11 Jenis APAR Beserta Cara Kerja & Penggunaannya

APAR atau Alat Pemadam Api Ringan merupakan alat khusus yang digunakan untuk mengendalikan atau memadamkan kebakaran kecil. Jika Kamu pernah melihat tabung berwarna merah berukuran kecil yang biasanya menempel di dinding-dinding gedung, itulah yang disebut APAR.

Tabung APAR diisi dengan bahan-bahan yang dapat memadamkan api serta memiliki tekanan tinggi. Alat ini menjadi salah satu peralatan wajib dalam K3 (Kesehatan dan Keselamatan Kerja) yang harus disediakan oleh perusahaan untuk mencegah kebakaran besar yang dapat mengancam pekerja dan aset-aset.

Namun jenis APAR ada bervariasi lhoh yang umumnya dibedakan berdasarkan isi dan cara penggunaannya. Belum tahu? Yuk, simak disini, Kami berikan pembahasan lengkap mengenai jenis-jenis APAR dan fungsinya.

Jenis Jenis APAR dan Kegunaannya

Setelah melihat definisinya, adapun berikut ini macam macam APAR yang umum digunakan, diantaranya:

1. APAR Jenis Cairan/Water

Gambar Jenis APAR Cairan/Water
alat-pemadam.co.id

Jenis yang pertama adalah APAR water yang diisi oleh air bertekanan tinggi. Harga APAR Water paling ekonomis dan biasanya digunakan untuk jenis kebakaran kelas A seperti yang disebabkan oleh kertas, kain, plastik, karet atau benda non logam lainnya. Dalam penggunaannya juga harus berhati-hati agar tidak menyebabkan konsleting karena berbahaya jika airnya mengenai instalasi listrik yang bertegangan tinggi.

2. APAR Jenis Busa/ Foam (AFFF)

Gambar Jenis APAR Busa/ Foam (AFFF)
alat-pemadam.co.id

Alat pemadam api ringan (APAR) ini berisi bahan kimia yang akan membentuk busa AFFF (Aqueous Film Forming Foam) ketika digunakan. Foam AFFF sendiri adalah campuran air dengan surfaktan berbasis hidrokarbon, seperti  fluoro surfactant, sulfat sodium alkyl, asam perfluorooctanesulfonic (PFOS), asam perfluorooctanic (PFOA). Busa yang disemburkan tersebut akan menutupi sesuatu yang terbakar sehingga menghalangi oksigen untuk masuk dan kebakaran tidak akan membesar.

APAR busa sangat efektif untuk mengendalikan api yang ditimbulkan oleh karet, kertas, dan bahan non logam lainnya. Selain itu juga bisa digunakan untuk mengatasi penyebab kebakaran dari alkohol, minyak, solvent dan kebakaran jenis B lainnya. Alat ini tidak cocok digunakan untuk memdamkan kebakaran kelas C karena APAR FOAM memiliki sifat penghantar listrik atau konduktor yang dapat memicu konsleting.

3. APAR Jenis Serbuk Kimia/Dry Chemical Powder Fire Extinguisher

Gambar Jenis APAR Serbuk Kimia/ Dry Chemical Powder
alat-pemadam.co.id

Sesuai dengan namanya, alat pemadam kebakaran ini didalamnya terdiri serbuk kimia kering (dry powder). Jenis powder yang umum digunakan seperti perpaduan dari ammonium sulphate dan Mono-amonium. Cara kerja jenis APAR ini dengan memisahkan oksigen dari sumber atau objek yang terbakar.

Fyi, oksigen adalah unsur penting penyebab kebakaran, sehingga dengan APAR jenis serbuk kimia maka gas O2 tersebut akan dipisahkan. Alat ini sangat efektif untuk mengendalikan api agar tidak semakin menyebar dan bisa digunakan hampir untuk semua kelas kebakaran seperti ABC. Pengguna mobil biasanya juga menggunakan jenis alat pemadam kebakaran ringan ini. Namun APAR DCP tidak direkomendasikan untuk pabrik atau industri karena bisa merusak dan mengotori peralatan produksi.

4. APAR Jenis Karbon Dioksida (CO2)

Gambar Jenis APAR Karbon Dioksida(CO2)
bromindo.com

APAR yang menggunakan gas CO2 (Karbon Dioksida) sebagai bahan pemadamnya. Sangat cocok digunakan untuk pengendalian kebakaran kecil kelas B (kayu, kain dan kertas) dan kelas C (yang ada instalasi listrik bertegangan tinggi). Alat ini menggunakan senyawa kimia yang tersusun atas 1 atom C dan 1 atom O2 yang mempunyai sifat tidak terbakar serta lebih berat dari udara.

Cara kerja APAR CO2  yaitu ketika disemburkan maka akan menggantikan udara di sekeliling api sehingga api tersebut akan padam. Keuntungan menggunakan alat pemadam ini tidak mempunyai sifat yang dapat merusak (cleant agent) objek yang dilindunginya sehingga daya gunanya cukup bersih dan efektif. Selain APAR Clear Agent CO2, banyak juga yang menggunakan jenis Halon dan AF11.

Dalam penggunaannya harus berhati-hati karena ketika alat ini disemburkan akan mengeluarkan gas bersuhu minus yang sangat rendah. Sehingga dapat menyebabkan pembekuan urat dan saraf jika tidak sengaja terkena manusia atau hewan.

5. APAR Stored Pressure System

Gambar Jenis APAR Stored Pressure System
alatpemadamkebakaran.co

Jenis APAR yang cara penggunaannya dengan tekanan langsung. Bagian-bagian dari APAR Stored Pressure System meliputi pressure gauge, valve + siphon tube, discharge locking pin + seal dan discharge hose + nozzle. Sistem kerja APAR ini menyimpan tekanannya di dalam tabung utama, jadi satu tempat dengan media APAR tanpa ada catridge.

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

APAR bertekanan menggunakan gas nitrogen kering di dalamnya, sehingga meskipun berada satu tempat dengan media maka tidak akan menyebabkan media tersebut menggumpal. Cara kerjanya dengan menggunakan katup buka tutup yang dilengkapi dengan pengukur tekanan untuk memudahkan penggunaan dan pengecekan. Adapun berikut ini beberapa kelebihan jenis APAR Stored Pressure System:

  • Lebih mudah diinspeksi karena mempunyai komponen pressure gaude. Pengguna bisa melihat manometer untuk mengetahui berapa tekanan pada APAR apakah sudah standar atau belum.
  • Konstruksinya cukup simpel karena alat ini tidak memerlukan tambahan tabung penyimpanan seperti pada jenis APAR catridge.

Meskipun punya banyak keunggulan, APAR Stored Pressure System juga masih memiliki kekurangan dimana pengguna tidak dapat melakukan isi ulang sendiri. Isi ulang tekanannya harus datang ke depo pengisian APAR.

6. APAR System Cartridge Pressure

Gambar Jenis APAR System Cartridge Pressure
www.pemadamapi.co.id

Selain sistem stored pressure, APAR System Cartridge Pressure juga menjadi jenis APAR berdasarkan cara penggunaannya. Bedanya, pada alat ini sistem tekanannya berada di tabung yang terpisah dengan media APAR, walaupun menjadi satu tabung dengan system catridge. Berikut ini beberapa kelebihan APAR System Cartridge Pressure

  • Cara mengisi ulang alat ini bisa dilakukan sendiri tanpa harus ke depo APAR.
  • Alat ini tidak mudah bocor karena tabungnya bisa bertahan hingga 10 sampai 20 tahun penggunaan serta tidak bekerja dengan tekanan kuat,
  • Konstruksi pada APAR ini membuatnya mudah di-servis karena posisi tabung penyimpanan media dan tabung tekanan terpisah.

Namun alat ini tidak dilengkapi dengan pengukur tekanan sehingga menyulitkan pengguna dalam melakukan pengecekan.

7. APAR untuk Kebakaran Kelas A

Gambar Jenis APAR untuk Kebakaran Kelas A
pemadamapi.id

Mari kita singgung juga tentang jenis APAR berdasarkan fungsinya, salah satunya APAR untuk kebakaran kelas A. Kebakaran kelas A umumnya disebabkan oleh bahan bahan non logam seperti karet, kayu, kain, plastik, kertas atau sejeninya. Untuk memadamkan api dari sumber kebakaran kelas A bisa memakai APAR Busa/ Foam, APAR Cairan dan APAR Dry Powder.

8. APAR untuk Kebakaran Kelas B

Gambar Jenis APAR untuk Kebakaran Kelas B
firecek.com

Kebakaran kelas B disebabkan oleh bahan bahan cairan seperti minyak, solar, bensin, oli, cat, alkohol, methanol, solvent dan sejenisnya. APAR yang cocok untuk memadamkan sumber kebakaran kelas B seperti APAR Karbon Dioksida, APAR Busa dan Apar jenis Tepung Kimia.

9. APAR untuk Kebakaran Kelas C

Gambar Jenis APAR untuk Kebakaran Kelas C
pemadamapi.co.id

Kebakaran kelas C disebabkan karena instalasi listrik yang bertegangan seperti arus pendek, konsleting atau lainnya. Jenis APAR yang bisa digunakan untuk kebakaran kelas C seperti APAR CO2 dan Dry Powder.

10. APAR untuk Kebakaran Kelas D

Gambar Jenis APAR untuk Kebakaran Kelas D
bromindo.com

Ada juga jenis kebakaran yang disebabkan oleh bahan-bahan logam seperti alumunium, magnesium, sodium, lithium, potassium atau lainnya. Kebakaran kelas D ini harus menggunakan jenis APAR khusus untuk mengendalikan api agar tidak semakin menyebar.

11. APAR untuk Kebakaran Kelas

Gambar Jenis APAR untuk Kebakaran Kelas K
shopee.co.id

Kebakaran kelas K umum terjadi di rumah tangga karena disebabkan oleh minyak masak seperti minyak hewan dan minyak sayur yang digunakan di dapur. Jenis APAR yang bisa digunakan untnuk memadamkan penyebab kebakaran tersebut bisa memakai APAR CO2 atau APAR Busa.

Akhir Kata

Nah, demikian itulah beberapa jenis APAR atau Alat Pemadam Kebakaran Ringan dan cara penggunaannya yang harus kita ketahui. APAR yang ditempatkan di gedung-gedung atau titik strategis biasanya sudah dilengkapi dengan cara penggunaannya. Semoga pembahasan di atas tentang jenis jenis APAR bermanfaat bagi pembaca, salam hangat.

Siva Nur Ikhsani

Halo, aku Siva. Selain suka nulis apa saja, aku juga hobi makan dan main game, hehe :)

Update : 11 Juni 2021 - Published : 15 Desember 2020

Tinggalkan komentar