya interaksi sosial yaitu:

1. Terdapat Dimensi Waktu

Ciri pertama yang menandakan terjadinya interaksi sosial adalah adanya dimensi waktu yang menjadi determinan sifat aksi, mulai dari masa lampau, masa kini, hingga masa depan atau yang akan datang.

2. Terdapat Tujuan yang Ingin Dicapai

Ciri kedua yaitu terdapat sebuah tujuan yang ingin diraih, yang salah satu penggambarannya melalui sebuah interaksi antara penjual dan juga pembeli di pasar.

Dimana penjual akan menawarkan barang agar barangnya terjual, sedangkan pembeli akan menawar agar mendapat barang yang dibutuhkan dengan harga yang sesuai.

3. Terjadi Komunikasi dengan Lambang dan Simbol

Ketiga yaitu adanya komunikasi yang terjadi melalui simbol dan lambang, seperti isyarat atau gestur tubuh.

4. Terdapat Dua atau Lebih Pelaku Sosial

Keempat yaitu adanya keterlibatan dua orang atau lebih agar terjadi sebuah interaksi sosial.

Syarat Interaksi Sosial

gambar anak bersalaman pengertian interaksi sosial syarat
Sumber: https://bobo.grid.id

Interaksi sosial di lingkungan sekitar kita tentunya tidak akan terjadi begitu saja.

Terdapat kondisi tertentu atau syarat yang harus dipenuhi agar interaksi sosial dapat terjadi.

Nah, syarat terjadinya sebuah interaksi sosial yaitu:

1. Komunikasi

Syarat pertama yaitu terjadinya komunikasi, yang dipahami sebagai proses penyampaian dan penerimaan ide atau gagasan yang saling mempengaruhi dari satu pihak ke pihak lainnya.

Komunikasi sendiri memiliki dua jenis, yaitu komunikasi verbal yang dilakukan secara lisan dan komunikasi non verbal yang dilakukan dengan gestur tubuh atau simbol.

2. Kontak Sosial

Syarat kedua yaitu adanya kontak sosial, yang dipahami sebagai hubungan antar pihak sebagai awal terjadinya interaksi sosial.

Seperti halnya dengan komunikasi, kontak sosial terbagi menjadi dua macam.

Pertama yaitu kontak sosial langsung (primer) yang merupakan hubungan timbal balik secara fisik yang terjadi antar individu maupun antar kelompok, seperti bersalaman dan juga berbicara.

Kedua yaitu kontak sosial tidak langsung (sekunder) yang dipahami sebagai hubungan timbal balik melalui perantara yang terjadi antar individu dan antar kelompok, seperti saling mengirim pesan melalui telepon genggam ataupun bertelepon.

Faktor-Faktor Pendorong Interaksi Sosial

foto anak meniru orang tua pengertian interaksi sosial faktor pendorong
Sumber: https://tuturma.ma

Setelah membahas syarat interaksi sosial, tentunya tidak kalah penting untuk juga membahas mengenai faktor-faktor yang dapat menjadi pendorong terjadinya suatu interaksi sosial.

Ini dia penjelasan lengkapnya!

1. Empati

Empati merupakan kepedulian dari satu pihak ke pihak lain (individu maupun kelompok) yang ditandai dengan aksi nyata.

Salah satu contohnya adalah seseorang yang menolong orang lain yang terjatuh hingga mengobatinya.

2. Identifikasi

Identifikasi merupakan proses belajar yang dilakukan oleh individu dengan berusaha menjadi identik dengan individu lain yang kemudian menjadikannya sebagai seorang figur ideal baginya.

Salah satu contohnya yaitu seseorang yang meniru perilaku dan juga fisik seorang tokoh atau artis karenas sangat mengidolakannya.

3. Imitasi

Imitasi merupakan proses belajar yang dilakukan oleh individu dengan meniru tingkah laku individu lainnya.

Salah satu contohnya yaitu seorang anak yang berpenampilan seperti seorang penari karena ia bercita-cita menjadi seorang penari.

4. Simpati

Simpati merupakan rasa tertarik yang muncul dari individu kepada individu lain dengan seolah berada dalam situasi yang sama yang memunculkan perasaan emosional tertentu, seperti senang ataupun sedih.

Contohnya yaitu seseorang yang merasa kasihan melihat pengemis di jalan raya.

5. Sugesti

Sugesti merupakan sikap, pandangan, dan pendapat yang diberikan oleh individu kepada individu lain, yang membuat individu penerima terpengaruh dengan mengikuti sikap, pandangan, dan pendapat tersebut.

Contohnya yaitu tindakan yang dilakukan penonton setelah terpengaruh dari suatu tayangan di televisi dan tindakan yang dilakukan pasien setelah berkonsultasi dengan dokter.

Jenis Interaksi Sosial

gambar pelatih memberi instruksi pengertian interaksi sosial jenis
Sumber: www.liputan6.com

Berikut jenis-jenis dari interaksi sosial lengkap dengan contoh dan gambarnya:

1. Interaksi Individu dengan Individu

Contohnya yaitu dua negara yang sedang berperang dan seorang ibu yang membantu anaknya belajar.

2. Interaksi Individu dengan Kelompok

Contohnya yaitu pelatih voli yang memberikan instruksi kepada pemain.

Baca juga:   Pengertian Gelombang

3. Interaksi Kelompok dengan Kelompok

Contohnya yaitu perkumpulan pemuda dari berbagai daerah yang berkumpul berdiskusi untuk membicarakan sebuah program.

Bentuk-Bentuk Interaksi Sosial

gambar rapat warga pengertian interaksi sosial bentuk
Sumber: tribratanews.banyumas.jateng.polri.go.id

Berikut bentuk-bentuk interaksi sosial yang dapat terbagi menjadi dua macam, yaitu:

Interaksi Sosial Asosiatif

ilustrasi pengertian interaksi sosial bentuk asosiatif
Sumber: https://dataalam.menlhk.go.id

Interaksi asosiatif adalah proses sosial memiliki kecenderungan mengarah pada kerjasama atau mempererat hubungan antar pihak.

Interaksi sosial asosiatif sendiri terdiri dari beberapa bentuk, yaitu:

1. Akomodasi

Akomodasi dipahami sebagai sebuah usaha untuk menyelesaikan suatu konflik yang dapat dilakukan dengan berbagai cara, seperti:

melibatkan pihak ketiga yang netral (mediasi), melibatkan pihak pengadilan (ajudikasi), melibatkan pihak ketiga dengan kedudukan lebih tinggi (arbitrasi), dan saling mengurangi tuntutan untuk memperoleh titik temu kesepakatan (kompromi).

Selain itu, sumber lain juga menambahkan beberapa bentuk dari akomodasi, seperti pemaksaan kehendak dari satu pihak ke pihak lain khususnya yang lebih lemah (coercion) dan situasi ketika kelompok yang terlibat dalam sebuah pertentangan memiliki kekuatan yang seimbang (stalemate).

2. Akulturasi

Akulturasi dipahami sebagai proses sosial yang muncul ketika ada dua kebudayaan saling bertemu namun tidak memunculkan kebudayaan baru.

3. Asimilasi

Asimilasi adalah suatu proses sosial yang muncul ketika ada kebudayaan yang saling campur dan memunculkan kebudayaan baru.

4. Kerjasama

Kerjasama merupakan usaha untuk mencapai tujuan bersama yang dilakukan oleh dua orang atau lebih.

Kerjasama sendiri masih dapat terbagi menjadi empat macam, yaitu:

(1) terjadi secara tiba-tiba atau serta merta (kerjasama spontan),

(2) hasil perintah dari orang berkedudukan tinggi ke yang lebih rendah (kerjasama langsung),

(3) terjadi karena suatu syarat atau ketentuan tertentu (kerjasama kontrak), dan

(4) terjadi karena terdapat sebagian atau unsur tertentu dalam sistem sosial (kerjasama tradisional).

Interaksi Sosial Disosiatif

ilustrasi pengertian interaksi sosial bentuk disosiatif
Sumber: https://olympics30.com

Interaksi disosiatif adalah proses sosial memiliki kecenderungan mengarah pada terjadinya pertentangan antar pihak.

Interaksi sosial disosiatif sendiri terdiri dari beberapa bentuk, yaitu:

1. Persaingan atau Kompetisi

Persaingan dipahami sebagai proses sosial yang dilakukan oleh dua orang atau lebih dengan tujuan yang sama tanpa memakai kekerasan atau sportif.

2. Kontravensi

Kontravensi merupakan rasa tidak suka yang ditunjukkan oleh individu atau kelompok secara terang terangan maupun tersembunyi.

3. Konflik atau Pertentangan

Konflik merupakan proses sosial saling bertentangan dan berlawanan dengan fisik yang dilakukan antar individu maupun antar kelompok.

Beberapa bentuk khusus dari pertentangan yaitu pertentangan rasial, pertentangan pribadi, pertentangan politik, pertentangan antarkelas sosial, dan juga pertentangan bersifat internasional.

4. Pertikaian

Pertikaian merupakan kondisi ketika pihak yang terlibat berusaha memenuhi atau mencapai tujuannya dengan ancaman dan kekerasan secara terbuka.

Demikian penjelasan mengenai interaksi sosial, mulai dari pengertian secara umum dan menurut para ahli, ciri-ciri, syarat, faktor pendukung, hingga bentuk-bentuk dan contohnya.

Semoga dengan artikel ini bisa menambah dan juga memperluas wawasan kita tentang interaksi sosial dan mengetahui fenomenanya secara lebih mendalam.

Semoga bermanfaat!

Tinggalkan komentar