selasar-loader

Apa yang membedakan startup business dengan UMKM rintisan?

Last Updated Nov 16, 2016

16 answers

Sort by Date | Votes
Achmad Zaky
Pendiri dan CEO Bukalapak

Sebenarnya apapun bisnisnya sama saja. Tapi memang ada perbedaan mindset ketika orang menyebut istilah startup dengan UMKM. 

Startup = Visioner, Long term, Innovative

UMKM = Short term dan sangat tradisional dalam menjalankan bisnisnya

Sekali lagi ini masalah istilah saja yang biasanya dipahami masyarakat. Secara esensi seharusnya sama.

Answered Nov 17, 2016
Anonymous

BPNYKPVLMRjrirWhsk3YYIf6JGz9J5_R.jpg

via fokus-umkm.com (HM)

 

Saya rasa, startup bisnis dengan UMKM itu sama-sama bisnis dalam bidang apa pun (tidak harus teknologi) yang baru berjalan sekitar 1-3 tahun. Hanya saja, istilah startup baru nge-trend akhir-akhir ini dan sering digunakan untuk bisnis berbasis teknologi.

Answered Nov 24, 2016

Startup Bussiness adalah sebuah perusahaan baru yang memiliki arah tujuan, visi misi, dan startegi bisnis yang jelas dan terarah untuk menuju tangga kesuksesan.

 

UMKM rintisan adalah sebuah organisasi wirausaha yang masih bisa dibilang sederhana, dimana belum memiliki arah dan tujuann yang jelas di dalam menjalankan bisnisnya

Answered Jan 18, 2017
Feby Fahriza
CEO Estavel Food

Secara dasar tujuan usaha Starup Business dan UMKM sama, yaitu sama-sama membuka peluang usaha bagi dirinya sendiri dan membuka lapangan pekerjaan bagi sebagian orang. Tapi disini ada beberapa hal yang menurut pengamatan saya ke teman-teman UMKM yang bisa menjadi pembeda dengan Starup Business, seperti :

  1. UMKM hampir sebagian besar bersifat tradisional, maksudnya disini adalah banyak pelaku bisnis UMKM Rintisan dimulai dengan cara-cara tradisional dan produk-produk tradisional yang sudah ada sedangkan Starup Business lebih cenderung ke produk-produk innovatif berbasis teknologi.
  2. Starup Business mendominasi penggunakan teknologi digital sebagai dasar dalam menjalankan bisnisnya sedangkan UMKM Rintisan mengutamakan sistem penjualan lansung ke pasar dalam menjalankan bisnisnya
  3. Dalam menarget pangsa pasarnya UMKM Rintisan cenderung menjamah pangsa pasar lokal sebagai awal bisnisnya sedangkan Starup Business lebih luas sudah menyentuh pasar nasional bahkan global diawal bisnisnya
  4. Modal dasar UMKM Rintisan akan lebih besar dibandingkan Starup Business

Mungkin itu segelintir perbedaan yang sering terlihat secara kasat mata. Akan tetapi dengan berjalannya waktu banyak UMKM Rintisan yang naik level. Pengembangan pasar lebih luas hingga menembus pasar global, perpaduan sistem berbasis teknologi dan tradisional dalam pengelolaan bisnisnya, membuka lapangan pekerjaan lebih luas dan masih banyak hal lainnya yang membuat UMKM Rintisan menjadi jauh lebih berkembang.

Dan dapat saya simpulkan apapun itu jenis bisnis Anda yang dijalankan selama Anda bisa mengembangkannya, bisa berinovasi dan berkresasi, bisa menghadapi tantangan pasar, bisa mengetahui kebutuhan pasar dan trend pasar maka diri Anda sendiri yang akan membedakan dengan pebisnis lainnya.

Answered Apr 28, 2017
Moh Zulianto
Muh zulianto

Banyak orang berpendapat bahwa membuka usaha baru apapun bentuk dan jenisnya, termasuk berjualan gado-gado atau pakaian di Pasar Turi adalah sebuah startup juga. Namun sebenarnya hal tersebut adalah UKM bukan startup. Ciri-ciri bisnis startup selalu berhubungan dengan ide-ide baru, mengembangkan pangsa konsumen baru, menumbuhkan kebutuhan baru dari masyarakat, menentukan peluang usaha baru,  selalu mengejar tantangan dan ingin merubah wajah industry yang ada dengan inovasi terbaru yang segar. Contoh pasar startup adalah jaringan media online / media sosial, aplikasi messanger, pangsa pasar, mengikuti permintaan pasar, serta platform. Pangsa pasar startup bersifat monopoly, yang berarti melalui pasar bisnis startup bisa menentukan harga produk sendiri dan menetapkan nilai-nilai bisnis mereka untuk kepentingan perusahaan. Pada bisnis startup yang dikejar adalah pangsa pasar yang besar, berikut adalah karakter stratup :

· Founder yang multitasking (bisa mengatur tim dalam jumlah besar, bisa mengatasi berbagai macam pekerjaan dalam satu waktu).

· Keterlibatan teknologi yang efisien dan berkala.

· Mampu menarik minat investor dengan potensi appresiasi valuasi harga saham yang besar untuk efisiensi kerja.

· Penekanan klasifikasi produk atau peluang pangsa pasar yang besar dapat menyeleseikan masalah.

· Penekanan pada peningkatan profit, dan brand image pada produk yang dibuatnya.

· Apabila memiliki platform maka akan timbul network effect, semakin banyka penggunanya maka platformnya akan semakin valuable.

Sedangkan pada UKM, sifatnya adalah bisnis kecil yang melayani segementasi pasar yang sudah ada dengan produk yang sudah ada dan diketahui sebelumnya. Persaingan bisnis UKM dengan produk sejenis sangat ketat, dan semuanya tetap menghasilkan profit tetapi tidak ada batasan minimal atau maksimal profit serta valuasi yang lebih tinggi dibandingkan dengan startup. Berikut adalah karakter UKM :

· Siapa saja bisa melakukannya.

· Teknologi tidak harus ada, tetapi dengan adanya teknologi akan memperbesar pangsa pasar anda.

· Lebih berupa cash business (yang memberi anda uang sehari-hari) daripada valuation business.

· UKM akan selalu menghasilkan profit apapun keadaannya, berapapun hasilnya.

· Tidak diharuskan melakukan penekanan pada klasifikasi produk atau peluang pangsa pasar yang besar, tapi jika anda bisa melakukannya akan dapat memperluas bisnis anda.

· Membangun brand image bisa membantu memperbesar peluang peningkatan profit anda.

 

Answered Aug 12, 2017
Chacha Khoirunisa
Syariah dan hukum || hukum tata negara

Mungkin startup bisa sikatakan lebih maju dri pada umkm .

Answered Aug 19, 2017
Rio Agustian Fajarin
Mahasiswa FTUI | Peserta Rumah Kepemimpinan 8 | Sekjen HIPMI UI 2017

2I0Ngae5-T4O4IX1NrF5IH6CRkU159Uc.png

Pertama, startup lebih menggunakan teknologi, baik produksi, distribusi, maupun yang lainnya. Sedangkan, UMKM rintisan tidak terlalu banyak menggunakan teknologinnya.

Kedua, startup tidak butuh tempat yang permanen atau bisa disebut nomaden. Sedangkan, UMKM pada umumnya membutuhkan tempat yang tetap agar konsumen mengetahui tempatnya berada.

Ketiga, startup tidak membutuhkan karyawan yang banyak. Contohnya adalah cukup 3-5 orang saja. Sedangkan, UMKM biasanya membutuhkan lebih banyak orang.

Keempat, startup mempunyai jam kerja yang tidak tetap seperti bisa aja sampai malam. Sedangkan, UMKM biasanya pegawainya sudah mempunyai pekerjaan yang jam kerjanya tetap.

Terakhir, pekerja di startup mempunyai job desc yang sudah sangat jelas. Sedangkan, job desc pekerja di UKMM biasanya masih umum.

 

Ilustrasi via linkedin

Answered Sep 8, 2017
Radhiyan Pribadi
Mawapres Utama FISIP Universitas Indonesia 2017-Rumah Kepemimpinan R1 Jakarta

lQDg693l8g9MaglYHPzIrURNf4bbQwpo.jpg

Dalam sepengetahuan saya, model startup business yang umum digunakan memiliki strategi burnout atau menggunakan modal sebanyak-banyaknya tanpa memikirkan profit di awalnya. Startup cenderung mengejar user base yang besar, mementingkan growth dan bukan immediate profit. Oleh karena itu, startup umumnya membutuhkan pendanaan yang besar di awal melalui penanaman modal venture capitalist atau angel investor. Startup umumnya dikenal sebagai model bisnis penuh risiko karena tidak ada rencana untuk mendapatkan profit dalam waktu singkat. Hal ini biasanya disebabkan oleh model bisnis mereka yang memanfaatkan teknologi atau hal-hal baru yang belum dikenal luas oleh masyarakat.

Sementara, UMKM rintisan merupakan model bisnis yang biasanya sudah "terjamin" dan menggunakan modal yang lebih kecil. UMKM rintisan umumnya mengincar profit margin dalam waktu dekat, karena mereka harus segera balik modal dan dari keuntungan itulah mereka menyambung kehidupan. Memang jarang terdengar UMKM rintisan mengejar suntikan modal dari kelompok venture capitalist. Akan tetapi UMKM rintisan itu umumnya dimulai dengan modal uang bersama atau tabungan pribadi. 

Bagaimanapun juga, keduanya merupakan upaya yang sama-sama berusaha untuk mendirikan bisnis dan berdiri di kaki sendiri. 

 

Ilustrasi via pixabay.com

Answered Sep 11, 2017
Rudi Agusman
Sultan Rumah Kepemimpinan 6 Medan

menurut saya yang membedakan  antara Starts Up dengan Umkm kalau Start Up memiliki beberapa strategi dan modal usaha yang berbeda dengan umkm. start up mulai dari awal produksi distribusi sampai pada tahap akhir semua berkenaan dengan modal maksimal dan berkenaan dengan teknologi yang kemudian diharapkan produk yang di produksi memiliki keunggulan yang berbeda dan mampu mempunyai pasar sendiri. kalau UMKM tentu lebih sederhana dalam hal modal yang digunakan dan produk yang dihasilkan serta strategi yang digunakan lebih sederhana yang hanya berorientasi pada laba.

Answered Nov 3, 2017
Juli Ayu Ningtyas
Mahasiswa FTUI dan Penerima Beasiswa Rumah Kepemimpinan

Perbedaan terbesar dari kedua jenis bisnis ini adalah sasaran utama keduanya. Bisnis UKM digerakkan dengan motif utama profitabilitas dan penjualan stabil dalam jangka panjang, sedangkan bisnis startup fokus pada potensi pertumbuhan yang cepat.

Spirit keduanya sangat berbeda. Jika kita membuka dan menjalankan UKM, maka sasaran kita adalah bagaimana secepatnya mendapatkan penjualan dan menguntungkan. Namun untuk startup, kasusnya berbeda. Sebagian model bisnis startup mengejar jumlah pertumbuhan user yang eksponensial terlebih dahulu walau belum sama sekali mendapatkan revenue atau pendapatan. Seperti yang terjadi pada facebook pada lima tahun pertamanya. Kala itu, mereka berjuang mencari cara untuk memonetisasi jumlah pengguna yang banyak namun belum menghasilkan pemasukan buat mereka.

Cara mereka bertahan hidup adalah mencari pendanaan dari perusahaan-perusahaan venture capital atau angel investor yang membidik pengembalian investasi besar dalam masa mendatang. Namun, ada pula yang masih mengandalkan pendanaan sendiri atau dikenal dengan istilah bootstrapping. LabSatu.com juga didirikan dari dana internal sendiri. Kami hanya membuka diri kepada investor strategik yang bidangnya beririsan dengan bidang kami dan mempunya visi yang sama di bidang ini. 

wNAS_eYpeeP_58H_pHmnbfC2ZWsSrxQV.jpglabsatu.com

Answered Nov 25, 2017
Parlaungan Iffah Nasution
Student of UNAIR | RK Surabaya 8 | Sekjen ILP2MI

Hal yang paling membedakan adalah jika startup business pasti memanfaatkan penggunaan ICT, sedangkan UMKM rintisan tidak memaksimalkan penggunaan ICT. Umumnya startup business menggunakan sistem e-commerce, sedangkan UMKM rintisan masih menggunakan cara-cara konvensional. 

Answered Dec 2, 2017
Hazmy
Hydrometeorologyst | Bogor Agriculture University

Dewasa kini perkembangan startup sangat begitu pesat mengakibatkan adanya distorsi dari definisi startup itu sendiri. Definisi Startup menurut Sutan Mudo (2015) dalam Tech in Asia menyatakan bahwa startup merujuk pada suatu perusahaan yang baru dirintis. Startup secara eksplisit menyatakan sebagai perusahaan yang bergerak pada basis digital dan teknologi dicirikan dengan sistem oprasi melalui website dan perangkat lunak berupa aplikasi. Sedangkan ciri-ciri lainya yang dikemukakan Sutan Mudo yaitu memiliki penghasilan dibawah $100.000/tahun dan berdiri kurang dari 3 tahun. Startup didirikan melalui metode-metode dan pendekatan bisnis dalam meraih profit melalui cara cara yang khas dan spesifik. Sedangkan untuk definisi UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah) adalah usaha yang dijelaskan melalui sekala atau ukuran usaha yaitu mikro, kecil dan menengah. Dalam definisi UMKM tidak dijelasan secara khusus jika usaha tersebut dijalankan secara digital dengan menggunakan teknologi pendukung atau penggunaan perangkat lunak dalam menjalankan bisnisnya. Namun secara garis besar startup dapat didefinisikan sebagai UMKM jika sekala usaha dijalanjan pada sekala kecil dan menengah. Namun UKMKM belum tentu dapat didefinisikan sebagai startup karena belum ada penjelasan lebih lanjut mengenai bagaimana bisnis tersebut dijalankan

Answered Dec 3, 2017
Farhan Al-farabi
Teknik Sipil & Lingkungan IPB | Peserta Rumah Kepemimpinan Reg. V Bogor

simpelnya, perbedaan UMKM dan Startup ialah ada di maksud dan tujuan yang ada dalam mendirikannya.
UMKM berfokus mencari profit agar anggota UMKMnya mendapat keuntungan dan bisinis UMKM nya tetap bisa berjalan.
Startup, model bisnis yang didasari oleh keresahan masyarakat banyak, seperti transportasi online yang terlahir karena susahnnya mendapatkan transportasi dengan harga jujur,cepat dan aman.

mungkinkah UMKM dan Startup berjalan beriringan? mungkin dengan penyatuan Tujuan

Answered Dec 31, 2017
Anonymous

startup business by online and UMKM by offline

Answered May 3, 2018
Hanifah Nisrina C
Co-founder, Field Researcher @Bantuternak | Rumah Kepemimpinan Batch 8

FiXxkP8zSBiSbUagNlPzoDSZ5NW8pQ1J.jpg

Saya teringat dengan jawaban mentor saya ketika ditanya, "Apa yang membuat beda antara startup dengan 'bisnis biasa'?". Bisnis biasa, dalam hal ini adalah UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah). 

"Bisnis Modelnya", jawabnya.

Bisnis model pada UMKM bisa dibilang sudah valid. Contoh sederhananya UKMKM Kuliner, seperti Kebab Turki Baba Rafi.

 foBkCzEk5Oz-H5WwFy0zZralfeY_07my.png

Kebab Turki Baba Rafi milik Hendy Setiono bisa dibilang UMKM yang sukses hingga saat ini. Mereka sudah memiliki bisnis model yang jelas. Pelanggan membeli kebab, kebab turki menjual kebab.

Berbeda dengan startup, yang bisnis modelnya bisa berubah kapan saja, menyesuaikan dengan keinginan customer melalui berbagai riset dan pengujian. Kondisi ini biasa disebut dengan Lean Startup.

Menurut Eric Ries, Lean startup adalah sebuah proses penciptaan startup yang berfokus pada cepatnya penciptaan prototype startup dengan tujuan asumsi pengujian.

Sekarang coba perhatikan diagram dibawah ini :

SIpqT-PCtuC8FOAAwrZcH0HfHWCgEJSe.png

Diagram tersebut merupakan alur bagaimana startup yang menerapkan konsep lean bekerja. Tiga tahapan/alur  pengujian tersebut disebut dengan validate learning, yaitu mempertemukan antara learn, build, dan measure.

Lalu, apa berbedaan lainnya antara bisnis tradisional dengan startup?
Berikut adalah jawabannya :

-yt7rK-GYnc4naxk2BBqjsX5nz0gqs2Y.jpg

 

Answered May 6, 2018
Galang Novan
Entrepreneur

Startup Business telah menggunakan teknologi secara maksimal sedangkan UMKM rintisan belum maksimal memanfaatkan teknologi.

Answered May 6, 2018