selasar-loader

Pentingkah orangtua memberikan nama yang baik kepada anaknya? Mengapa?

Last Updated Nov 18, 2016

8 answers

Sort by Date | Votes
Reza Firmansyah
Mathematician. Writer. Dreamer. Trying to leave good marks as my legacy.

Sangat penting, karena nama merupakan doa dan sugesti bagi sang anak.

Hasil gambar untuk orang tua baru

Gambar via cdn.klimg.com

Answered Dec 15, 2016
Annisa Sri Aulia Mutiara
Pecinta sepakbola. Penikmat sastra.

gbBOuiggf2BhMIPMguKQ6JIAAniiZ3t4.jpg

Penting, karena saya percaya bahwa nama adalah doa. Selain itu, orang tua juga harus memikirkan jangka panjang. Jika memberikan nama anak secara "asal", tentu di kemudian hari anak tersebut akan merasakan dampaknya, misalnya berupa ejekan dari teman-temannya.

Menurut saya, sudah sepatutnya orang tua memberikan nama yang bagus kepada anak. Tentu, anak tersebut sangat mereka tunggu-tunggu kehadirannya. Jadi, tidak ada alasan untuk memberi nama yang tidak baik kepada anak. Sebaiknya, sebelum memberi nama, orang tua dapat mencari tahu arti nama tersebut, misalnya dari Al-Quran, atau saat ini sudah banyak sekali buku-buku mengenai arti nama anak dari berbagai macam bahasa dan istilah.

Answered Apr 5, 2017
muhammad fitroh
akan ku arungi ilmu mesti aku akan mati tenggelam didalamnya karena rahmat nya

Hasil gambar untuk bayi

Sangat penting, karena nama adalah sebuah doa orang tua setidaknya seorang anak bisa bersikap sesuai namanya.

Gambar via ibudanmama.com

Answered Apr 29, 2017
Mugniar
Blogger www.mugniar.com | Freelance writer

1dT7KR1eEuR6G1gtsZPwpbeVOqp11SR6.jpg

Penting sekali. Sebagai doa agar anak menjadi seperti namanya dan anak termotivasi menjadi seperti namanya. Juga ketika dipanggil orang, terdengarnya enak. Kalau anak tahu arti namanya baik, dia akan menghargai orang tuanya. Kalau diajarkan juga oleh orang tuanya untuk memanggil orang lain dengan nama-nama yang baik maka dia akan menghindari memanggil orang lain dengan julukan yang buruk.

 

Admin yth, saya mau ikut sayembara ini https://www.selasar.com/jurnal/35311/Sayembara-Selasar-Diperpanjang

Saya ingin hadiah Google Nexus, yah :)

 

sumber gambar : esqsmartplus.com

Answered Apr 30, 2017
Siti Umi Mudhongafah
Mahasiswa Program Studi Indonesia, Universitas Indonesia

Gambar terkait

Sangat penting. Karena saya percaya bahwa nama adalah doa. Di dalam sebuah nama, terkandung harapan yang baik dari orang tua kepada anaknya. Oleh sebab itu, setiap orang tua harus pilah-pilih dalam memberikan nama. Pilihlah nama yang paling terbaik untuk anak-anak merekaa.

Selain itu, bagi sisi si anak, nama adalah identitas diri. Jika nama yang dimiliki seseorang memiliki arti atau makna yaang baik, seseorang itu pun akan bangga ketika menyebutkan namanya di hadapan orang lain. Ia akan bangga memiliki nama tersebut dan ia pun juga dapat termotivasi agar dapat menggapai harapan orang tuaa yang disematkan ke dalam namanya. Jadi, penting bagi orang tua memberi tahu kepada anak-anak mereka tentang makna atau arti yang terkandung dalam nama anak-anak mereka.

Gambar via ntdtv.com

Answered May 20, 2017
Yessy Nur Handayani
Rumah Kepemimpinan

35Eh3cAgiQVVAweoZlLEDzcfqCWgr6yK.jpg

Penting banget, karena itu adalah salah satu kewajiban orang tua kepada anaknya. Jika orang tua tidak melakukan, maka orang tua tersebut durhaka terhadap anaknya.

“Sesungguhnya kamu sekalian akan dipanggil pada hari kiamat dengan nama-nama kamu sekalian, maka perbaguslah nama kalian.” (HR.Abu Dawud)

Ada enam kewajiban orang tua terhadap anaknya, yaitu:

1. memilihkan ayah/ibu yang baik untuk anak kita (dilakukan sebelum menikah). Maka, penting sekali untuk memilih partner yang baik untuk mendidik anak-anak kita;
2. memberikan nama yang baik, karena nama itu doa dan harapan orang tua kepada anaknya;
3. memberikan Air Susu Ibu (ASI), eksklusif selama 6 bulan dan disempurnakan hingga 2 tahun;
4. mengajarkan Alquran;
5. memberikan nafkah dan makanan yang halal; dan
6. menikahkan anak kita dengan calon suami/istri yang baik dan saleh.

Ilustrasi via nebula.wsimg.com

Answered Jul 11, 2017
Pepih Nugraha
Co-founder Selasar & Founder PepNews.com

rVlMobX_i6lYgOUKM7GlMUWE25slD425.png

Penting bagi orangtua memberikan nama yang baik kepada anaknya, sebab makna yang terkandung dalam makna itu adalah do'a. Makna nama haruslah positif dalam arti luas. Tentu saja tidak akan ada orangtua yang menamai anaknya dengan kata-kata seperti "Asep Ahli Neraka", "Bambang Terkutuk", "Melani Penzinah" dan seterusnya. Kata-kata itu mengandung makna negatif bahkan dalam keseharian dan tidak mungkin digunakan.

Untuk itulah, mengapa orangtua harus paham makna kata yang akan disematkan seumur hidup kepada anak-anaknya. Dalam beberapa masyarakat, urusan nama terkait juga budaya atau kebiasaan. Kebiasaan orang menamai anaknya dengan nama tempat, nama hewan, adalah umum didapatkan sampai saat ini, sebagai contoh, Ahmad Al-Baghdady, yang menunjukkan asal orang itu dari Baghdad, Irak.

Konon di masyarakat Sumatera Utara, khususnya etnis Batak, pemberian nama pada anak apa yang terlintas dan terpikir saat si Ibu melahirkan. Kalau pada saat dilahirkan melintas burung gagak atau rajawali, maka nama Gagak atau Rajawali itu langsung dipakai. Bisa ditebak kalau ada nama Tahi, Lalat, atau Kuda, maka nama itulah yang disematkan pada anaknya.

Pada zaman "now", pemberian nama mengikuti tren dari yang sudah ada. Penganut Kristiani, khususnya katolik, menggunakan nama baptis. Ada nama keeropa-eropaan, kearab-araban, bahkan kejawa-jawaan (itupun jawa kuno pula), padahal mereka bukan Eropa, Arab, atau Jawa. Etnis tertentu yang khas seperti Bugis atau Makassar juga tetap berkhidmat kepada nama yang turun temurun itu.

Intinya, pada etnis atau bangsa manapun, nama haruslah memberi semangat, harapan, dan positif dalam makna. Jadi, nama-nama Prihatini (dari kata prihatin), Prahara, Petakawati, Miskinsah, Sakaratul Maut, sebaiknya jangan dipakai untuk menamai anak.

Answered Oct 30, 2017
Ridwan Hidayanto
Dokter Gigi Muda | Unair | Rumah Kepemimpinan Angkatan 8 Regional 4 Surabaya

Hasil gambar untuk what zit tooyaSaya rasa semua orang tua maupun calon orangtua pasti akan setuju betapa pentingnya memberi nama-nama yang baik untuk anaknya kelak. Nama dalam pergaulan sehari-hari merupakan alat dan tanda pengenal. Akan tetapi di dalam Islam, nama tak hanya sebagai tanda pengenal di  mempunyai peranan dan arti yang sangat penting, disamping sebagai doa juga sebagai tanda pengenal di akhirat, sebagaimana sabda Rasulullah SAW : 

”Sesungguhnya kalian pada hari kiamat akan dipanggil dengan nama nama kalian dan nama nama bapak bapak kalian, maka baguskanlah nama namamu “.” (HR Muslim). 

Maka sudah sepantasnyalah bagi kedua orang tua untuk menamakan anaknya dengan sebaik baik nama sebagai doa dan tarbiyah (pendidikan) anak sejak dini yang merupakan pengamalan dari hadits Rasulullah SAW: 

”Kullu mauluudin yuuladu ‘alal fitrah fa abawaahu yuhawwidaanihi aw yunassiraanihi aw yumajjisaanihi “ 

Artinya: Setiap anak sebenarnya dilahirkan diatas fitrah. Kedua orang tuanyalah yang akan membuatnya menjadi Yahudi, Majusi, atau Nasrani.

#Jawabanku Oktober 2017
#Rumah Kepemimpinan
#RK Regional Surabaya

Answered Nov 2, 2017

Question Overview


10 Followers
785 Views
Last Asked 2 years ago

Related Questions


Bagaimana asal-usul di balik nama daerah Kampung Cerewet?

Apa arti nama Anda?

Mengapa nama Asep, Agus dan Bambang sering kita jumpai di Indonesia?

Bagaimana rasanya memiliki nama 'Agus'? Apa kisah di balik nama itu?

Bagaimana rasanya memiliki nama 'Asep'? Apa kisah di balik nama itu?

Mengapa ada nama 'Arif' dan 'Arief'? Apa yang membedakan keduanya selain ada tambahan huruf 'e'?

Apa pengalaman paling unik Anda dikira berjenis kelamin sebaliknya karena masalah nama?

Bagaimana rasanya memiliki nama 'Joko'? Apa kisah di balik nama itu?

Apa arti nama Anda? Apa sejarah di baliknya?

Bagaimana cara mengatasi anak yang manja?

Pada usia berapakah anak akan mampu menyerap pendidikan seks usia dini dengan baik?

Benarkah anak yang suka tantrum memiliki kecerdasan di atas rata-rata?

Bagaimana cara yang tepat membuat anak yang pemalu menjadi aktif di kelas?

Benarkah anak yang 'fatherless' berpotensi menjadi kemayu? Mengapa?

Bagaimana cara mengatasi anak yang memiliki rasa ingin tahu berlebih?

Mengapa anak lebih baik tidur di kamar sendiri alias terpisah dari orangtuanya?

Bagaimana cara mendidik anak yang terpisah jauh dari orangtuanya?

Seberapa signifikan pengaruh pendidikan orangtua terhadap tumbuh kembang anak?

Bolehkah orangtua memaksakan mimpinya yang tertunda kepada anaknya? Mengapa?

Pada usia berapakah anak boleh diajarkan bahasa asing? Mengapa?

Pentingkah mengajarkan bahasa daerah kepada anak?

Bagaimana cara yang bijak menjawab pertanyaan anak tentang seks?

Seberapa berbahayakah kondisi anak yang memiliki kedekatan berlebih dengan pengasuhnya?

Mengapa channel mainan di YouTube cenderung memiliki banyak sekali penonton?

Di manakah kota terbaik di Indonesia untuk masa pensiun? Mengapa?

Bagaimana perasaan orangtua ketika pertama kali mendengar anaknya bisa bicara?