selasar-loader

Apakah rehabilitasi sudah cukup untuk menghentikan pengguna narkoba yang sudah terjerumus?

Last Updated Nov 18, 2016

5 answers

Sort by Date | Votes
Armedianto Putra St Rky Mulia
DBM MNC Sky Vision ( MNC Group )

_kLrCBZwTPXfKwFIKRicHaCksRpH8D_Q.jpg
Sumber gambar: nurularifin.com (SUM)

Belum cukup. Rehabilitasi hanya digunakan sebagai alat penyembuhan, tetapi ke depannya, secara mental, seorang pengguna narkoba perlu bimbingan dan kasih sayang dari keluarga.

Answered Nov 23, 2016
Hari Nugroho
Researcher at Institute of Mental Health Addiction and Neuroscience

6OY1XC0VuvLYblKCIgFkKtRAUNAUPF2-.jpg

Rehabilitasi merupakan sarana agar orang yang mengalami kecanduan zat, dapat recover/pulih dari permasalahannya. Tujuan dari rehabilitasi seorang pecandu tak terbatas hanya pada soal abstinen (tidak memakai zat), tetapi lebih dari pada itu, tujuan rehabilitasi adalah agar para pecandu ini dapat berfungsi secara bio-psiko-sosial di tengah masyarakat.

Rehabilitasi yang sebenernya justru ketika mereka ini berada ditengah masyarakat, yang tantangannya begitu kompleks. Tak melulu soal bagaimana menghadapi trigger factors yang bisa mencetuskan relaps, namun juga bagaimana menghadapi social stigma.

Berat? Memang, karena sifat adiksi yang kronis dan kambuhan (sebagian sarjana yang tak sepakat dengan model penyakit, menyebutnya sebagai bad habit) maka diperlukan upaya bersama-sama antara recovering addict, keluarganya, dan lingkungan masyarakat pada umumnya.

Menjaga diri tetap clean dan sober, adalah tanggung jawab pribadi si pecandu, namun membantu mereka supaya beradaptasi dan berfungsi secara bio-psiko-sosial adalah tanggung jawab kolektif kita sebagai masyarakat, salah satunya adalah dengan tidak menstigma.

Yuk, kita bantu bersama-sama mereka yang mengalami kecanduan agar dapat pulih dan berfungsi dengan baik di tengah keluarga besar umat manusia.

Answered Dec 31, 2016
Anonymous

sQ3ERnMmsf9qIaihJh3geTLYiX6nkBSw.jpg

Tidak cukup dengan rehabilitasi, tetapi diperlukan juga treatment secara psikologis, baik dari pihak pencandu maupun dari pihak keluarga, terutama orang tua. Bekal pendidikan karakter dari segi spiritualitas masing-masing agama akan menunjukkan hasil yang berbeda. Contoh treatment ialah bagaimana menjadi orang tua yang baik, bagaimana mendidik anak dalam perspektif tiap agama.

Diperlukan juga pemberian motivasi yang terus-menerus agar tetap semangat dan mau berubah menuju kehidupan yang lebih baik. Kita perlu mengenal lebih dalam karakter tiap anak, perkembangan zaman yang terus tak menentu globalnya, dan memberikan pendidikan yang lebih mengutamakan pada perilakunya, bukan hanya sekedar dipaksa mencapai tujuan-tujuan akademik.

 

Ilustrasi via newviewsociety.org

Answered Aug 3, 2017

7ahv86hjb_CWI0Dx5M2gnMulQTe_xbdk.jpg

Rehabilitasi kalau mungkin berasal dari kata re dan habit, jadi tujuannya menormain habit-nya. Untuk rehabilitasi narkoba, mungkin bisa juga untuk merubah kebiasaannya yang tidak normatif selama pakai barang itu karena adiksinya, masuk rehab untuk dibuat jadi normatif dengan menormalkan proses pikir, emosi, dan perilakunya supaya sesuai dengan norma-norma yang berlaku, tapi memang cukup banyak yang kambuh/relaps lagi setelah keluar rehab karena memang nggak cukup cuma hidup normatif, mereka butuh produktif untuk bisa diterima kembali oleh komunitas, keluarga, dan masyarakat umumnya. Keinginan pakai lagi karena adiksinya sendiri tersebut masih ada, maka diperlukan pertemuan-pertemuan rutin yang saling menguatkan kalau memungkinkan ada upaya produktivitasnya dalam pasca-rehab dengan sesamanya untuk saling bantu mencegah relaps tersebut.

Jadi kalau cuma rehab pasti tidak cukup, perlu pasca-rehab dengan kegiatan yang saling menjaga tetap hidup normatif dan diupayakan untuk produktif dan seterusnya karena mereka belum mampu untuk langsung dikembalikan ke masyarakat umum maka tahapannya harus ada komunitas yang peduli yang mau menerima, berproses-bersosialisasi-beradaptasi dan seterusnya dengan modal produktifitasnya yang bikin tambah percaya dirinya baru mereka bisa diterima dan yang bersangkutan menerima menjalani kehidupannya.

 

gambar via pixabay.com

Answered Aug 18, 2017

Belum karna rehabilitas hanya bentuk treatment yang beraifat sementara, bagi saya bagi para pecandu narkoba tidak cukup apabila hanya di rehabilitas

Answered Aug 19, 2017