15 Jenis Bearing beserta Karakteristik, Fungsi dan Gambarnya

Bearing secara umum berarti suatu komponen dalam otomotif atau kendaraan yang berfungsi untuk meminimalisir gesekan antara dua bagian atau part lain yang bergerak sehingga lebih lancar dan halus perputaran atau pergerakannya. Pada umumnya, ia berbentuk seperti cincin.

Bagi Selasares yang akrab dengan dunia otomotif, biasanya kenal dengan istilah bearing atau bantalan. Pasalnya, komponen ini nyatanya sering dan lebih banyak digunakan dalam dunia otomotif baik untuk roda dua, roda empat, atau lebih. Dengan adanya bearing, komponen yang ada di dalam kendaraan tidak saling merusak satu sama lain. Tidak hanya untuk otomotif, bearing ternyata dapat ditemukan serta dimanfaatkan untuk alat-alat lainnya lo.

Ada berbagai jenis bearing yang perlu kita ketahui baik oleh produsen, teknisi, distributor, maupun konsumen seperti ball bearing, roller bearing, magnetic bearing, friction bearing, dan lain-lain. Yuk kita kenali apa saja jenis bearing beserta fungsi dan karakteristiknya berikut ini.

Jenis Bearing dan Karakteristiknya

1. Ball Bearing

jenis bearing ball dan karakteristiknya
Sumber: id.aliexpress.com

Bearing jenis ball atau bola, sering digunakan pada otomotif atau mesin di rumah tangga. Kinerjanya sederhana dan cukup efektif. Ia mampu menahan radial load atau beban putaran serta thrust load atau beban tekan yang asalnya dari samping dengan baik. Meski kemampuannya mencukupi, ball bearing tidak cukup kuat untuk menahan beban yang sangat berat, terutama untuk otomotif atau mesin yang besar dan berat.

Ada beberapa tipe ball bearing, yaitu single flow ball bearing atau bantalan bola aliran tunggal, axial thrust ball bearing atau bantalan bola dorong aksial, angular contact ball bearing atau bantalan bola kontak sudut, dan self-aligning ball bearing atau bantalan bola auto menyelaraskan diri. Penggunaan ball bearing mudahnya dapat ditemukan pada mobil, tepatnya di alternator, belt tensionersteering joint, dan lain-lain.

2. Ball Thrust Bearing

jenis bearing ball thrust dan karakteristiknya
Sumber: fodatrading.en.made-in-china.com

Sama seperti ball bearingball thrust bearing mampu menahan beban tekan dari samping atau thrust load dengan baik. Nah, tapi ia lebih ringkih nih Selasares sehingga bisanya menahan beban yang ringan. Contoh penggunaannya pada meja dan kursi yang bisa diputar-putar. Agar mereka bisa berputar, membutuhkan ball thrust bearing.

3. Cartridge Bearing

jenis bearing cartridge dan karakteristiknya
Cartridge bearing double seal. Sumber: amazon.com

Cartridge bearing merupakan jenis bearing yang tertutup rapat dan terdapat seal atau pengunci karet sebagai pelindung tambahan dari kotoran dan serpihan lainnya yang bisa masuk ke dalam bearing. Seal karet juga berfungsi untuk memastikan bola-bola bearing yang ada di dalam agar tetap di posisi semula dan ideal. Cartridge bearing dapat digunakan untuk gir sepeda satu roda atau unicycle dan sepeda roda dua biasa.

4. Cylindrical Roller Bearing

jenis bearing cylindrical roller dan karakteristiknya
Sumber: directindustry.com

Bantalan rol silinder atau cylindrical roller bearing bisa dikatakan bantalan atau bearing yang pertama diciptakan oleh manusia guna mempermudah pekerjaan pada mesin. Bentuknya yang bulat, rol, dan silindris membuatnya bisa berotasi dan menahan beban. Semakin berkembangnya teknologi, cylindrical roller bearing mampu menahan beban yang lebih berat. Mesin-mesin pertambangan dan spare part kendaraan banyak menggunakan bantalan ini karena varian ukuran yang beragam, bentuk presisi, tahan getaran, tidak membuat suara kasar, dan berbahan baku kualitas tinggi.

5. Cup and Cone Bearing

jenis bearing cup and cone dan karakteristiknya
Bagian dalam yang bergerigi dan bagian luar yang permukaannya rata. Sumber: amazon.com

Cup and cone bearing memiliki bantalan yang longgar dan memungkinkan kita untuk menyesuaikan tegangan bantalan dengan mudah, tidak seperti kebanyakan bearing tersegel yang tidak memungkinkan penyesuaian apa pun. Terdiri dari cup yang bertindak sebagai bagian luar bearing dan cone yang berfungsi sebagai bagian dalam bearing dan benang ke poros. Bantalan ini umumnya digunakan untuk roda sepeda agar bisa berputar dengan baik.

6. Friction Bearing

jenis bearing bushing
Sumber: jms.sch.id

Friction bearing atau akrab juga disapa bushing adalah cincin dari campuran kuningan dan tembaga yang berguna sebagai poros perputaran mesin atau roda. Bentuk cincinnya lebih lebar dibandingkan bantalan lain dan lebih ke arah silinder. Ia bisa digunakan untuk king pin pada knuckle roda.

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

7. Giant Roller Bearing

jenis bearing giant roller dan karakteristiknya
Sumber: jiji.ng

Bantalan besar ini penggunaannya bisa dilacak dari zaman Mesir kuno karena digunakan untuk membangun piramida. Awalnya tidak terbuat dari logam, melainkan kayu yang dibentuk menjadi bulat cincin seperti roda lalu digulungkan ke lokasi pembangunan. Metode ini masih dilakukan untuk memindahkan benda-benda berat seperti contoh mercusuar.

8. Magnetic Bearing

jenis bearing magnet
Sumber: fit.com

Sesuai dengan namanya, magnetic bearing atau bantalan magnetik mengandalkan magnet untuk kinerjanya. Bearing modern ini berdaya kerja tinggi dengan putaran yang kencang dan anti leleh. Contoh penggunaan pastinya ada pada flywheel atau roda gila. Ia berputar di tengah medan magnet dengan kecepatan melebihi 50.000 rotation per minute atau rotasi per menit sehingga bisa mengapung.

9. Needle Roller Bearing

jenis bearing needle roller dan karakteristiknya
Sumber: amazon.com

Needle roller bearing termasuk salah satu bantalan silinder yang rolnya panjang tetapi diameternya pendek menyerupai jarum. Prinsip kerjanya sama dengan bearing lain, yaitu mengurangi gesekan pada mesin. Kita bisa menemukannya di bagian yang menyatukan connecting rod dan poros engkol.

10. Plain Bearing

jenis bearing plain dan karakteristiknya
Sumber: messestand-online.de

Plain bearing berarti bantalan polos. Ya, bantalan ini memiliki permukaan halus dan rata dengan bentuk seperti setengah lingkaran yang bisa digabungkan. Kinerjanya cukup sederhana dan mampu menahan beban putaran yang ringan. Contoh penggunaannya pada metal duduk dan metal jalan yang ada di bagian dalam mesin crankshaft  serta connecting rod.

11. Radial Bearing

jenis bearing roller
Sumber: amazon.com

Radial bearing dikhususkan untuk menahan berat radial atau beban dari putaran (radial load). Contohnya pada roda sepeda dan roda sepeda motor. Sebutan lainnya adalah roller bearing karena ia akan menjadi rol dan menggelinding ketika mesin berjalan.

12. Roller Thrust Bearing

jenis bearing roller thrust dan karakteristiknya
Sumber: en.wikipedia.com

Roller thrust bearing adalah perkembangan dari roller bearing atau radial bearing. Desainnya masih mirip dengannya, namun posisinya yang sedikit berbeda. Mampu menahan beban ringan hingga berat, bearing ini biasa dipakai untuk perlengkapan gigi kendaraan dan transmisi yang butuh rotating shaft atau poros untuk berputar. Flywheel sekalipun ada yang menggunakan bantalan roller thrust.

13. Spherical Roller Bearing

jenis bearing spherical roller dan karakteristiknya
Sumber: directindustry.com

Bantalan rol bulat atau spherical roller bearing adalah bantalan elemen bergulir yang memungkinkan rotasi dengan gesekan rendah, dan memungkinkan ketidaksejajaran sudut. Ia memiliki dua baris rol yang beroperasi di dua jalur. Nah, karena desain ini membuatnya ampuh menahan beban yang berat baik dari samping maupun dari putaran. Kita bisa menjumpainya di bagian hub roda mobil.

14. Straight Roller Bearing

jenis bearing straight roller dan karakteristiknya
Sumber: amazon.com

Meski namanya straight roller bearing, bentuknya tidak lurus melainkan silinder. Bearing ini berjalan di jalur silinder dan memiliki gesekan rendah, kapasitas beban radial tinggi, serta kemampuan kecepatan tinggi. Kinerja, kapasitas beban, dan bentuknya mirip seperti cylindrical roller bearing, hanya saja bagian sampingnya lebih rata.

15. Tapered Roller Bearing

jenis bearing tapered roller
Sumber: amazon.com

Tapered roller bearing terdiri dari bagian dalam dan luar yang saling berseberangan. Bentuk luarnya bergerigi sehingga bisa menahan beban dari arah luar maupun dalam ketika mesin beroperasi. Bantalan ini sering digunakan di mobil-mobil antik dan jadul seperti mobil kijang, panther, serta angkutan berat seperti truk dan bus.

Itu dia Selasares jenis bearing pada otomotif dan non otomotif. Pilih bearing dengan kualitas yang baik agar kinerja alat dan mesin baik. Lakukan perawatan dan pengecekan rutin, lalu jika sudah waktunya ganti lakukan penggantian.

Geolana Wijaya Kusumah

Selamat datang di bumi Geo! Halo, aku Geo bisa juga dipanggil Geol. Ya benar sekali, sesuai dengan namaku, aku suka dengan hal-hal berbau Geografi dan hobiku bergeol alias Dance.

Update : 22 November 2021 - Published : 29 Desember 2020

Tinggalkan komentar