selasar-loader

Apa sepatah kata/nasihat yang Anda berikan kepada generasi muda berusia 15-20 tahun?

Last Updated Nov 20, 2016

23 answers

Sort by Date | Votes
Rion Aja
belajar mendengarkan

Hasil gambar untuk nasihat ayah kepada anaknya

Sumber gambar: http://irfanmuse.files.wordpress.com/2014/06/kata-kata-nasehat-ayah-yang-sudah-meninggal.jpg (SUM)

 

"Habiskan masa gagalmu selagi muda, maka saat tua kamu tinggal memanen kesuksesan"

- Rion Gustaf -

Answered Nov 23, 2016
Chiftul Mawalia
emak-emak pustakawan

Hasil gambar untuk Baik-baik sama orang tua. 

Baik-baik sama orang tua. 

Gambar via colossus.malesbanget.com

Answered Dec 7, 2016

804aBJ0uZkAddSZOWZnYkREXmXDTnNGy.jpg

Berinvestasilah dengan menanam kebaikan dengan berteman, berkawan, dan bersahabat dengan teman semejamu, teman sekelasmu, teman sepermainanmu, teman di lingkungan rumahmu, teman ekstrakurikulermu, teman sekolahmu, bahkan lawan tandingmu dalam kompetisi. Suatu saat kau akan lihat bahwa teman, kawan, dan sahabat akan lebih berguna daripada emas dan permata.

Gambar via kamere.com

Answered Dec 11, 2016
Zulfian Prasetyo
Bukankah menerima nasihat adalah tanda kerendahan hati?

wSZEQui5Yyie0-f1SPEyrY52F7Qju0p5.png

Pelajari diri sendiri. Kekuatan. Kelemahan. Potensi. Ancaman. Jelajahi segala hal. Setelah itu, temukan dirimu. Menetaplah di tempat terbaikmu. Latih terus kekuatan dan potensi, kalau perlu latih juga kelemahan hingga bisa diminimalisir bahkan dijadikan kekuatan.

Jadilah expert semuda mungkin, pada setidaknya satu bidang.

 

sumber gambar: googleusercontent.com

Answered Dec 16, 2016
Achmad Zaky
Pendiri dan CEO Bukalapak

Hasil gambar untuk Tunda Kesenangan

Tunda Kesenangan.

Senang-senang boleh, maen juga boleh, tapi jangan sampai kebanyakan sehingga kehilangan fokus. Kadang kita perlu mengorbankan kesenangan kita untuk kepentingan masa depan. Belajar yang rajin, di kelas atau di luar kelas. Mencoba banyak hal yang bisa mengembangkan diri kita. Aktif organisasi, latihan olahraga, musik, dll. Latih terus keahlian dan bakat kita. 

Gambar via scontent.cdninstagram.com

Answered Dec 18, 2016
Arfi Bambani
Ada dua cara belajar; dari pengalaman sendiri dan pengalaman orang lain.

lWJ3ezuwjXGCsH-Pm-UZNgPkIDM-8jEG.jpg

Bergaullah dengan yang lebih pandai darimu, bacalah minimal satu buku sebulan, lakukan hobimu karena bisa jadi pekerjaanmu suatu hari, dan cobalah belajar mencari uang sendiri dengan cara yang halal.

 

Ilustrasi via forcechangecom.c.presscdn.com

Answered Jan 6, 2017
Florensius Marsudi
Lelaki, satu istri, satu putri. Masih belajar menulis....

Hasil gambar untuk beranilah

Beranilah. Kerjakan yang terbaik dan terbenar, selagi kamu mampu!

 

Ilustrasi via blogspot.com

Answered Jan 6, 2017
J.S. Khairen
Author | Jombang itu bahasa Minangkabau, googling aja jgn males | @JS_Khairen

Hasil gambar untuk generasi muda 15-20

Pertajam Concritium Cell

Apa pula itu concritium cell? Tidak pernah ada doktor biologi yang menemukannya. Ya emang gak ada, itu cuma istilah biar keren aja. Concritium cell itu sel untuk mengkonkretkan sesuatu. Lawannya? Virus W alias virus "Wacana". 

Hari ini, apalagi generasi kekinian, pintarnya berwacana saja. Makanya disebut generasi wacana. Mulai dari hal sepele seperti usul di grup WA untuk nongkrong, bisa tiba-tiba jadi wacana. Padahal udah direncanain dari sekian hari yang lalu, tetiba ide itu lenyap disedot black hole hanya dalam hitungan sepersekian detik.

Persoalan Generasi-W ini emang agak pelik, gak hanya soal ide nongkrong. Kita jago komentarin apa yang dibikin orang (karya, movement, kebijakan, art, dsb) tapi sendirinya ga bisa apa-apa alias cuma ngomong doang. Itu juga ngomongnya di belakang. Padahal ga bisa apa-apa. Giliran ditanya, "Apa yang udah lo bikin untuk sesuatu yang lo kutuk?" Ya gak ada jawabannya karena langsung mengalihkan isu.

Ada pohon tumbang, kita foto, terus masukin socmed sambil isi statusnya ngeluh-ngeluh. Makin banyak yang komen atau like keluhannya, makin ngerasa sudah pintar. Makin punya kebahagiaan tersendiri. Mending bantu pindahin kek, kalau gak kuat angkat rantingnya kek atau ajak orang-orang buat angkat kek.

So here it is, berhentilah jadi penonton. Boleh sih sesekali, tapi jadilah penonton yang bermartabat.

 

@JS_Khairen 

 

Ilustrasi via selasar.com

Answered Jan 7, 2017
Habibi Yusuf
Selalu ingin belajar jadi lebih baik

Hasil gambar untuk anak remaja

Masa usia ini adalah masa emas untuk menempa diri. Namun, juga masa krusial karena mudah terpengaruh oleh lingkungan pergaulan.

Oleh karena itu, nasihat saya adalah perbanyaklah berteman dengan orang pintar dan berprestasi, tidak hanya di bidang akademik namun di banyak bidang. Musik, olahraga, hobby unik, dan sebagainya. Jangan pernah mencoba-coba narkoba meski dikasih oleh kawan terdekatmu. Dan perbanyaklah diskusi dengan orang tua tentang apa yang ingin kamu lakukan dan mau jadi apa dirimu di masa depan.

Dari situ, mulailah untuk mendalami satu-dua kegiatan secara mendalam sambil belajar tentang seluk-beluknya sampai dirimu merasa jago di bidang itu. 

Lalu, ceritakan pengalamanmu setiap hari kepada orang tua. Mintalah masukan dari mereka. Sepanjang itu kegiatannya positif, biasanya mereka akan support dan tidak pelit bila kamu butuh uang. Mereka malah senang kalau anaknya bisa berprestasi di bidang apa pun.

Usaha kerasmu di masa muda insyaallah akan berbuah di masa dewasa. Dan kedekatanmu dengan orang tua akan membuatmu semakin matang dalam melangkah. 

 

Ilustrasi via cdns.klimg.com

Answered Jan 7, 2017
hafidzul alim
Jauh yang dekat itu kadang lebih baik dibanding dekat yang jauh.

R4gpi-3I3crhNiz8sVn4y5u4oX2h8p0c.jpeg

Tetap giat berlatih, nak. 

Sakit memang, namun kala diperlukan, kau akan tetap sanggup berjalan meski tertatih saat lainnya sibuk merintih. . .

=====

Anonymous

ilustrasi via blog.umy.ac.id/

Answered Jan 9, 2017
Luthfia Rizki
Beauty Enthusiast

Jangan banyak mengeluh dan sopan-sopan sama orang tua. Perjalanan kalian masih panjang...

Answered Jan 9, 2017

Peliharalah rasa ingin tahu, teruslah mencari jawaban.

Answered Jan 11, 2017
Agus Nina
Saya selalu gagal menjadi orang keren

masa depanmu tergantung keputusanmu hari ini

Answered Jan 13, 2017
Wilingga Wilingga
Menulis, menulis, menulislah

Jangan terpengaruh dengan berita hoax, harus cerdas memilih media. Karna berita hoax tu banyak kali dampaknya, banyak yang dirugikan

Answered Jan 17, 2017
Yasser Arafat
Minang tulen, penyelam sekaligus peneliti ekosistem terumbu karang, traveller❤

Pahamilah bahwa orangtuamu itu dibesarkan di zaman yang berbeda dengan dirimu. Jadi sabarlah menghadapinya seperti mereka bersabar membesarkanmu dari kecil.

Answered Jan 18, 2017

Banyak belajar, banyak mencoba, berteman lah dengan banyak orang dan buatlah karya. Karena saat kau dewasa kelak, kau bersaing dengan sahabat dari negeri seberang. Janganlah kita menjadi kerdil di negeri sendiri. 

Answered Jan 19, 2017
Tigor Dalimunthe
Lelaki dan Ganteng

Saya perlu lihat dulu orangnya, jangan jangan dia lebih dewasa daripada saya, haha. Cuma, kalau masih usia 15 s.d. 20 ya itu dunia nya masih seputar prestasi akademik. Jadi, gak akan jauh jauh dari situ nasihatnya. Masalahnya, karena akademik saya tidak bagus, mungkin saya tidak akan memberi nasihat, lebih ke kisah-kisah sedih dan berdarah yang (mungkin) membawa sesal bila dilakukan di dunia sekolah / kampus.

Answered Jan 19, 2017
Dedy Syahril
Saya suka film, buku dan kacang garuda

"Mending kamu nakal saat masih muda daripada nakal ketika tua!"

Answered Jan 20, 2017

INGAT TUJUAN SEKOLAH MENJADI ANAK YANG MEMBANGGAKAN ORANG TUA, GAPAI CITA CITA DENGAN SEMANGAT PRESTASI

Answered Jan 20, 2017

Belajarlah untuk menggunakan sosial media dengan baik dan benar. Jangan jadikan sebagai media untuk berkeluh kesah dan mengumbar hal yang bersifat sangat pribadi. Gunakan dan manfaatkan dengan bijak.

Answered Jan 27, 2017

Question Overview


and 13 more
31 Followers
2922 Views
Last Asked 2 years ago

Related Questions


Apa nasihat terbaik yang pernah Anda dapatkan?

Apa tips/trik yang bisa dilakukan dalam 5 menit dan bisa mengubah hidup kita di masa depan?

Bagaimana cara terbaik untuk memaafkan diri sendiri?

Apa nasihat Anda untuk remaja SMA sebagai bekal menghadapi masa depannya?

Apa nasihat Anda untuk remaja kuliahan sebagai bekal menghadapi masa depannya?

Apa itu makna Sura Dira Jayaningrat Lebur Dening Pangastuti?

Bagaimana cara terbaik melupakan kesalahan orang lain setelah kita memaafkannya?

Bagaimana cara terbaik menjawab pertanyaan "Kapan nikah?"?

Benarkah kebangkitan umat Islam akan hadir dari Indonesia?

Mengapa banyak masyarakat Indonesia terutama generasi muda menyukai film, musisi, dan drama Korea?

Bagaimana peluang politik generasi milenial dalam perpolitikan Indonesia masa depan?

Apa itu perbedaan perang generasi 1, 2, dan 3?

Gen X, Gen Y, hingga Generasi Millenial, apakah ilmiah atau terminologi ekonomi semata ?

Apa motivasi anda bergabung dalam Forum Indonesia Muda?

Apa kebiasaan sehari-hari yang Anda lakukan dan membuat Anda bahagia?

Bagaimana cara sederhana/singkat menjadi orang yang rapi dan teratur?

Apa satu kebiasaan Anda yang membuat hidup Anda sangat produktif?

Bagaimana cara singkat/sederhana untuk membiasakan bangun pagi?

Bagaimana cara terbaik untuk keluar dari zona nyaman?

Apa yang akan kamu lakukan bila hidupmu tidak berjalan sesuai dengan yang direncanakan?

Bagaimana cara berhenti melukai diri sendiri?

Mengapa anak muda saat ini lebih suka mendirikan startup daripada bekerja di perusahaan?

Apa evaluasi dan harapan Anda tentang Shafa Community?

Pemimpin Indonesia yang ideal di mata anak muda?

Siapa Roy Suryo?

Siapa Achmad Zaky Pendiri dan CEO Bukalapak?

Apa itu FLAC Jakarta?

Apa kegiatan terdekat FLAC Jakarta?

Bagaimana cara membangun bisnis sejak muda?

Apakah Anda tahu kapan akan dilaksanakan kegiatan Gerakan Pemuda Ansor dalam waktu dekat ini?