Pengertian Globalisasi

Pengertian globalisasi adalah suatu keadaan di mana terjadi pertukaran yang meliputi barang, jasa, dan informasi yang melewati batas-batas negara. Sejarah globalisasi telah dimulai sejak adanya perdagangan antar bangsa melalui jalur sutera. Para ahli mengemukakan berbagai teori terkait globalisasi diantaranya teori Hyperglobalist, Skeptical, dan Transformational. Beberapa ciri-ciri globalisasi adalah hubungan antar negara yang semakin meningkat, liberalisasi, dan adanya saling ketergantungan. Terdapat berbagai faktor pendorong terjadinya globalisasi.

Simak pembahasan lengkapnya berikut ini.

Pengertian Globalisasi Secara Umum

Pengertian Globalisas Definisi Secara Umum
Ilustrasi Globalisasi, via: professionalcommunities.wordpress.com

Secara umum globalisasi dimaknai sebagai penyebaran dan pertukaran, baik itu berasal dari dalam diri manusia yang meliputi ide dan pemikiran maupun berupa barang dan jasa tanpa mengenal sekat-sekat wilayah negara maupun letak geografis.

Definisi tentang globalisasi lebih sederhana bila merujuk pada KBBI.

Menurut kbbi, globalisasi diartikan sebagai ‘proses masuknya ke ruang lingkup dunia’.

Sedangkan globalisasi secara etimologi (asal kata), berasal dari kata globe yang berarti ‘dunia’ dan ization atau isation yang mengandung makna ‘aksi’ atau ‘proses’.

Pengertian Menurut Para Ahli

Selain pendapat umum yang berkembang di tengah masyarakat tentang pengertian globalisasi, para ahli dari berbagai bidang seperti politik dan sosiologi juga mengemukakan pandangannya terkait definisi ini.

Berikut ini adalah pendapat para ahli tentang pengertian globalisasi termasuk juga diantaranya menurut ahli Indonesia.

Sedangkan dari aspek ekonomi, definisi diberikan oleh organisasi-organisasi keuangan internasional.

1. Anthony Giddens

Pengertian Globalisasi Menurut Anthony Giddens
Anthony Giddens, sumber: wikipedia.org

Menurut Anthony Giddens, seorang teoretikus di bidang sosial, globalisasi adalah merupakan hubungan sosial yang intensif pada berbagai wilayah di seluruh dunia.

Dimana dengan adanya hubungan ini kejadian-kejadian lokal terbentuk sebagai akibat dari peristiwa yang terjadi pada wilayah yang letaknya bermil-mil jauhnya dan sebaliknya.

2. Martin Albrow

Pengertian Globalisasi Menurut Pakar Martin Albrow
Martin Albrow, sumber: xinhuanet.com

Menurut Martin Albrow, seorang sosiolog asal Inggris, definisi globalisasi adalah sebagai proses yang mana melalui proses tersebut orang-orang di dunia bergabung ke dalam satu tatanan masyarakat dunia atau yang biasa disebut masyarakat global.

3. Waters Malcolm

Pengertian Globalisasi Menurut Pakar Waters Malcolm
Waters Malcolm, sumber: 1000kitap.com

Globalisasi menurut Waters Malcolm, seorang Profesor Sociologi dari Universitas Tasmania, adalah sebagai sebuah proses sosial di mana hambatan geografis pada tatanan sosial dan budaya menjadi kurang penting dan kesadaran manusia akan hal ini juga meningkat.

4. Emanuel Richter

Pengertian Globalisasi Menurut Pakar Emanuel Richter
Emanuel Richter, sumber: uni-siegen.de

Menurut Emanuel Richter, seorang Profesor Ilmu Politik, globalisasi adalah jaringan global yang menyatukan komunitas yang sebelumnya terpisah di planet ini menjadi saling ketergantungan ke dalam satu kesatuan.

5. Selo Soemardjan

Pengertian Globalisasi Menurut Sosiolog Selo Soemardjan
Selo Soemardjan, sumber: wikipedia.org

Menurut Selo Soemardjan seorang sosiolog dan akademisi Indonesia, globalisasi merupakan proses terbentuknya sistem organisasi dan komunikasi antar masyarakat yang ada di seluruh dunia.

Hal ini bertujuan untuk mengikuti sistem maupun kaidah yang sama.

6. World Bank

Pengertian Globalisasi Menurut World Bank (Bank Dunia)
World Bank, sumber: pos.driver-project.eu

Menurut Bank Dunia (Wold Bank), globalisasi adalah merupakan kebebasan dan kemampuan dari para individu dan perusahaan untuk memulai transaksi ekonomi dengan penduduk yang berasal dari negara lain.

7. International Monetary Fund (IMF)

Pengertian Globalisasi Menurut International Monetary Fund (IMF)
International Monetary Fund, sumber: .cbj.ca

Menurut IMF globalisasi adalah saling ketergantungan ekonomi yang tumbuh pada negara-negara di seluruh dunia melalui peningkatan volume dan beragam transaksi lintas batas berupa barang dan jasa, aliran modal internasional yang lebih bebas, dan penyebaran teknologi.

Sejarah Globalisasi

Pengertian Globalisasi Sejarah Awal
Peta Jalur Sutera, sumber: penguin.co.nz

Sejarah Globalisasi terbagi ke dalam beberapa periode.

Konon periode awal dimulai pada abad ke 1 SM.

Pada masa itu perdagangan antar bangsa mulai muncul seiring dengan dimulainya perdagangan barang asal negeri China yang diangkut melalui jalur sutera menuju benua Eropa.

Babak selanjutnya dalam perdagangan antar bangsa terjadi dengan kehadiran para pedagang Islam pada abad ke-7.

Perdagangan antar bangsa tumbuh seiring dengan penyebaran ajaran Islam.

Pada abad ke-9 para pedagang Muslim mendominasi perdagangan dengan produk utama berupa rempah-rempah.

Perdagangan global yang sesunguhnya dicatat oleh sejarah mulai terjadi di era penemuan pada abad 15-18 Masehi.

Sepanjang abad tersebut, penjelajah Eropa menemukan benua Amerika dan juga wilayah-wilayah baru lainnya untuk kemudian melakukan penaklukan dan pengintegrasian ekonomi.

Gelombang pertama globalisasi sendiri terjadi seiring dengan revolusi industri di Ingrris pada tahun 1760-1840.

Pada masa ini teknologi dan produk hasil industri yang berasal dari Inggris mendominasi pasar global.

Selanjutnya globalisasi terus berkembang sejalan dengan perubahan dan situasi dunia global dari masa ke masa.

Teori Globalisasi

Pengertian Globalisasi Tentang Teori
Ilustrasi teori, via: britsoc.co.uk

Terdapat perbedaan pendapat yang menjadi perdebatan diantara para ahli terkait teori globalisasi.

Berbagai teori dan pendekatan yang berkembang tentang globalisasi tersebut diantaranya dapat diklasifikasikan sebagai berikut ini:

1. Hyperglobalist

Leon Tikly dalam bukunya Globalisation and Education in the Postcolonial World: towards a conceptual framework, sebagaimana dikutip dari Nikoloz Parjanadze dalam jurnal yang berjudul Globalisation Theories and Their Effect on Education, mengemukakan teori hyperglobalist yang menyatakan bahwa dunia telah memasuki era global yang sesungguhnya yang melegalkan dominasi kapitalisme global.

Teori ini didukung juga oleh David Held yang menyatakan bahwa sikap hyperglobalist ini didukung oleh ‘agenda neo-liberal’.

2. Skeptical

Dalam jurnal yang sama Parjanadze juga mengetengahkan pendekatan skeptis.

Para penganut teori ini tidak memandang globalisasi sebagai hal baru dan tidak mengamati perubahan global apa pun.

Kaum skeptis memandang dunia sebagai hal yang sama saja.

Selain itu mereka mempertanyakan keefektifan blok perdagangan dan melihat masalah melalui perspektif historis.

3. Transformational

Dalam pendekatan ini Parjanadze menyampaikan teori yang menjadi penengah dari dua teori sebelumnya.

Hal ini sebagaimana dikemukakan oleh Leon Tikly dalam buku yang sama, bahwa penganut teori ini setuju dengan para hyperglobalist tentang intensifikasi ‘keterkaitan global’ dan juga mengakui proses globalisasi yang menembus batas-batas wilayah.

Namun demikian, mereka meragukan kebaruan fenomena tersebut dan memandangnya sebagai ‘proses penyatuan yang secara historis penuh dengan kontradiksi’.

Ciri-ciri Globalisasi

1. Peningkatan Hubungan Antar Negara

Pengertian Globalisasi Peningkatan Hubungan Antar Negara-negara
Ilustrasi Hubungan antar Negara, via: freedomradiodutse.com

Globalisasi ditandai dengan peningkatan hubungan dan kerjasama antar negara pada berbagai aspek baik itu di bidang politik, sosial, maupun ekonomi.

2. Liberalisasi

Pengertian Globalisasi salah satu ciri Liberalisasi
Ilustrasi Liberalisasi, sumber: voa-islam.com

Liberalisasi adalah salah satu ciri yang sangat menonjol dari globalisasi di sektor perekonomian.

Liberalisasi mengandung arti pasar bebas dimana berkurangnya regulasi dan keterlibatan pemerintah dibidang ekonomi.

3. Adanya Ketergantungan Ekonomi Antar Negara

Pengertian GlobalisasiCiri-ciri Ketergantungan EKonomi
Ilustrasi ketergantungan ekonomi, sumber amazon.com

Efek dari peningkatan hubungan antar negara adalah terciptanya saling ketergantungan antar negara terutama di bidang ekonomi.

4. Peningkatan Interaksi Antar Bangsa dan Percepatan Pertukaran Informasi

Pengertian Globalisasi Ciri Interaksi Antar Bangsa
Ilustrasi interaksi antar bangsa, sumber: igcat.org

Ciri lain dari globalisasi adalah manusia semakin terhubung bahkan dengan bangsa dan negara lain.

Selain itu pertukaran informasi menjadi semakin cepat dan mudah.

Faktor geografis tidak lagi menjadi penting dan batas-batas negara memudar.

5. Adanya Budaya Global

Pengertian Globalisasi Ciri Budaya Global
Budaya Global, sumber: slideshare.net/nikkiwwilkinson

Di bidang budaya terjadi pertukaran nilai-nilai budaya antar bangsa yang kian meluas.

Terjadi pula difusi budaya sebagai akibat dari masuknya budaya luar.

Demikian pula halnya dengan kemunculan budaya populer yang digandrungi di berbagai penjuru dunia.

6. Penyebaran Teknologi yang Sangat Cepat

Pengertian Globalisasi Ciri-ciri Penyebaran Teknologi
Ilustrasi teknologi modern, via: stacksocial.com

Berbagai penemuan dan inovasi teknologi menyebar dengan cepat.

Penerapan teknologi maju berlaku di berbagai bidang dan wilayah.

7. Munculnya Isu Lingkungan Hidup

Pengertian Globalisasi Isu Lingkungan Hidup
Isu Lingkungan Hidup, sumber: adventurewildlife.in

Isu lingkungan hidup adalah ciri yang juga merupakan dampak negatif dari globalisasi.

Permasalahan lingkungan semakin kerap muncul seiring dengan peningkatan konsumsi manusia di era globalisasi.

Contoh Globalisasi Dalam Berbagai Aspek

Globalisasi berimplikasi pada berbagai bidang baik itu ekonomi, politik, sosial budaya, bahkan agama.

Di bawah ini adalah pemaparan dilihat dari sudut pandang beberapa aspek dan contohnya.

1. Ekonomi

Pengertian Globalisasi Dalam Aspek Ekonomi
Ilustrasi ekonomi global, via: indepthnews.net

Di bidang ekonomi, globalisasi ditandai dengan adanya berbagai kerjasama dan pengintegrasian ekonomi antar negara.

Pertukaran barang dan jasa antar negara di dunia berlangsung secara intensif.

Globalisasi juga telah memudahkan para produsen internasional serta brand kenamaan memperkenalkan produknya.

Saat ini berbagai produk internasional baik itu di bidang otomotif, fashion dan sebagainya dapat dengan mudah kita temukan di pasaran lokal.

Selain itu, kemajuan teknologi juga semakin memudahkan sistem perdagangan global dengan menggunakan berbagai platform perdagangan berbasis internet.

2. Politik

Pengertian Globalisasi Dalam Aspek Politik
Ilustrasi Politik, via: voicesofyouth.org

Globalisasi telah mendorong pemahaman negara-negara akan pentingnya melembagakan kerjasama internasional dalam berbagai bentuk organisasi.

Saat ini terdapat berbagai organisasi internasional baik berupa Intergovernmental Organizations (IGOs) maupun Nongovernmental Organizations (NGOs) dengan beragam latar belakang.

Selain itu, berbagai ideologi dan konsep mengenai tatanan negara pada suatu negara dengan cepat diadopsi pula oleh negara-negara di belahan bumi lain.

Negara-negara di dunia pun saat ini mulai menyeragamkan diri dalam memberikan penghargaan terhadap nilai-nilai universal seperti penghormatan atas Hak Asasi Manusia, kesetaraan gender serta memberikan perhatian terhadap isu lingkungan hidup.

3. Sosial Budaya

Pengertian Globalisasi Dalam Aspek Sosial Budaya
Pembauran budaya, sumber: indovoices.com

Dalam aspek sosial budaya, globalisasi mendorong pembauran seni dan budaya.

Budaya asing dengan cepat masuk ke dalam negeri, digemari, dan bahkan diadopsi oleh warga lokal.

Sebutlah sebagai contoh budaya pop asal Korea yang biasa disebut K-pop, Jepang dengan anime-nya, dan seni sinematografi yang diproduksi oleh pusat perfilman Hollywood maupun Bollywod.

4. Agama

Pengertian Globalisasi Dalam Aspek Agama
Ilustrasi agama-agama di dunia, via: appliedunificationism.com

Meningkatnya interaksi antar manusia telah membuka peluang untuk mempelajari hal-hal baru termasuk ajaran agama.

Globalisasi telah mendorong terjadinya penyebaran berbagai agama di dunia.

Meskipun demikian, globalisasi diyakini pula bertanggung jawab atas memudarnya nilai-nilai keagamaan yang sebelumnya dipegang teguh oleh masyarakat.

Faktor Pendorong

Pada banyak negara arus globalisasi adalah keniscayaan yang tidak dapat dihindarkan.

Terdapat berbagai faktor yang mendorong terjadinya globalisasi, diantaranya adalah sebagai berikut ini:

1. Kemajuan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi

Pengertian Globalisasi Faktor Ilmu Pengetahuan dan Teknologi
Ilustrasi IPTEK, via: desidwimarantika.blogspot.com

Pesatnya perkembangan teknologi dan ilmu pengetahuan telah mendorong manusia menembus batas-batas wilayah.

Teknologi juga membuat manusia dari berbagai belahan dunia dapat saling terhubung sehingga terjadi pertukaran informasi, barang, dan produk non-materiil lainnya.

Selain itu kemajuan teknologi ini juga mencakup bidang transportasi yang semakin memudahkan orang-orang untuk bepergian maupun berpindah dari satu wilayah ke wilayah lainnya.

2. Kerjasama Bilateral dan Multilateral Antar Negara

Pengertian Globalisasi Kerjasama Bilateral dan Multilateral
Kerjasama antar negara, sumber: citizentruth.org

Kerjasama antar negara mendorong komunikasi antar bangsa dan alih tekhnologi.

Kerjasama antar negara ini juga mencakup bidang ekonomi seperti pasar bebas dan investasi.

Dengan adanya kerjasama ini maka pertukaran antar negara semakin terbuka lebar.

3. Perekonomian Terbuka

Pengertian Globalisasi Faktor Perekonomian Terbuka
Ilustrasi Perekonomian Terbuka, via: brainyias.com

Dalam sistem perekonomian terbuka, aktor dalam hubungan internasional yakni negara terlibat secara aktif dalam perdagangan internasional.

Aktivitas perdagangan internasional melalui ekspor dan impor produk berupa barang dan jasa maupun modal ini mengakibatkan sistem perekonomian negara-negara di dunia semakin terintegrasi.

Interaksi ekonomi yang menghilangkan sekat-sekat antar negara ini pada akhirnya menghasilkan ekonomi global.

4. Keberadaan Lembaga dan Organisasi Internasional

Pengertian Globalisasi Faktor Lembaga Internasional
Lambang PBB, sumber: clipartkey.com

Berbagai organisasi internasional seperti ASEAN, PBB, dan IMF, tidak dapat diabaikan peranannya dalam dinamika hubungan antar negara.

Keberadaan berbagai lembaga dan organisasi internasional baik di level regional maupun global memainkan peran penting dalam terciptanya berbagai kerjasama internasional.

5. Imigrasi

Pengertian Globalisasi Faktor Imigrasi Sebagai Pendorong
Ilustrasi imigrasi, via: econtalk.org

Imigrasi berkaitan erat dengan pembauran yang berakibat pada adaptasi dan imitasi atau menirukan hal-hal yang ditemukan pada daerah yang didatangi untuk kemudian dibawa ketika kembali ke daerah asal.

Selain itu dalam imigrasi pendatang membawa nilai-nilai dari daerah asalnya dan diterapkan di daerah baru.

Disini terjadilah proses pertukaran tersebut.

6. Kebebasan Pers dan Informasi

Pengertian Globalisasi Faktor Kebebasan Pers
Ilustrasi Kebebasan Pers, via: asumsi.co

Kebebasan pers dan kebebasan dalam memperoleh informasi pada suatu negara adalah faktor penting dan merupakan sarana bagi terciptanya globalisasi.

Dengan adanya kebebasan pers, letak geografis antar wilayah tidak lagi menjadi hambatan karena akses informasi dari dunia luar menjadi terbuka.

Faktor Penghambat

Selain faktor pendorong terdapat juga faktor penghambat terjadinya globalisasi pada suatu wilayah atau negara.

Berikut beberapa diantaranya.

1. Tradisi dan Adat Istiadat

Pengertian Globalisasi Tradisi dan Adat Istiadat
Tradisi di Indonesia, sumber: infokampus.news

Nilai-nilai yang dianut dan berakar kuat pada masyarakat setempat seringkali menjadi penghambat bagi masuknya berbagai budaya dan hal-hal asing yang berasal dari luar.

Masyarakat yang masih memegang teguh tradisi juga cenderung bersikap resistan terhadap berbagai perubahan.

2. Hambatan Ideologis

Pengertian Globalisasi Faktor Hambatan Ideologi
Ilustrasi Ideologi, via: mypurohith.com

Pada negara-negara dengan ideologi tertutup berlaku sensor pemerintah terhadap berbagai informasi dari dunia luar.

Negara yang menerapkan ideologi ini cenderung kaku, memiliki kontrol yang ketat dari pemerintah, dan sulit untuk menerima perubahan yang berasal dari luar negara.

3. Keterbelakangan Ilmu Pengetahuan dan Pendidikan

Tingkat pendidikan yang relatif rendah dan keterbelakangan dalam ilmu pengetahuan yang dimiliki masyarakat pada suatu wilayah secara tidak langsung menjadi faktor yang menghambat globalisasi.

4. Letak Geografis yang Menghambat Penerapan Teknologi

Pengertian Globalisasi Faktor Letak Daerah Terpencil
Ilustrasi Daerah Terpencil. sumber: setkab.go.id

Kemajuan teknologi adalah faktor penting dalam globalisasi.

Meski pada dasarnya di era globalisasi letak geografis bukan lagi penghalang, tapi faktanya kemajuan teknologi seringkali sulit untuk dijangkau pada wilayah yang secara geografis letaknya terpencil.

Dampak Globalisasi

Globalisasi membawa berbagai dampak baik positif maupun negatif pada berbagai bidang sebagaimana berikut ini.

1. Dampak Positif

a. Membuka Peluang Pasar

Pengertian Globalisasi Dampak Peluang Pasar
Ilustrasi Target Pasar, via: pengusahadahsyat.com

Globalisasi mendorong perluasan pasar bagi hasil produksi yang tentu tidak seluruhnya dapat diserap oleh pasar dalam negeri.

Globalisasi telah memberikan kemudahan bagi produsen barang dan jasa dalam menawarkan produknya hingga menjangkau belahan dunia lainnya secara efektif dan efisien.

Sementara kemajuan teknologi dan informasi turut berperan dalam hal distribusi sehingga memungkinkan proses perdagangan dan pertukaran terjadi.

b. Tersedianya Lapangan Kerja

Pengertian Globalisasi Membuka Peluang Lapangan Kerja
Ilustrasi Lowongan Kerja, via: radartanggamus.co.id

Dengan terbukanya peluang pasar yang lebih luas maka ketersedian lapangan pekerjaan turut meningkat.

Tenaga kerja semakin dibutuhkan untuk dapat memenuhi permintaan pasar global.

Tak hanya itu, kerjasama ekonomi juga membuka banyak peluang investasi asing yang turut pula menyumbangkan ketersediaan lapangan kerja.

c. Percepatan Kemajuan Teknologi

Pengertian Globalisasi Dampak Positif Percepatan Kemajuan Teknologi
Ilustrasi teknologi modern, via: article.bima.co.id

Era global menuntut kemudahan dan kecepatan tanpa mengabaikan kualitas dan juga kenyamanan dalam berbagai bidang.

Hal ini menjadi tantangan tersendiri bagi produsen yang berlomba-lomba menciptakan berbagai produk unggulan untuk menjawab kebutuhan manusia modern.

Pada akhirnya teknologi berkembang dengan cepat dan berbagai inovasi terbaru muncul silih berganti.

d. Meningkatkan Kesadaran Terhadap Nilai-nilai Universal Kemanusiaan

Pengertian Globalisasi Meningkatkan Kesadaran Universal Values
Ilustrasi Universal Values, via: dreamstime.com

Tak dapat dipungkiri bahwa globalisasi telah mendorong kesadaran global akan pentingnya penghormatan terhadap nilai-nilai kemanusiaan.

Globalisasi membuka wawasan masyarakat tentang Hak Asasi Manusia dan prinsip egaliter.

2. Dampak Negatif

a. Melebarnya Kesenjangan Sosial

Pengertian Globalisasi Dampak Negatif Kesenjangan Sosial
Kesenjangan Sosial, sumber: bobo.grid.id

Penerapan pasar bebas sebagai salah satu bentuk globalisasi telah meningkatkan kesenjangan sosial.

Globalisasi telah membuka berbagai peluang bagi perdagangan antar negara.

Namun, negara-negara miskin yang tidak mampu bersaing hanya menjadi pangsa pasar dan tidak dapat menarik keuntungan bagi kemakmuran wilayahnya.

Globalisasi diyakini menjadi salah satu faktor yang mengakibatkan angka kemiskinan di dunia terus bertambah dan kesenjangan global meningkat tajam dalam beberapa dasawarsa terakhir.

b. Peningkatan Angka Kejahatan

Pengertian Globalisasi Dampak Negatif Meningkatnya Angka Kejahatan
Ilustrasi kejahatan, via: timesofindia.indiatimes.com/

Globalisasi telah memberi banyak kemudahan tidak hanya bagi pelaku ekonomi tetapi juga para pelaku transnational crimes.

Globalisasi menjadi pintu masuk bagi para pelaku kejahatan lintas negara seperti money laundering, drug dealer, dan human trafficking.

Sebagai contoh, kemudahan dan akses yang mereka dapatkan dalam hal menyimpan dana ilegal, membangun jaringan antar negara, dan mendapatkan korban baru.

Karenanya, para pelaku kejahatan transnational disinyalir sebagai salah satu pihak yang paling diuntungkan dengan adanya globalisasi.

c. Krisis Pangan

Pengertian Globalisasi Dampak Negatif Krisis Pangan
Krisis pangan di dunia, sumber: agri-pulse.com

Globalisasi telah mendorong sistem pangan global yang melintasi batas-batas antar negara.

Keterkaitan rantai makanan ini mengakibatkan efek domino.

Kemarau panjang dan isu perubahan iklim yang mengakibatkan gagal panen pada satu wilayah menjadi ancaman bagi ketersedian pangan dan juga memicu kenaikan harga pangan global.

Ancaman ketersedian pangan tidak hanya muncul akibat isu pemanasan global semata.

Di bidang finansial, organisasi keuangan internasional juga ditengarai memberi intervensi pada negara-negara debitur di sektor agraris.

d. Kerusakan Lingkungan

Pengertian Globalisasi Dampak Negatif Kerusakan Lingkungan
Kerusakan Lingkungan, sumber: history.com

Globalisasi telah mendorong peningkatan konsumsi yang berlebihan sehingga permintaan terhadap penyedian barang dan jasa juga meningkat.

Untuk memenuhi kebutuhan pasar, produsen akan menggenjot produksinya.

Hal ini memicu ekspolitasi sumber daya alam secara besar-besaran.

Perusakan alam menjadi sulit dihindari.

Efek yang ditimbulkan pada lingkungan antara lain terganggunya siklus ekologi, polusi, dan limbah industri.

Di era modern ini globalisasi dan modernisasi adalah sebuah keniscayaan.

Bagi indonesia sebagai negara demokrasi yang tengah berkembang, dibutuhkan kesiapan dari negara untuk menghadap dan meminimalisir setiap dampak negatif yang mungkin ditimbulkan.

Riska Sri Handayani

- A traveller, writer, and storyteller- Seorang penggemar travelling yang mendokumentasikan catatan perjalanannya dalam potret dan cerita.

Update : [modified_date] - Published : [publish_date]

Tinggalkan komentar