selasar-loader

Pada usia berapakah anak akan mampu menyerap pendidikan seks usia dini dengan baik?

Last Updated Nov 18, 2016

11 answers

Sort by Date | Votes
Reza Firmansyah
Mathematician. Writer. Futurist. Trying to leave good marks as my legacy.

Anak akan mampu menyerap pendidikan seks usia dini dengan baik pada akhir masa SD atau awal masa SMP, terutama sebelum sang anak memasuki masa pubertas, agar si anak tidak bingung pada perubahan yang dialaminya.

Hasil gambar untuk pendidikan seks pada anak

Gambar via pondokibu.com

Answered Dec 15, 2016
Adlil Umarat
Pak Ading, Childhood Optimizer Trainer

Hasil gambar untuk menjawab pertanyaan anak tentang seks

Pada usia tiga tahun, anak sudah bisa menyerap pendidikan seks dengan memperkenalkan perbedaan beberapa aspek dari bentuk tubuh dan bentuk alat kelamin laki-laki dan perempuan. Hal itu bisa diajarkan lewat boneka bayi. Sudah banyak yang jual sekarang boneka bayi spesifik dengan alat kelaminnya. Dengan mengetahui perbedaan alat kelamin di usia tiga tahun, anak tahu pula tentang konsep dirinya, apakah dia laki-laki atau perempuan. Makin awal dia bisa klasifikasi dan identifikasi jenis kelaminnya, semakin kecil peluang dia mengalami kebingungan tentang identitas dirinya kelak ketika besar.

Salam,
Adlil Umarat (Pak Ading)
Childhood Optimizer Trainer

Gambar via i0.wp.com

Answered Dec 20, 2016
Azzikra febriyanti
Cintai apa yg kita miliki, miliki apa yg kita cintai.

E2S4eCrIC1Nj5mQRxkQ5zZwus6x7rCAg.jpg

12 tahun, setelah mereka baligh.

 

sumber gambar: blogspot.com

Answered Dec 31, 2016

Anak mampu menyerap pendidikan seks dengan baik sejak balita. Sebab pada usia balita, anak sudah dikenalkan dengan anggota tubuh dan perbedaan jenis kelamin. Sehingga sangat tepat untuk pengenalan dan penyerapan pendidikan seks pada anak.

Answered Jan 11, 2017

1. Saat anak berada dalam masa pertumbuhan, sekitar anak usia 15-20 Tahun

2. Saat anak berusia baligh, mampu membedakan mana yg benar dan mana yang salah

Answered Jan 18, 2017

VTZxztCD7gc67JG8pDliMoCJMTho_VBE.jpg

Ketika mereka sudah bukan anak-anak lagi.

 

(sumber gambar: apa.org)

Answered May 28, 2017
Ray Rahendra
digital strategist, writer, Juventus, marketeer

DgaqijfHQsJZiKJ8mgKkiEWtLN0J_V47.jpg

Mungkin pertanyaannya bukanlah "Pada usia berapa...." kali, ya, karena yang saya tahu, sex education diajarkan sejak dini. Secara bertahap, menyesuaikan dengan usia si anak tersebut.

Sama dengan belajar hal-hal lain. Dimulai dari dini. Dimulai dari tahapan paling dasar terlebih dahulu. Saat belajar matematika, gak mungkin kan tau-tau kita ngajarin anak kelas 1 SD aljabar tanpa ngasih tau basic tambah, kurang, kali, bagi? Sama halnya dengan pendidikan seks.

Pada usia 6-7 tahun, misalnya, pendidikan seks bisa dimulai dengan ngasih tau soal kelamin. Lanjut ke usia 8 tahun, bahas soal perbedaan cowok-cewek dan seterusnya. Proses inilah yang bisa membuat si anak ngerti dan menyerap ilmunya. Bukan nungguin sampe usia balig lalu direntetin semuanya. Dikasih buku-buku besar sex education, dilarang ini-itu, dan semuanya. Atuh si anak bisa males duluan. :))

Kalo sekarang, pendidikan itu mungkin bisa dimulai dengan nemenin si anak pas lagi browsing internet, since content-content digital sekarang kan bebas lepas banget tuh. Kalau menemukan sesuatu yang berkaitan dengan seks (dan kekerasan, lainnya), jelaskan. Bukan malah suruh close tab terus si anak dimarahin. Ya atuh~

Saya, karena pernah menjadi seorang anak kecil juga, beruntung memiliki orang tua yang mau menanamkan dan mengajarkan sex education sedari kecil. Karena akhirnya mengerti dan tahu apa-apa yang berkaitan dengan seks. Dengan cowok-cewek. Dengan kelamin.

(sumber gambar: huffingtonpost)

Answered May 29, 2017
nurlaili asro
pendidikan anak

6-7 tahun

Answered Aug 19, 2017

Pendidikan seks wajib orang tua ajarkan pada anak sejak anak memasuki masa pubertas.

Answered Aug 20, 2017
Btari Aktrisa Yara Sukmaraja
Mahasiswi Psikologi Universitas Gadjah Mada

Dilansir dari alodokter.com, diskusi mengenai seks akan memperluas pemahaman dan menjadi dasar bagi anak untuk mengambil keputusan seputar seksualitas di masa depan. Beberapa hal ini merupakan alasan mengapa perlu diberikan pendidikan seks sejak usia dini.

1.      Menangkal efek buruk media dan lingkungan

2.      Membangun kepercayaan antara orang tua dan anak

3.      Mendukung perkembangan dan pemahaman anak

Sirait (2017) mengatakan dalam kompas.com, pendidikan seks perlu agar anak mengenal organ persetubuhan yang diberikan oleh Tuhan dan harus dilindungi serta dijaga. Sementara itu, dokter spesialis obstetri dan ginekologi Boyke Dian Nugraha mengungkapkan pendidikan seks bisa mencegah perilaku seks bebas, kehamilan tidak diinginkan, aborsi, pemerkosaan, hingga penularan penyakit seksual. Kurangnya pengetahuan tentang seks bisa menyebabkan kehamilan yang tidak diinginkan pada usia dini. Akibatnya, bisa membuat anak melakukan aborsi tidak aman dan berujung pada peningkatan risiko kematian ibu.

Pertanyaannya, pada usia berapakah anak akan mampu menyerap pendidikan seks usia dini dengan baik? Menurut Sirait (2017), usia ideal pendidikan seks diberikan sejak anak bisa berkomunikasi dan mulai bertanya terkait organ vital sekitar usia dua tahun. Mengutip dari alodokter.com, usia yang paling tepat adalah sedini mungkin. Pada usia 3-4 tahun, saat anak mulai memerhatikan sekitarnya, dia akan mulai belajar untuk mengenali tubuhnya sendiri dan membandingkan diri dengan teman-temannya. Pada saat itulah sangat mungkin baginya untuk bertanya tentang perbedaan tubuh pria dan wanita.

Answered Feb 2, 2018
Siti Fauziyyah
SITI FAUZIYYAH_FMIPA_UNJ_BAKTI NUSA

 4oNmxHzgQfdEU-Jnq1jOVhWQDjRYVCPo.jpg

Pada era digital seperti sekarang ini, segala informasi dapat diakses dengan mudah, termasuk foto-foto yang berbau pornografi. Keadaan tersebut bisa berdampak buruk bagi masa depan anak-anak. Untuk mencegah kejadian tersebut, diperlukan adanya pendidikan seks usia dini oleh orang tua. Pendidikan seks sejak dini dapat melindungi diri serta menjaga diri anak dari ancaman kekerasan seksual yang bisa merusak masa depannya.

Berdasarkan survei komnas HAM Anak di tahun 2002, ada 67,3% pelajar SMP yang di survey pernah melakukan hubungan seks usia dini bersama temannya. Itu artinya, setiap 6 dari 10 anak SMP pernah melakukan hubungan seks pra nikah.

Menurut Sirait (2017) pendidikan seks pada anak penting dilakukan sejak anak mulai mengenal bahasa, mulai bertanya terkait organ vital atau sekitar usia 2 tahun. Karena pada usia ini perkembangan otak anak sangat pesat, yaitu hingga 80% menyerap segala hal yang diajarkan akan cepat terekam pada ingatan si anak.

Secara filosofi, anak lahir dari 'kerja sama' antara ayah dan ibu, untuk itu perlu kerja sama yang kuat juga dari keduanya dalam mendidik untuk menciptakan generasi yang kuat dan tangguh, agar anak dapat mencapai masa depannya yang cerah.

Sebelum memberikan pendidikan seks pada anak, orangtua perlu membekali diri dengan pengetahuan tentang edukasi seks yang mencakup self defense system (cara anak melindungi diri dari kekerasan seksual), left brain system (mengajarkan lewat pendidikan seks lewat otak kiri), dan brain response system (agar anak memiliki daya tolak jika ada ancaman kekerasan seksual). (EVA)

Secara garis besar, pendidikan seks sangat penting diberikan sejak usia dini dengan tujuan, membantu anak mengetahui topik-topik biologis seperti pertumbuhan, masa puber, dan kehamilan, mencegah anak-anak dari tindak kekerasan, mencegah remaja di bawah umur terlibat dalam hubungan seksual (sexual intercourse), mengurangi kasus infeksi melalui seks, membantu anak muda yang bertanya tentang peran laki-laki dan perempuan dimasyarakat.

 

Answered Feb 3, 2019

Question Overview


18 Followers
1450 Views
Last Asked 3 years ago

Related Questions


Bagaimana cara mengatasi anak yang manja?

Benarkah anak yang suka tantrum memiliki kecerdasan di atas rata-rata?

Bagaimana cara yang tepat membuat anak yang pemalu menjadi aktif di kelas?

Benarkah anak yang 'fatherless' berpotensi menjadi kemayu? Mengapa?

Bagaimana cara mengatasi anak yang memiliki rasa ingin tahu berlebih?

Mengapa anak lebih baik tidur di kamar sendiri alias terpisah dari orangtuanya?

Bagaimana cara mendidik anak yang terpisah jauh dari orangtuanya?

Seberapa signifikan pengaruh pendidikan orangtua terhadap tumbuh kembang anak?

Bolehkah orangtua memaksakan mimpinya yang tertunda kepada anaknya? Mengapa?

Sejauh apakah The Return of Superman mempengaruhi cara didik orangtua kepada anaknya di Korea juga Indonesia?

Bagaimana biasanya kondisi mental anak-anak yang dibesarkan dalam lingkungan broken home?

Bagaimana cara membuat anak tertarik membaca?

Bagaimana menghadapi anak yang melakukan pelecehan seksual?

Keluarga apa yang menurut anda ideal?

Bagaimana sistem pendidikan di Jerman berlangsung selama Perang Dunia II?

Adakah kajian ilmiah tentang parfum?

Bagaimanakah cara yang tepat untuk menanggulangi kenakalan remaja?

Bagaimana cara yang tepat untuk menanggulangi kenakalan remaja, khususnya seks bebas?

Apa saja faktor yang menginspirasi bagi remaja untuk melakukan kenakalannya?

Apakah rehabilitasi sudah cukup untuk menghentikan pengguna narkoba yang sudah terjerumus?

Apa yang mempengaruhi kaum remaja untuk melakukan seks bebas?

Apakah bisa kita menghilangkan seks bebas di kalangan remaja?

Apa itu sistem pendidikan anak Montessori?

Adakah kaitan antara parfum dan seksualitas?

Bagaimana cara yang bijak menjawab pertanyaan anak tentang seks?

Bagaimana rasanya melakukan hubungan seks di luar pernikahan?

Bagaimana sikap Anda terhadap teman yang melakukan semua kenakalan remaja, mulai dari miras, balap liar, tawuran, hingga seks bebas dan narkoba?

Apakah praktik pelacuran akan terus ada di negara ini?

Apa pendapat Anda mengenai seks bebas di kalangan orang tua?