selasar-loader

Apa itu Supersemar dan bagaimana sejarahnya?

Last Updated Mar 11, 2017

2Km1PBC5XQMrrsafLsecBFDR1YRPdAvY.jpg

1 answer

Sort by Date | Votes
Khobbab H
Bookworm living through the ages

YohCiI7S_7jgp2EF6qk49f93-IUacM5D.jpg

Sebelum saya mulai membahas apa itu Supersemar, saya ingin terlebih dahulu mencatat bahwa Orde Baru memang sebuah rezim yang terkenal dengan jargonnya yang ngeri-ngeri sedap. Julius Pour, seorang jurnalis senior Kompas dalam bukunya, Gerakan 30 September; Pelaku, Pahlawan dan Petualang mengatakan bahwa Indonesia di bawah rezim Soeharto memang sangat mengandalkan narasi-narasi yang sangat personal, sekaligus yang mengorek ingatan kolektif buruk atau bahkan sekaligus mistik-supranatural blas.

Contoh: Barangsiapa yang pernah bersekolah dasar di republik ini, kemungkinan besar sudah mengunjungi Museum Kesaktian Pancasila di Lubang Buaya, lokasi jenderal-jenderal yang dibunuh pada peristiwa 30 September dibuang. Julius mencatat bahwa kata kesaktian yang dicatut pada nama Museum ini, ya, apalagi selain penonjolan kemistisan dan kekuatan Pancasila yang tidak terlihat dalam melawan musuh-musuh Pancasila. Maka, penamaan adalah koentji. Pembangunan narasi yang lain, yaitu personal, juga bisa dilihat di museum yang sama. Sampai-sampai, ada Hari Kesaktian Pancasila yang diperingati tiap tahun. Bandingkan dengan negara-negara lain yang sepertinya tidak mungkin memakai kata-kata yang seperti ini.

Adalah Saya S.Shirashi, penulis Introduction to New Order yang membahas dari kacamata ini. Beliau adalah (kalau tidak salah) istri dari Takashi Shiraishi, penulis buku terkenal Zaman Bergerak yang membahas Orde Baru dari kacamata ekonomi sekaligus seorang Indonesianis mumpuni generasi pelanjut dari Om Ben, dkk. Kebetulan, Saya juga berasal dari Cornell. Nge-link lah. Nah, dia menyebut bahwa penggambaran penyiksaan Gerwani kepada jenderal-jenderal dimaksudkan bukan untuk menggambarkan kekejaman rezim atau organisasi yang "normal" ada dalam kemelut politik negara, melainkan untuk menyasar dan mengusik rasa kemanusiaan dari lokus peradaban dan nilai penting orang Indonesia; Keluarga. Perempuan-perempuan Gerwani dianggap bukan manusia perempuan Indonesia seutuhnya yang seharusnya lemah, lembut, manut sama suami, dll. Malah ikut-ikut kudeta. 

Yang lebih spesifik, dalam "museum lubang buaya" yang penuh suasana politik angker, ada sebuah lemari kaca yang di dalamnya tersimpan sebuah buku diary. Supposedly, it belonged to Ade Irma Suryani Nasution, anak dari Jenderal A.H. Nasution yang terkena peluru nyasar dari petualang G 30 S yang seharusnya disarangkan kepada Nasution. Di dalamnya adalah kata-kata biasa yang ditulis oleh anak SD, semacam cerita-cerita harian mengenai kegiatan yang dilakukan dan pengalaman masa kanak-kanak yang normal; bagaimana bertemu si ayah selepas bermain, dll. Narasi yang dibangun, tentu, adalah mengenai petualang-petualang kurang ajar ini menghabisi seorang bocah yang umurnya masih panjang, merusak tatanan keluarga di mana anak adalah harapan orang tuanya, dan membalik takdir di mana biasanya orangtualah yang pergi mendahului anak. 

Pembacaan saya berlebihan? Mungkin. Saya (Shiraishi) tidak pernah merinci secara pasti bagaimana orang-orang akan berpikir melihat pemandangan buku di lemari tersebut. Memang itulah yang disasar, agar orang-orang menafsirkan sendiri kematian Ade Irma sebagai sesuatu yang sangat mengancam sendi-sendi utama kehidupan yang paling personal sesuai imajinasi masing-masing. Pokoknya, bahannya telah disediakan. Saya bukan ingin membuat kematian Ade Irma sebagai sesuatu yang harusnya biasa saja. Jelas bukan! Namun, ini adalah tentang bagaimana narasi menjadi salah satu pilar penting dari justifikasi Pak Harto untuk menghabisi gerakan ini dan langgengnya angka keramat 32 tahun. Lagipula, tidak pasti ada verifikasi apakah betul itu adalah diary betulan milik Ade Irma. Bukankah isinya bisa dengan sangat mudah mengikuti arahan dan instruksi yang berkepentingan?

Begitupun dengan ingatan kolektif buruk. G30S yang dahulu dikenal sebagai G30SPKI juga dikenal sebagai Gestapu a.k.a. Gerakan September Tiga Puluh. Saya sendiri termasuk yang mengamini G30S tanpa PKI seperti Julius karena tujuan gerakan ini justru ingin menyelamatkan Bung Karno dari ancaman Kudeta Angkatan Darat yang mengintai. Ibaratnya, operasi kontra intelijen lah. Sebelum AD nyikat, kita sikat duluan! Tapi rencana ini kurang matang dan buyar di tengah jalan setelah Kostrad-nya Soeharto turun tangan dan dilanjutkan oleh RPKAD-nya Sarwo Edhie Wibowo.

Banyak informasi simpang siur tentang ini, seperti bahwa sebenarnya Letkol Untung sudah terlebih dahulu memberi tahu Pak Harto tentang rencana penculikan Dewan Jenderal (yang tidak tahu konon benar atau tidaknya) dan Soeharto hanya diam saja tidak mengiyakan atau men-tidak-kan. Bukan berarti juga kalau ini bukanlah suatu usaha kudeta dari PKI. Sampai sekarang, sejarawan dan teoritisi masih bingung menyimpulkan, sebetulnya, G30S ini binatang apa.

Anyway! Saya jadi sedikit ngelantur. Balik lagi ke Gestapu, nama ini sengaja dipilih agar sedikit-sedikit terdengar sebagai Gestapo. Tahu, kan, zaman Nazi Jerman dulu:

"The Gestapo (German pronunciation: [ɡeˈstaːpo, ɡəˈʃtaːpo]), abbreviation of Geheime Staatspolizei, or the Secret State Police,[2][3] was the official secret police of Nazi Germany and German-occupied Europe"

Menurut Julius, ada kemiripan pengucapan yang dipaksakan. Padahal, Indonesia bukan negara penganut penyebutan bulan di depan tanggal dalam kalender penanggalan kita. "30 September" sengaja dibalik menjadi "September tiga puluh" untuk alasan kemiripan dan memori buruk internasional dari Gestapo Nazi. Ada semacam usaha pengasosiasian. Wallahu a'lam.

Kemudian, di tengah-tengah kekacauan yang meliputi Republik, estafet kepemimpinan terjadi di Istana Bogor (kalau saya tidak salah ingat). Dalam usaha pemulihan keamanan, Presiden Soeharto meminta kendali lebih sebagai panglima Kopkamtib lewat tiga perwira tinggi AD, yaitu Brigjen Amir Machmud, Brigjen Basuki Rahmat, dan Brigjen M.Jusuf. Mereka menyusul ke Bogor setelah Soekarno pergi kesana selepas menghadiri sidang kabinet bersama Soebandrio. Dalam sidang ini, Soeharto selaku Menteri Pangab tidak...(more)

Answered Mar 15, 2017

Question Overview


2 Followers
1054 Views
Last Asked 3 years ago

Related Questions


Apa sajakah pengaruh D-Day bagi Sekutu pada Perang Dunia II?

Bagaimana dampak D-Day bagi Jerman pada Perang Dunia II?

Apakah kesalahan fatal Hitler yang membuat Jerman kalah pada Perang Dunia II?

Mengapa Perang Dunia II terasa lebih populer daripada Perang Dunia I?

Pesawat paling canggih apa yang tercipta saat Perang Dunia II?

Berapa banyak korban pada Perang Dunia II?

Mengapa tentara Rumania dan Italia gagal menahan serangan Soviet di Stalingrad?

Pesawat tempur apa yang paling ditakuti saat Perang Dunia II?

Pesawat bom apa yang paling berbahaya saat Perang Dunia II?

Pesawat buatan Amerika Serikat atau Jerman yang lebih canggih pada Perang Dunia II?

Sikap politik luar negeri yang paling signifikan dilakukan Amerika Serikat pada Perang Dunia II?

Mengapa Hillary Clinton yang mendapatkan popular votes terbanyak tidak terpilih sebagai Presiden?

Apakah terpilihnya Donald Trump sebagai Presiden Amerika Serikat akan mengubah wajah dunia?

Mengapa seseorang bisa tertarik bergabung dengan ISIS?

Mengapa seluruh periset di lembaga survei dan media Amerika Serikat gagal dalam memprediksi Hillary Clinton sebagai Presiden?

Beranikah Donald Trump mewujudkan janji-janji kampanyenya dengan mengusir imigran ilegal, mencegah Muslim masuk, dan memproteksi produksi AS dari gempuran barang komoditas Tiongkok?

Bagaimana cara Bareskrim Polri bekerja saat menentukan status kasus yang menjerat Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok?

Bagaimana sebenarnya hubungan Jokowi dengan Ahok?

Apakah aksi damai 411 ditunggangi kepentingan politik tertentu?

Seperti apa karakter pemimpin ideal yang pantas memimpin Jakarta?

Apa yang menyebabkan perilaku koruptif seperti tidak dapat dihilangkan di Indonesia?

Bagaimana menurut Anda kepemimpinan Susilo Bambang Yudhoyono selama menjabat dua periode atau 10 tahun sebagai Presiden RI?

Siapa kepala daerah yang jarang disorot, tetapi berprestasi?

Bagaimana cara mengakselerasi budaya meritokrasi dalam birokrasi pemerintahan?

Mengapa mantan presiden Susilo Bambang Yudhoyono sering mengeritik Presiden RI yang berkuasa sementara mantan presiden lainnya tidak?

Perlukah Madura menjadi provinsi dan apakah sudah memenuhi seluruh persyaratan sebagai provinsi tersendiri?

Apa itu Open Data? Apa bedanya dengan Satu Data Indonesia?

Apakah RT dan RW masih dibutuhkan di Jakarta? Seperti apa peran yang diharapkan?

Apa kelebihan dan kekurangan pemerintahan pada zaman Presiden Soeharto?

Mengapa Supersemar begitu fenomenal?

Adakah keterlibatan Indonesia pada Perang Dunia II?

Pernahkah Anda bertemu Presiden Joko Widodo?

Hal-hal apa sajakah yang harus dipenuhi agar Indonesia menjadi pemimpin budaya populer dunia?

Foto apa saja yang bisa mengubah cara pandang kita tentang Indonesia?

Apa yang Anda banggakan dari Indonesia saat bertemu masyarakat internasional?

Masakan/makanan Indonesia apa yang menurut Anda paling mungkin go international?

Mengapa bangsa Indonesia dapat sebegitu lamanya dijajah oleh Belanda?

Makanan/masakan Indonesia apa yang paling memiliki nilai sejarah tinggi?

Apa yang membuat beberapa suku di Indonesia masih tetap bertahan dengan gaya hidup tradisionalnya, misalnya Suku Badui?