selasar-loader

Bagaimana cara memulai karier sebagai penulis lepas?

Last Updated Mar 31, 2017

7 answers

Sort by Date | Votes
Mugniar
Blogger www.mugniar.com | Freelance writer

Salam.

QcF68nX9vqWK6ck893WMMilZUuIP1mLb.jpg

via bramardianto.com (FR)

Mungkin cara orang berbeda-beda. Saya memulainya dengan serius ngeblog. Bukan sesuatu yang instan. Butuh konsistensi dan ketekunan. Yang penting menulis merupakan kesenangan, bukan beban. Ada juga yang menjadi copywriter dulu. Oya, penting untuk bergabung dengan banyak komunitas menulis dan komunitas blogger juga. Karena informasi banyak beredar di komunitas.

Semoga bisa sedikit membantu menjawab.

Answered Mar 31, 2017
Indria Salim
Pernah belajar teori ekonomi makro, dan sampai kini masih belajar.

IZ1c4SDy3Bl0DARSd2X6nsIC2dEyEHZD.jpg

via klasika.kompas.id (KAM)

Pertanyaan ini sangat terbuka sehingga jawabannya pun bisa dimulai dari beragam sudut pandang. Dari definisi "penulis", kemudian "penulis lepas", lalu membuatnya lebih spesifik dengan pertanyaan 'penulis bidang apa?', kemudian "apa tujuanmu menulis dan memutuskan menjadi penulis lepas?' dan seterusnya.

Kebetulan riwayat pekerjaan saya berkaitan dengan tuntutan kemampuan menulis. Dalam hal ini, menulis karena menjadi bagian dari tugas dan tanggung jawab dalam posisi tertentu dalam beberapa organisasi tempat saya dulu bekerja. Saya menggeluti tugas editorial dan membuat konsep dan bahan publikasi kantor, bersama dengan atasan dan kolega dan itu mutlak memerlukan keterampilan menulis sekaligus membuat konsep, menulis untuk berkomunikasi dan sarana komunikasi baik secara internal maupun eksternal.

Saya praktisi kehumasan, banyak berhubungan dengan para jurnalis dan membina hubungan dengan mereka sesuai dengan tuntutan organisasi tempat saya bekerja. Menulis menjadi semakin menarik, menantang, menggoda, dan itu maknanya luas sekali. Menulis buku yang diterbitkan oleh penerbit yang dikenal masyarakat, itu satu impian. Menulis artikel dan aspirasi serta ulasan berita kekinian, mendapatkan perhatian dan umpan balik dari pembaca -- itu hal yang menyenangkan. Ada unsur berbagi, yaitu dari-oleh-dan untuk pembaca maupun penulis.
Membuat reportase sebuah liputan kejadian, even, atau topik yang layak dibagikan kepada publik, itu memberikan "kegembiraan tersendiri."

Kembali pada pertanyaan sesuai topiknya, Bagaimana cara memulai menjadi penulis lepas?"
Baiklah, saya batasi saja sampai pada hal-hal sesuai pengalaman pribadi.
1. Identifikasi potensi diri, khususnya dan terutama ya potensi menulis. :-)
2. Tentukan apa yang ingin kita tekuni, penulis seperti apa? penulis apa? dan melakukan pemetaan yang dibutuhkan.
3. Persiapkan diri dengan banyak-banyak melakukan eksplorasi, baik internal maupun eksternal.
4. Banyak membaca pengalaman para penulis sukses, khususnya penulis yang bekerja tanpa terikat dengan organisasi tertentu.
5. Banyak menyimak diskusi-diskusi dari forum-forum (freelance writing atau freelance blogging) yang "berkualitas" agar kita tahu arah yang tepat saat melibatkan diri dan bahkan siap menjadi bagian dari komunitas profesi yang relevan.
6. Selalu membuka diri untuk mendapatkan masukan, kesempatan terjun langsung ke dunia menulis, dan tidak segan berkontribusi aktif dalam kegiatan menulis.
7. Menjaga keseimbangan sikap, percaya diri namun tetap rendah hati. Membuka diri, namun tidak mudah latah yang tidak jelas. 
8. Mengamati dan memahami bahwa dalam semua profesi, profesionalisme itu wajib (idealnya sih begitu). :-)
9. Memahami bahwa menjadi pekerja lepas (freelancing) itu menuntut disiplin diri dan konsistensi, selain juga kemampuan mengatur waktu agar ritme kerja seirama dengan kebutuhan pribadi dan kesehatan.
10. Kita bisa mengadopsi prinsip-prinsip yang diungkapkan oleh Steve jobs, dari soal selalu berusaha menyajikan yang terbaik, tetap merasa "bodoh dan lapar", demi memberi ruang penyempurnaan, dan mencintai apa yang kita lakukan.

Semoga pendapat secuprit ini cukup relevan menjawab pertanyaan yang diajukan kepada saya. Oh, terima kasih, Kang Pepih Nugraha -- untuk inspirasinya selalu. Terima kasih kepada kak Admin yang memberikan inspirasi topik nulis kali ini.

Vivat Selasares!
04.04.2017


 

Answered Apr 2, 2017
Sutiono Gunadi
I am a Food-Travel-Hotel writer, also interests on technology, movies, HIV/AIDS

nDyBfFU9_p0WLn4yxEHbjHNjJ8P7fvXp.jpg

via wp.com (FR)

Cara menjadi penulis lepas adalah minimal Anda harus memiliki passion untuk menulis, lalu tentukan passion Anda di bidang apa, misal politik, produk, kuliner, wisata, fashion, budaya, dan lain-lain. Cobalah untuk fokus pada satu bidang saja agar Anda dikenal sebagai pakar pada bidang tertentu. Untuk melatih menulis, Anda dapat membuat blog lalu mengisinya. Anda juga dapat mencoba mengirim artikel ke surat kabar agar nama Anda lebih dikenal. Bila nama Anda sudah dikenal, akan banyak institusi yang akan meminta Anda menjadi penulis lepas. (sutiono)

Answered Apr 3, 2017
Erri Subakti
Socio Culture Analyst, Author, Blogger, Social Media Activist

XDoQJqO5J584nWv9OSpYg-M1p9Zj_ZlI.jpg

via brandingmagz.com (FR)

Penulis lepas, atau penulis paruh waktu, part time writer atau freelance writer, demikian sebutannya, merupakan sebuah profesi yang fokus pekerjaannya pada bidang tulis-menulis namun bisa bekerja tanpa terikat dengan satu perusahaan/pihak dan bisa mengatur waktu kerja kapan saja.

Pertama-tama saya akan beberkan jenis-jenis tugas pekerjaan dalam bidang penulisan lepas.

1. Menulis artikel: untuk dimuat di media.

2. Penulisan naskah: bisa naskah drama atau skenario

3. Penulisan ulang artikel

4. Penelitian

5. Blog

6. Ghost writing

7. Pengoreksian tulisan: berbeda dengan penyuntingan/editing, pekerjaan ini hanya mengoreksi kata-kata dengan arti yang benar menurut kamus.

8. Penulisan buku: bisa buku ilmiah, fiksi, pelajaran, biografi, dll.

9. Deskripsi produk

10. Cerpen (cerita pendek)

11. Ulasan/review

12. Press Release

13. Penulisan proposal

14. Penulisan pidato

15. Penulisan konten/opini

16. Penerjemahan

17. Penulisan laporan

18. Pengetikan salinan

19. Penyuntingan (editing)

20. Penulisan kreatif

21. Copywriting

Saya akan mencoba menjawab berdasarkan pengalaman saya yang tidak mengawali karir atau berprofesi sebagai penulis.

Awalnya saya bekerja sebagai analis sosial budaya di sebuah perusahaan yang banyak beroperasi di berbagai daerah-daerah pedalaman di Indonesia. Pekerjaan ini bertumpu pada data penelitian sosial budaya di lapangan. Hasil dari penelitian sosial dan budaya ini saya laporkan sebagai rekomendasi kepada perusahaan untuk melakukan kegiatan pengembangan masyarakat, atau Corporate Social Responsibility.

Seiring waktu, kemampuan menulis saya terasah dengan memulai kegiatan blogging. Tulisan sosial budaya dalam bentuk laporan saya coba ubah ke dalam penulisan yang bisa dibaca oleh publik.

Kegiatan blogging akhirnya mengantarkan saya ditawari sebuah pekerjaan yang mengandalkan kemampuan menulis, baik itu penulisan artikel, siaran pers, profil wikipedia, sampai menjadi ghost writers.

Pada era kini menjadi penulis lepas bisa dimulai dari berbagai digital platform yang ada seperti blog dan sejenisnya. Blog bisa digunakan sebagai sarana untuk mengasah kemampuan menulis.

Selain itu mengikuti berbagai komunitas menulis atau forum juga penting untuk mendapatkan feedback, masukan, atau kritik langsung dari hasil tulisan-tulisan kita.

Dari blog yang menarik, bisa mengundang pihak lain untuk menggunakan blog kita sebagai tempat promosi dari produk/kampanye pihak lain. Salah satu syaratnya biasanya alamat blog sudah nama domain kita sendiri.

Apabila belum ada pihak yang tertarik untuk berpromosi pada blog kita, kita bisa mencari situs-situs yang memang memberikan banyak tawaran untuk menulis ulasan (review). Kita bisa mendaftarkan diri dan blog kita ke situs tersebut untuk mendapatkan penawaran dalam pekerjaan menulis ulasan (sebuah produk).

Namun ada 1 hal penting yang harus diingat. Jika si pemberi pekerjaan meminta kita menulis sesuai permintaannya dengan alasan "contoh tulisan," jangan diberikan. Kita bisa arahkan mereka melihat contoh tulisan dalam blog kita, namun jangan contoh tulisan yang mereka minta. Karena sebelum terjadi kesepakatan, jika kita memberikan tulisan (sebagai contoh) kepada pihak lain, kita sudah memberikan mereka hasil kerja kita secara gratis.

Bagaimana cara memulai menjadi penulis lepas? Blogging.

Answered Apr 5, 2017
Reza Firmansyah
Mathematician. Writer. Futurist. Trying to leave good marks as my legacy.

Hasil gambar untuk penulis

via 3.bp.blogspot.com (SUM)

Sejauh yang saya ingat, usaha pertama untuk menulis secara lebih serius adalah lewat blog Wordpress di http://revolverman26.wordpress.com (yang saya mulai sekitar 4 tahun lalu), namun sudah lama "hiatus".

Dua tahun lalu, saya "iseng" menulis artikel opini bertajuk "Three-act Structure" untuk rubrik pembaca di majalah Cinemags. Alhamdulillah, beberapa bulan kemudian teman saya memberitahu bahwa artikel saya dimuat di majalah tersebut. Peristiwa tersebut menjadi titik balik saya untuk menyadari bahwa mungkin saya punya bakat menulis yang bisa dilatih dan disalurkan.

Kemudian, saya pun mulai menulis freelance di beberapa tempat lain seperti di website Filminx (http://filminx.com/author/reza-firmansyah), akun Numbers ID di Line, dan website Selasar tercinta ini.

Moral of the story? Selama niatnya baik dan tidak membahayakan orang, teruslah melatih kemampuan menulis, karena kita tidak pernah tahu kapan tulisan kita dapat mengubah dunia.

Answered Apr 12, 2017
Ikhwanul Halim
Ayah, Suami, Penyair, Penulis, Pengarang, Editor, Satiris, Humoris

7KCnkfUfK45dWjUZ2CrzB9qPSxYXyVui.jpg
(via ramblingsfromawritersmind.wordpress.com)

1. Mulailah dengan menulis di mana saja, kapan saja tentang apa pun.

Saya mulai menulis sebagai hobi pada tahun 2003 melalui Friendster yang kini almarhum. Tahun 2004, saya juga membuat beberapa laman di Blogspot. Di sini, saya mulai berkenalan dengan beberapa blogger kondang, di antaranya Rie Blora si Babu Ngeblog.

Saya membuat beberapa laman blog karena untuk membedakan fokus dan tema tulisan. Domain blogspot ayahkasih adalah tentang keseharian anak saya. Multisemesta adalah segala opini yang saya punya tentang (hampir) segala hal. Poeticaplanetia adalah tempat arsip puisi saya.

Tahun 2008 bahkan saya menulis artikel dalam bahasa Inggris yang pas-pasan di situs xanga.com dengan nama kedaikopi. Di tahun yang sama, saya juga sempat membuat akun di blogdrive.com dengan nama domain bawahtanah dan membuat seri tulisan tentang offshore banking. Tadinya blog ini ingin saya khususkan tentang kejahatan kerah putih (sebagai bahan literatur jika saya ingin menulis novel suspense kelak), tapi terhenti di satu seri tulisan saja.

Di tahun 2008 saya mulai mengenal Facebook. Sejak saat itu, status facebook menjadi pelampiasan saya untuk mengemukakan opini dan juga menulis puisi.

2. Tulislah yang Anda ketahui dan Anda suka.

Setelah menulis menjadi kebutuhan, saatnya Anda fokus pada bidang tertentu dan mendalami bidang tersebut. Tulis yang memang merupakan pengetahuan Anda, kesukaan Anda, dan minat Anda. Perdalam pengetahuan Anda, tidak saja tentang minat yang Anda tulis, tapi juga tentang menulis itu sendiri. Perbanyak membaca, minta saran dan kritik, dan jangan pernah marah jika dikritik.

Tidak pernah ada karya seni yang bebas kritik. Tidak ada buku di Goodreads atau Amazon yang mendapat lima bintang. Meski tidak semua kritik harus diterima atau ditanggapi, tapi kritik tidak harus membuat Anda emosi atau patah hati.

3. Perluas cakrawala

Sudah bergabung dengan komunitas? Selain membaca, pergaulan dan jaringan adalah hal yang akan menambah wawasan, memberi ide, menjadi inspirasi untuk penulis. Penulis tugasnya menuliskan kembali hasil pengamatan dan pemikirannya, baik berupa reportase, opini, bahkan fiksi.

4. Jadilah penulis yang punya target.

Tetapkan target untuk diri Anda. Apakah menulis sehari satu artikel, atau sehari satu paragraf, atau menulis setiap akhir pekan selama tiga jam. Jangan menganggap remeh kemampuan Anda dengan menyerah sebelum berusaha. Jika ternyata terlalu berat target yang telah ditetapkan, turunkan sedikit. Namun jangan hapuskan sama sekali. 

Target saya tahun ini adalah 365 artikel dalam setahun, dan baru tercapai 209 tulisan.

5. Jadilah penulis yang rendah hati dan terus maju.

Low liver, kata Vicky Prasetyo. Saya telah memutuskan untuk menjadi penulis fiksi dan penyair (meski sekali-sekali masih menulis opini dan nonfiksi). Selain beberapa buku keroyokan, saya punya dua antologi puisi dan dua kumpulan cerpen. Calon-calon buku saya tampil di Wattpad. Target saya, setahun minimal 2 (dua) buku atas nama sendiri. Memang saya menerbitkannya secara indie, tapi itu merupakan pilihan saya, bukan keterpaksaan.

Saya masih merasa saya belum apa-apa (dan memang belum).

Answered Jul 17, 2017
Muhammad Multazam
Mahasiswa Universitas Islam Indonesia | www.mltazam.com

ERwZp5gb4alKi-Ytf5O6rtAeN2ni4hdn.png

Sebenarnya saya masih kurang banget pengalaman dalam menjadi penulis lepas. Namun sejak mulai aktif menulis di laman blog pribadi saya yang beralamat www.mltazam.com, ada beberapa jobs menulis yang saya dapatkan sekaligus tawaran untuk paid article di blog personal saya.

Setelah itu, saya juga aktif menulis di beberapa platfom yang membayar setiap tulisan yang dimuat oleh mereka. Salah satunya yang masih aktif hingga saat ini adalah di BaBe

Namun yang pasti, tips terpenting ketika ingin ikut menjadi penulis lepas adalah dengan memulai sejak dini untuk aktif menulis di platform apapun, apa itu personal blog ataupun platform yang kira-kira menerima tulisan, seperti Selasar salah satunya.

Answered Jul 17, 2017

Question Overview


8 Followers
1299 Views
Last Asked 2 years ago

Related Questions


Kenapa Indonesia belum juga maju sementara Korea Selatan yang dulu lebih miskin dari kita justru maju sekali saat ini?

Bagaimana cara Jerman membangun kembali ekonominya setelah Perang Dunia II?

Apakah kunci sukses pertumbuhan dan pemerataan ekonomi pada puncak bonus demografi di Indonesia (2025-2035)?

Apakah penggunaan alat ukur Gross Domestic Product (GDP) masih relevan untuk menghitung tingkat kesejahteraan sebuah negara?

Mengapa perhitungan Gross National Product (GNP) jarang digunakan sebagai alat ukur kinerja ekonomi?

Apa yang Anda ketahui tentang Green GDP?

Apakah inflasi selalu berdampak buruk untuk perekonomian?

Apakah konsekuensi deflasi terhadap kinerja perekonomian sebuah negara?

Ketika terjadi apresiasi nilai tukar rupiah terhadap dolar, langkah taktis apa yang seharusnya dilakukan untuk meningkatkan kerja perekonomian?

Apakah depresiasi nilai tukar selalu memiliki dampak negatif untuk perekonomian?

Apa beda antara startup dan perusahaan lainnya? Mengapa istilah startup begitu naik daun?

Bagaimana cara membangun tim awal startup/perusahaan?

Apa yang menyebabkan sebuah startup digital mengalami kegagalan pada tahun pertamanya?

Apakah nama perusahaan startup terbaik di Indonesia?

Apa yang menyebabkan jumlah venture capital di Indonesia tidak sebanyak di Amerika?

Apa rahasia membangun sebuah startup digital yang sukses?

Apa yang dimaksud dengan design thinking?

Apa yang dimaksud dengan design sprint?

Mengapa design sprint digunakan untuk membuat produk digital?

Apa yang membuat Steve Jobs sukses membangun Apple?

Mengapa pada masa sekarang sangat sedikit penulis Indonesia yang memiliki kualitas layaknya Pramoedya Ananta Toer?

Siapakah menurut Anda yang patut disamakan kualitas penulisannya dengan Pramoedya Ananta Toer?

Mungkinkah Pramoedya Ananta Toer mengkader seseorang agar mampu menjadi penerusnya? Siapa dia?

Siapa penulis populer favorit Anda? Mengapa?

Mungkinkah Tereliye melakukan plagiasi dalam beberapa karya atau novelnya?

Novel apa yang paling menginspirasi dalam hidup Anda hingga mengubah hidup Anda?

Mengapa Helvy Tiana Rosa tidak lagi menerbitkan novel?

Siapa itu Don Rosa?

Siapa sastrawan perempuan Indonesia favorit kamu?

Bagaimana cara membuat suatu konten menjadi viral? Apa ada tips khusus?