17 Jenis Hujan Berdasarkan Proses Terjadinya & Penjelasannya

Hujan adalah salah satu fenoomena alam yang terjadi karena adanya siklus hidrologi atau proses daur air yang melibatkan sejumlah faktor-faktor di atmosfer. Jenis hujan dibedakan menjadi beberapa, yakni berdasarkan proses terjadinya, curah hujannya dan ukuran butiran airnya.

Sudah tahu apa saja jenis-jenis hujan di bumi? Nah, dalam pembahasan ini Kami akan memberikan penjelasan tentang jenis-jenis hujan, yuk simak selengkapnya berikut.

Jenis-jenis Hujan dan Penjelasannya

1. Hujan Asam

Gambar Jenis Hujan Asam
ilmugeografi.com

Hujan asam adalah segala jenis hujan yang turun dan memiliki pH (derajat keasaman) di bawah 5,6 sehingga airnya bersifat asam. Meskipun hujan secara umum bersifat asam, tapi memiliki hanya sedikit dibawa 6. Sehingga jika jauh dibawah angka tersebut dinamakan hujan asam. Hujan asam terjadi karena disebabkan oleh sulfur atau belerang yang terkandung dalam bahan bakar fosil dan nitrogen.

Kemudian  gas tersebut bereaksi dengan oksigen di udara dan menghasilkan nitrogen oksida dan sulfur dioksida. Zat-zat yang terbentuk tersebut berdifusi ke atmosfer dan menyatu dengan air hujan, jadilah hujan asam yang mengandung senyawa NO3 atau H2S. Hujan asam tidak bagus bagi lingkungan karena bisa menyebabkan peningkatan keasaman pada tanah dan air permukaan yang bisa membahayakan makhluk hidup.

2. Hujan Buatan

Gambar Jenis Hujan Buatan
mediaindonesia.com/

Hujan adalah fenomena yang seharusnya terjadi secara alami, lalu apa yang dimaksud dengan jenis hujan buatan? Disebut hujan buatan karena nama hujan dibuat oleh manusia, sedangkan prosesnya tetap berasal dari alam. Hujan buatan sebenarnya juga bukan dalam arti sebenarnya, melainkan sebuah upaya untuk membuat percepatan proses fisika pada awan untuk membuat jatuhnya hujan.

Syarat utama terjadinya hujan buatan ini harus sudah ada awan yang terbentuk alami dan mempunyai kandungan air cukup. Selain itu juga harus ada angin dengan kecepatan cukup agar hujan buatan berhasil terbentuk. Sederhananya, masyarakat menggunakan bahan-bahan kimia yang disebut zat glasiogenik dimana zat  tersebut dapat mempengaruhi awan.

Penaburan zat kimia tersebut biasanya harus dilakukan pada ketinggian 4000 hingga 7000 feet dengan mempertimbangkan kecepatan dan arah angin. Tujuan penaburan bahan kimia tersebut untuk mempercepat proses kondensasi awan, agar lebih cepat besar dan hujan bisa turun.

3. Hujan Deras

Gambar Jenis Hujan Deras
kliksajajatim.co

Hujan deras digunakan untuk menyebut curah hujan yang turun dengan partikel air berukuran diameter >7,0 mm. Tipe hujan ini biasanya terjadi ketika aliras atas lembah mengalami peningkatan ke sisi atas angin permukaan. Hal itu akan menyebabkan udara lembab di ketinggian tersebut mengembun dan jatuh sebagai hujan di sepanjang sisi pegunungan. Hujan deras umumnya jatuh dengan intensitas yang cepat berubah dan biasanya tidak berangsur lama.

4. Hujan ES

Gambar Jenis Hujan Es
cianjurtoday.com

Fenomena hujan es memang jarang terjadi, tapi sekarang sudah bukan sesuatu hal baru lagi bagi masyarakat Indonesia. Dalam ilmu meteorologi, hujan es disebut dengan hail, yakni suatu presipitasi yang turun dalam bentuk bola-bola es. Biasanya hujan es disertai dengan air dan berlangsung dalam beberapa menit saja, sehingga tidak terlalu kelihatan.

Proses terjadinya hujan es juga tidak jauh berbeda dengan siklus hidrologi pada umumnya, tapi di dalamnya ada proses pembekuan yang membuat air jadi membeku seperti es. Air hujan yang seharusnya jatuh dalam bentuk cair mengalami pengembunan secara mendadak sehingga jatuh dalam bentuk padat. Butiran-butiran es yang jatuh ke bumi tersebut merupakan hasil kondensasi air hujan yang menggumpal di awan dalam bentuk awan gelap.

5. Hujan Frontal Hangat

Gambar Jenis Hujan Frontal Hangat
blogspot.com

Hujan frontal adalah jenis hujan yang terjadi karena bertemunya massa udara yang hangat dengan massa udara yang lebih dingin. Proses tersebut menyebabkan massa udara yang hangat terangkat dan terjadi kondensasi yang akhirnya menghasilkan hujan atau presipitasi. Jenis hujan frontal sendiri ada beberapa macam macam, salah satunya hujan frontal hangat.

Frontal hangat menyebabkan awan hujan dengan radius yang luas dan menyebar ke sampping. Jenis awan yang muncul pada frontal hangat biasanya berjenis Altostratus, Nimbostratus dan keluarga dari Cumulus. Hujan frontal hangat terjadi dalam waktu lama dan radiusnya luas, tapi curah hujannya cenderung ringan.

6. Hujan Frontal Dingin

Gambar Jenis Hujan Frontal Dingin
WW2010

Hujan frontal dingin terjadi ketika bertemunya udara dingin dengan udara panas. Udara dingin naik ke atas yang menyebabkan udara panas terdorong, sehingga menyebabkan udara mengalami kondensasi. Terbentuknya hujan frontal dingin biasanya menimbulkan awan cumulonimbus, awan badai yang terlihat menjulang ke atas dan berwarna gelap.

Hujan frontal dingin turun sangat deras dalam cakupan wilayah yang sempit, tapi dengan waktu yang relatif lebih cepat. Selain itu, ketika hujan ini terjadi biasanya juga dibarengi dengan badai guntur, kadang-kadang juga turun sebagai hujan es.

7. Hujan Frontal Macet

Gambar Jenis Hujan Frontal Macet
Environmental Change Network

Hujan frontal yang terjadi ketika massa udara hangat terdorong ke atas karena adanya dua massa udara dingin. Disebut juga occluded front, sebagai akibat ketika front dingin mendahului front hangat sehingga menyebabkan massa air hangat yang terjebak diantara dua front dingi. Hujan frontal macet dibedakan menjadi dua, yaitu cold occlusion dan warm occlusion. Cuaca yang ditimbulkan ketika terjadi jenis hujan frontal macet ini yaitu intensitas hujan ringan dan sedang, jarang terjadi dalam bentuk hujan badai.

8. Hujan Gerimis

Gambar Jenis Hujan Gerimis
live.staticflickr.com

Jenis hujan gerimis adalah istilah dari masyarakat yang digunakan untuk menyebut hujan rintik-rintik atau tidak deras. Hujan gerimis biasanya mempunyai partiker air berukuran diameter < 0,5 mm.

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

9. Hujan Lebat

Gambar Jenis Hujan Lebat
media.tenor.com

Disebut hujan yakni ketika curah hujan yang turun memilki rata-rata 50 sd 100 mm per hari. Hujan lebat biasanya ditandai denagn kondisi cuaca mendung dan awan gelap di langin, seringkali disertai petir dan angin kencang. Hujan lebat bisa berlangsung lama maupun sebentar, meskipun seringkali hanya terjadi sebentar saja dalam cakupan wilayah sempit.

10. Hujan Muson

Gambar Jenis Hujan Muson
ilmugeografi.com

Sesuai dengan namanya, hujan ini terjadi karena adanya pengaruh angin muson yang menyebabkan presipitasi. Angin muson sendiri adalah akibat pergerakan semu  matahari terhadap khatulistiwa bumi secara tahunan. Angin muson datang dengan membawa uap air dalam jumlah banyak, lalu mengakibatkan peningkatan curah hujan di daerah yang dilaluinya.

Hujan muson di Indonesia terjadi sekitar bulan Oktober hingga April, sedangkan di wilayah Asia Timur terjadi di bulan Mei hingga Agustus. Fyi, adanya siklus angin dan hujan muson tersebut, kita mengenal tentang musim kemarau dan musim hujan. Dampak buruk yang disebabkan hujan muson yaitu banjir melanda daerah-daerah dataran rendah dengan tingkat penyerapan air ke tanah sangat kecil.

11. Hujan Orografis

Gambar Jenis Hujan Orografis
ekosistem.co.id

Jenis hujan yang terjadi ketika adanya angin menyebabkan pergerakan awan secara horizontal dan membawa awan tersebut hingga ke daerah pegunungan. Akibatnya, awan tersebut mengalami kondensasi karena pengaruh suhu dingin di sekitarnya. Awan yang sudah menapai titik jenuhnya akan turun sebagai hujan.

Hujan orografis menjadi fenomena yang menyebabkan munculnya angin fohn di bagian gunung yang tidak mengarah ke angin. Selain itu, juga menyebabkan terjadinya rain shadow berupa hujan dengan curah rendah di daerah leeward gunung.

12. Hujan Salju

Gambar Jenis Hujan Salju
mlakumlaku1.wordpress.com

Salju adalah air yang membeku dan menjadi es yang biasanya turun ketika musim dingin tiba. Hujan salju digunakan untuk menyebut hujan yang turun bukan menjatuhkan air, melainkan butiran-butiran es yang umumnya berukuran kecil kecil. Fenomena ini hanya terjadi di negara negara yang berada di daerah non tropis yang biasanya memiliki empat musim.

Proses terjadinya hujan salju sendiri karena uap air yang terkumpul di atmosfer mendingin dan mencapai titik kondensasi. Untuk membuat uap air menjadi es tidak cukup hanya mengandalkan suhu rendah saja, melainkan juga dipengaruhi oleh partikel-partikel lain yang berfungsi sebagai perekat dan pembekuan. Jika suhu udara tidak dapat melelehkan air yang mengkristal, maka es-es  tersebut akan turun ke tanah dalam bentuk hujan salju.

13. Hujan Sangat Lebat

Gambar Jenis Hujan SangatLebat
www.minews.id

Dinamakan sebagai hujan sangat lebat ketika intensitas curah hujannya mencapai lebih dari 100 mm/ hari. Hujan sangat lebat umumnya berangsur dalam waktu tidak lama, tapi dalam kondisi tertentu bisa berjam-jam yang menyebabkan resiko banjir hingga tanah longsor. Menurut BMKG, hujan sangat lebat juga biasa terjadi ketika fenomena La Nina yang membawa terlalu banyak uap air di awan dan bahkan disertai dengan angin kencang.

14. Hujan Sedang

Gambar Jenis Hujan Sedang
vsco.co

Sesuai dengan namanya, hujan sedang memiliki intensitas curah hujan sedang dengan rata-rata 20 hingga 50 mm per hari. Kategori hujan sedang biasanya berlangsung dalam waktu agak lama dan dalam cakupan wilayah luas. Namun saat fenomena ini terjadi, jarang disertai petir dan badai angin sehingga resiko yang ditimbulkan tidak terlalu berdampak buruk.

15. Hujan Senithal/ Zenitha

Gambar Jenis Hujan Senithal
sayabelajar.id

Hujan zenithal atau senithal, sering juga disebut sebagai hujan konvektif yang terjadi karena adanya pemanasan tinggi di permukaan bumi. Zenithal terjadi ketika adanya pertemuan angin pasar timur dan angin pasat tenggara yang biasanya hujan turun di daerah ekuator atau khatulistiwa. Adanya pemanasan tersebut menyebabkan penguapan yang tinggi dan terjadi pemanasan udara di troposfer bawah.

Proses-proses tersebut pada akhirnya akan menyebabkan suhu di sekitar awan turun perlahan-lahan karena angin naik ke atmosfer. Dengan adanya penurunan suhu maka akan terjadi kondensasi yang menyebabkan titik jenuh pada awan sehingga hujan turun ke bumi. Inilah proses terjadinya hujan senithal. Umumnya hujan zenithal turun dalam bentuk hujan deras yang disertai dengan badai.

16. Hujan Siklonal

Foto Jenis Hujan Siklonal
qsstudy.com

Hujan siklonal adalah jenis hujan yang terjadi karena naiknya udara panas dari bumi yang disertai perputaran angin pada titik tertentu. Biasanya fenomena hujan siklonal ini terjadi di daerah khatulistiwa yang identik dengan kondisi mendung gelap pekat dan disertai guyuran hujan sangat deras. Penyebab hujan siklonal karena pertemuan dua jenis angin, yaitu angin pasat tenggara dan angin pasat timur laut.

Ketika kedua jenis angin tersebut bertemu menyebabkan keduanya naik dan menggumpal di atas awan, lalu mencapai titik jenuh dan turun sebagai hujan siklonal. Adapun ciri-ciri terjadinya hujan siklonal adalah sebagai berikut:

  • Terjadi setelah cuaca yang sangat panas dan ada angin yang berputar-putar
  • Diawali dengan munculnya mendung yang sangat gelap di langit
  • Terjadi di wilayah-wilayah sepanjang garis khatulistiwa
  • Tidak berlangsung lama, biasanya hanya sebentar saja
  • Hujan yang turun sangat deras disertai angin kencang

17. Hujan Virga

Gambar Jenis Hujan Virga
Blogspot.com

Terakhir, ada jenis hujan vigra dimana air hujan yang jatuh tidak sampai ke permukaan bumi karena mengalami penguapan sebelum mencapai tanah. Biasanya terjadi ketika cuaca sangat panas, sehingga air hujan mengalami penguapan karena mungkin curahnya tidak cukup besar. Daerah-daerah yang sering mengalami hujan vigra seperti Afrika Utara, Australia, Amerika Utara dan Timur Tengah. Fenomena hujan vigra ternyata cukup berbahaya bagi pesawat terbang yang melintas karena dapat menyebabkan gaya dorong badan pesawat ke berbagai arah.

Akhir Kata

Sudah tahu bukan tentang jenis jenis hujan yang ada? Ternyata cukup banyak yah, tapi tidak semua jenis hujan di atas terjadi di Indonesia. Seperti hujan salju yang hanya terjadi di negara-negara empat musim. Semoga bermanfaat informasi mengenai jenis hujan dan gambarnya di atas.

Siva Nur Ikhsani

Halo, aku Siva. Selain suka nulis apa saja, aku juga hobi makan dan main game, hehe :)

Update : 5 April 2021 - Published : 15 Desember 2020

Tinggalkan komentar