selasar-loader

Apa yang menyebabkan Presiden Soeharto menjabat sebagai presiden RI dengan masa jabatan yang paling lama?

Last Updated Nov 18, 2016

2 answers

Sort by Date | Votes
Shendy Adam
Belajar Politik dan Pemerintahan di UGM (2004-2008)

Uu57PLAZmrRnMKdz9ESS6k18IZUJPAmc.jpg

Terlepas dari adanya skenario konspirasi bagaimana awal mulanya Soeharto bisa "merebut" kekuasaan dari Soekarno, Soeharto memang sangat luar biasa bisa mempertahankan takhta hingga 32 tahun. Itu bisa terwujud karena Soeharto memegang kontrol penuh atas politik di tanah air. Kalau tidak salah ingat, Prof. Affan Gaffar dalam bukunya menyatakan bahwa ABRI (sekarang TNI), birokrasi, dan Golkar adalah "kaki tangan" Soeharto dalam melanggengkan kekuasaannya.

Penyederhanaan sistem multipartai menjadi tinggal dua (PPP dan PDI) plus Golongan Karya adalah kebijakan brilian. Tidak cukup sampai di situ, Orde Baru menerapkan "massa mengambang" (floating mass). Dua partai yang ada hanya boleh memiliki perwakilan sampai tingkat kecamatan. Sedangkan, Golkar yang notabene bukan partai (melainkan cuma golongan) bebas beraktivitas sampai ke level terendah baik desa maupun kelurahan. Pegawai Negeri Sipil (PNS) juga "dipaksa" menjadi anggota Golkar. Wajar saja kalau Golkar menang terus. 

Soeharto juga bisa mengelola kekuatan militer dengan amat baik sehingga tidak ada potensi ancaman kudeta dari militer terhadap dirinya. Militer justru menjadi kekuatan utama Soeharto dalam menghajar lawan-lawan politiknya. Kontrol yang ketat bahkan juga dilakukan terhadap pers, percetakan, dan dunia akademik. Agitasi bahwa komunis adalah bahaya laten terus dijadikan justifikasi untuk mempertahankan asas tunggal Pancasila.

Oh iya, satu hal yang paling mendasar adalah konstitusi saat itu (UUD 1945 sebelum amandemen) memungkinkan presiden untuk dipilih kembali setelah masa jabatan lima tahun tanpa pembatasan berapa periode kepemimpinan.

Ilustrasi via cdns.klimg.com

Answered Dec 27, 2016
Florensius Marsudi
Lelaki, satu istri, satu putri. Masih belajar menulis....

UCtWHjEA7-8B7kDcCH6MSkyeOvvKfJCp.jpg

Bapak Soeharto adalah organisator yang mumpuni. Siapa pun beliau rangkul, diajak bekerja sama. Orang lain tidak ada yang sebanding dengan beliau. Itu hal pertama. Kedua, Soeharto juga dicintai rakyatnya dengan Rencana Pembangunan Lima Tahun (Repelita) yang sangat jelas dan "membumi". Tak heran jika beliau juga mendapat gelar Bapak Pembangunan.

Gambar via kompasiana.com

Answered Apr 26, 2017