selasar-loader

Apa yang dimaksud dengan IPO (Initial Public Offering)?

Last Updated Nov 16, 2016

15 answers

Sort by Date | Votes
Achmad Zaky
Pendiri dan CEO Bukalapak

IPO adalah alat atau mekanisme untuk mendapatkan pendanaan bagi sebuah perusahaan. Istilah umumnya "melantai ke bursa saham".

Lewat IPO, sebuah perusahaan bisa dimiliki oleh banyak orang dan perusahaan. Selain dimiliki, saham juga bisa diperjualbelikan lewat bursa.

Keuntungan lain, perusahaan bisa mendapatkan fitur-fitur lain di bursa, seperti bond atau publisitas media.

Answered Nov 16, 2016

IPO adalah kependekan dari Initial Public Offering, artinya Penawaran Umum Perdana saham milik sebuah perusahaan untuk masyarakat umum. Masyarakat umum baru memiliki kesempatan untuk membelinya setelah IPO saham perusahaan tersebut dilakukan karena sebelum ada IPO, saham sebuah perusahaan belum diperdagangkan di pasar saham.

Answered Jan 18, 2017

Initial Public Offering atau IPO adalah penawaran saham perdana kepada masyarakat. Perusahaan yang telah IPO biasanya disebut dengan go public. Perusahaan yang melakukan IPO memiliki beberapa tujuan, salah satunya adalah mendapatkan dana segar dan murah. Dikatakan murah karena perusahaan tidak harus membayar bunga seperti ketika meminjam uang ke bank. Dengan adanya suntikan dana tersebut, perusahaan dapat malakukan perbaikan kinerja sehingga berpotensi tumbuh dengan cepat.

Answered Jan 28, 2017

IPO adalah penawaran pertama harga oleh perusahaan terbuka yang melantai di bursa saham. Sebuah perusahaan dengan modal besar akan pasti dapat bersaing, bahkan lebih berani dalam berinovasi, dikarenakan modal yang besar, salain dari kepemilikan saham yang sebagian besar dimiliki publik.

Answered Aug 17, 2017

IPO adalah penjualan pertama saham umum oleh sebuah perusahaan kepada investor umum.

Answered Aug 19, 2017
Rizky Ananda Putra
Ketua BEM FEB Unair 2018 | Peserta Rumah Kepemimpinan Surabaya

WIYPy4iv57C0VKGvXjZPCoEdgCcScfdv.jpg

IPO yang merupakan singkatan dari Initial Public Offering adalah penawaran pertama kali saham sebuah perusahaan untuk masyarakat luas yang dilakukan oleh perusahaan go public sehingga masyarakat memiliki kesempatan untuk membeli saham perusahaan tersebut. Adapun go public merupakan kegiatan yang dilakukan emiten untuk menjual sekuritas kepada masyarakat, berdasarkan tata cara yang diatur undang-undang dan peraturan pelaksanaannya.

Sebelum ada IPO, saham belum di perdagangkan di pasar saham. Tujuan perusahaan yang kemudian menjual saham IPO ialah untuk memperoleh dana segar dari publik dengan harapan bahwa mereka akan memperoleh modal tambahan karena perusahaan akan melakukan ekspansi, membayar hutang perusahaan, meningkatkan likuiditas perusahaan, serta memperkenalkan perusahaan ke publik.

 

Ilustrasi via pixabay

Answered Oct 2, 2017

IPO (sering juga disebut sebagai Penawaran Saham Perdana) ialah penjualan pertama saham sebuah perusahaan (PT) kepada masyarakat umum. Dengan adanya IPO, saham sebuah perusahaan akan melantai di bursa efek dan dapat dibeli oleh masyarakat umum, sehingga banyak juga yang memberikan istilah 'go public' kepada perusahaan yang sedang menawarkan sahamnya kepada masyarakat umum.

Salah satu tujuan sebuah perusahaan melaksanakan penawaran saham perdana kepada publik ialah untuk menghimpun dana segar dari masyarakat agar menjadi modal perusahaan untuk melakukan ekspansi bisnis, pelunasan utang, meningkatkan modal kerja, dan lain sebagainya.

Answered Dec 2, 2017
Goro Suseno Tumanggor
Alasan Orang Takut Berbisnis

Dalam bahasa Indonesia, IPO disebut sebagai Penawaran Saham Perdana. Dengan demikian IPO adalah saham suatu perusahaan yang pertama kali dilepas untuk ditawarkan atau dijual kepada masyarakat / publik. Karena itu perusahaan yang melakukan IPO sering disebut sedang "GO PUBLIC".

Answered Jan 1, 2018
deni nur fauzi
Rumah Kepemimpinan Surabaya

Pengertian IPO (Initial Public Offering)
Dalam bahasa Indonesia, IPO disebut sebagai Penawaran Saham Perdana. Dengan demikian IPO adalah saham suatu perusahaan yang pertama kali dilepas untuk ditawarkan atau dijual kepada masyarakat / publik. Karena itu perusahaan yang melakukan IPO sering disebut sedang "GO PUBLIC".

Tujuan IPO
Mengapa suatu perusahaan mau melepas atau menjual sahamnya ke publik/masyarakat? Ada berbagai macam tujuan perusahaan melakukan IPO, diantaranya adalah:

  1. Mendapatkan dana murah. Perusahaan bisa mendapatkan dana dari berbagai sumber misalnya mengeluarkan obligasi, meminjam uang dari bank. Tapi kedua cara tersebut memiliki kewajiban, yaitu membayar bunga. Sedangkan kalau perusahaan melepas saham untuk mendapat dana, perusahaan tidak terbebani bunga.
  2. Kinerja keuangan perusahaan lebih baik. Dengan mendapatkan dana murah tersebut, perusahaan bisa membayar utang dan memperbaiki laporan keuangannya dengan cepat.
  3. Potensi pertumbuhan lebih cepat. Perusahaan bisa saja menggunakan dana internat untuk ekspansi, misalnya untuk membuka cabang. Tetapi jika memiliki dana murah, ekspansi bisa lebih cepat dan dalam jangka panjang potensi pertumbuhan perusahaan bisa lebih besar.
  4. Meningkatkan citra perusahaan. Perusahaan publik akan selalu disorot media. Bila mampu dikelola dengan baik, sorotan media bisa menjadi alat marketing tidak langsung bagi perusahaan.
  5. Meningkatkan nilai perusahaan secara keseluruhan. Dengan go publik, nilai perusahaan berpeluang jauh meningkat di masa depan seiring dengan kenaikan harga sahamnya. Jika perusahaan dipersepsi memiliki kinerja yang baik oleh investor, maka peluang kenaikan saham juga meningkat.

Umumnya saham yang dilepas ke publik hanyalah sebagian kecil dari seluruh jumlah saham perusahaan. Misalnya PT A melepas sahamnya ke publik sejumlah 10% dari total saham. Jumlah saham yang dilepas ke publik aadlah 1 juta lembar. Harga saham perdana Rp 10.000 per lembar. Maka nilai perusahaan secara keseluruhan adalah: (100 / 10) x harga saham x jumlah saham = (100/10) x Rp 10.000 x 1.000.000 = 100 miliar

Misalnya harga saham setelah IPO meningkat menjadi Rp 20.000. Maka nilai perusahaan secara keseluruhan sekarang adalah: (100 / 10) x harga saham x jumlah saham = (100/10) x Rp 20.000 x 1.000.000 = 200 miliar. Jadi meningkatnya harga saham perusahaan setelah IPO, juga akan meningkatkan nilai perusahaan secara keseluruhan.

Answered Jan 2, 2018
Asep Fahza
Mahasiswa Teknik Sipil ITS | Rumah Kepemimpinan Surabaya

Pengertian IPO (Initial Public Offering)
Dalam bahasa Indonesia, IPO disebut sebagai Penawaran Saham Perdana. Dengan demikian IPO adalah saham suatu perusahaan yang pertama kali dilepas untuk ditawarkan atau dijual kepada masyarakat / publik. Karena itu perusahaan yang melakukan IPO sering disebut sedang "GO PUBLIC".

Tujuan IPO
Mengapa suatu perusahaan mau melepas atau menjual sahamnya ke publik/masyarakat? Ada berbagai macam tujuan perusahaan melakukan IPO, diantaranya adalah:

  1. Mendapatkan dana murah. Perusahaan bisa mendapatkan dana dari berbagai sumber misalnya mengeluarkan obligasi, meminjam uang dari bank. Tapi kedua cara tersebut memiliki kewajiban, yaitu membayar bunga. Sedangkan kalau perusahaan melepas saham untuk mendapat dana, perusahaan tidak terbebani bunga.
  2. Kinerja keuangan perusahaan lebih baik. Dengan mendapatkan dana murah tersebut, perusahaan bisa membayar utang dan memperbaiki laporan keuangannya dengan cepat.
  3. Potensi pertumbuhan lebih cepat. Perusahaan bisa saja menggunakan dana internat untuk ekspansi, misalnya untuk membuka cabang. Tetapi jika memiliki dana murah, ekspansi bisa lebih cepat dan dalam jangka panjang potensi pertumbuhan perusahaan bisa lebih besar.
  4. Meningkatkan citra perusahaan. Perusahaan publik akan selalu disorot media. Bila mampu dikelola dengan baik, sorotan media bisa menjadi alat marketing tidak langsung bagi perusahaan.
  5. Meningkatkan nilai perusahaan secara keseluruhan. Dengan go publik, nilai perusahaan berpeluang jauh meningkat di masa depan seiring dengan kenaikan harga sahamnya. Jika perusahaan dipersepsi memiliki kinerja yang baik oleh investor, maka peluang kenaikan saham juga meningkat.

Answered Jan 2, 2018
Alfian Tegar Prakasa
Rumah Kepemimpinan Regional 1 Jakarta Putra

IPO (Initial Public Offering) atau penawaran umum perdana adalah penawaran harga pertama yang dilakukan oleh sebuah perusahaan go public kepada masyarakat atau investor di lantai bursa saham.  

Answered Feb 1, 2018
Parlaungan Iffah Nasution
Student of UNAIR | RK Surabaya 8 | Sekjen ILP2MI

IPO yaitu penawaran harga pertama. IPO biasanya digunakan oleh perusahaan yang menjual sahamnya kepada publik. Selain bertujuan agar lebih dikenal masyarakat, IPO bertujuan untuk meningkatkan modal perusahaan yang bersumber dari publik. Umumnya, IPO dilakukan oleh perusahaan-perusahaan mikro, namun belakangan ini perusahaan besar pun juga turut melakukan aktivitas IPO ini. 

Answered Feb 2, 2018
Jhoice Noor Syahid Admaja
Mawapres III Universitas Padjadjaran | Awardee Rumah Kepemimpinan 8 | Astra1st 6

IPO atau Initial Public Offering secara kata berarti:

Initial: awal | Publik: publik | Offering: penawaran

yang berarti Penawaran Saham Perdana kepada Publik. IPO ini adalah istilah yang digunakan ketika perusahaan pertama kali melepaskan sahamnya kepada publik melalui bursa efek, sehingga saham perusahaan tersebut dapat dibeli oleh siapapun, tidak seperti sebelumnya yang merupakan saham tertutup.

#JawabankuJanuari

Answered Feb 3, 2018
Nunuh Nugraha
Department of chemistry IPB (2015) | Rumah Kepemimpinan

Initial public offering (IPO) adalah penjualan pertama saham umum sebuah perusahaan kepada investor umum. Tujuannya adalah untuk mendapatkan dana yang murah,meningkatkan kinerja keuangan perusahaan, pertumbuhan perusahaan yang berpotensi lebih cepat, citra perusahaan yang baik, dan nilai perushaan keseluruhan akan meningkat.

 

Answered Feb 6, 2018
Adi Syah Putra
Mahasiswa Agribisnis, FEM, IPB | Peserta Rumah Kepemimpinan

Dalam bahasa Indonesia, IPO disebut sebagai Penawaran Saham Perdana. Dengan demikian IPO adalah saham suatu perusahaan yang pertama kali dilepas untuk ditawarkan atau dijual kepada masyarakat / publik. Karena itu perusahaan yang melakukan IPO sering disebut sedang "GO PUBLIC".

Answered Apr 3, 2018