selasar-loader

Apa saja permasalahan yang dihadapi oleh wartawan di Indonesia?

Last Updated Apr 4, 2017

Apa saja yang menjadi permasalahan yang dihadapi oleh wartawan di indonesia

3 answers

Sort by Date | Votes
Anonymous

vVxCnCSrVekkIcj38G1iWhPqmAQs5N0W.png

via elsam.or.id (FR)

Menurut saya sebagai seorang mahasiswa, permasalahan yang di hadapi wartawan saat ini adalah kebebasan pers di mana dalam menjalankan aktivitas masih banyak kekerasan yang dilakukan terhadap jurnalis itu sendiri dan adanya daerah yang masih ada pembatasan akses liputannya.

Selain itu, susahnya untuk mengungkap sebuah kasus dimana kasus melibatkan orang yang memiliki sejumlah uang, hingga kasus tersebut sulit untuk di ungkap media. Mungkin itu saja jawaban pada kesempatan ini.

Answered Apr 4, 2017
Anonymous

Ob1nJS-3GZmIKb897uhI886xuKCEEBK8.jpg

via tstatic.net (FR)

Menurut saya sebagai mahasiswa jurnalistik Masalah yang sedang dihadapi oleh wartawan indonesia saat ini sangat minim nya perlindungan terhadap jurnalis. Dimana pada sekarang ini, jurnalis banyak dianiaya oleh aparat dikarenakan mendesak untuk tetap meliput berita. Disini dewan pers juga sangat berperan penting untuk dalam menjalankan fungsinya untuk menjaga keamanan wartawan. Selain itu wartawan pasti berkaitan dengan media.

Baik cetak maupun online. Disini permasalahan sudah banyak media cetak yang gulung tikar dikarenakan banyak nya media online. Tapi, media cetak pasti tidak bisa dihilangkan begitu saja dikarenakan banyak masyarakat yang belum mengerti dunia online. Tak jarang, masalah media online juga sedang maraknya berita hoax. Dikarenakan mereka mengambil keuntungan dari setiap pengguna internet mengklik judul yang menarik padahal menarik belum tentu media itu memberitakan yang benar. Terkadang banyak hoax.

Answered Apr 4, 2017
Andry Togarma
Mantan wartawan ICT yang tak bisa meninggalkan dunia Media Massa.

-3MLGODv_pdEdoShERo0QDZzDgYqn4eZ.jpg

(c) MartyDuren.com

Berhubung pertanyaannya "apa saja", maka jawabannya pasti lebih dari satu.

Sebagai lulusan Jurnalistik dan pengalaman menjadi wartawan selama 6 tahun (kini sudah tidak lagi menjadi wartawan meski masih bekerja di bidang Media Massa), tantangannya sangat banyak. Namun, bagi saya pribadi, ada 2 permasalahan besar yang dialami yaitu:

1. Wartawan belum dianggap sebagai pekerjaan PROFESIONAL. Tidak perlu dibahas mengenai perdebatan akan perlu atau tidaknya sumpah seorang wartawan. Namun, lantaran tidak dianggap sebagai pekerjaan profesional itulah siapapun berhak mengaku sebagai seorang wartawan. Dan, meski ada jurusan-jurusan di kampus yang spesifik mengajari bidang Jurnalistik atau Komunikasi, sebagian besar wartawan yang ada sekarang berasal dari pelbagai disiplin ilmu. Tidak masalah jika mereka juga turut mendapat pendidikan yang pas sebelum dilepas ke lapangan, namun faktanya justru sebaliknya. Perbedaan kredibilitas dan integritas antara satu wartawan dengan yang lain membuat pekerjaan ini kurang dihargai.

2. Wartawan menjadi dimanja dengan teknologi, tapi malas untuk memaksimalkannya. Hal ini bisa dilihat dari pemberitaan yang ada di media online saat ini. Kecenderungan menyadur dari situs berita lain (baik dari dalam maupun luar negeri) membuat berita yang ada jadi itu-itu saja. Pembedanya hanya gaya bahasa, atau banyaknya opini yang masuk dalam artikel tersebut. Seyogyanya, wartawan menjadikan informasi tersebut sebagai tip-off dan lanjut menggali berita tersebut lebih dalam dan lebih luas. Kisah menarik terjadi pada 2013 ketika talkshow host asal Amerika Jimmy Kimmel sukses mengerjai penonton YouTube dengan video “Worst Twerk Fail EVER - Girl Catches On Fire!” . Lebih dari 9 juta penonton sukses menjadi korban, bahkan puluhan media massa online pun turut memberitakannya seperti sebuah berita yang penting, tanpa konfirmasi, tanpa crosscheck, dan tanpa check and re-check. Padahal, video hoax atau 'prank' seperti itu sudah sangat umum, tapi tetap saja kena dikerjai dengan mudah.

Kedua jawaban saya tersebut memang terkesan menunjukkan bahwa permasalahannya justru ada di sisi sang wartawan, bukan dari luar. Memang benar, karena bagi saya, sebelum bisa melihat permasalahan di luar sana, ada baiknya wartawan mencari dan mengakui kekurangan yang ada pada dirinya sebelum berusaha mengatasi permasalahan (yang lebih pelik) di luar sana.

Answered Apr 5, 2017

Question Overview


5 Followers
1500 Views
Last Asked 2 years ago

Related Questions


Bagaimana menjaga objektivitas seorang Jurnalis?

Apa perbedaan antara jurnalisme televisi dan jurnalisme cetak?

Benarkah peran media mainstream semakin terdesak oleh media sosial yang kontennya diisi para netizen?

Benarkah peran media arus utama atau media mainstream semakin terdesak oleh media sosial yang kontennya diisi para netizen?

Kenapa pemberitaan setiap media nasional memiliki perspektif berbeda?

Siapa Itu Sukarni Ilyas yang dikenal dengan nama "Karni Ilyas"?

Siapa itu Pepih Nugraha?

Apa yang dimaksud dengan 5W 1H dalam menulis berita?

Apa yang disebut "Nilai Berita" atau news value?

Siapa Jakob Oetama dalam dunia jurnalistik dan media Indonesia?

Siapa Eko 'Item' Maryadi?

Siapa Suwarjono?

Siapa Nezar Patria?

Apa itu Aliansi Jurnalis Independen (AJI)?

Siapa Ahmad Taufik Jufry?

Bagaimana cara blogger untuk menjadi anggota AJI?

Apakah ada program semacam KALABAHU di AJI?

Apakah layak sebuah tulisan dengan subjektivitas (seperti tulisan feature) dipublikasikan dalam media mainstream?

Apa yang Anda ketahui tentang World Press Freedom Day?

Mengapa media disebut "Pilar Keempat" dalam demokrasi?

Apa pendapatmu tentang isu-isu yang berkembang di media mainstream belakangan ini?

Apa pendapatmu tentang media cetak sekarang?

Siapakah yang mempopulerkan "Om Telolet Om"? Mengapa bisa populer di kalangan netizen?

Apakah skill atau keahlian paling utama yang harus dimiliki seorang pemimpin redaksi?

Apa yang membuat Harian Kompas sebagai media cetak lebih unggul dan bernilai dibanding media cetak lain?

Apa yang membuat Harian Republika sebagai media cetak lebih unggul dan bernilai dibanding media cetak lain?

Apa yang membuat Harian Media Indonesia sebagai media cetak lebih unggul dan bernilai dibanding media cetak lain?

Bagaimana kaitan antara genre film favorit dan budaya setiap negara?

Apa itu Mazhab Frankfurt?

Bagaimana perkembangan Mazhab Frankfurt dalam konteks budaya populer?

Apa yang dimaksud dengan Teori Fetisisme Komoditas?

Apa perbedaan antara budaya massa dan masyarakat massa?

Apakah kaitan antara budaya massa dan amerikanisasi?

Apa pendapat Anda tentang amerikanisasi dan kritik atas Teori Budaya Massa?

Bagaimana pengaruh industri budaya terhadap musik pop?

Apakah kaitan antara James Bond dan strukturalisme?

Bagaimanakah konsep hegemoni Gramsci?

Bagaimana sistem pendidikan di Jerman berlangsung selama Perang Dunia II?

Adakah kajian ilmiah tentang parfum?

Bagaimanakah cara yang tepat untuk menanggulangi kenakalan remaja?

Bagaimana cara yang tepat untuk menanggulangi kenakalan remaja, khususnya seks bebas?

Apa saja faktor yang menginspirasi bagi remaja untuk melakukan kenakalannya?

Apakah rehabilitasi sudah cukup untuk menghentikan pengguna narkoba yang sudah terjerumus?

Apa yang mempengaruhi kaum remaja untuk melakukan seks bebas?

Apakah bisa kita menghilangkan seks bebas di kalangan remaja?

Apa itu sistem pendidikan anak Montessori?

Pada usia berapakah anak akan mampu menyerap pendidikan seks usia dini dengan baik?