selasar-loader

Apa yang harus dilakukan untuk menjadi seorang Blogger?

Last Updated Feb 13, 2017

5 answers

Sort by Date | Votes

B7nOl3F5U_YeXYH0kPLRaZV_i0dIZQ29.jpg

1. Tentukan Tujuan Ngeblog
Ngeblog tanpa menentukan tujuan sebelum membuat blog itu akan menjadikan blog yang Anda buat akan kandas di tengah jalan karena tanpa mengetahui arah dan tujuan blog itu sendiri, serta akan membuat Anda menjadi tidak konsisten dalam mengurus blog Anda.

2. Tentukan Topik atau Konten
Tentukan topik atau konten yang akan Anda bahas di dalam blog. Pakailah topik yang memang Anda benar-benar kuasai di bidang itu.

3. Pilihlah Layanan Blog
Ada banyak sekali layanan yang bisa kita pakai untuk membuat blog, seperti wordpress.com, blogger.com, Tumblr.com, mywapblog.com, dan masih banyak yang lainnya.

4. Mulailah Menulis Artikel
Anda sudah bisa menulis apa saja yang Anda sukai sesuai dengan topik yang sudah ditentukan.

5. Mempercantik Tampilan dan Tata Letak
Tampilan yang cantik dan rapi juga dapat membuat pembaca di blog Anda betah berlama-lama.

Answered Mar 19, 2017
Christie Damayanti
Just disabled woman, architect, urban planner, author, philatelist; motivator

aOjnKOrU_WqZW6Zstp6cvvs519tTWaJz.png

via blogspot.com (FR)

Terus belajar.

Jangan berpijir terlalu keras dan semata2 HARUS menjadi blogger. Contoh :

Kata orang, aku blogger. Aku ga tahu. Tg jelas aku bukan penulis. Mula nya menulos adh hanya utk terapi otak. Krn otakku sdh cacat ktn terserang stroke dan otakku bisa mengecil jika diam saja .....

Aku menulis tanpa peduli, SIAPA YANG BACA dan BERAPA ORANG YG BACA. Bahkan aku tidak pernah menulis karena ikut-ikutan trend. Nulis ttg pilkada atau ikut2an nyinyir. Aku nulis apa yg ada di pikiran saat itu saja.

Tetapi aku kontinu dan berkomitmen utk terus mrnulis, sekali lagi bukan ikut2N tp utk tetapi otak.

Hasilnya?

Dalam 6 th aku nulos 1547 artikel dgn berbagai genre, 11 buku dgn berbagai award dan reward, dan terus menulis ...

Inilah kesaksianku sbg (katanya) blogger

Answered Apr 14, 2017
Zico Alviandri
Seorang blogger yang bekerja sebagai karyawan di bidang IT

fX-ST7WcnmMEOQcoWyEdDsvQ5DDPegGQ.jpg

1. Perbanyak input/wawasan dengan membaca.

2. Pelihara mood agar tetap produktif menulis.

3. Perluas jaringan pertemanan dengan sesama blogger.

foto via amazonaws.com

Answered Jul 25, 2017
Mugniar
Blogger www.mugniar.com | Freelance writer

_ls_VfUXPQc4JvMWBcq6yXL2waS97d2g.jpg

Mudah saja. Dalam dunia blogging, terkhusus bagi mereka yang bertajuk "blogger konten", memiliki sebuah blog dan mengisinya saja, sudah bisa disebut sebagai blogger. Kalau hanya mau menyandang sebutan itu, memiliki blog dan mengisinya sudah cukup. Itu saja.

Namun tak sesederhana itu. Menjadi blogger butuh konsistensi, komitmen, niat tulus untuk berbagi, dan tanggung jawab. Tanpa konsistensi, blog hanya akan menjadi seperti "rumah tak berpenghuni" yang di antara teman-teman blogger biasa diistilahkan "banyak sarang laba-labanya". Perlu komitmen untuk terus mengisi blognya dengan konten yang berkualitas dan memanfaatkan blog dengan sebaik-baiknya. Lalu, niat tulus untuk berbagi dibutuhkan agar apa yang dihasilkan bisa benar-benar bermanfaat, minimal buat diri sendiri dan anak cucu kelak. Tanggung jawab diperlukan agar tidak salah langkah dan selalu berhati-hati dalam menulis, dengan menyadari adanya norma-norma sosial yang tetap harus dijaga ketika menulis dan menyebarkan tulisan, juga dalam menyelipkannya di tulisan. Sebab perkara menjadi blogger bukan hanya sekadar menulis. Menjadi blogger juga berarti menjadi anggota masyarakat yang baik. Bagaimana yang baik itu? Ya, yang seperti yang dipahami orang Indonesia pada umumnya dan yang dipahami dalam agamanya pada khususnya.

Berikutnya, yang akan saya jelaskan di bawah bukanlah sebuah keharusan tetapi sebaiknya diketahui oleh mereka yang benar-benar ingin menjadi blogger.

Nah, setelah itu, kalau mau menyebarluaskan isi tulisannya agar dapat lebih banyak menebar manfaat, seorang blogger sebaiknya paham dengan media sosial. Tersebarnya tulisan yang bermanfaat akan memberi feed back yang bagus buat penulisnya. Bagi yang menginginkan amal jariah, inilah salah satu kesempatannya. Meskipun sudah meninggal nanti, masih ada orang yang bisa memetik manfaat dari apa yang kita tulis.

Bagi anak-cucu, mereka akan tetap mengenal kita dan buah pikiran kita, belajar dari hal-hal baik maupun kesalahan yang pernah kita lakukan agar mereka tidak melakukannya lagi di masa depan (hm, untuk yang ini, kita bisa membuat blog yang di-setting private kalau tak mau dibaca oleh orang lain atau kalau mau menulis hal yang rahasia).

Hal lain yang sebaiknya dipelajari perlahan-lahan adalah teknis blog. Misalnya tentang DA (domain authority), PA (page authority), SEO sederhana, dan bagaimana membersihkan broken link dari dalam blog.

Sudah. Itu saja.

Ah, panjang banget ya? hehehe.

Sudah, jangan terlalu dipikirkan. Yang paling penting adalah yang di bagian atas (saya memisahkan bagian atas dan bagian bawah tadi, ya, harap diperhatikan). Yang di bagian bawah bisa dipelajari sambil jalan. Saya dan teman-teman blogger memulainya secara perlahan-lahan juga kok. Bahkan sampai sekarang pun saya masih belajar.

Saya mulai menulis di blog tahun 2006--2009. Tapi yang benar-benar serius belajar dan memantapkan diri sebagai blogger pada tahun 2011, non-stop hingga sekarang saya masih terus belajar dan masih mendapatkan hal-hal baru di dalam dunia blogging. Namun saya pantang surut ke belakang karena saya makin mencintai dunia blogging tersebab banyaknya manfaat yang sudah saya rasakan.

 

Ilustrasi via longhandw.moonfruit.com

Answered Aug 16, 2017
Chandra Simarmata
Menulis itu menyenangkan

Buatlah blog pribadi, atau jika mampu buat start-up sendiri.

Answered Aug 21, 2017

Question Overview


6 Followers
740 Views
Last Asked 3 years ago

Related Questions


Benarkah peran media mainstream semakin terdesak oleh media sosial yang kontennya diisi para netizen?

Benarkah peran media arus utama atau media mainstream semakin terdesak oleh media sosial yang kontennya diisi para netizen?

Apa yang membuat Anda kecanduan media sosial seperti Facebook, Twitter, atau Instagram?

Bagaimana cara mengatasi kecanduan media sosial?

Apa yang membuat orang betah berlama-lama di suatu situs/web?

Mengapa rakyat Tiongkok bisa hidup tanpa media sosial buatan AS seperti Facebook dan Google?

Apa yang menyebabkan turunnya pamor Kaskus?

Siapakah orang Indonesia yang pertama sekali memiliki akun di Facebook?

Ada berapa grup WhatsApp yang Anda ikuti? Sesungguhnya di grup WA apa sajakah Anda aktif? Mengapa?

Apakah Kompasiana itu?

Apa yang disebut "Nilai Berita" atau news value?

Bagaimana cara agar hits suatu web bisa tinggi?

Bagaimana cara meningkatkan jumlah pengunjung di blog?

Apa Content Management System (CMS) populer untuk Blog?

Bagaimana perkembangan Wordpress kini dan apakah Wordpress sebagai platform blogging masih relevan saat ini?

Seberapa kenal Anda dengan Matt Mullenweg pendiri Wordpress dan apa kesan Anda mengenai orang ini?

Mengapa saya harus membuat akun Selasar?

Apa yang anda ketahui tentang Multiply.com?

Apa yang paling berkesan dari sosok Travel Blogger Cumi Lebay atau Moechamad Adi Mariyanto?

Bagaimana cara blogger untuk menjadi anggota AJI?

Bagaimana cara terbaik menjadi blogger dan apa syarat-syaratnya?

Kuliah pascasarjana apa yang cocok bagi seorang blogger?

Apa bedanya wartawan dengan blogger?

Etika seperti apa yang harus dimiliki oleh seorang blogger?

Bagaimana cara meningkatkan teknik penulisanku?

Apakah Kompasiana bisa menggeser popularitas media mainstream di lingkup Kompas-Gramedia?

Bentuk media sosial seperti apa yang akan menjadi pengganti Facebook?

Terbuat dari apakah kuota internet/wifi/sinyal internet itu?

Mengapa seseorang bisa menyebarkan berita palsu (Hoax)?

Bagaimana cara mengedit tulisan yang sudah diposting di Selasar?

Apakah Selasar ada di Google Play?

Apa perbedaan antara Selasar dan Kaskus?

Mengapa Kompasiana mengganti logo?

Apa yang dimaksud dengan butterfly effect?