selasar-loader

13 answers

Sort by Date | Votes
Armedianto Putra St Rky Mulia
DBM MNC Sky Vision ( MNC Group )

pergaulan%2Bbebas.jpg

Sumber gambar: https://3.bp.blogspot.com/-5GXYTSpg_Jg/V76peDp4qII/AAAAAAAAAOs/fX7PQ0EPfn8tnO_MLnav6SSqJu_KQm0tACLcB/s1600/pergaulan%2Bbebas.jpg (SUM)

Pergaulan dan gaya hidup.

Awalnya hanya "gaya-gayaan", setelah itu ketagihan dan menjadi kebiasaan.

Answered Nov 23, 2016
Rasyid Putra Adi Suwarno
Faculty of Public Health, Universitas Indonesia

kurangnya penyuluhan atau sosialisasi mengenai seks bebas di tingkat remaja dikarenakan di Indonesia seks masih menjadi hal yang tabu sehingga orang tua mereka tidak pernah memberikan pengetahuan dasar mengenai seks yang membuat remaja tersebut mencari tahu sendiri apa itu seks dan mencobanya tanpa pengawasan dari orang tua.

Answered Jan 13, 2017
Yudi Arianto
Traveller Makassar || Pendidik || Awardee LPDP Kemenkeu RI PK -61

Yang mempengaruhi kaum remaja untuk melakukan seks bebas adalah:

1. Pergaulan. 

2. Pengaruh materi pornografi

3. Pengaruh obat/narkoba dan alkohol

Answered Jan 13, 2017
Wisnu M.R.
Mahasiswa Fak. Peternakan

Jelas orang tua, dalam hal ini orang yang mengasuh anak.

semua hal dari anak tersebut tercermin dari diri dan cara orang yang mengasuhnya.

Answered Jan 13, 2017

Hal yang mempengaruhi kaum remaja melakukan seks bebas adalah minimnya pendidikan seksual, pengaruh lingkungan dan minimnya pengawasan dari orang tua.

Answered Jan 14, 2017
Hari Nugroho
Kecanduan mencari beasiswa ke luar negeri

SHXv5ECDyJ4NFJlnYGQLH5SPCAoK-NgM.jpg

Remaja merupakan fase ketika terjadi perubahan baik secara fisik/ biologi maupu psikis/ emosional. Secara biologis, terjadi perubahan hormonal dan ciri kelamin sekunder yang semakin berkembang, secara psikis, masa ini merupakan masa-masa badai, pencarian identita / jati diri, yang terdapat keinginan untuk mencari dan mencoba hal baru (adventure seeking) dan berani mengambil risiko (taking risk).

Di sisi lain, otak bagian depan (lobus frontal) pada remaja belum matang secara sempurna, padahal otak bagian depan ini mempunyai fungsi eksekutif untuk manusia. Menimbang, menganalisis, dan membuat keputusan diproses di otak bagian depan.

Dengan kondisi hormonal yang berubah, ciri kelamin sekunder yang makin berkembang, sifat-sifat adventure seeking dan taking risk serta otak bagian depan yang belum matang secara sempurna akan membuat remaja berisiko untuk melakukan perilaku-perilaku berisiko seperti seks pra nikah, dan narkoba, apalagi jika tidak mendapatkan informasi yang benar mengenai aktivitas seksual.

Oleh karena itu melihat faktor-faktor tersebut, para remaja harus sering diajak berdiskusi, belajar untuk menimbang, dan menganalisis sebelum memutuskan berbuat sesuatu, serta harus dilatih untuk bersikap asertif. Hal ini merupakan tanggung jawab bersama antara orangtua, dan lingkungan sosialnya, baik lingkungan masyarakat sekitar maupun lingkungan sekolah.

Pendidikan seks yang benar, menyediakan kegiatan-kegiatan positif, dapat menghindarkan remaja dari perilaku berisiko seks pra nikah, maupun seks berisiko dengan pekerja seks komersial.

Answered Jan 19, 2017
Uli Elysabet Pardede
Karyawan Biasa, Blogger, Make-Up Addicts

Sekarang ini kita terlalu bebas mencari informasi apa pun di internet. Sedikit-sedikit tinggal klik Google, Youtube atau lain sebagainya dan kemudian tinggal ketik kata kunci maka kita menemukan apa yang kita cari. Begitu juga dengan para remaja, mungkin kita tidak terpikirkan bahwa mereka bisa saja sedang mencari informasi yang seharusnya mereka belum tahu.

Dulu saya sering buka laptop sepupu saya yang masih kelas 4 SD, klik history di browser ternyata ada kata kunci "Cara Bikin Anak" yang sering dicarinya di internet. What the ffff.... Ini parah mennn... Jauhi gadget dari mereka, jangan biarkan mereka belajar hal yang belum sepantasnya mereka lakukan. Yang paling menakutkan jika mereka sudah merasa cukup belajar, maka mereka akan mempraktekannya.

Jadi menurut saya internet berpengaruh sangat BESAR.

Answered Jan 21, 2017
Florensius Marsudi
Lelaki, satu istri, satu putri. Masih belajar menulis....

6FqB47eLlnHA_32yfJbgJNtLl4o-jHhS.jpg

Pertama, lemahnya pendampingan orang tua atau pun guru. Pendayaan sarana komunikasi secara negatif juga salah guna.

Kedua, akibat pergaulan yang tidak positif dalam berrelasi pun berkomunikasi. Kadang remaja juga perlu memilih teman secara selektif.

Ketiga, pemahaman yang keliru tentang seks, cinta, dan persahabatan antarlawan jenis.

Terakhir, budaya hidup yang permisif.  

 

Ilustrasi via glutendude.com

Answered Jun 20, 2017
Anonymous

Karena faktor pergaulan.

Answered Jul 29, 2017
Anonymous

Karena tidak memiliki dasar iman yang kuat,dan itu juga bisa terjadi karena adanya faktor pergaulan bebas 

Answered Aug 17, 2017
Yoga Rivaldi
Awardee Rumah Kepemimpinan | Mahasiswa Berprestasi FKH IPB 2017/2018

Banyak sekali faktor yang dapat mempengaruhi remaja pada umumnya tergoda dan terjerumus melakukan hal tersebut. Setiap variasi jawaban pun nampaknya saya kira akan mudah untuk sepakat. Namun melihat kejadian dilapangan bagi saya ada beberapa faktor utama:

1. Orang tua terlalu membebaskan anaknya mengakses setiap sumber Informasi baik dari Handphone, Internet, Televisi, dll sehingga akses anak khususnya dikalangan remaja menjadi tak terbatas dan akhirnya dapat mengarah kearah negatif tersebut. Apalagi hal ini diperparah oleh faktor selanjutnya

2. Lingkungan, teman bagi saya merupakan faktor lingkungan terbesar yang dapat mempengaruhi seorang remaja dalam berperilaku. Setiap gaya hidup ataupun tindakan yang dianggap keren bagi anak-anak adalah sesuatu hal yang sangat menarik. Sayangnya jika temannya memiliki perilaku yang kurang baik pengaruhnya ini yang mesti kita waspadai

3. Pendidikan dan Agama, Ketika kedua hal yang sehari-hari setiap remaja temui tersebut tidak dapat dihindari sau benteng terakhir ialah pendidikan dan agama, peran orang tua, guru, dan sekolah tentunya sangat diharapkan untuk membimbing anaknya terkait kedua hal ini, khususnya keagamaan yang jelas melarang perbuatan tersebut

4. Tidak tahan dan kesempatan, terakhir ketika setiap faktor tadi sulit untuk dikendalikan maka faktor ini akan sangat rentan kepada setiap remaja yang demikian. Gairah seks yang meningkat dengan tontonan dan lingkungan yang memicunya kemudian ada kesempatan dengan lawan jenis yang mungkin dikenal atau ditemuinya, maka seks bebas ini mungkin saja terjadi dan tak terindahkan

Answered Nov 3, 2017
A. Khalil Gibran Basir
Founder Komunitas Satu Atap | FIM 19 | Rumah Kepemimpinan Regional 7 Makassar

Pertama dalam perspektif saya adalah keingintahuan dari remaja yang begitu besar namun tidak diimbangi dengan tingkat emosional yang matang sehingga pemikiran-pemikiran hanya tertuju pada melakukan seks bebas tanpa memperhatikan etik, moral, serta agama. Kedua, faktor lingkungan mendorong remaja melakukan seks bebas. Tidak dapat dipungkiri bahwa selalu ada faktor-faktor eksternal yang membentuk kepribadian kita termasuk mempengaruhi pola perilaku kita sehari-hari. Lingkungan memiliki pengaruh yang sangat besar mendorong remaja dalam melakukan seks bebas. Ketiga, adanya tekanan-tekanan dan pengaruh-pengaruh lainnya seperti di bawah pengaruh minuman keras, obat-obatan, atau keranjingan menonton video porno sehingga mindset tidak terkendali, menyebabkan pemikiran hanya berorientasi pada seks bebas tanpa memikirkan resiko apa yang dapat ditimbulkan.

 

yah apapun penyebab dari terjadinya perilaku seks bebas sebenarnya ada banyak, hal yang perlu kita lakukan adalah meningkatkan awareness kita terhadap kemungkinan kemungkinan yang dapat terjadi.

Answered Feb 3, 2018
siti khadijah
Ibu rumahan yang hobi menulis https://sakinahbersamamu.com/

Banyak sekali saya kira, diantaranya:

Perhatian orang tua secara emosi

Banyak sekali fenomena orang tua yang lebih sibuk di luar rumah karena tuntutan karir. Mereka sudah merasa cukup tenang saat mampu mencukupi anaknya secara materi saja. Padahal anak bukanlah robot. Ia adalah individu yang memiliki jiwa. Yang membutuhkan sentuhan-sentuhan non fisik dalam perkembangan psikososialnya.

Bagaimna tidak semakin tinggi angkka free sex di kalangan remaja. Hp sudah di tangan, fasilitas internet sudah melimpah, orang tua lepas kontrol, ini seperti memberikan peluang besar untuk remaja memilih aktifitas sesuka mereka. Perkembangan remaja sering disebut juga masa badai. Artinya masa remaja adalah masa2 labil sedang mencari jati diri. Sehingga butuh pendamping yang mampu mengarahkan dan mengontrolnya.

Tugas kita adalah mengarahkan mereka menjadi remaja produktif.

 

Answered Oct 3, 2019

Question Overview


and 1 more
19 Followers
3944 Views
Last Asked 3 years ago

Related Questions


Bagaimana cara yang tepat untuk menanggulangi kenakalan remaja, khususnya seks bebas?

Apakah bisa kita menghilangkan seks bebas di kalangan remaja?

Apa pendapat Anda mengenai seks bebas di kalangan orang tua?

Apakah praktik pelacuran akan terus ada di negara ini?

Bagaimana sikap Anda terhadap teman yang melakukan semua kenakalan remaja, mulai dari miras, balap liar, tawuran, hingga seks bebas dan narkoba?

Bagaimana sistem pendidikan di Jerman berlangsung selama Perang Dunia II?

Adakah kajian ilmiah tentang parfum?

Bagaimanakah cara yang tepat untuk menanggulangi kenakalan remaja?

Apa saja faktor yang menginspirasi bagi remaja untuk melakukan kenakalannya?

Apakah rehabilitasi sudah cukup untuk menghentikan pengguna narkoba yang sudah terjerumus?

Apa itu sistem pendidikan anak Montessori?

Pada usia berapakah anak akan mampu menyerap pendidikan seks usia dini dengan baik?

Apakah kenakalan remaja mengacu pada pergaulan bebas dan narkoba?

Bagaimana cara mendidik anak sehingga menjadi anak yang saleh dan salehah?

Apa yang harus kita lakukan ketika menghadapi orang atau teman yang overdosis?

Siapa pencipta permainan Blue Whale Challenge?

Adakah kaitan antara parfum dan seksualitas?

Bagaimana cara yang bijak menjawab pertanyaan anak tentang seks?

Bagaimana rasanya melakukan hubungan seks di luar pernikahan?

Apa itu Rumah Kepemimpinan? Apa saja program dan kegiatannya?

Kenapa Selasar akhir-akhir ini mengunggah tulisan para peserta Rumah Kepemimpinan?

Mengapa anda memilih Rumah Kepemimpinan sebagai tempat menimba ilmu, berproses, dan menginfakkan diri dalam lingkaran yang disebut keluarga?

Bagaimana Anda memaknai tujuan kehidupan?

Siapa orang yang selalu menyemangati hidup Anda?

Apa saja hukum-hukum fisika yang penting tapi tidak banyak diketahui orang lain?

Bagaimana cara yang masih dapat dilakukan manusia untuk memanfaatkan energi yang dikeluarkan oleh matahari?

Siapa Drs. Musholli, pendiri Nurul Fikri?

Bagaimana cara kamu mengatasi kesedihan?

Apa kelebihan kuliah di jurusan Psikologi?

Bagaimanakah Pendidikan yang paling baik?

Apa yang membedakan pengusaha sukses dengan yang tidak?

Apa itu Business Model Canvas? apa kelebihannya dibanding pemodelan yang lain?

Kenapa rumah harus ada pintu dan jendela?

Menurut Anda, adakah ganda campuran yang pantas menggantikan Owi-Butet?

Apa arti "kesembuhan" bagi anda?

Apakah skill atau keahlian paling utama yang harus dimiliki seorang guru taman kanak-kanak?

Apa kabar mahasiswa masa kini?

Apa ketakutan terbesarmu?

Apa yang pertama kali harus dilakukan oleh orang tua manakala diketahui anaknya menonton video porno?

Jika Milea adalah istrimu sekarang, apakah kamu tidak cemburu dengan kisahnya bersama Dilan?

Tempat nongkrong apa yang paling asyik di Surabaya?