Jenis Keju

Keju merupakan salah satu hasil olahan dari susu. Ia menjadi bahan yang digunakan dalam berbagai olahan makanan seperti kue dan burger. Ada banyak jenis keju yang memiliki karakteristik berbeda-beda. Tidak semua jenis keju dapat digunakan dalam jenis makanan yang sama.

Penasaran dengan macam-macam jenis keju yang bisa kamu tambahkan dalam masakanmu?

Yuk simak artikel di bawah ini!

Berbagai Jenis Keju

1. Accasciato

gambar jenis keju accasciato
Sumber: lecheese.app

Menurut Bahasa Italia, Accasciato memiliki arti ‘collapsed’ atau dalam Bahasa Indonesia berarti merosot. Jenis keju ini merupakan keju yang memiliki tekstur semi-keras namun juga lembut dan creamy. Keju accasciato dibuat dengan cara menggumpalkan susu sapi bersama dengan susu kerbau. Kemudian dikeringkan dan disimpan untuk melanjutkan proses pematangan keju selama 40-60 hari tergantung pada musim yang sedang berjalan.

2. Asiago

gambar jenis keju asiago
Sumber: amazon.com

Asiago merupakan jenis keju yang terbuat dari susu sapi. Jenis keju ini hanya diproduksi di dataran tinggi Asiago, di dekat kaki bukit Veneto, Italia. Di Veneto, tradisi pembuatan keju ini telah berlangsung selama bertahun-tahun. Dahulu keju ini terbuat dari susu domba, namun sekarang dibuat dari susu sapi. Keju asiago memiliki tekstur yang terus berubah seiring waktu penyimpanannya.

3. Blue Cheese

gambar jenis keju blue cheese
Sumber: fullofplants.com

Blue Cheese yang juga disebut dengan keju biru merupakan keju yang terbuat dari susu sapi, domba, bahkan kambing. Kemudian susu tersebut dipasteurisasi dan dimatangkan. Keju biru biasanya memiliki rasa asin dan aroma yang menyengat. Jenis keju ini memiliki protein yang cukup tinggi.

4. Bocconcini

gambar jenis keju bocconcini
Sumber: recipetineats.com

Keju ini termasuk ke dalam keluarga keju mozzarella namun dengan ukuran yang lebih kecil. Biasanya jenis keju ini dibuat dari campuran susu sapi dan kerbau. Ciri khasnya adalah berwarna putih, memiliki tekstur kenyal dan lembut. Jenis keju ini memiliki aroma menyegarkan yang cocok dijadikan campuran salad.

5. Brie

gambar jenis keju brie
Sumber: godairyfree.org

Keju Brie adalah salah satu keju paling populer di Perancis. Ciri-cirinya adalah berwarna putih, memiliki tekstur bergelombang pada bagian atas, namun halus dan berlubang pada tengahnya. Brie dibuat dari susu mentah seutuhnya atau sebagian. Kemudian ia dimasak pada suhu 37 derajat celcius dan dikeringkan hingga 18 jam. Keju ini akan mengeluarkan aroma yang kuat jika didiamkan selama satu tahun.

6. Camembert

gambar jenis keju camembert
Sumber: fullofplants.com

Keju Camembert terbuat dari susu sapi yang tidak melewati proses pasteurisasi. Camembert merupakan jenis keju yang berasal dari Perancis. Proses pembentukan keju ini dilakukan dengan bantuan bakteri mesofilik yang dicampur dengan rennet. Setelah ditunggu hingga mengental, adonan dimasak hingga 48 jam sebelum berubah menjadi keju.

7. Cheddar

gambar jenis keju cheddar
Sumber: lovingitvegan.com

Di Indonesia cheddar dianggap sebagai merek keju, padahal ia sesungguhnya adalah jenis keju. Ia merupakan jenis keju yang paling banyak dikonsumsi di seluruh dunia. Keju cheddar memiliki tekstur yang lembut dan kering. Semakin lama dimasak, ia akan menimbulkan rasa yang lebih tajam.

8. Cheese Spread

gambar jenis keju cheese spread
Sumber: homemadehooplah.com

Keju oles merupakan sebuah produk keju yang digunakan sebagai olesan bahan makanan lain. Terdapat beragam bahan tambahan yang dipakai, seperti berbagai keju, buah, sayur dan daun.

9. Chevre

gambar jenis keju chevre
Sumber: iledefrancecheese.com

Chevre adalah jenis keju yang bahan utamanya adalah susu kambing. Susu kambing tersebut difermentasi dalam waktu yang cukup lama. Keju asal Perancis ini memiliki ciri-ciri rasanya yang asam. Jenis keju ini biasa dipakai sebagai bahan isian kue atau roti.

10. Cotija

gambar jenis keju cotija
Sumber: isabeleats.com

Jenis keju ini dibuat dari susu sapi dengan tekstur akhir yang keras dan rapuh. Ia memiliki rasa asin yang mirip dengan keju feta. Cotija sering dianggap sebagai saudara kembar keju parmesan. Keju ini dibuat dengan cara menyimpan susu mentah selama 3 sampai 12 bulan. Cotija biasanya digunakan sebagai bahan tambahan dalam salad dan taco.

11. Cottage

gambar jenis keju cottage
Sumber: thecookierookie.com

Cottage adalah jenis keju yang memiliki rasa cukup ringan. Ia memiliki ciri berwarna putih seperti dadih. Keju cottage bisa langsung dikonsumsi, dicampur dengan buah, roti atau bahkan dicampur ke dalam salad. Keju cottage mengandung 4,3 gr lemak dalam setiap 100 gramnya, dan 68 mg kalsium dalam 100 gramnya.

12. Cream Cheese

gambar jenis keju cream cheese
Sumber: biggerbolderbaking.com

Cream cheese memiliki tekstur yang sangat lembut seperti mentega. Jenis keju ini biasanya dibuat dari bahan susu sapi.

13. Edam

gambar jenis keju edam
Sumber: healthyfood.com

Keju Edam adalah keju yang pertama kali dibuat di Belanda. Ciri khasnya adalah mempunyai warna kuning pucat. Edam memiliki rasa asin yang ringan. Ia merupakan salah satu jenis keju yang rendah lemak.

14. Emmental

gambar jenis keju emmental
Sumber: presidentcheese.com

Emmental memiliki ciri khas bentuknya yang berlubang. Ia merupakan keju yang berasal dari negara Swiss. Keju ini mempunyai rasa yang cukup ringan dan gurih. Jenis keju ini merupakan salah satu keju yang paling sulit diproduksi karena proses fermentasinya yang sangat lama agar menghasilkan lubang yang bagus. Semakin lama kejunya dimasak, maka semakin besar pula ukuran lubang-lubang yang dihasilkan.

15. Feta

gambar jenis keju feta
Sumber: brownandforrest.co.uk

Feta adalah keju asal Yunani yang paling terkenal. Resep dari keju ini memiliki perlindungan dari Undang-undang. Keju feta terbuat dari campuran antara susu kambing dan susu domba. Namun, saat ini banyak toko yang menjual keju feta yang campurannya susu kambing dan susu sapi. Tekstur keju feta di setiap daerah berbeda-beda.

16. Fontina

gambar jenis keju fontina
Sumber: cookingbites.com

Fontona adalah keju asal Amerika yang terbuat dari susu sapi yang tidak melalui proses pasteurisasi. Kandungan lemak yang ada di dalam fontina mencapai 45%. Keju fontina memiliki tekstur yang lunak dan creamy. Ia memiliki warna kuning gading dan rasa yang keras. Jika dipanggang, keju fontina akan berubah menjadi krim.

17. Gorgonzola

gambar jenis keju gorgonzola
Sumber: luckybelly.com

Gorgonzola merupakan salah satu keju yang memiliki serat biru. Ia terbuat dari susu sapi yang telah melalui proses pasteurisasi. Ciri utamanya adalah memiliki warna kekuningan dengan serat biru yang berbentuk seperti pembuluh darah. Keju ini memiliki tekstur yang lunak dan lembut. Meski memiliki rasa yang ringan, namun keju ini memiliki aroma yang sangat kuat. Biasanya keju ini digunakan sebagai pelengkap pizza.

18. Gouda

gambar jenis keju gouda
Sumber: artisanalfoods.com

Gouda merupakan salah satu keju yang berasal dari negara Belanda. Nama Gouda sendiri diambil dari nama kota tempat keju ini diproduksi. Ia termasuk salah satu keju yang paling populer di seluruh dunia. Ciri khasnya adalah tekstur yang sedikit keras, namun dengan rasa dan aroma yang unik. Terdapat 7 jenis keju Gouda yang diklasifikasikan berdasarkan pada usia kematangannya.

19. Gruyere

gambar jenis keju gruyere
Sumber: ricardocuisine.com

Gruyere merupakan salah satu keju yang berasal dari negara Swiss. Ia dibuat dengan cara memanaskan susu sapi dalam suhu 33 derajat celcius. Untuk menambahkan rasa supaya maksimal, gruyere direndam di dalam air garam selama 8 hari. Lalu ia didiamkan di dalam ruangan tertutup selama 2 bulan. Setelah matang ia akan menjadi keras dan padat. Ciri utamanya adalah warnanya yang lebih gelap daripada keju biasanya.

20. Halloumi

gambar jenis keju halloumi
Sumber: pinterest.co.kr

Keju Halloumi adalah jenis keju rumahan yang berasal dari Siprus. Ia memiliki tekstur yang agak kenyal. Keju ini terbuat dari campuran susu kambing dan susu domba. Tekstur dari keju ini sangat mirip dengan keju mozzarella.

21. Havarti

gambar jenis keju havarti
Sumber: castellocheese.com

Havarti merupakan salah satu jenis keju yang berasal dari negara Denmark. Keju ini memiliki rasa yang unik, yaitu, manis, asam, serta gurih. Semakin lama disimpan, keju ini akan menjadi semakin asin. Ia memiliki warna kekuningan yang pucat seperti keju Swiss. Keju ini termasuk salah satu jenis keju yang mudah lunak jika dibiarkan di ruangan terbuka.

22. Manchego

gambar jenis keju manchego
Sumber: thecheeseladytc.com

Jenis keju ini terbuat dari susu domba. Susu yang digunakan bisa susu yang telah melewati proses pasteurisasi maupun yang belum. Ia memiliki tekstur yang padat dengan permukaan keras seperti lilin. Pada bagian dalam terdapat lubang kecil hasil fermentasi. Keju ini memiliki rasa yang cukup manis.

23. Mascarpone

gambar jenis keju mascarpone
Sumber: foodandjourneys.net

Keju mascarpone terbuat dari susu krim kental dan asam sitrat. Jenis keju lembut ini memiliki kandungan lemak yang cukup tinggi, yaitu 60%-75%. Mascarpone sering dipakai sebagai bahan pembuatan cheese cake dan tiramisu. Keju ini memiliki macam-macam tekstur tergantung cara pembuatannya.

24. Monterey Jack

gambar jenis keju monterey jack
Sumber: qbfood.com

Monterey Jack dianggap sebagai keju dari Amerika karena ia pertama kali dibuat di Monterey, California. David Jack merupakan orang yang pertama kali membuat usaha keju monterey. Keju ini biasanya dipakai sebagai pelengkap dalam resep makanan Spanyol dan Meksiko.

Jenis keju ini memiliki tekstur mudah leleh dengan rasa yang cukup ringan. Keju monterey memiliki rasa yang mirip dengan keju cheddar. Monterey juga cocok dimakan dengan biskuit dan burger.

25. Mozzarella

gambar jenis keju mozzarella
Sumber: pinterest.com

Keju Mozzarella merupakan keju yang mudah dipotong yang berasal dari Italia. Mozzarella terbuat dari susu kerbau yang langka di negara seperti Italia dan Bulgaria. Akhirnya banyak keju mozzarella yang dibuat dari susu sapi. Jenis keju ini sangat mudah dibuat sendiri di rumah.

26. Parmesan

gambar jenis keju parmesan
Sumber: veggiesdontbite.com

Keju parmesan memiliki tekstur keras dan berpasir. Di seluruh bagiannya terdapat lubang-lubang kecil hasil dari proses pemasakan.

27. Pecorino Romano

gambar jenis keju pecorino romano
Sumber: unionepastorinurri.it

Keju pecorino romano adalah keju yang terbuat dari 100% susu domba. Harga keju ini cukup mahal jika dibandingkan dengan keju lainnya.

28. Provolone

gambar jenis keju provolone
Sumber: qbfood.com

Provolone merupakan keju Italia yang terbuat dari susu sapi. Daerah pembuatan keju ini telah memiliki sertifikat sehingga dilindungi dengan cara pembuatan yang berteknologi tinggi. Ciri khas keju ini adalah warnanya yang keputihan dengan rasa cenderung manis. Keju yang berusia lebih dari 4 bulan memiliki rasa yang lebih tajam.

29. Ricotta

gambar jenis keju ricotta
Sumber: simple-veganita.com

Ricotta merupakan keju Italia yang terbuat dari susu sapi, domba, kambing serta whey susu kerbau dari sisa produksi keju. Karena kasein disaring jauh dari whey selama proses pembuatan keju, Ricotta cocok untuk orang dengan intoleransi kasein. Keju ini cocok dikonsumsi oleh orang yang obesitas karena memiliki kandungan lemak yang tidak terlalu banyak. Jenis keju ini banyak digunakan di dalam makanan dan pengental saus.

30. Robiola Bosina

gambar jenis keju robiola
Sumber: shootinthebries.com

Jenis keju ini terbuat dari campuran susu sapi dan susudomba.

31. Roquefort

gambar jenis keju roquefort
Sumber: pinterest.com

Keju ini dikenal dengan keju raja-raja Paus. Jenis keju ini akan menghasilkan guratan berwarna biru jika disimpan dalam waktu 5 bulan atau lebih. Semakin lama disimpan, keju ini akan menghasilkan rasa yang semakin tajam.

32. Royal Tilsit

gambar jenis keju royal tilsip
Sumber: pinterest.com

Keju ini memiliki tekstur yang semi-keras. Ia termasuk salah satu jenis keju yang mudah leleh jika dipanaskan. Biasanya keju jenis ini dipakai sebagai tambahan pembuatan saus.

33. Stilton

gambar jenis keju stilton
Sumber: pinterest.com

Keju ini dibuat dari susu sapi yang telah melewati proses pasteurisasi. Ia termasuk salah satu keju yang berasal dari Inggris. Dalam proses pembuatannya, keju ini akan menghasilkan warna biru yang berbentuk seperti pembuluh darah. Warna biru tersebut menandakan adanya bakteri yang sedang bekerja dalam pembuatan keju.

34. Taleggio

gambar jenis keju taleggio
Sumber: pinterest.com

Keju ini termasuk salah satu keju tertua yang memiliki tekstur lunak. Proses pembuatan keju ini berlangsung selama 6-10 minggu. Keju akan disimpan pada rak-rak kayu sambil menunggunya matang.

Nah, itu tadi merupakan penjelasan mengenai jenis-jenis keju dan ciri-cirinya. Tidak semua keju memiliki rasa dan tekstur yang sama. Oleh karena itu, kita harus mengetahui karakteristik keju yang cocok untuk makanan tertentu. Hal ini bertujuan agar makanan yang kita sajikan memiliki rasa yang enak.

Jadi, keju apa yang menjadi favoritmu?

Nirwana Pradana Maharani

Aktif dalam organisasi dan event mahasiswa semasa berkuliah di jurusan Ilmu Komunikasi. Sedang tertarik mendalami dunia fotografi. Saya juga tertarik mengikuti artikel-artikel terkait fashion dan kuliner.

Update : [modified_date] - Published : [publish_date]

Tinggalkan komentar