selasar-loader

Bagaimana cara yang tepat membuat anak yang pemalu menjadi aktif di kelas?

Last Updated Nov 18, 2016

9 answers

Sort by Date | Votes
Adlil Umarat
Pak Ading, Childhood Optimizer Trainer

3-qgQSTgvuLFKi9fBYIV9uvYOkby5Zb5.jpg

Apakah jika ada anak yang baru masuk sekolah, lalu dia masih jadi anak pemalu tak berani aktif di kelas, itu adalah masalah besar? Jawabannya, memang betul bahwa ini bisa jadi masalah. Tapi, bisa dicaritahu akar masalahnya dan dicarikan solusinya, kok.

Ini dia caranya agar anak yang pemalu bisa jadi anak aktif dan ceria di kelas.

1. Bangun trust anak 

Anak yang belum terbangun trust-nya cenderung akan pasif dan diam di sebuah lingkungan baru. Anak-anak bisa mempunyai trust lemah karena di 40 hari pertama kerap terpisah dari ibunya alias tidak mendapatkan dekapan yang utuh dari ibunya. Hal itu juga bisa terjadi karena anak kerap dipindahtangankan ke asisten rumah tangga, nenek, tante, dan lain-lain sehingga pada 40 hari pertama yang seharusnya dekapan ibu adalah yang utama, malah tak terpenuhi. Akibatnya, anak dari kecil sudah merasa insecure ketika masuk ke sebuah lingkungan baru. Dia tak percaya bahwa lingkungan baru ini aman buatnya. Dari kecil, dia sudah ditinggalkan orangtuanya tanpa izin.

Solusi membangun trust pada anak adalah biasakan orang tua izin kepada anaknya kemana pun. Misalnya, ibu akan ke toilet, izin kepada anaknya yang masih bayi, "Ibu mau ke toilet 10 menit untuk buang air." Lakukan bertahap, izin mulai dari 10 menit, lalu 30 menit, 1 jam, 2 jam, 3 jam, 4 jam (berangkat kerja), maka rasa trust anak tetap terbangun karena ini ibaratkan main cilukba. Ibu ada, lalu tak ada, tapi ada lagi nanti (jumpa lagi). Anak menjadi merasa tak dibuang, tak dicampakkan, tak ditinggalkan dalam keadaan terluka hatinya.

Jika trust anak kita terhadap diri dan lingkungannya semakin terbangun, maka dia akan lebih cepat untuk beradaptasi terhadap lingkungan baru. Dia tak takut berhadapan dengan lingkungan baru dan orang baru. Dia bisa mulai percaya pada dirinya, dia merasa yakin nanti akan bertemu ibunya lagi meski harus berpisah dulu, dia percaya bahwa teman-temannya bisa diandalkan untuk diajak bermain bersama, dan dia juga percaya bahwa guru-gurunya adalah tempat terbaik untuk bertanya jika ada masalah.

2. Pahami juga tahap perkembangan anak 

Misalnya, pada usia 3 tahun, anak ada di fase serba "aku". Semuanya terpusat pada dirinya. Ini mainanku. Ini punyaku. Tak ada yang boleh meminjam barang atau mainanku. Kita sebagai orang tua mengarahkan anak untuk naik level dari fase serba "aku", jadi serba "teman" (kita). Kita bisa berikan contoh bahwa berbagi itu seru, meminjamkan barang ke teman itu baik, dan lain sebagainya. Dengan demikian, ia tak merasa malu lagi dengan lingkungan teman barunya. Tidak lagi tentang "aku", tapi sudah ke level "kita". Ketika sudah masuk ke level "kita" dalam pola pikirnya, dia akan cepat beradaptasi di lingkungan baru seperti kelas baru di sekolah baru sehingga ujung-ujungnya dia bisa lebih aktif di kelas, tidak malu-malu lagi karena sudah bisa menjalin relasi dengan teman lainnya dengan bermain bersama dengan konsep "kita".

3. Cek modelling di rumah 

Kadang, anak pemalu itu juga disebabkan dari modelling yang diberikan orang di rumah. Coba cek, anak kita di rumah paling banyak menghabiskan waktunya bersama siapa, orang dengan karakter seperti apa pula? Jika kita menitipkan anak kita pada orang yang pendiam, maka wajar jika dia jadi anak pemalu di lingkungan baru ketika baru bergabung. Jika anak kita dititipkan kepada orang dengan level kecerdasan berbahasa tingkat tinggi, maka ini akan sangat membantu bagaimana cara ia membangun relasi dengan orang lain. Maka, hati-hati memilih pendamping anak. Jangan asal-asalan, karena anak usia dini merekam dengan tajam dari orang yang memberikan modelling kepadanya di rumah.

4. Setting lingkungan dengan lebih banyak bersosialisasi dengan teman-teman baru di lingkungan perumahan kita

Bagi anak yang terlalu banyak "dikekepin" di rumah, dia akan punya masalah untuk berani tampil di lingkungan baru. Dia akan tumbuh menjadi anak yang "jago kandang". Berani bicara di rumah, tapi begitu di sekolah "kuncup" seperti tumbuhan putri malu. Intinya, anak yang pemalu. Untuk itu, sebagai solusi, sering-seringlah ajak anak kita main ke taman komplek perumahan atau sering ajak ia untuk salat berjamaah di masjid. Biasakan ia sering bertemu dengan anak-anak kecil lainnya. Dengan demikian, dia terbiasa untuk menjalin relasi baru dengan lingkungan baru. Biarkan bakat alamiah dia berani menyapa orang baru, itu terbangun dengan baik.

Salam,
Adlil Umarat
​Childhood Optimizer Trainer

Ilustrasi via pregnancyview.com

Answered Dec 20, 2016
Mugniar
Blogger www.mugniar.com | Freelance writer

Xg1LqPRfealRhD5-gRqs9g3SmOrfheM9.jpg

Salah satu cara yang pernah saya lakukan kepada anak-anak saya adalah saat ke pesta ulang tahun kerabat atau kawan, saya mendorong mereka untuk maju ke depan ketika ada perlombaan ataupun diminta menyanyi. Dengan iming-iming hadiah, anak-anak biasanya mau. Apalagi ketika dia sudah berani tampil, kemudian kita memujinya. 

Bisa juga dengan membiasakannya berpendapat secara terbuka. Jangan dimarahi kalau salah. Namun ada memang anak yang pemalu yang lebih sulit dimotivasi. Biarkan saja, tetap memberi motivasi karena itu tugas orang tua.

 

 

sumber gambar : wp.com

Answered Apr 17, 2017
Hidayat Harsudi
Mahasiswa Pendidikan Akuntansi Universitas Negeri Makassar

Hasil gambar untuk ANAK PEMALU

Menjalin kedekatan.

Dengan melalui kedekatan akan terjalin suatu ikatan yang membuat si anak akan lebih terbuka. Saat siswa pemalu mulai terbuka maka ia akan lebih aktif di kelas. Pendekatan bisa dimulai dengan bertanya hobi dan kesukaannya.

Setelah menjalin kedekatan, suasana kelas perlu didesain agar bersahabat bagi semua tipe siswa. Suasana kelas seperti penghargaan terhadap usaha siswa, apresiasi terhadap pertanyaan maupun jawaban akan membuat semua siswa lebih aktif

Contohnya, orang dewasa yang berada di sekeliling orang yang tak dikenal akan terlihat pasif dan pemalu. Akan tetapi, berbeda saat berada di tengah teman-temannya, ia akan menunjukkan sifat aslinya. Karena teman-temannya sudah menerima sifat dan kelakuannya, tentu ia akan lebih terbuka dan lebih aktif.

Gambar via tipsanakbayi.com

Answered Apr 29, 2017
Chandra Firmantoko
Aktivis pengembangan komunitas bidang pendidikan, ekonomi, pertanian

33wbMOXhewbrFg99n8mI_AtzWZpFxoca.jpg

Apakah anak pemalu adalah lebih buruk daripada anak aktif, sehingga anak pemalu perlu diubah menjadi anak aktif? Belum tentu.

Setiap orang tua harus memahami bahwa setiap anak dan setiap orang memiliki jenis kepribadian yang berbeda-beda dan tidak sebaiknya dilakukan pemaksaan untuk mengingkari kepribadiannya tersebut. Jika anak itu aktif (banyak gerak, banyak bicara, biasanya ceroboh, dst dst), maka tugas orang tua adalah mengarahkan anak supaya anak dapat mengasah kecerdasannya sembari berinteraksi dengan orang lain secara baik dengan memanfaatkan kelebihan dari dirinya yang aktif. Anak yang aktif juga bisa mengantisipasi diri dari kekurangan dirinya. Demikian, jika anak itu pasif (pemalu, jarang ngomong, sukanya main sendiri, biasanya teliti, biasanya kritis, dst dst), maka tugas orang tua adalah mengarahkan anak supaya anak dapat mengasah kecerdasannya sembari berinteraksi dengan orang lain secara baik ,dengan memanfaatkan kelebihan dari dirinya yang pasif. Si anak juga bisa mengantisipasi diri dari kekurangan kepasifan itu.

Ingat sebuah nasihat: Jangan menilai ikan dari kemampuannya memanjat pohon.

Maksudnya adalah, jika tipikal anak adalah B, maka jangan memaksa dia menjadi A.

Salam,

Chandra

 

 

foto via okezone.com

Answered Jul 2, 2017
Aida Safitri
Ibadah, Kuliah, Bebenah

Mengikuti organisasi di kampus. 

Answered Jul 29, 2017
nurlaili asro
pendidikan anak

mengajaknya untuk lebih banyak bersosialisasi dengan banyak orang

mensuportnya agar bisa lebih percaya diri

Answered Aug 19, 2017
Fachruqi Waris
Universitas Hasanuddin l Rumah Kepemimpinan Ang.8 Regional 7 Makassar

Menurut saya pemalu atau tidaknya seorang anak itu tergantung dari kebiasaan yang diberikan kepada mereka pada saat balita. Oleh karena itu sejak balita harusnya seorang ibu atau ayah ataupun keluarganya membiasakan anaknya untuk dipegang, digendong dan diajak bermain oleh orang lain (tetap dalam pengawasan orang tua). sebab hal ini akan membiasakan anak untuk berinteraksi dengan orang lain, sehingga nantinya tidak hanya di dedepan ibu dan bapaknya ia percaya diri, tapi ke semua orang.

lalu bagaimana jika ia sudah besar dan jadi anak pemalu? masihkah bisa diubah?

nah ini biasanya banyak ditemui pada anak-anak disekolah, mereka menjadi pemalu dan pasif di kelas, sedangkan teman-temannya yang lain aktif dan jika ini dibiarkan secara terus menerus, maka anak pemalu ini akan merasa terasingkan. oleh karena itu menurut saya agar anak itu bisa aktif di kelas adalah mengetahui terlebih dahulu apa yang membuat ia malu, misalnya ia tidak se "pintar" teman-temannya di kelas, ia tidak cocok dengan suasana kelasnya, ia punya masalah dengan teman kelasnya dsb. setelah itu barulah si anak ini diajak untuk sama-sama menyelesaikan masalah yang membuat ia jadi tidak aktif di kelas dan terkesan jadi anak pemalu.

Answered Dec 3, 2017
Devita Olyviana
Mahasiswi Biologi FMIPA UI 2014. Peserta Rumah Kepemimpinan Regional 1 Jakarta.

Hal ini memang tidak bisa instan. Pertama, anak harus sering diapresiasi terlebih dahulu. Kemudian, berilah ia lebih banyak kesempatan untuk menunjukkan apa yang ia miliki.

Answered May 6, 2018
Fikri Suhardi
Guru Bimbingan dan Konseling, Belajar Menjadi Ayah, Pencinta Filsafat

Libatkan dalam aktivitas menulis, menggambar, atau hal-hal yang tidak langsung berhubungan dengan oral activity. Anak-anak yang pemalu boleh jadi lebih ekspresif bila dihadapkan dengan aktivitas yang tidak bersifat oral sehingga aktif di kelas tidak diartika semata aktif bertanya, atau menjawab.

Answered Nov 9, 2018

Question Overview


11 Followers
1431 Views
Last Asked 3 years ago

Related Questions


Bagaimana cara mengatasi anak yang manja?

Pada usia berapakah anak akan mampu menyerap pendidikan seks usia dini dengan baik?

Benarkah anak yang suka tantrum memiliki kecerdasan di atas rata-rata?

Benarkah anak yang 'fatherless' berpotensi menjadi kemayu? Mengapa?

Bagaimana cara mengatasi anak yang memiliki rasa ingin tahu berlebih?

Mengapa anak lebih baik tidur di kamar sendiri alias terpisah dari orangtuanya?

Bagaimana cara mendidik anak yang terpisah jauh dari orangtuanya?

Seberapa signifikan pengaruh pendidikan orangtua terhadap tumbuh kembang anak?

Bolehkah orangtua memaksakan mimpinya yang tertunda kepada anaknya? Mengapa?

Sejauh apakah The Return of Superman mempengaruhi cara didik orangtua kepada anaknya di Korea juga Indonesia?

Bagaimana biasanya kondisi mental anak-anak yang dibesarkan dalam lingkungan broken home?

Bagaimana cara membuat anak tertarik membaca?

Bagaimana menghadapi anak yang melakukan pelecehan seksual?

Keluarga apa yang menurut anda ideal?

Bagaimana sistem pendidikan di Jerman berlangsung selama Perang Dunia II?

Adakah kajian ilmiah tentang parfum?

Bagaimanakah cara yang tepat untuk menanggulangi kenakalan remaja?

Bagaimana cara yang tepat untuk menanggulangi kenakalan remaja, khususnya seks bebas?

Apa saja faktor yang menginspirasi bagi remaja untuk melakukan kenakalannya?

Apakah rehabilitasi sudah cukup untuk menghentikan pengguna narkoba yang sudah terjerumus?

Apa yang mempengaruhi kaum remaja untuk melakukan seks bebas?

Apakah bisa kita menghilangkan seks bebas di kalangan remaja?

Apa itu sistem pendidikan anak Montessori?

Apa yang terjadi apabila seseorang terlalu banyak mencium aroma parfum?

Apakah memakai parfum memiliki dampak buruk terhadap kesehatan?

Bahan kimia apa yang paling banyak digunakan dalam parfum?

Mengapa kita disarankan untuk tidak langsung tidur setelah makan?

Apa yang harus dilakukan untuk menjaga kestabilan berat badan?

Jika mengalami gejala sulit tidur, apa yang Anda lakukan?

Apakah minum susu dan makan apel sebelum tidur itu baik untuk kesehatan?

Apakah mengkonsumsi makanan dengan gizi seimbang lebih baik dengan memakan makanan 4 sehat 5 sempurna?

Apa dampak terlalu banyak duduk ketika bekerja bagi kesehatan?

Berapa lama batas maksimal seseorang berolahraga dalam satu hari?

Online Marketplace apa saja/mana saja yang ada di Indonesia untuk saat ini?

Bagaimana cara membangun tim awal startup/perusahaan?

Apa kelebihan kuliah di jurusan Komunikasi?

Apa saja hukum/prinsip fisika yang diterapkan pada sebuah roller coaster?

Apakah HIV dan AIDS itu sama?

Bagaimana cara masuk UI (Universitas Indonesia)?

Mengapa kuliah di Universitas Indonesia begitu menarik dan prestisius?

Apa rahasia kehebatan pasangan bulutangkis Tontowi Ahmad - Liliyana Natsir?

Apakah Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) penting untuk memperoleh pekerjaan?

Apa yang dimaksud dengan krisis ekonomi?

Mengapa ponsel Xiaomi bisa sangat murah?

Apa yang harus dilakukan ketika anak menghadapi bullying?

Mengapa memetik bunga sakura di Jepang dianggap tidak sopan?

Siapa teman setiamu saat liburan?

Pengalaman traveling apa yang paling berkesan dalam hidup Anda? Mengapa?