Pengertian Devisa (SUMBER, FUNGSI, TUJUAN, JENIS, BENTUK)

Pada akhir bulan September 2020, cadangan devisa Indonesia terhitung sebanyak USD 135,2 miliar, atau USD 2,2 miliar dolar lebih rendah dibanding bulan Agustus 2020.

Apakah kamu pernah mendengar atau membaca kalimat berita serupa?

Kalau sudah pernah, apakah kamu sudah paham maksud dari kata ”devisa” sebagai inti dari kalimat yang sedang dibahas?

Kalau belum, mari kita pelajari bersama apa itu devisa, apa saja fungsinya, hingga sistem apa saja yang berkaitan dengan devisa.

Pengertian Devisa

ilustrasi pengertian devisa negara
Sumber: https://economy.okezone.com

Sebelum kita membahas lebih jauh, mari kita pahami secara mendalam terlebih dulu definisi dari kata devisa.

1. Secara Umum

Secara umum, devisa merupakan segala hal yang dapat dipergunakan sebagai alat transaksi pembayaran dengan negara lain atau alat pembayaran internasional yang diakui dan diterima secara global.

Sumber lain mengatakan bahwa devisa dipahami sebagai valuta asing yang dipergunakan untuk melakukan transaksi perdagangan internasional.

Di samping itu, devisa juga dapat dipahami sebagai kekayaan suatu negara dalam bentuk mata uang luar negeri yang diakui secara internasional.

Berbicara tentang devisa, kita juga harus bisa memahami tentang cadangan devisa.

Dimana cadangan devisa dipahami sebagai segala bentuk aktiva luar negeri yang dikontrol oleh otoritas moneter dan dapat dimanfaatkan kapanpun.

Sumber lain mengatakan bahwa devisa dipahami sebagai segala aset yang dikuasai oleh otoritas moneter dan bank sentral dalam berbagai bentuk mata uang cadangan berbeda dengan tujuan mendukung kewajiban suatu negara serta mempengaruhi kebijakan moneter.

Di samping itu, pengawasan devisa akan diatur oleh sebuah lembaga khusus.

Di Indonesia, fungsi pengawasan tersebut dijalankan oleh Biro Lalu Lintas Devisa yang sekaligus juga berfungsi untuk meningkatkan pemasukan devisa negara.

Lalu ada juga bank yang ditunjuk oleh Bank Indonesia untuk melakukan kegiatan perbankan dalam bentuk valas yang disebut dengan bank devisa.

Beberapa contoh bank umum swasta devisa adalah Bank BCA, Bank Bali, dan Bank Niaga.

Dimana salah satu tugas penting dari bank umum swasta devisa adalah juga menjaga Posisi Devisa Neto yang merupakan selisih bersih antara pasiva dan aktiva valas.

Sebaliknya, terdapat bank yang belum memperoleh izin untuk melakukan kegiatan perbankan dalam bentuk valas yang disebut bank non-devisa.

Beberapa contoh bank umum swasta non-devisa adalah Bank Jabar Banten Syariah, Bank Pundi Indonesia, dan Bank Andara.

2. Menurut Para Ahli

Hingga saat ini belum ada ahli yang secara spesifik atau khusus mendefinisikan devisa.

Seperti salah satunya penulis buku “The Foreign Exchange and Money Markets Guide”, Julian Walmsley, yang salah satu bagiannya menjelaskan tentang perhitungan devisa.

Fungsi Devisa

ilustrasi pengertian devisa fungsi
Sumber: beritaterkini1.bandcamp.com

Keberadaan devisa negara mempunyai beberapa fungsi, yang diantaranya adalah:

1. Sebagai alat transaksi perdagangan internasional atau alat pembayaran internasional.

2. Sebagai alat pembayaran hutang suatu negara, baik cicilan pokok maupun bunga yang harus dibayarkan.

3. Menjadi salah satu sumber pendapatan negara.

4. Menjaga kestabilan nilai mata uang dalam negeri.

5. Sebagai alat pembiayaan hubungan luar negeri, yang mana hal ini termasuk memberikan bantuan kemanusiaan kepada negara lain, menjalankan misi budaya dan membiayai korps diplomatik.

Tujuan Penggunaan Devisa

ilustrasi pengertian devisa tujuan
Sumber: https://kumparan.com

Setelah membahas fungsi devisa, kali ini kita akan bahas beberapa contoh tujuan penggunaan devisa, yaitu:

(1) untuk membayar barang impor;

(2) membayar jasa yang khususnya dari luar negeri seperti pelayaran dan pembangunan;

(3) mendanai korps diplomatik luar negeri;

(4) memberikan beasiswa luar negeri;

(5) memberikan hibah dan juga bantuan ke negara lain; dan

(6) mendanai tim untuk berkompetisi di luar negeri.

Jenis-Jenis Devisa

ilustrasi pengertian devisa jenis jenisnya
Sumber: https://www.yuksinau.id

Lalu pertanyaan selanjutnya yang muncul adalah, apa saja jenis-jenis devisa?

Nah, jenis devisa sendiri ternyata dapat terbagi menjadi dua kategori, yaitu:

1. Berdasarkan Wujudnya

Berdasarkan wujudnya, devisa terdiri dari dua macam.

Pertama yaitu devisa kartal yang dipahami sebagai devisa berwujud uang kertas atau uang logam.

Kedua yaitu devisa giral yang dipahami sebagai devisa yang berwujud cek perjalanan, surat berharga, wesel, dan lain sebagainya.

2. Berdasarkan Sumbernya

Berdasarkan sumbernya, devisa terdiri dari dua macam.

Pertama yaitu devisa kredit yang merupakan devisa bersumber dari kredit yang mengharuskan ada pengembalian atau didapatkan dari hutang luar negeri.

Kedua yaitu devisa umum sebagai devisa yang diperoleh tanpa harus ada kewajiban untuk ada pengembalian, seperti penyelenggaraan jasa dan hasil ekspor.

Sumber Devisa

ilustrasi pengertian devisa sumber
Sumber: https://www.indogo.tw

Hal yang tidak kalah penting untuk diketahui dari devisa adalah tentang dari mana saja devisa itu berasal.

Berikut beberapa contoh sumber-sumber devisa suatu negara!

1. Aktivitas Ekspor

Kegiatan ekspor menjadi salah satu sumber devisa yang besar bagi suatu negara.

Dimana ekspor ini bisa dalam berbagai macam bentuk, sepert ekspor kerajinan, migas, hasil laut, dan lain sebagainya.

2. Kegiatan Pariwisata

Perolehan devisa melalui pariwisata banyak di dapat dari para turis asing yang menukarkan mata uang mereka ke mata uang negara tujuan.

Dimana valuta asing atau valas yang telah mereka tukarkan tersebut menjadi sumber devisa negara.

3. Penyediaan Jasa

Sumber devisa dari penyelenggaraan jasa dapat diperoleh melalui pelabuhan kapal, bandara, hingga pengiriman barang ekspor dan impor.

4. Pinjaman atau Hutang Luar Negeri

Pinjaman luar negeri yang diperoleh dari negara lain maupun lembaga internasional juga merupakan salah satu sumber dari masuknya devisa suatu negara.

Biasanya negara yang menggantungkan devisa dari pinjaman ini adalah negara berkembang atau negara dengan ekonomi berskala kecil.

5. Hibah Luar Negeri

Devisa dari hibah ini berasal dari luar negeri dan tidak memiliki sifat mengikat.

Meskipun bisa dalam bentuk barang, namun hibah dalam bentuk uang saja yang dapat dihitung sebagai pemasukan devisa negara.

6. Pungutan Bea Masuk

Bea masuk juga menjadi salah satu sumber pemasukan devisa suatu negara.

Baca juga:   Pengertian Kutipan

7. Warga Negara yang Bekerja di Luar Negeri

Sumber devisa yang cukup besar juga diperoleh dari tenaga kerja yang bekerja di luar negeri, yaitu Tenaga Kerja Indonesia (TKI) dan Tenaga Kerja Wanita (TKW).

Mengingat kontribusinya yang besar terhadap pemasukan devisa negara, tidak jarang para tenaga kerja yang bekerja di luar negeri disebut sebagai pahlawan devisa.

Bentuk Devisa

ilustrasi pengertian devisa bentuk
Sumber: https://andalasonline.com

Pada dasarnya terdapat tiga bentuk devisa yang dapat diperoleh suatu negara.

1. Emas

Pertama yaitu emas yang akan menjadi alat pembayaran sah internasional apabila dalam bentuk batangan.

2. Surat Berharga

Kedua yaitu surat berharga yang dapat diperoleh melalui Special Drawing Rights (SDR), Traveller Cheque (TC), Bill of Exchange (wesel), dan Cable Order (Telegraphic Transfer).

3. Valuta Asing (Valas)

Ketiga yaitu valuta asing yang merupakan mata uang yang dapat diterima secara global dan dapat diperjualbelikan.

Sistem Devisa

ilustrasi pengertian devisa sistem
Sumber: https://www.123rf.com

Besar kecilnya devisa yang diperoleh suatu negara perlu diukur dengan ukuran atau standar tertentu.

Untuk mengetahuinya, maka perlu adanya sistem yang mengatur atau yang menjadi rujukan.

Nah, mari kita ketahui sistem devisa satu per satu.

1. Standar Emas

Pertama yaitu sistem standar emas dengan tiga asumsi, yaitu:

(1) emas digunakan untuk menyatakan nilai mata uang suatu negara,

(2) dibeli atau dijualnya emas dilakukan oleh badan moneter dengan pertimbangan nilai yang telah ditentukan, dan

(3) tidak terbatasnya jumlah emas yang masuk ke suatu negara.

2. Kurs Mengambang

Kedua yaitu sistem kurs mengambang dimana penawaran dan permintaan pada bursa valas menentukan nilai tukar mata uang.

Di samping itu, sistem ini juga terdiri dari dua macam, yaitu sistem kurs mengambang murni dan tidak murni.

3. Kurs Tambatan

Ketiga yaitu sistem kurs tambatan dimana suatu negara mengaitkan mata uangnya dengan mata uang negara lain.

4. Pengawasan Devisa

Keempat yaitu sistem pengawasan devisa di mana transaksi valas berada pada kontrol pemerintah.

Demikian penjelasan mengenai devisa, mulai dari pengertian, tujuan, jenis, hingga sistem devisa.

Semoga bermanfaat!

Tinggalkan komentar