selasar-loader

Adakah surat atau ayat dalam kitab suci agama apapun yang membahas keberadaan kaum waria?

Last Updated Feb 3, 2017

3 answers

Sort by Date | Votes
Ma Isa Lombu
Selasares Garis Keras

8nZ7WTdi6l8OGqpzv4ltDZ6zybL2JLvS.jpg

Pertama-tama, saya harus membedakan antara:

1. Lelaki Kemayu 

2. Lelaki kemayu bergaya dan berpenampilan seperti perempuan

3. Lelaki kemayu bergaya dan berpenampilan seperti perempuan pecinta sesama jenis

4. Lelaki kemayu bergaya dan berpenampilan seperti perempuan pecinta sesama jenis dan melakukan hubungan seksual atasnya 

5. Lelaki kemayu bergaya dan berpenampilan seperti perempuan pecinta sesama jenis,melakukan hubungan seksual kepada sesamanya dan mengganti jenis kelaminnya (transgender).

Yang jelas,

،لَعَنَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَ سَلَّمَ المُتَشَبِّهِينَ مِنَ الرِّجَالِ بالنِّسَاءِ والمُتَشَبِّهَاتِ مِنَ النِّسَاءِ بالرِّجَالِ

Rasûlullâh Shallallâhu ‘alaihi wa sallam melaknat para lelaki yang menyerupai wanita, dan para wanita yang menyerupai laki-laki.

Kalau praktik homoseksual, ada Kisah Nabi Luth yang diceritakan dalam Alquran untuk diambil pelajaran. Tapi sebelum itu, mari kita bahas zina terlebih dahulu.

Pada dasarnya, zina (apa batasannya, silakan tanya di selasar) diharamkan dalam Islam. Untuk mencegah umat Islam terjebak dalam dosa zina, Islam tidak hanya mengaturnya secara kuratif, tetapi juga preventif.

وَلَا تَقْرَبُوا الزِّنَا ۖ إِنَّهُ كَانَ فَاحِشَةً وَسَاءَ سَبِيلًا 

“Dan janganlah kamu mendekati zina. Sesungguhnya zina itu adalah suatu faahisyah (perbuatan yang keji) dan suatu jalan yang buruk” [Al-Isra/17: 32]

Nah, dalam kasus perilaku homoseksual, saya yakin dosa itu baru terjadi ketika praktik (zina) homoseksual dilakukan. Sebaliknya, saya yakin bahwa ketika orientasi seksual sesama jenis hanya baru diekspresikan melalui perasaan dan tidak terjadi hubungan seksual atasnya, maka itu tidaklah menimbulkan dosa. Seperti layaknya orang yang niat mencuri tapi belum mencuri. Maka tidak ada dosa atasnya.

عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ رَضِيَ اللهُ عَنْهُمَـا ، عَنْ رَسُوْلِ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِيْمَـا يَرْوِيْهِ عَنْ رَبِّهِ تَبَارَكَ وَتَعَالَى ، قَالَ : «إِنَّ اللهَ كَتَبَ الْـحَسَنَاتِ وَالسَّيِّـئَاتِ ، ثُمَّ بَيَّنَ ذَلِكَ ، فَمَنْ هَمَّ بِحَسَنَةٍ فَلَمْ يَعْمَلْهَا ، كَتَبَهَا اللهُ عِنْدَهُ حَسَنَةً كَامِلَةً ، وَإِنْ هَمَّ بِـهَا فَعَمِلَهَا كَتَبَهُ اللّـهُ عَزَّوَجَلَّ عِنْدَهُ عَشْرَ حَسَنَاتٍ إِلَى سَبْعِمِائَةِ ضِعْفٍ إِلَى أَضْعَافٍ كَثِيْرَةٍ ، وَإِنْ هَمَّ بِسَيِّـئَةٍ فَلَمْ يَعْمَلْهَا ؛ كَتَبَهَا اللهُ عِنْدَهُ حَسَنَةً كَامِلَةً ، وَإِنْ هَمَّ بِهَـا فَعَمِلَهَا ، كَتَبَهَا اللهُ سَيِّئَةً وَاحِدَةً ». رَوَاهُ الْـبُخَارِيُّ وَمُسْلِمٌ فِـيْ صَحِيْحَيْهِمَـا بِهَذِهِ الْـحُرُوْفِ

Dari Ibnu ‘Abbâs Radhiyallahu anhu dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam tentang hadits yang beliau riwayatkan dari Rabb-nya Azza wa Jalla, Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Sesungguhnya Allâh menulis kebaikan-kebaikan dan kesalahan-kesalahan kemudian menjelaskannya. Barangsiapa berniat melakukan kebaikan namun dia tidak (jadi) melakukannya, Allâh tetap menuliskanya sebagai satu kebaikan sempurna di sisi-Nya. Jika ia berniat berbuat kebaikan kemudian mengerjakannya, maka Allâh menulisnya di sisi-Nya sebagai sepuluh kebaikan hingga tujuh ratus kali lipat sampai kelipatan yang banyak. Barangsiapa berniat berbuat buruk namun dia tidak jadi melakukannya, maka Allâh menulisnya di sisi-Nya sebagai satu kebaikan yang sempurna. Dan barangsiapa berniat berbuat kesalahan kemudian mengerjakannya, maka Allâh menuliskannya sebagai satu kesalahan.” [HR. al-Bukhâri dan Muslim]

Kembali, menjadi dosa ketika dua orang yang memiliki orientasi seksual sesama jenis menyalurkan rasa cintanya pada hubungan seksual sesama jenis, seperti yang terjadi pada kaum Luth:

إِنَّكُمْ لَتَأْتُونَ الرِّجَالَ شَهْوَةً مِنْ دُونِ النِّسَاءِ ۚ بَلْ أَنْتُمْ قَوْمٌ مُسْرِفُونَ

“Sesungguhnya kalian mendatangi laki-laki untuk melepaskan nafsumu (kepada mereka), bukan kepada wanita, malah kamu ini adalah kaum yang melampaui batas.” [Al-A’raf/7 :81]

Menariknya, perbuatan itu pertama kali dilakukan oleh Kaum Luth, entah apa dasarnya. 

Yang jelas, dengan keterangan ini kita bisa simpulkan bahwa orientasi seksual sesama jenis bukanlah genetis. Jika genetis, harusnya kita sudah menjumpainya pada periode awal manusia diturunkan. Jadi menurut saya, praktik homoseksual adalah produk kebudayaan, bukanlah penyakit. Bukan melalui faktor genetis.

مَا سَبَقَكُمْ بِهَا مِنْ أَحَدٍ مِنَ الْعَالَمِينَ

“Mengapa kalian mengerjakan perbuatan faahisyah itu yang belum pernah dikerjakan oleh seorangpun (di dunia ini) sebelum kalian?” [Al-A’raf/7: 80]

Untuk itulah maka Tuhan mengutus Luth untuk memperingati mereka:

وَلُوطًا إِذْ قَالَ لِقَوْمِهِ أَتَأْتُونَ الْفَاحِشَةَ مَا سَبَقَكُمْ بِهَا مِنْ أَحَدٍ مِنَ الْعَالَمِينَ﴿٨٠﴾إِنَّكُمْ لَتَأْتُونَ الرِّجَالَ شَهْوَةً مِنْ دُونِ النِّسَاءِ ۚ بَلْ أَنْتُمْ قَوْمٌ مُسْرِفُونَ

“Dan (Kami juga telah mengutus) Luth (kepada kaumnya). (Ingatlah) tatkala dia berkata kepada kaumnya. ‘Mengapa kalian mengerjakan perbuatan...(more)

Answered Feb 10, 2017
Ameer Brontoari
30 tahun hidup di Jakarta, sekarang tinggal di Bali.

Zen9ZWJJvrbFqv1waA0I9EM3nYqONsa7.jpg

Waria via Coolbuster

Saya tidak akan menjawab on behalf of pemeluk Hindu, tetapi saya pernah membaca bahwa agama Hindu mengenal tiga macam gender: laki-laki, perempuan, dan setengah laki/perempuan.

Hal ini ada kaitannya dengan kepercayaan terhadap Parwati/Saraswati (citation needed).

Maka dari itu, budaya Hindu di Bali juga mengenal peran/lakon transgender dalam kehidupan nyata maupun di atas pentas. Dalam kehidupan sehari-hari, transgender tidak mendapat perlakuan yang terdiskriminasi karena eksistensi mereka juga diakui, diterima, dan dihormati oleh agama.

Referensi tambahan: 

https://en.m.wikipedia.org/wiki/Hinduism_and_LGBT_topics

Answered Feb 10, 2017

Yang paling dekat yg kami temukan terkait Surat An-Nur Ayat 31, tepatnya pada Tafsir Hidayatul Insan. Disebutkan di sana:

"... Di mana ia tidak berhasrat kepada wanita baik di hatinya maupun di farjinya, disebabkan cacat akal atau fisik seperti karena tua, banci maupun impotensi (lemah syahwat) ..."

Referensi: https://tafsirweb.com/6159-surat-an-nur-ayat-31.html, cek juga https://bisaquran.com/127511-surat-an-nur.html

Answered Mar 31, 2019

Question Overview


4 Followers
976 Views
Last Asked 3 years ago

Related Questions


Kepada siapa kecenderungan waria memilih pasangannya?

Bagaimana penjelasan bahwa waria punya perasaan dan cinta?

Mengapa waria cenderung tersisih dalam kehidupan sehari-hari?

Mengapa Tuhan membuat surga, padahal insentif tertinggi umat Islam adalah ridha Allah?

Apakah Tuhan perlu dibela?

Apakah Syiah bukan Islam?

Mengapa Nabi Muhammad tidak mengizinkan Ali mempoligami Fatimah?

Apa yang dimaksud dengan bid'ah?

Apa yang dimaksud dengan munafik?

Apa yang dimaksud dengan halal?

Apa yang dimaksud dengan haram?

Apa yang dimaksud dengan mubah?

Mengapa Ibrahim meninggalkan Hajar dan Ismail sendirian di Mekah?

Apa kebenaran atau prinsip yang Anda yakin benar tapi semua orang di sekeliling Anda mengatakan itu salah?

Bagaimana membuktikan bahwa Tuhan ada?

Apa dunia ini adil?

Mengapa ada gravitasi di alam semesta ini?

Jika memang hanya satu diantara tiga agama langit (Islam, Kristen dan Yahudi) yang benar, mengapa Tuhan tidak menimpakan adzab kepada ajaran yang salah seperti yang Tuhan lakukan kepada kaum Ad, Nuh, Tsamud?

Mengapa kisah-kisah Israiliat seringkali dijadikan referensi yang sahih dalam mengajarkan hikmah dalam budaya Islam?

Apa agama orang tua Muhammad SAW? Jika mereka non-Islam, apakah mereka masuk neraka?

Apakah sebagai seorang manusia biasa, para nabi juga memiliki dosa? Jika benar demikian, apa saja dosa mereka?

Bagaimana Anda dapat menjelaskan keberadaan Tuhan dan Malaikat secara ilmiah?

Bagaimana kaitan antara genre film favorit dan budaya setiap negara?

Apa itu Mazhab Frankfurt?

Bagaimana perkembangan Mazhab Frankfurt dalam konteks budaya populer?

Apa yang dimaksud dengan Teori Fetisisme Komoditas?

Apa perbedaan antara budaya massa dan masyarakat massa?

Apakah kaitan antara budaya massa dan amerikanisasi?

Apa pendapat Anda tentang amerikanisasi dan kritik atas Teori Budaya Massa?

Bagaimana pengaruh industri budaya terhadap musik pop?

Apakah kaitan antara James Bond dan strukturalisme?

Bagaimanakah konsep hegemoni Gramsci?

Apakah merek parfum yang paling cocok untuk wanita?

Apakah perbedaan antara parfum dan cologne?

Apa yang membuat harga parfum begitu mahal?

Apakah wanita mengenakan parfum untuk menarik perhatian pria atau ada alasan lainnya?

Apa tujuan laki-laki memakai parfum?

Bagaimana cara memakai parfum yang benar?

Bagaimana cara memakai cologne yang benar?

Apakah parfum yang aromanya paling maskulin?

Apakah parfum yang aromanya paling feminin?

Parfum pria apa yang aromanya bisa diterima oleh semua orang?