Lemak: Pengertian, Klasifikasi, Struktur dan Manfaatnya

Pengertian lemak secara umum adalah suatu senyawa molekul besar yang terbentuk melalui reaksi dehidrasi senyawa-senyawa molekul kecil. Dalam pembentukan lemak tersusun atas dua jenis molekul kecil, yakni asam lemak dan gliserol. Fyi, gliserol merupakan jenis alkohol yang mempunyai 3 ikatan karbon, masing-masing memiliki gugus hidroksil.

Dalam strukturnya, asam lemak mempunyai kerangka karbon yang panjang, mencapai 16 hingga 18 atom karbon. Lemak tidak dapat menyatu dengan air, karena air sebagai H2O membentuk suatu ikatan hidrogen satu sama lain untuk menyingkirkan lemak. Secara umum, lemak juga memiliki definisi sebagai suatu senyawa organik yang ada di alam dan mempunyai sifat tidak larut dalam air. Akan tetapi, lemak dapat larut dalam pelarut organik non polar seperti Kloroform(CHCl3), dietil eter (C2H5OC2H5), hidrokarbon, benzena dan lainnya.

Mau tahu lebih banyak tentang lemak? Pembahasan ini Kami akan membahas secara lengkap tentang pengertian lemak, fungsi, jenis jenis dan lain-lain seputar lemak. Yuk, bagi yang mau menambah pengetahuan  tentang lemak, bisa menyimak pembahasan berikut.

Pengertian Lemak Menurut Para Ahli

Gambar Pengertian Lemak
blogspot,com

Pengertian lemak juga dijabarkan oleh beberapa ahli, diantaranya sebagai berikut:

1. Hartono A. (2006)

Lemak atau lipid menurut Hartono A. (2006) merupakan senyawa organik heterogen di alam yang memiliki sifat tidak larut dalam air, tapi larut dalam pelarut non polar. Disampaikan juga bahwa lemak adalah suatu senyawa yang berisi karbon dan hidrogen yang dapat larut dalam pelarut organik.

2. Madja (2007)

Dalam Madja (2007), pengertian lemak adalah suatu zat yang mengandung energi dan sangat baik untuk proses metabolisme dalam tubuh, termasuk proses oksidasi. Lemak menurut Madja diperoleh melalui dua sumber, yakni dari makanan dan hasil produksi organ hati dalam tubuh. Hasil lemak tersebut disimpan dalam sel-sel lemak sebagai cadangan energi makhluk hidup.

Struktur Lemak

Struktur lemak terdiri dari ikatan karbon (C), hidrogen (H) serta oksigen (O). Lemak dibentuk dari tiga asam lemak dan gliserin yang secara umum bisa dilihat pada gambar struktur berikut ini:

 Gambar Struktur dan Pengertian Lemak
researchgate.net

Struktur lemak yang terdiri atas R1, R2 dan R3 mala disebut lemak sederhana, sedangkan jika berbeda maka disebut lemak campuran. Lemak disebut juga lipid yang menjadi sumber penting untuk proses metabolisme dalam pembentukan ATP. Sebagai kelompok nutrient yang sangat kaya akan energi, nilai energi dalam lemak meliputi berikut ini:

  1. Protein 5,6 kkal/ g
  2. Lipid 9,5 kkal/ g
  3. Karbohidrat 4,1 kkal/ g

Melalui komposisi tersebut, lipid bias difungsikan sebagai pengganti sumber protein yang cukup berharga untuk pertumbuhan makhluk hidup.

Sifat-Sifat Lemak

Gambar Sifat dan Pengertian Lemak
kyhistotechs.com

Setelah membahas tentang pengertian lemak, senyawa ini juga mempunyai beberapa sifat. Secara umum menurut International Congress of Pure and Applied Chemistry, berikut ini beberapa sifat lemak:

  • Tidak bisa larut dalam air, tapi dapat larut dalam jenis pelarut organik seperti alkohol, aseton, benzene, eter, CHCl3, xylem, dan sejenisnya.
  • Lemak tersusun atas senyawa kimia utama yakni asam lemak, dalam 100 gr lipid mengandung sedikitnya 95 asam lemak
  • Mengandung zat zat yang penting dan dibutuhkan oleh manusia, seperti jenis asam lemak esensial dari asam linoleat yang dapat dibentuk sebagai asam arakidonat dan asam linolenat.
Baca juga:   Perjanjian Roem Royen

Selain beberapa sifat lipid tersebut, ketahui juga detail sifat fisis dan kimia lemak berikut ini:

A. Sifat Fisis

  • Dalam suhu kamar, lipid tumbuhan berbentuk zat cair, sedangkan pada hewan berbentuk zat padat.
  • Lemak yang mengandung asam lemak jenuh memiliki titik lebur yang tinggi. Namun yang mengandung asam lemak tak jenuh memiliki titik lebur yang rendah.

Contohnya pada triolein (ester gliserol yang memiliki 3 molekul asam oleat) memiliki titik lebur di angka –17 °C. Serta Tristearin (ester gliserol yang memiliki 3 molekul asam stearat) mempunyai titik lebur di angka 71 °C.

  • Jenis lemak yang memiliki asam lemak berantai pendek bisa larut dalam air, tapi lemak yang memiliki rantai panjang tidak bisa larut dalam air.
  • Lemak larut dengan baik dalam alkohol panas

B. Sifat Kimia

Beberapa sifat kimia lemak bisa dibaca berikut ini:

  • Saponifikasi atau Reaksi Penyabunan

Diketahui bahwa lipid dapat mengalami reaksi hidrolisis, yang paling umum hidrolisis dengan enzim lipase atau alkali. Hidrolisis tersebut dikenal sebagai penyabunan karena salah satu contoh hasilnya adalah sabun sebagai garam asam lemak.

  • Halogenasi

Asam lemak tak jenuh dalam mengadisi halogen (I2 tau Br2) melalui ikatan rangkapnya, baik lemak yang bebas maupun yang terikat sebagai ester dalam minyak atau lemak. Jumlah halogen yang bisa bereaksi dengan lemak bisa dimanfaatkan untuk menentukan tingkat atau derajat ketidakjenuhan. Hal itu karena derajat absorpsi lemak sebanding dengan jumlah ikatan rangkap pada asam lemaknya.

Pengukuran derajat ketidakjenuhan tersebut berdasarkan perhitungan bilangan yodium, yakni bilangan yang menyatakan jumlah gram yodium yang dapat bereaksi pada 100 gr lipid. Pada intinya, makin banyak ikatan rangkap akan semakin besar juga bilangan yodiumnya.

  • Hidrogenasi

Lemak memiliki sifat hidrogenasi, yaitu dapat berubah dari bentuknya yang cair menjadi padat. Sudah banyak industri besar yang memanfaatkan sifat ini untuk mengubah minyak tumbuhan yang wujudnya cair menjadi padat melalui proses hidrogenasi katalitik. Proses tersebut juga sering disebut sebagai cara pengerasan. Tekniknya dengan mengalirkan gas hidrogen bertekanan ke dalam tangki minyak panas 200 derajat celcius yang memiliki kandungan katalis nikel terdispersi.

Jenis-Jenis Lemak

Jenis jenis lemak dibedakan berdasarkan kategori tertentu. Untuk lebih jelasnya, berikut jenis lemak yang harus diketahui:

1. Berdasarkan Sumber Lemak

Berdasarkan sumbernya, lemak dibedakan menjadi dua, yakni:

–Lemak Hewani

 Gambar Lemak Hewani dalam Pengertian Lemak
bukalapak.com

Merupakan jenis lemak yang didapatkan dari hewan yang memiliki kandungan lemak jenuh seperti pada daging ayam, sapi, kambung, keju, mentega dan produk olahan susu. Jika manusia mengonsumsi lemak hewani terlalu berlebihan maka akan menyebabkan kadar LDL (low-density lipoprotein) atau kolesterol jahat menjadi semakin meningkat.

Komposisi lainnya dalam lemak hewani yaitu lemak trans, tapi kadarnya hanya sejumlah kecil. Asupan lemak trans dalam jumlah yang tinggi juga bisa menyebabkan penumpukan lemak jahat di dalam tubuh.

–Lemak Nabati

Gambar Lemak Nabati dalam Pengertian Lemak
tokopedia.net

Lemak nabati bersumber dari tanaman atau tumbuhan yang berbentuk minyak. Meskipun lemak nabati cukup baik bagi tubuh, tapi beberapa diantaranya ada yang mengandung lemak jenuh. Contohnya seperti minyak kelapa sawit, apabila dikonsumsi dalam jumlah banyak akan meningkatkan resiko terkena penyakit jantung. Sedangkan contoh lemak tak jenuh seperti minyak jagung, minyak zaitun, minyak almond dan minyak dari biji bunga matahari.

Baca juga:   Pengertian Integrasi

2. Berdasarkan Struktur Kimianya

Berdasarkan struktur kimianya, pembagian lemak dibedakan menjadi beberapa jenis berikut ini:

-Lemak Sederhana

Jenis lemak yang terbuat dari trigliserida, terdiri atas gliserol dan tiga lemak tak jenuh. Contohnya seperti lilin/ malam dan minyak.

-Lemak Campuran

Jenis lemak yang merupakan campuran asam lemak dengan gugus tambahan selain lemak, contohnya seperti fosfolipid (mengandung fosfat) dan lipoprotein (mengandung protein).

-Lemak Derivat

Senyawa lemak yang pembentukannya dihasilkan melalui proses hidrolisis lipid. Sebagai contoh seperti kolesterol dan asam lemak. Menurut ikatan kimianya, lemak ini dibagi lagi menjadi asam lemak tak jenuh dan asam lemak jenuh.

3. Berdasarkan Asosiasi Kimia

-Lemak Jenuh

 Gambar Lemak Jenuh dalam Pengertian Lemak
apartmenttherapy.info

Jenis lemak ini paling mudah dikenali karena mempunyai tampilan yang padat, seperti pada produk-produk yang berasal dari hewan, daging merah dan mentega. Sementara pada lemak nabati, jenis lemak jenuh ditemukan pada minyak sawit dan minyak kelapa. Ciri khas dari lipid ini yaitu mempunyai sifat yang dapat menganggu peredaran darah dalam tubuh karena dapat mengentalkan darah.

Jenis lipid ini juga dapat menempel pada dinding-dinding pembuluh darah yang menyebabkan pengerasan dinding pembuluh tersebut. Akibatnya akan mengganggu sistem peredaran darah yang beresiko menimbulkan penyakit seperti stroke, darah tinggi dan penyakit jantung.

-Lemak Tidak Jenuh

Gambar Lemak Tidak Jenuh dalam Pengertian Lemak
pinterest.com

Karakteristik lemak tak jenuh biasanya berwujud cair pada suhu ruangan, tapi biasa berubah padat ketika diletakkan pada lemari pendingin bersuhu rendah. Lemak tak jenuh umumnya ditemukan pada minyak sayur, minyak zaitun, minyak kedelai, kacang-kacangan dan alpukat. Selain itu juga banyak ditemukan pada daging ikan.

Jenis lipid ini juga dikenal sebagai lemak baik karena memiliki kandungan kolesterol yang sedikit dibandingkan lemak jenuh. Menurut studi, jenis ini juga bermanfaat untuk meningkatkan antibodi tubuh serta mengurangi resiko terserang penyakit jantung. Lemak tak jenuh dibagi lagi menjadi dua, yakni lemak tidak jenuh ganda (poly unsaturated fatty acids) dan lemak tidak jenuh tunggal (mono unsaturated fatty acids).

Karakteristik lainnya, asam lemak tidak jenuh ini mempunyai ikatan karbon rangkap yang mudah terurai dan mudah bereaksi dengan senyawa lain untuk mendapatkan komposisi yang stabil. Jika ikatan rangkap tersebut jumlahnya makin banyak, maka minyak akan semakin mudah bereaksi. Selain itu, minyak dengan jenis asam lemak tak jenuh juga boleh dan baik dikonsumsi langsung tanpa dipanaskan dulu. Namun mengonsumsi lipid ini tidak boleh lebih dari 4 gram dalam sehari, karena bisa berubah menjadi lemak trans yang berbahaya jika digunakan untuk menggoreng.

-Lemak Trans

Gambar Lemak Trans dalam Pengertian Lemak
karangkraf.com

Selain jenis lemak jenuh dan tak jenuh, ada juga jenis lemak trans. Jenis lemak ini merupakan hasil proses pemadatan lemak tak jenuh melalui  teknik hidrogenisasi parsial yang menyebabkan adanya perubahan konfigurasi ikatan kimia pada lemak tersebut. Lemak yang sebelumnya berwujud cair berubah menjadi padat dan tentunya lebih tahan lama.

Tujuannya untuk menjadikan minyak nabati lebih stabil dalam suhu ruangan dan tahan terhadap reaksi ketengikan. Namun, karena adanya proses hidrogenisasi tersebut, lemak tak jenuh yang semula bersifat baik menjadi jahat karena berubah sifatnya. Kandungan kolesterolnya menjadi lebih tinggi dan karateristiknya sama seperti lemak jenuh. Contoh produknya seperti margarine yang sering kita gunakan dalam kehidupan sehari-hari.

Baca juga:   Analisis SWOT

Macam-macam Lemak dalam Tubuh

Gambar macam dan Pengertian Lemak
.downshiftology.com

Dari pengertin lemak dan jenis-jenisnya seperti yang sudah Kami bahas di atas, kenali juga macam maca lemak yang ada di dalam tubuh kita. Diantaranya sebagai berikut:

1. Lemak Putih

Disebut juga sebagai lemak adiposit dengan karakteristik sel-sel jaringan nya yang berwarna putih karena memiliki kepadatan mitokondria dan pembuluh darah yang rendah. Lipid ini bisa kehilangan sensitivitasnya jika seseorang terlalu banyak memakan jenis makanan tidak sehat hingga menyebabkan resiko kegemukan.

2. Lemak Esensial

Pengertian lemak esensial yakni jenis lipid yang mempunyai fungsi menjaga struktur sel, mengatur suhu tubuh dan mengatur hormon. Berbeda dengan asam lemak non esensial, fungsi lemak esensial ini sangat penting untuk kehidupan manusia dan jika kekurangan maka bisa menyebabkan penurunan kesehatan tubuh. Asam lemak esensial dibedakan menjadi dua, yakni omega 3 dan omega 6 yang keduanya merupakan asam lemak tak jenuh ganda yang baik untuk kesehatan. Jenis lipid ini bisa didapatkan melalui konsumsi ikan atau makanan laut lainnya seperti tuna, sarden, salmon, kepiting, kerang dan lainnya.

3. Lemak Subkutan

Merupakan jenis lemak yang ditemkan di bawah kulit kita, sedikitnya ada 90% lemak subkutan di dalam tubuh. Cara efektif untuk mengurangi timbunan lemak ini yaitu dengan rutin berolahraga dan mengurangi konsumsi karbohidrat.

Fungsi dan Kegunaan Lemak

 Gambar Fungsi dan Pengertian Lemak
akamaized.net

Setelah membahas tentang pengertian lemak dan jenis-jenisnya, lalu apa sebenarnya fungsi lemak di dalam tubuh kita? Lemak tidak selalu memberikan dampak negatif, karena seperti yang kami singgung sebelumnya bahwa ada klasifikasi lemak yang justru dibutuhkan oleh tubuh. Adapun berikut ini beberapa fungsi dan kegunaan lemak yang harus diketahui:

  • Sebagai bahan untuk menghasilkan energi atau kalori, bahkan energi dari lemak lebih tinggi daripada karbohidrat
  • Lemak berfungsi sebagai pelarut vitamin dan zat-zat tertentu, seperti vitamin A, E, D dan K
  • Sebagai pembangun bagian tertentu dalam sel, seperti membran sel yang tersusun atas lipid
  • Untuk melindungi tubuh dari suhu dingin atau suhu rendah
  • Sebagai pelindung organ dalam karena lemak bisa berfungsi untuk bantalan organ lambung dan jantung
  • Sebagai komponen esensial dalam membran sel dan sub sel, seperti pada kelompok asam lemak polyunsaturated/ PUFA yang memiliki kandungan ester sterol dan fosfolipid.
  • Lemak sebagai sumber asam lemak esensial yang dapat memelihara dan mengoptimalkan transport lipid
  • Bermanfaat sebagai prekursor hormon-hormon seks seperti estrogen dan endrogan
  • Lipid juga berfungsi sebagai sumber steroid yang dapat meningkatkan fungsi-fuungsi biologis penting pada manusia.
  • Lipid dilihat dari aspek teknologi makanan berperan sebagai pelican makanan yang berbentuk pelet yang gunanya untuk mereduksi kotoran
  • Lemak juga menjadi bahan penyusun asam kholat dan empedu
  • Untuk mengoptimalkan fungsi pencernaan dan memperlambat sistem pencernaan sehingga kita tidak mudah merasa lapar setelah makan

Akhir Kata

Demikian di atas pembahasan tentang pengertian lemak, jenis-jenis, sifat dan fungsinya. Dapat disimpulkan bahwa lemak merupakan senyawa penting dalam tubuh makhluk hidup sebagai salah satu sumber energi. Semoga pembahasan di atas bisa menambah wawasan pembaca tentang pengertian lemak dan klasifikasinya.

 

Tinggalkan komentar