selasar-loader

Apakah menganut prinsip bebas-sebebasnya dalam seni itu baik?

Last Updated Mar 18, 2017

1 answer

Sort by Date | Votes
Ign Joko
Menulis beberapa artikel seni dan budaya, serta sketsa drawing pen,bikin kartun

24UiHEfpMpWxjxzry0cP1ym_m1NXZDeu.jpg

Kebebasan itu tetap ada batasnya. Dalam seni, dikenal istilah seni untuk seni. Banyak orang memandang pekerja seni itu mempunyai kehidupan yang bebas, bahkan teramat bebas.

Istilah l'art pour art yang terkenal itu seperti menegasikan kebebasan berekspresi seni. Seni hanya untuk seni dan orang memandang seni adalah kebebasan. Sebenarnya seni tetaplah terikat pada budaya, aturan, dan etika.

Seni itu mewakili sebuah perasaan keindahan. Dan keindahan yang baik itu adalah bila setiap orang bisa menghormati hak orang lain. Kebebasan dalam seni itu garis besarnya adalah kebebasan dalam menuangkan kreativitas, kebebasan untuk tidak terlalu terikat aturan-aturan baku teori yang ujung-ujungnya hanya menghambat kreativitas seniman.

Menjadi seniman, saya pikir bukanlah menjadi bebas sebebas-bebasnya. Kebebasan yang dimaksud adalah kebebasan dalam berekspresi dan berkreativitas. Bukan kebebasan dalam bertingkah laku.

 

ilustrasi via goabase.net

Answered Jun 29, 2017