selasar-loader

Bagaimana cara agar sebuah perusahaan dapat go public?

Last Updated Nov 16, 2016

Initial Public Offering/IPO atau populer disebut go public adalah cita-cita perusahaan. Nah, bagaimanakah cara mencapainya?

6 answers

Sort by Date | Votes
Achmad Zaky
Pendiri dan CEO Bukalapak

Size/Ukuran Bisnis

Paling tidak memiliki ukuran bisnis yang dibilang cukup besar untuk bisa IPO. Memiliki jangkauan customer nasional atau pendapatam ratusan Milyar atau Trilyunan.

Profitability

Bagaimana perusahaan mendatangkan profit akan dilihat ketika IPO. Semakin besar margin/profit semakin menarik tentunya di bursa saham.

Tumbuh

Pertumbuhan bisnis secara historical sangat penting ketika IPO. Track record yang naek turun semakin tidak menarik di bursa karena ada unsur uncertainty disitu. Semakin pasti pertumbuhannya semakin menarik dan mungkin untuk IPO.

Kompetitif

Bisnis perlu memiliki kompetitif advantage agar bertahan menghadapi kompetisi. Semakin kompetitif (tidak memiliki kompetitor) semakin menarik untuk melantai ke bursa. 

Answered Nov 17, 2016

Cara agar perusahaan go public adalah dengan membuat campaign perusahaan yang menarik dan dapat diikuti semua kalangan masyarakat. Lalu membuat ads campaign dengan niche audience yang sesuai :)

Answered Jan 18, 2017

Dengan cara memiliki net working yang luas serta sebuah produk yang dihasilkan diminati oleh banyak konsumen dan dipercaya produk tersebut bermanfaat dikalangan masyarakat

Answered Aug 19, 2017
Dwiani Kartikasari
Mahasiswa Akuntansi FEB UGM

Initial Public Offering (IPO) adalah penawaran perdana saham sebuah perusahaan untuk masyarakat umum. Sehingga masyarakat umum berkesempatan untuk 'memiliki' perusahaan. Sedangkan tujuan dari IPO adalah meningkatkan ekuitas perusahaan, sehingga perusahaan memiliki dana untuk melakukan ekspansi usaha, melunasi utang, meningkatkan likuiditas perusahaan dan memperkenalkan perusahaan ke publik.

Answered Nov 2, 2017

Tidak semua perusahaan dapat go public, ada proses yang harus dilewati oleh perusahaan agar dapat melantai di bursa efek, antara lain:

(1)Penunjukan Underwriter dan Persiapan Dokumen

Pada tahap awal, perusahaan perlu membentuk tim internal, menunjuk underwriter dan lembaga serta profesi penunjang pasar modal yang akan membantu perusahaan melakukan persiapan go public, meminta persetujuan RUPS dan merubah Anggaran Dasar, serta mempersiapkan dokumen-dokumen yang diperlukan untuk disampaikan kepada Bursa Efek Indonesia dan OJK.

(2) Penyampaian Permohonan Pencatatan Saham ke Bursa Efek Indonesia

Untuk menjadi perusahaan publik yang sahamnya dicatatkan dan diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia, perusahaan perlu mengajukan permohonan untuk mencatatkan saham, dilengkapi dengan dokumen-dokumen yang dipersyaratkan, antara lain profil perusahaan, laporan keuangan, opini hukum, proyeksi keuangan, dll.

Perusahaan juga perlu menyampaikan permohonan pendaftaran saham untuk dititipkan secara kolektif (scripless) di Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI).

Bursa Efek Indonesia akan melakukan penelaahan atas permohonan yang diajukan perusahaan dan akan mengundang perusahaan beserta underwriter dan profesi penunjang untuk mempresentasikan profil perusahaan, rencana bisnis dan rencana penawaran umum yang akan dilakukan. Untuk mengetahui lebih lanjut tentang kegiatan usaha perusahaan, Bursa Efek Indonesia juga akan melakukan kunjungan ke perusahaan serta
meminta penjelasan lainnya yang relevan dengan rencana IPO perusahaan. Apabila perusahaan telah memenuhi persyaratan yang ditentukan, dalam waktu maksimal 10 Hari Bursa setelah dokumen lengkap, Bursa Efek Indonesia akan memberikan persetujuan prinsip berupa Perjanjian Pendahuluan Pencatatan Saham kepada perusahaan.

(3) Penyampaian Pernyataan Pendaftaran ke OJK

Setelah mendapatkan Perjanjian Pendahuluan Pencatatan Saham dari Bursa Efek Indonesia, perusahaan menyampaikan Pernyataan Pendaftaran dan dokumen pendukungnya kepada OJK untuk melakukan penawaran umum saham. Dokumen pendukung yang diperlukan antara lain adalah prospektus.

Dalam melakukan penelaahan, OJK dapat meminta perubahan atau tambahan informasi kepada perusahaan untuk memastikan bahwa semua fakta material tentang penawaran saham, kondisi keuangan dan kegiatan usaha perusahaan diungkapkan kepada publik melalui prospektus.

Sebelum mempublikasikan prospektus ringkas di surat kabar atau melakukan penawaran awal (bookbuilding), perusahaan harus menunggu ijin dari OJK. Perusahaan juga dapat melakukan public expose jika ijin publikasi telah dikeluarkan OJK. OJK akan memberikan pernyataan efektif setelah perusahaan menyampaikan informasi mengenai harga penawaran umum saham dan keterbukaan informasi lainnya. Apabila Pernyataan
Pendaftaran perusahaan telah dinyatakan efektif oleh OJK, perusahaan mempublikasikan perbaikan/tambahan informasi prospektus ringkas di surat kabar serta menyediakan prospektus bagi publik atau calon pembeli saham, serta melakukan penawaran umum.

(4) Penawaran Umum Saham kepada Publik

Masa penawaran umum saham kepada publik dapat dilakukan selama 1-5 hari kerja. Dalam hal permintaan saham dari investor melebihi jumlah saham yang ditawarkan (over-subscribe), maka perlu dilakukan penjatahan. Uang pesanan investor yang pesanan sahamnya tidak dipenuhi harus dikembalikan (refund) kepada investor setelah penjatahan. Distribusi saham akan dilakukan kepada investor pembeli saham secara elektronik melalui KSEI (tidak dalam bentuk sertifikat).

(5) Pencatatan dan Perdagangan Saham Perusahaan di Bursa Efek Indonesia

Perusahaan menyampaikan permohonan pencatatan saham kepada Bursa disertai dengan bukti surat bahwa Pernyataan Pendaftaran telah dinyatakan efektif oleh OJK, dokumen prospektus, dan laporan komposisi pemegang saham perusahaan.

Bursa Efek Indonesia akan memberikan persetujuan dan mengumumkan pencatatan saham perusahaan dan kode saham (ticker code) perusahaan untuk keperluan perdagangan saham di Bursa. Kode saham ini akan dikenal investor secara luas dalam melakukan transaksi saham perusahaan di Bursa Efek Indonesia.

Setelah saham tercatat di Bursa, investor akan dapat memperjualbelikan saham perusahaan kepada investor lain melaui broker atau Perusahaan Efek yang menjadi Anggota Bursa terdaftar di Bursa Efek Indonesia.

 

sumber: gopublic.idx.co.id

Answered Dec 2, 2017
Adi Syah Putra
Mahasiswa Agribisnis, FEM, IPB | Peserta Rumah Kepemimpinan

Untuk menjadi perusahaan public tentu saja ada banyak syarat yang harus dipenuhi. Antara lain secara garis besar adalah sebagai berikut :

1. Perusahaan merupakan badan hukum yang sah dan telah mentaati peraturan pemerintah selama ini, termasuk mengantongi izin usaha, izin domisili, membayar pajak, dll.

2. Perusahaan telah mencapai skala usaha tertentu atau relative cukup besar yang menyangkut perputaran uang lebih dari ratusan miliar rupiah. Hal ini dapat dibuktikan misalnya kapasitas produksi, aktualisasi pesanan yang diterima, jumlah asset, nilai penjualan konkret, dll.

3. Perusahaan menunjukkan kinerja yang baik berdasarkan bukti-bukti konkret yang diperlihatkan dalam bentuk beebagai materi. Misalnya : Laporan keuangan, neraca, pencatatan positif rekening di bank, dll.

4. Perusahaan sudah diaudit dan dinyatakan sehat oleh auditor publik.

5. Perusahaan tidak melanggar aturan Departemen Tenaga Kerja dalam pengelolaan sumber daya manusia.

6. Perusahaan taat membayar pajak.

7. Mempunyai reputasi yang baik, serta bermasa depan cemerlang.

8. Ada pihak yang memberi jaminan terhadap perusahaan yang akan Go Public, yaitu sebuah institusi legal yang direstui Bapepam (Badan Pengawas Pasar Modal)

 

Tahapan Proses Go Public :

1)      Tahap Persiapan untuk Go Publik

  1. Rekturisasi perusahaan
  2. Pemberesan surat-surat dan dokumentasi
  3. Dilakukan private placement

 

2)      Tahap Pendahuluan

  1. Penunjukan pihak yang terlibat
  2. Proses underwriting
  3. Rekturisasi anggaran dasar
  4. Pembuatan laporan dan dokumentasi go public
  5. Pencatatan pendahuluan atas saham-saham di bursa efek

 

3)      Proses Pelaksanaan Go Publik

  1. Proses pengajuan pernyataan pendaftaran
  2. Public expose
  3. Pembuatan dan percetak prospectus
  4. Road show
  5. Penjatahan di pasar modal
  6. Proses jual-beli saham di pasar sekunder

Answered Jan 1, 2018