selasar-loader

Apa saja faktor yang menginspirasi bagi remaja untuk melakukan kenakalannya?

Last Updated Nov 18, 2016

16 answers

Sort by Date | Votes
Maria Margaretha
I am a Primary School Teacher. I love to learn and enjoy the journey of learning

Hasil gambar untuk kenakalan remaja

Kebutuhan akan perhatian  dan harapan yang tidak terpenuhi. Remaja memiliki kebutuhan akan perhatian serta sejumlah harapan. Tekanan dari kawan sebaya juga bisa membuat remaja menjadi nakal. Ikut-ikutan teman.

Gambar via assets.kompasiana.com

Answered Dec 14, 2016
Azzikra febriyanti
Cintai apa yg kita miliki, miliki apa yg kita cintai.

vXAaRa_uYcBLsX1K9uxoJncxlojS3AH2.jpg

Media sosial, lingkungan yang tidak baik.

 

sumber gambar: smartbisnis.co.id

Answered Dec 31, 2016
Rasyid Putra Adi Suwarno
Faculty of Public Health, Universitas Indonesia

Lingkungan dimana remaja tersebut berada

Answered Jan 13, 2017
Rizal Kurniawan
Veterinary | Agriculture Animal Health

Pengawasan dan didikan orang tua.

Lingkungan 

 

Answered Jan 13, 2017
Yudi Arianto
Traveller Makassar || Pendidik || Awardee LPDP Kemenkeu RI PK -61

Pada umumnya, kenakalan remaja disebabkan oleh faktor lingkungan dari anak tersebut. Selain itu, salah satu yang menjadi faktor yang menginspirasi bagi remaja melakukan kenakalan karena mencontoh dari televisi yang dia tonton. Dan yang menjadi faktor lain adalah faktor aktualisasi diri dalam pencarian jati diri.

Answered Jan 13, 2017
Abdul Hamid
saya kelahiran minang, 28-08-1996.. saya mahasiswa UNP

1. Ketokohan

Ketokohan seorang orang tua adalah hal yang mempengaruhi kenakalan remaja,  ke piawaian dalam menampilkan diri dan menempatkan sikap pada seorang remaja yang tengah pada masa mencari jati diri, dapat menghindari seorang anak terjerumus dalam lubang kenakalan remaja. ketokohan orang tua  mampu mengotrol kegiatan remaja yang berpotensi merusak pada diri remaja tersebut. 

2. Publik Figur

Publik figur sebagai sosok yang menjadi contoh dan teladan remaja, bertanggung jawab pada kenakalan remaja yang timbul akibat tampilan yang ia tampilkan baik dari sikap dan gaya hidup. 

3. Lingkungan

Seorang remaja yang tumbuh dalam lingkungan pesantren atau pondokan setidaknya akan masih merasa berkeperluan melakukan kebajikan agama.  Sedangkan yang tumbuh dalam lingkungan masyarakat dengan gaya hidup bebas (seks dan sebagainya), maka akan berdampak pada remaja dalam pola pergaulannya. Yang nanti akan menjadikan jati diri yang kurang beretika.

Answered Jan 23, 2017
Sri Gusmurdiah
Mahasiswa Jurusan Administrasi Pendidikan, Universitas Negeri Padang

1. Tontonan (TV/youtobe) merupakan media yang sangat berpengaruh bagi remaja dalam pembentukan pola pikirnya. Jika remaja sering menonton tayangan TV atau youtobe dengan konten yang menyimpang, maka besar kemungkinan remaja tersebut juga akan berperilaku tidak benar (nakal).

2. Bahan bacaan, hampir sama halnya dengan tontonan, bahan bacaan juga menjadi bagian yang menginspirasi bagi kenakalan remaja. Sebab, kecendrungan remaja akan bersikap sesuai dengan bacaan-bacaan yang dikonsumsinya.

3. Perilaku teman sejawat, seorang remaja memiliki kecendrungan untuk bersikap sama dengan teman sepermainanya. Jika temannya tersebut berperilaku menyimpang, maka si remaja juga akan berperilaku tidak jauh berbeda dengan temannya tersebut.

Answered Jan 23, 2017
Annisa Asyfiati
Vokasi Perumahsakitan UI'17 OKK UI 2017

Faktor dari lingkungan sekitar mereka yang kurang baik memicu perilaku yang tidak baik, adanya konflik yang terjadi pada lingkungan keluarga, pernah mengalami tindak kekerasan, dan faktor dari media sosial.

Answered Jul 29, 2017

Faktor dari teman-temannya dan lingkungannya.

Answered Aug 10, 2017

Faktor internal (keluarga,  teman, tetangga) dan eksternal (lingkungan sekitar,  tayangan televisi, internet). Paling banyak remaja melakukan itu supaya lebih diperhatikan orang lain, ingin terlihat gaul, gengsi, dan sebagainya.

Answered Aug 12, 2017
Anonymous

http://ainaaailaagroup.com/wp-content/uploads/2017/06/mitos-kecantikan-di-kalangan-remaja-putri.jpg

Faktor internal: keluarga, kerabat.

Faktor eksternal: lingkungan sekitar, tayangan TV, pengaruh budaya barat.

Biasanya para pemuda bersikap seperti itu karna kurangnya perhatian dan Kasih sayang dari keluarga, banyaknya teman yang mempengaruhi dan tidak ada yang mencegahnya, masuknya budaya barat yang membuat para pemuda ingin memiliki perlakuan seperti mereka. 

Apabila mereka tidak melakukan hal-hal tersebut, maka pemuda itu akan terlihat seperti pemuda yang kurang updet, dan banyak di-bully oleh teman-teman sekitarnya, bisa pula mereka gengsi jika mereka tidak melakukan hal yang teman-teman mereka lakukan.

Itulah faktor mengapa para pemuda melakukan kenakalannya.

Sumber gambar: Ainaa-Ailaa Group

Answered Aug 12, 2017
Novi Inayatun Nadziroh
Mahasiswa Hukum UGM

Kenakalan di usia remaja sepertinya sudah menjadi hal yang wajar. Sebenarnya ada banyak faktor yang melatarbelakangi para remaja melakukan hal tersebut. Diantaranya adalah:

1. Ingin mencari jati diri: Pada hakikatnya di usia remaja, banyak anak yang ingin mencari sosok seperti apakah atau sosok yang bagaimanakah yang cocok untuk dirinya. Remaja mulai mencari jati diri dan karakter mereka. Tak dapat dipungkiri jika dalam proses pencarian jati diri tersebut banyak remaja yang melakukan berbagai kenakalan agar mereka dianggak eksis.

2. Kurang kasih sayang: Dilahirkan dari orang tua yang super sibuk apalagi ibu yang sangat pekerja keras akan mengakibatkan anak-anak kekurangan kasih sayang. Tidak ada sosok yang bisa mengontrol kehidupan anak tersebut. Hingga pada akhirnya anak tersebut dibiarkan bebas. Aakhirnya dengan kebebasan tersebut anak apalagi ketika menginjak dewasa cenderung akan berperilaku nakal semau dia.

3. Pendidikan yang buruk di keluarga/trauma: Latar belakang keluarga yang memiliki banyak masalah dan kurangnya didikan dari keluarga akan berakibat pada kenakalan anak apalagi usia remaja. Mereka cenderung bosan berada di rumah karena kedua orang tuanya sering bertengkar misalnya, hal tersebut mengakibatkan anak merasa tidak nyaman.

4. Lingkungan yang buruk: Salah memilih teman atau berada di lingkungan yang buruk merupakan faktor yang cukup dominan, karena mereka akan mengikuti pola hidup dan kenakalan temannya tersebut. Sehingga kenakalan tersebut akan menjadi hal yang biasa untuk dilakukan.

Demikian faktor yang menurut saya dapat mempengaruhi adanya kenakalan bagi remaja.

 

Answered Nov 2, 2017
Bob Aditya Hidayat
Ilmu Komunikasi UI 2014 | Rumah Kepemimpinan Angkatan 8 Regional Jakarta Putra

Secara teori saya tidak tahu secara spesifik faktor-faktor yang menginspirasi kenakalan remaja. Tetapi secara pengamatan saya, remaja merupakan usia labil yang cenderung mencari jati dirinya. Mereka mencari jati diri lewat banyak hal, baik melalui kegiatan yang diikuti, memperhatikan lingkungan, menjadikan seseorang sebagai contoh, dan lain-lain.

Kebanyakan remaja menjadi nakal adalah karena lingkungannya yang membuat dia berusaha untuk menjadi seperti orang-orang yang ada di lingkungannya serta mengikuti kebiasaan orang-orang tersebut. Terlebih lagi di dunia dengan teknologi yang canggih saat ini, khususnya dengan adanya internet dan media sosial yang sangat berkembang. Media sosial menjadi salah satu faktor yang dapat mempengaruhi sifat remaja saat ini. Mereka belajar dari apa yang mereka lihat dan mencoba untuk menirunya.

Oleh karena itu sangat penting untuk melakukan pengawasan penggunaan media sosial pada remaja dan memperhatikan lingkungan tempat mereka bermain.

Answered Feb 26, 2018
Galih Fajar Ramadhan
Mahasiswa Teknik Biomedis ITB

Menurut pengalaman pribadi, yang menjadi faktor untuk melakukan kenakalan adalah faktor lingkungan dan tidak adanya kegiatan lain yang dilakukan, jadi bosan. Solusinya, adalah edukasi mengenai kegiatan yang dapat dilakukan ketika luang yang tentunya bermanfaat.

Answered May 5, 2018
Siti Fauziyyah
SITI FAUZIYYAH_FMIPA_UNJ_BAKTI NUSA

-hWOyjCT-XzGR4LrrZOkaSfWUqj2gwqA.jpg

 

Batasan usia remaja yang umum digunakan oleh para ahli adalah antara 12 hingga 21 tahun. Perkembangan psikologis remaja, ditandai adanya emosi yang meledak-ledak, sulit dikendalikan, cepat depresi (sedih, putus asa) dan kemudian melawan dan memberontak. Emosi tidak terkendali ini disebabkan oleh konflik peran yang sedang dialami remaja.

Kenakalan remaja (Juvenile Delinquency) kejahatan / kenakalan yang dilakukan oleh anak-anak muda, yang merupakan gejala sakit (Patologis) secara sosial pada anakanak dan remaja yang disebabkan oleh satu bentuk pengabaian sosial, sehingga mereka itu mengembangkan bentuk tingkah laku yang menyimpang.

Pengaruh sosial dan kultural memainkan peran yang besar dalam pembentukan atau pengkondisian tingkah laku criminal anakanak remaja. Perilaku anak-anak remaja ini menunjukkan tanda-tanda kurang atau tidak adanya konformitas terhadap norma-norma sosial, mayoritas kenakalan remaja berusia 21 tahun. Angka tertinggi tindakan kejahatan ada pada usia 15–19 tahun, dan sesudah umur 22 tahun kasus kejahatan yang dilakukan oleh remaja akan menurun.

Perilaku ‘nakal’ remaja bisa disebabkan oleh faktor dari remaja itu sendiri (internal) maupun faktor dari luar (eksternal). Faktor internal: 1. Krisis identitas: Perubahan biologis dan sosiologis pada diri remaja memungkinkan terjadinya dua bentuk integrasi. Pertama, terbentuknya perasaan akan konsistensi dalam kehidupannya. Kedua, tercapainya identitas peran. Kenakalan ramaja terjadi karena remaja gagal mencapai masa integrasi kedua. 2. Kontrol diri yang lemah: Remaja yang tidak bisa mempelajari dan membedakan tingkah laku yang dapat diterima dengan yang tidak dapat diterima akan terseret pada perilaku ‘nakal’. Begitupun bagi mereka yang telah mengetahui perbedaan dua tingkah laku tersebut, namun tidak bisa mengembangkan kontrol diri untuk bertingkah laku sesuai dengan pengetahuannya.

Faktor eksternal: 1. Keluarga dan Perceraian orangtua, tidak adanya komunikasi antar anggota keluarga, atau perselisihan antar anggota keluarga bisa memicu perilaku negatif pada remaja. Pendidikan yang salah di keluarga pun, seperti terlalu memanjakan anak, memberikan pendidikan agama, atau penolakan terhadap eksistensi anak, bisa menjadi penyebab terjadinya kenakalan remaja. 2. Teman sebaya yang kurang baik 3. Komunitas/lingkungan tempat tinggal yang kurang baik. Perilaku menyimpang yang dilakukan oleh remaja berupa tindakan kriminal boleh jadi membuat kita berpikir ulang mengenai integrasi dalam masyarakat. Kenakalan remaja berupa tindak kriminal bisa memberikan pengaruh yang besar dalam masyarakat, meskipun pengaruh mereka tidaklah diinginkan (unintended). Karena dengan maraknya pemberitaan kriminalitas di kalangan remaja mendorong kita bertanya penyebab terjadinya tindakan tersebut.

Kegagalan mencapai identitas peran dan lemahnya kontrol diri bisa dicegah atau diatasi dengan prinsip keteladanan. Remaja harus bisa mendapatkan sebanyak mungkin figur orang-orang dewasa yang telah melampaui masa remajanya dengan baik juga mereka yang berhasil memperbaiki diri setelah sebelumnya gagal pada tahap ini. Adanya motivasi dari keluarga, guru, teman sebaya untuk melakukan point pertama.

  1.  
  2. Remaja membentuk ketahanan diri agar tidak mudah terpengaruh jika ternyata teman sebaya atau komunitas yang ada tidak sesuai dengan harapan.

Answered Jan 3, 2019
Anonymous

Your share is the great knowledge I have gathered, you are an important person I admire, thank you slitherio

Answered Jun 29, 2019

Question Overview


and 3 more
21 Followers
2647 Views
Last Asked 3 years ago

Related Questions


Apakah kenakalan remaja mengacu pada pergaulan bebas dan narkoba?

Bagaimana cara mendidik anak sehingga menjadi anak yang saleh dan salehah?

Bagaimanakah cara yang tepat untuk menanggulangi kenakalan remaja?

Bagaimana cara yang tepat untuk menanggulangi kenakalan remaja, khususnya seks bebas?

Apa yang harus kita lakukan ketika menghadapi orang atau teman yang overdosis?

Apa yang mempengaruhi kaum remaja untuk melakukan seks bebas?

Apakah bisa kita menghilangkan seks bebas di kalangan remaja?

Bagaimana sikap Anda terhadap teman yang melakukan semua kenakalan remaja, mulai dari miras, balap liar, tawuran, hingga seks bebas dan narkoba?

Siapa pencipta permainan Blue Whale Challenge?

Bagaimana sistem pendidikan di Jerman berlangsung selama Perang Dunia II?

Adakah kajian ilmiah tentang parfum?

Apakah rehabilitasi sudah cukup untuk menghentikan pengguna narkoba yang sudah terjerumus?

Apa itu sistem pendidikan anak Montessori?

Pada usia berapakah anak akan mampu menyerap pendidikan seks usia dini dengan baik?

Apa yang kalian semua harapkan untuk pendidikan di Indonesia?

Apa nasihat terbaik yang pernah Anda dapatkan?

Apa tujuan dibangunnya Pertamina Tower UGM?

Pilih mana, menjadi mahasiswa pengabdi IPK atau pengabdi organisasi mahasiswa?

Bagaimana pengalaman pertama mendongeng di depan anak-anak?

Apa kelebihan kuliah di jurusan Komunikasi?

Apa saja hukum/prinsip fisika yang diterapkan pada sebuah roller coaster?

Apakah HIV dan AIDS itu sama?

Bagaimana cara masuk UI (Universitas Indonesia)?

Mengapa kuliah di Universitas Indonesia begitu menarik dan prestisius?

Mengapa iPod mampu mengalahkan Walkman dalam bisnis peranti musik dunia?

Kenapa Indonesia belum juga maju sementara Korea Selatan yang dulu lebih miskin dari kita justru maju sekali saat ini?

Siapa film director (sutradara film) terbaik menurut Anda?

Apabila poligami adalah ibadah, mengapa banyak perempuan muslim yang tidak mau melakukannya?

Mengapa banyak anak perempuan yang menjadikan ayahnya sebagai cinta pertamanya?

Apa perbedaan menulis esai dengan menulis gagasan?

Apa yang menjadi alasan mengapa suatu negara menerapkan bebas visa terhadap negara lain?

Mengapa Indonesia sebagai negara maritim harus mengimpor garam?

Apa kelebihan kuliah di jurusan Teknik Metalurgi?

Apa perbedaan antara sosiologi ekonomi dan ilmu ekonomi?

Apa yang menyebabkan manusia selalu menilai dari apa yang dia lihat?

Bagaimana efek otonomi daerah terhadap pengontrolan mutu di Indonesia?

Kabupaten apa yang mengalami inflasi paling tinggi pada tahun 2017?

Mengapa seseorang bisa tertarik bergabung dengan ISIS?

Apa yang dimaksud dengan haram?