selasar-loader

Bagaimana cara mendidik anak yang terpisah jauh dari orangtuanya?

Last Updated Nov 18, 2016

5 answers

Sort by Date | Votes
Reza Firmansyah
Mathematician. Writer. Futurist. Trying to leave good marks as my legacy.

Tetap bina hubungan antara anak dan orang tua lewat social media, seperti WhatsApp, Facebook, Line, dan lain-lain.

R25MuTu6tmkzIZWZ8uuz9hVfNZBEm2x-.jpg

Gambar via cdn0.tnwcdn.com

Answered Dec 15, 2016
Adlil Umarat
Pak Ading, Childhood Optimizer Trainer

cINXLmuvFg-zMke_oXs6-N3ltkLlW3aR.jpeg

LDR orang tua-anak memang sangat menyiksa bagi kedua belah pihak. Kita kangen, tapi tak bisa terlampiaskan dengan optimal. Apalagi jika anak kita sedang lucu-lucunya di usia dini. Rasa gemes dengan tingkah-polah anak kita, menjadi daya magnet untuk berhasrat segera bertemu dan bermain bersama anak kita. Lalu, kalau jarak memisahkan kita, apa hendak dikata? Apa yang bisa dilakukan agar bonding kita tetap terjaga dengan anak? Paling tidak, menurut saya, ada dua hal penting yang perlu diperhatikan:

1. Ketika kita punya kesempatan bertemu, maka kita harus sudah siap merancang kegiatan yang PENUH MAKNA, BERKESAN, tidak tanggung-tanggung, dan yang paling penting TAKKAN TERLUPAKAN OLEH ANAK KITA.

Kegiatan yang memorable itu tak harus mahal. Bisa saja hal itu berupa petualangan yang sangat seru keliling komplek, melihat pohon tumbang, melihat bagaimana tanaman putri malu bekerja ketika disentuh kuncup, mengobservasi anak kecil penjual koran di lampu merah sembari bercerita betapa kita harus bersyukur sebagai manusia, dan bisa juga mengajak anak berbagi kepada orang yang membutuhkan bantuan.

Berikan anak peran signifikan dalam kegiatan penuh makna itu. Ia yang bungkus kado pemberiankah, atau apakah. Biarkan anak jadi aktor utama, sementara kita sebagai orang tua jadi aktor pendukung saja. Kita jadi coach yang mengiringi di samping saja. Coach yang menyampaikan pertanyaan-pertanyaan untuk menggali potensi pemikiran dan aksi si anak. 

Ketika kegiatan yang kita lakukan bersama itu berkesan buatnya, bonding anak kepada kita orang tuanya tetap terjaga dengan baik. Kalau bonding (tali rasa percaya dan kasih sayang) itu ada, maka meski kita jauh sekali pun, anak kita ingat pesan-pesan yang kita katakan kepada mereka. Boleh ini dan itu, tidak boleh ini dan itu, dia jalankan karena merasa ada hubungan kuat dengan orang tuanya meski jauh. Seolah-olah kekuatan cinta itu mengalahkan jarak. Anak seperti diawasi dari dekat, karena ia merasa dicintai orang tuanya. Kalau dalam konsep ajaran Islam itu seperti IHSAN (engkau beribadah seakan-akan engkau melihat Tuhanmu, dan jika engkau tak melihat-NYA, maka yakinlah Ia melihat engkau).

2. Follow up hasil kegiatan dengan buat janjian kontak secara rutin via online, telepon, dan lain-lain. Syarat utamanya yang jangan sampai dilanggar adalah ketika sudah berjanji menelepon, mengontak, jangan sampai diingkari. Jika dilanggar, rasa percaya anak ke kita bisa berkurang. Tapi, jika kita sudah janjian, setelah anak kita mengaji, atau setelah anak kita makan malam, maka lakukan sesuai jadwal yang sudah disepakati. Dengan demikian, kita melatih sekaligus memberikan contoh kepada anak kita bahwa betapa menjadi orang tua itu butuh komitmen tinggi jika sudah bertekad dan berjanji. No matter what atas hambatan dan kendala yang ada, janji tetaplah janji. Harus dilunasi. Konten pembicaraan ketika menelepon, bisa diisi dengan rencana aksi kegiatan seru lainnya di masa mendatang, atau flashback kegiatan berkesan orang tua-anak di masa sebelumnya. Ini hal-hal yang bisa membuat bonding orang tua-anak makin menguat dan menebal.

Ilustrasi via cdn-images-1.medium.com

Answered Dec 20, 2016
Moch Nurul
sedang belajar rendah hati, obyektif, moderat dan open minded

1. menurut sudut pandang saya, percayakan mereka pada seorang guru yang mungkin Ibu/Bapak kenal baik, entah rekan kerja, sesama alumni beasiswa, teman seperjuangan maupun teman main catur dulu.

 

2. agendakan tiap satu bulan 4x atau semampu Bapak/Ibu untuk saling bertukar kabar baik dengan anak, mengetahui kondisi anak dan apa yang sedang/telah mereka lakukan.

Answered Jan 25, 2017
Alika Salsabila
Cirilla Fiona Ellen Riannon

Euh gimana yah dari kecilnya harus diajarin mandiri sih he..

Answered Jul 29, 2017
Adnantio Desta
Mahasiswa D4 Pembangunan Ekonomi Kewilayahan UGM 2017

1. harus dibekali dengan ilmu agama yang kuat agar nanti tidak terjerumus

2. harus dibiasakan hidup mandiri

3. harus diajarkan hidup bermasyarakat

Answered Sep 7, 2017

Question Overview


8 Followers
1994 Views
Last Asked 3 years ago

Related Questions


Bagaimana cara mendidik anak sehingga menjadi anak yang saleh dan salehah?

Bagaimana supaya anak saya bisa lancar berbahasa Inggris sebelum usia 5 tahun?

Bagaimana orangtua tunggal membesarkan anaknya menjadi anak yang normal seperti kebanyakan?

Bagaimana cara membuat anak tertarik membaca?

Bagaimana cara mengetahui potensi, minat dan bakat pada anak di bawah usia 5 tahun?

Apakah pelatihan/kursus yang baik untuk anak usia 5-6 tahun?

Seberapa penting peran orang tua dalam proses pembentukan karakter seorang anak?

Perlukah mengajarkan kesetaraan gender pada anak?

Bagaimana cara mengajarkan kesetaraan gender pada anak?

Bagaimana sistem pendidikan di Jerman berlangsung selama Perang Dunia II?

Adakah kajian ilmiah tentang parfum?

Bagaimanakah cara yang tepat untuk menanggulangi kenakalan remaja?

Bagaimana cara yang tepat untuk menanggulangi kenakalan remaja, khususnya seks bebas?

Apa saja faktor yang menginspirasi bagi remaja untuk melakukan kenakalannya?

Apakah rehabilitasi sudah cukup untuk menghentikan pengguna narkoba yang sudah terjerumus?

Apa yang mempengaruhi kaum remaja untuk melakukan seks bebas?

Apakah bisa kita menghilangkan seks bebas di kalangan remaja?

Apa itu sistem pendidikan anak Montessori?

Pada usia berapakah anak akan mampu menyerap pendidikan seks usia dini dengan baik?

Benarkah anak yang suka tantrum memiliki kecerdasan di atas rata-rata?

Bagaimana cara yang tepat membuat anak yang pemalu menjadi aktif di kelas?

Bolehkah orangtua memaksakan mimpinya yang tertunda kepada anaknya? Mengapa?

Sejauh apakah The Return of Superman mempengaruhi cara didik orangtua kepada anaknya di Korea juga Indonesia?

Bagaimana biasanya kondisi mental anak-anak yang dibesarkan dalam lingkungan broken home?

Bagaimana menghadapi anak yang melakukan pelecehan seksual?

Keluarga apa yang menurut anda ideal?

Bagaimana cara mengatasi anak yang manja?

Benarkah anak yang 'fatherless' berpotensi menjadi kemayu? Mengapa?

Bagaimana cara mengatasi anak yang memiliki rasa ingin tahu berlebih?

Mengapa anak lebih baik tidur di kamar sendiri alias terpisah dari orangtuanya?

Seberapa signifikan pengaruh pendidikan orangtua terhadap tumbuh kembang anak?

Apa tips terbaik untuk mengatasi rasa rindu dalam hubungan Long Distance Relationship (LDR)?