Kerajinan Lilin

Saat bekerja di rumah semakin membuat penat gunakanlah lilin aroma terapi untuk membuat diri lebih tenang.

Lilin aroma terapi ternyata termasuk salah satu kerajinan lilin, loh.

Selain aroma yang berbeda, bentuk dan warna lilin bisa dikreasikan sehingga memiliki nilai estetik tertentu.

Kerajinan lilin juga dapat dijadikan dekorasi untuk memperindah rumah agar tidak terlihat monoton.

Kerajinan terbuat dari lilin ini ternyata memiliki berbagai jenis yang dapat diproduksi secara manual bahkan dapat dibuat secara mandiri di rumah.

Penasaran bagaimana cara membuatnya? Kuy, simak berbagai informasi kerajinan lilin berikut.

Pengertian

contoh kerajinan lilin pengertian
Amazon.com

Kerajinan lilin adalah salah satu bentuk kreativitas dan kesenian yang memanfaatkan lilin sebagai bahan dasarnya.

Awalnya, lilin hanya digunakan sebagai alat penerangan sejak tahun tiga ribu sebelum masehi.

Kemunculan awalnya pun masih sederhana dari bahan lunak seperti lemak sapi yang menjadi bahan utama menjadi lilin dan alang-alang digunakan sebagai sumbu.

Perkembangan zaman membuat lilin dimodifikasi dan dibuat dengan unik sehingga membuatnya memiliki nilai estetika.

Perubahan yang dilakukan untuk membuatnya menjadi sebuah kerajinan antara lain adalah modifikasi pada bentuk, penambahan warna dan juga aroma.

Contoh Kerajinan dari Lilin

Berikut merupakan berbagai kreasi kerajinan lilin beserta gambarnya:

1. Lilin Aroma Terapi

contoh kerajinan lilin lilin aroma terapi
Pinterest.com

Kerajinan lilin bukan hanya dari bentuk atau visualnya saja yang dikreasikan namun bisa juga memodifikasi aroma.

Pada dasarnya lilin tidak memiliki suatu aroma sehingga penambahan parfum pada sebuah lilin dapat dikategorikan sebagai kerajinan.

Kreasi wangi yang dihasilkan bisa bermacam-macam mulai dari lavender, jeruk, vanilla, melati dan sebagainya.

Pada umumnya penggunaan lilin aroma terapi bertujuan untuk membuat rileks bagi orang yang menghirup wanginya.

2. Lilin Bunga

contoh kerajinan lilin lilin bunga warna putih
Pinterest.com

Jenis kerajinan lilin bunga dapat dibuat dengan teknik leleh maupun ukir.

Jika menggunakan teknik leleh maka memerlukan wadah cetakan berbentuk bunga.

Selain itu, kreasi lilin bunga juga bisa dipadukan dengan kelopak bunga asli.

Agar visual kelopak bunga terlihat di permukaan lilin, tempelkan kelopak pada wadah sebelum lilin dimasukkan dalam cetakan.

Kerajinan Lilin bunga dengan teknik ukir terkadang dijadikan sebagai souvenir pernikahan karena memiliki nilai estetik yang tinggi.

3. Lilin Henna

contoh kerajinan lilin lilin henna
depop.com

Salah satu kreasi lilin yang menggunakan bahan tambahan lain adalah lilin henna.

Henna digunakan untuk mendekorasi bagian luar lilin dengan motif-motif tertentu.

Jika menggunakan lilin batang berwarna putih maka henna yang digunakan berwarna gelap.

Sebaliknya, jika menggunakan lilin gelap maka dapat menggunakan henna warna putih.

Pembuatan lilin henna juga memerlukan lem untuk merekatkan pasta henna ke lilin.

4. Lilin Karakter

contoh kerajinan lilin lilin karakter
Amazon.com

Lilin dapat dibuat dengan bentuk unik seperti berbagai karakter termasuk buah-buahan, kartun dan bahkan miniatur lain.

Supaya lebih mirip dengan karakter yang ingin dibuat, kerajinan lilin ini dapat ditambahkan beberapa perak pernik pendukung yang lain.

Contohnya seperti pewarna tambahan, gliter, renda, tambahan beberapa bagian tubuh seperti mata dan sebagainya.

5. Lilin Kejutan Ulang Tahun

contoh kerajinan lilin lilin kejutan
Pixabay.com

Lilin kejutan di hari ulang tahun yang diletakkan di kue start bukanlah sembarang lilin.

Lilin ini dibuat dengan bahan khusus yaitu lilin lebah yang merupakan bahan alami agar aman dan tidak membahayakan saat diletakkan di makanan.

Komposisi lilin kejutan ulang tahun pada umumnya tidak terdapat bahan sintesis di dalamnya.

6. Lilin Mainan

contoh kerajinan lilin lilin mainan
littleeatsandthings.com

Plastisin merupakan salah satu jenis lilin yang bersifat empuk dan elastis sehingga dapat dibentuk berbagai macam bentuk.

Lilin mainan disebut sebagai playdough ini memiliki manfaat untuk meningkatkan kreatifitas dan melatih segi motorik anak.

Selain itu, plastisin juga dapat digunakan sebagai media pembelajaran berbagai topik.

Mulai dari pengetahuan warna, berbagai bentuk perspektif dan lain sebagainya.

7. Lilin Rempah

contoh kerajinan lilin lilin rempah
jojotastic.com

Lilin rempah terbuat dari lilin gel yang ditambah rempah-rempah di dalamnya.

Untuk menghasilkan aroma khas Jawa, tambahkan rempah-rempah seperti cengkeh dan cendana ke dalam lilin.

Jika tidak ingin membuat lilin rempah yang terlihat daunnya, bisa menambahkan minyak asiri yang merupakan ekstrak berbagai tanaman.

Asap dari pembakaran yang dihasilkan dari lilin rempah baik untuk kesehatan.

8. Lilin Ukir

contoh kerajinan lilin lilin ukir
hollandhousecandles.com

Lilin ukir memanfaatkan lilin standar pada umumnya kemudian dikreasikan dengan menggunakan teknik ukir.

Umumnya lilin ukir memiliki kerumitan yang berbeda-beda.

Mulai dari motif yang berbeda bahkan ada lilin ukir yang memiliki rongga atau ruang kosong di dalamnya.

Harganya pun bervariasi tergantung dari tingkat kerumitan pola atau motif lilin.

Biasanya lilin pilar digunakan untuk membuat kerajinan lilin ukir karena ukurannya yang besar.

9. Lilin Warna-warni

contoh kerajinan lilin lilin warna warni
Pinterest.com

Jika bosan dengan lilin yang monoton, kreasikan lilin dengan crayon untuk mendapat hasil warna-warna menarik.

Gunakan teknik leleh untuk membuat kerajinan lilin warna-warni.

Siapkan crayon beberapa warna dan juga gelas kaca bening sebagai wadah.

Gunakan beberapa warna supaya menghasilkan campuran warna yang indah.

10. Lilin Hias

contoh kerajinan lilin lilin hias
Pinterest.com

Lilin hias merupakan salah satu kerajinan lilin yang memiliki visual yang cantik.

Berbagai bentuk dan warna dapat dipadukan sehingga menghasilkan bentuk yang menarik.

Umumnya lilin hias memiliki ukuran yang kecil karena sifatnya sebagai dekorasi saja bukan sebagai penerangan utama.

Jenis-Jenis Lilin

contoh kerajinan lilin jenis jenis lilin
jadistore.com

Supaya tidak salah memilih bahan untuk kerajinan lilin yang akan dibuat, ada baiknya untuk mengetahui macam-macam jenis lilin agar mengerti perbedaan setiap macamnya yaitu:

1. Lilin Batik

Pakaian batik yang dikenal sebagai kerajinan tekstil ternyata memanfaatkan lilin, lho.

Bukan sebagai penerangan, lilin atau kerap disebut sebagai malam digunakan untuk melapisi motif yang telah digambar di atas kain mori.

Fungsi lilin batik sebagai penolak warna yang nantinya akan diterapkan pada kain mori.

Komposisi malam batik tidak hanya terdiri dari satu bahan saja yaitu damar, parafin, gondorukem, matakucing dan lain-lain.

2. Lilin Cartridge

Jenis catridge merupakan lilin batang yang diketahui dan kerap digunakan di kalangan masyarakat.

Karena harga yang terjangkau, lilin berwarna putih ini mudah ditemukan bahkan di warung kecil sekalipun.

Biasanya lilin batang ini digunakan ketika mati listrik atau sebagai penerang darurat.

3. Lilin Elektrik (Flameless)

Lilin flameless merupakan sebuah produk elektrik yang didesain mirip dengan sebuah lilin.

Seolah meleleh, lilin elektrik ini tidak benar-benar terbakar.

Hal ini terjadi karena cahaya api pada lilin ini berasal dari lampu LED yang ditanamkan di dalamnya.

Lilin flameless ini di dukung dengan daya baterai tipe C dan mampu bertahan kurang lebih 750 jam.

Jenis lilin ini memiliki berbagai warna cahaya sehingga kerap dijadikan sebagai dekorasi ruangan.

4. Lilin Gel

Berbeda dengan kebanyakan lilin yang beredar di tengah masyarakat, lilin ini terbuat dari cairan seperti gel.

Cara pembuatannya hampir mirip dengan membuat slime atau lender.

Lilin gel memiliki wujud transparan karena terbuat dari white oil dengan campuran parafin dan bahan anti lengket.

Lilin ini dapat ditempatkan di berbagai jenis wadah karena sifatnya dapat mengikuti bentuk penampungnya.

Umumnya lilin jenis ini akan ditempatkan di wadah bening berbahan kaca yang bening agar tidak terbakar dan dapat menyala hingga kurang lebih dua jam.

5. Lilin Kaca

Lilin jenis ini terbuat dari obsidian yang merupakan kaca vulkanik alami.

Bahan tersebut memiliki berperan besar dalam menentukan visual lilin ini menjadi bening dan bersih seperti kaca.

Lilin ini pada umumnya hanya memenuhi fungsi dekorasi saja, tidak digunakan untuk penerangan darurat seperti cartridge.

6. Lilin Mineral

Tidak hanya parafin, terdapat minyak bumi atau mineral lainnya yang dapat digunakan sebagai bahan dasar lilin.

Mineral yang digunakan untuk membuat lilin memiliki sifat tahan kelembaban, tidak menghasilkan suatu rasa dan aroma tertentu.

Beberapa lilin mineral terbagi menjadi tiga jenis berdasarkan bahan utamanya yaitu mikrokristalin, parafin dan petrolatum.

Ketiga jenis mineral yang digunakan memiliki karakter yang berbeda-beda contohnya seperti tingkat kekerasan, warna dan juga titik lelehnya.

7. Lilin Nabati

Tumbuhan menghasilkan suatu cairan yang berfungsi untuk melindungi diri.

Cairan ini disebut sebagai minyak nabati dan dapat digunakan sebagai bahan pembuat lilin.

Contohnya seperti lilin carnauba dengan bentuk padat paling keras yang didapatkan dari tumbuhan siwalan.

8. Lilin Parafin

Parafin merupakan senyawa padat tanpa warna yang dihasilkan dari batu bara, mineral atau minyak bumi.

Memiliki kapasitas panas yang tinggi membuat jenis lilin ini mampu menyimpan panas dengan baik.

Jenis ini merupakan lilin yang kerap digunakan sebagai bahan kerajinan lilin.

9. Lilin Pilar

Lilin pilar merupakan sebuah lilin yang memiliki kulit tebal.

Umumnya berukuran cukup besar dibanding jenis lilin yang lainnya yaitu sekitar tiga inci hingga 16 inci.

Ukurannya yang besar membuatnya memerlukan beberapa sumbu sekaligus di dalamnya.

Keunikan jenis lilin ini adalah ia dapat menyala hingga empat jam dan bahkan tidak mengeluarkan asap.

Lilin jenis ini tidak cocok untuk kerajinan lilin hias.

10. Lilin Pot

Lilin pot merupakan sebuah lilin yang diletakkan dalam sebuah tembikar atau pot yang terbuat dari tanah liat.

Memiliki sifat penyusutan cukup rendah sehingga mampu bertahan hingga empat belas jam lamanya.

Teknik Pembuatan Kerajinan Lilin

contoh kerajinan lilin teknik pembuatan lilin
Reddit.com

Terdapat beberapa teknik yang dapat dilakukan untuk membuat kerajinan lilin yaitu sebagai berikut:

1. Teknik Leleh

Teknik ini dilakukan dengan cara melelehkan lilin hingga menjadi cairan.

Supaya tidak memakan waktu lama, potong lilin menjadi bagian-bagian yang lebih kecil.

Letakkan lilin di wadah atau panci kecil kemudian letakkan di atas panci berukuran lebih besar yang berisi air yang sedang direbus.

Teknik ini sama seperti cara melelehkan batang cokelat.

Umumnya teknik ini digunakan untuk membuat kerajinan lilin dengan bentuk yang unik sehingga perlu dicairkan dan dibentuk pada suatu cetakan.

2. Teknik Pemberian Warna

Teknik pemberian warna dapat menggunakan pewarna cair maupun crayon sekalipun.

Pertama, cairkan crayon dan lilin secara terpisah.

Setelah keduanya mencair, lakukan pencampuran warna sesegera mungkin agar lilin tidak kembali mengeras sebelum warna tercampur.

Jika pencampuran dilakukan bersamaan saat keduanya dicairkan bisa jadi tidak mendapatkan warna yang diinginkan.

Jadi, lebih baik melakukan pencampuran setelah keduanya cair sehingga dapat membuat warna lilin sesuai dengan kehendak.

3. Teknik Ukir

Teknik ukir bermaksud untuk mengurangi atau menghilangkan bagian lilin yang tidak perlu hingga menghasilkan bentuk tertentu.

Seperti dalam pembuatan patung, teknik yang diterapkan pada media lilin ini memerlukan alat pahatan tertentu yang menunjang.

Cara Membuat Kerajinan Lilin Hias

contoh kerajinan lilin cara membuat kerajinan lilin hias
Pinterest.com

 

Setelah mengetahui jenis-jenis lilin dan teknik pembuatannya, kini saatnya membuat kerajinan lilin yang menarik.

1. Alat dan Bahan

Terdapat beberapa peralatan dan bahan yang digunakan dalam proses pembuatan kerajinan Lilin yaitu:

  • Panci kecil atau mangkuk stainless steel untuk mencairkan lilin
  • Panci besar untuk merebus air
  • Pisau
  • Sendok
  • Cetakan
  • Kompor
  • Gelas kaca transparan
  • Bahan bekas lilin atau parafin yang sudah tidak digunakan
  • Crayon atau zat pewarna
  • Sumbu lilin

2. Langkah-langkah

Pastikan keselamatan kerja yang digunakan dalam proses pembuatan kerajinan lilin.

Lilin cair yang panas dapat mengakibatkan kulit melepuh sehingga perlu hati-hati dalam membuat kerajinan ini.

Gunakan celemek dan sarung tangan agar terhindar dari cipratan lilin.

Setelah melengkapi peralatan-peralatan yang diperlukan, ikuti langkah-langkah berikut untuk membuat kerajinan lilin:

Langkah pertama: Siapkan alat dan bahan

Siapkan lilin dan potong menjadi bagian-bagian kecil kemudian letakkan di panci kecil.

Potong crayon menjadi beberapa bagian seukuran kerikil agar mudah mencair.

Langkah kedua: Lelehkan lilin

Isi panci besar dengan air lalu rebus air tersebut di atas kompor.

Letakkan panci kecil ke dalam panci yang sedang direbus.

Tunggu air hingga panas kemudian masukkan panci kecil berisikan lilin dan crayon.

Supaya tidak menggumpal, lelehkan lilin dan crayon secara terpisah.

Aduk dan tunggu lilin mencair selama sepuluh hingga lima belas menit.

Langkah ketiga: campurkan lilin dan crayon

Setelah lilin dan crayon sama-sama cair dan campurkan keduanya dalam sebuah wadah baru.

Jika ingin membuat banyak warna, crayon dan lilin dapat dicairkan dalam satu wadah yang sama.

Tetapi akan memakan waktu pencairan yang sedikit lebih lama hingga benar-benar cair dan tercampur dengan baik warnanya.

Langkah keempat: pasang sumbu di gelas transparan

Sumbu lilin harus melekat di dasar gelas atau wadah lilin.

Jadi, siapkan gelas bening transparan yang akan digunakan.

Celupkan sedikit sumbu ke dalam lilin cair kemudian tempelkan pada dasar wadah.

Pastikan bahwa sumbu benar-benar melekat dan tunggu sekitar tiga hingga menit agar menempel sempurna.

Langkah kelima: tuangkan lilin ke dalam wadah

Setelah cair, diamkan lilin selama beberapa saat akan tetapi jangan didiamkan terlalu lama karena bisa menggumpal kembali.

Tuangkan ketika cairan lilin masih menyentuh suhu seratus derajat celsius secara perlahan ke dalam gelas transparan.

Pegang sumbu bagian ujung supaya tetap tegak lurus agar tidak tenggelam saat lilin dituangkan.

Langkah keenam: diamkan lilin

Diamkan lilin dengan suhu ruangan agar mengeras dengan sendirinya.

Perlu waktu sekitar tiga sampai empat jam hingga lilin mengeras hingga sempurna.

Pastikan sumbu tidak jatuh dan menempel ke bagian atas lilin selama proses ini.

Letakkan dua sumpit atau lidi untuk mengapit sumbu agar tetap berdiri tegak.

Langkah ketujuh: finishing

Ketika sudah mengeras seutuhnya, bagian atas akan menyusut dan menghasilkan bentuk yang kurang bagus.

Tambahkan lilin yang tersisa di atasnya kemudian ratakan.

Tunggu beberapa saat hingga lilin mengeras kembali.

Sekarang kerajinan lilin sudah jadi dan dapat digunakan.

Tips dan Cara Pembuatannya

contoh kerajinan lilin tips dan cara pembuatan
blog.mountainroseherbs.com

Supaya hasil kreasi maksimal, terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam pembuatan kerajinan lilin.

Pertama, gumam wadah yang bersifat menghantarkan panas ketika merebus atau melelehkan lilin.

Kedua, pilihlah warna crayon atau zat pewarna sesuai selera.

Sebaiknya gunakan teknik roda warna agar mendapatkan pilihan warna terbaik.

Hal ini perlu diperhatikan supaya warna lilin tidak “mati”.

Ketiga, pastikan lilin tetap cair dengan cara dihangatkan terus di atas kompor menyala.

Akhir Kata

Itulah informasi mengenai kerajinan lilin, mulai dari pengertian hingga langkah-langkah pembuatannya.

Ternyata tidak semua jenis lilin dapat digunakan sebagai bahan kerajinan lilin ya?

Terdapat berbagai macam contoh dan bentuk lilin yang dapat dikreasikan menjadi lilin hias.

Kerajinan ini bisa dijadikan sumber penghasilan lho! Yuk, coba bikin kerajinan lilin.

Septi Suci Pradipta W

Update : [modified_date] - Published : [publish_date]

Tinggalkan komentar