selasar-loader

Apa dampak terlalu banyak duduk ketika bekerja bagi kesehatan?

Last Updated Nov 18, 2016

10 answers

Sort by Date | Votes
Hidayah Sunar
Social pharmacist

9DmmLfehMDs_5qNh95ERsXUkMRQjSeaI.jpg

Terlalu banyak duduk berarti waktu untuk bergerak aktif menjadi berkurang. Sementara, salah satu cara menjaga kesehatan dan mencegah berbagai penyakit adalah dengan aktif bergerak/berolahraga.

Penelitian yang telah ada menunjukkan bahwa terlalu banyak duduk berhubungan dengan terjadinya kelebihan berat badan dan obesitas, diabetes melitus tipe 2, beberapa jenis kanker, dan kematian dini (di bawah angka harapan hidup rata-rata). Duduk dalam waktu yang lama juga mengurangi kecepatan metabolisme, yang akan mempengaruhi kemampuan tubuh mengatur gula darah, tekanan darah, dan pemecahan lemak tubuh.

Answered Jan 13, 2017
Ananda Findez
Mencari jawaban dan menanyakan segala hal!

Anda bisa terkena penyakit TePhosToopanthat

Gejalanya adalah: 

  1. Celana Anda sering melorot karena tidak ada yang menopang
  2. Ketika duduk terasa tidak ada bantalan alami
  3. Jika Anda wanita, mungkin akan ada penurunan perhatian mata lelaki kepada Anda.

Answered Jan 25, 2017
Ibnu Zubair
Menolak tua dengan rutin tertawa

Tidak tahu. Pengalaman saya menunjukkan terlalu banyak duduk, mudah jenuh dan membuat badan kaku. Inovasi juga berkurang dan energi seakan berkurang. Jika, terlalu sering duduk, mata saya mudah ngantuk dan otak saya menjadi beku.

Apakah pengalaman saya, berarti bagi kesehatan ! Wallahu alam

Yang pasti, dengan lebih banyak bergerak dan berjalan, energi bertambah, kreativitas, dan motivasi meningkat.

Answered Jan 30, 2017

Dampak terlalu banyak duduk adalah sakit disekitar pinggang, bisa juga pada lutut kaki.

Sehingga diperlukan rehat sejenak untuk meregangkan otot tubuh kita. Juga perlu banyak mengkonsumsi air putih untuk memperlancar peredaran darah

Answered Jan 31, 2017

7oNau_qKqMCRojhX8Lr-zrhAKZ2Ap5HS.jpg

Dari segi ergonomi, duduk terlalu lama dalam posisi statis dapat meningkatkan risiko nyeri punggung atau dikenal dengan istilah low back pain. Rasa nyeri tersebut berasal dari kontraksi otot yang terus menerus dan penyempitan pembuluh darah. Kontraksi otot yang lama menyebabkan penumpukan asam laktat. Sedangkan penyempitan pembuluh darah mengakibatkan jaringan kekurangan oksigen dan nutrisi. Faktor-faktor lain yang mempengaruhi faktor resiko low back pain adalah posisi duduk, usia (risiko meningkat pada umur > 30 tahun), dan asupan nutrisi.

Answered Feb 1, 2017
Ema Rofians
I am ema Nur rofiana you can call me ema my hobby is badminton i

Akan mengakibatkan sakit ambien 

Answered Aug 20, 2017

agar tidak sakit tulang

Answered Aug 20, 2017
Nurul Muizah
Mahasiswa Fakultas Kedokteran UGM | www.preservingideas.wordpress.com

Pernah menonton Film Wall-E?

Film berlatar masa depan tersebut mengisahkan tentang suatu masa dimana sudah tidak ada manusia yang tinggal di Bumi. Manusia tinggal di space station besar di luar angkasa. Dengan teknologi secanggih itu, setiap orang hanya perlu duduk di suatu kendaraan futuristik berupa semacam kursi terbang yang memungkinkan kita pergi ke mana saja di space station. Hampir tidak ada aktivitas fisik yang berarti karena pekerjaan sudah dilimpahkan ke robot dan mesin. Jadilah kita manusia yang sangat gemuk (obesitas).

Sementara itu Bumi dipenuhi oleh sampah. Setiap hari ada sebuah robot bernama Wall-E yang bertugas mengemas tumpukan sampah menjadi balok sampah yang ditumpuk menjadi sampah-sampah pencakar langit. Suatu hari Wall-E bertemu dengan robot bernama Eve yang dikirim oleh manusia di luar angkasa dalam rangka misi mencari tumbuhan yang tersisa di Bumi. Singkat cerita setelah satu-satunya tumbuhan yang tersisa itu ditemukan, manusia berencana untuk kembali lagi ke Bumi.

Lalu, tahu apa yang dilakukan pertama kali di bumi? Belajar berjalan. Ya belajar berjalan. Manusia generasi kesekian yang sejak lahir tinggal di luar angkasa tidak bisa berjalan karena setiap hari hanya perlu duduk di kursi melayangnya.

Use it or lose it. Terlalu banyak duduk membuat kita tidak mengoptimalkan tubuh kita, sehingga anggota tubuh yang jarang dipakai mengalami penurunan fungsi.

Answered Feb 2, 2018
Afifah Afifah
Mahasiswi Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada 2014

Ada berbagai dampak kesehatan yang menjadi akibat kebiasaan duduk terlalu lama. Pertama, jika posisi duduk kita kurang tepat, bisa mengakibatkan sakit tulang punggung dan leher. Kedua, duduk dalam waktu berjam-jam membuat kita kurang bergerak alias kurang aktivitas fisik, sehingga membuat tubuh rawan terhadap berbagai penyakit. Ada sebuah riset yang membandingkan antara driver bus dengan kondektur, dengan hampir tidak ada perbedaan konsumsi diet, driver bus memiliki risiko lebih tinggi terhadap diabetes, tekanan darah tinggi, kolesterol, stroke, dll. Berbeda dengan konsektur bus yang umumnya banyak berdiri sepanjang hari. 

Answered Apr 1, 2018
JC Princen
senang menjawab ketimbang bertanya ^_^

Ambeien dan sakit pinggang

Answered Dec 3, 2019