selasar-loader

Bagaimanakah cara yang tepat untuk menanggulangi kenakalan remaja?

Last Updated Nov 18, 2016

43 answers

Sort by Date | Votes
Armedianto Putra St Rky Mulia
DBM MNC Sky Vision ( MNC Group )

Hasil gambar untuk kasih sayang keluarga

Sumber gambar: http://tribratanewsbojonegoro.com/wp-content/uploads/2016/03/56e8bd27-keluarga.md_.jpg (SUM)

Kenakalan remaja dapat ditanggulangi dengan memberi mereka kasih sayang dari keluarga dan orang-orang terdekat.

Answered Nov 23, 2016
Azzikra febriyanti
Cintai apa yg kita miliki, miliki apa yg kita cintai.

H79EafsYtQLkEcmrrpIHNYsGg3f-kL7-.png

Dengan mengembalikan pendidikan karakter yang berbasis pada ajaran agama. 

 

sumber gambar: thetanjungpuratimes.com

Answered Dec 31, 2016

Memberikan aktifitas yang positif kepada mereka lebih banyak.

Answered Jan 12, 2017
Anonymous

Yang pertama adalah pendidikan dari keluarga, karena keluarga adalah madrasah/sekolah pertama yang membentuk seorang remaja. Dan di dukung oleh lembaga formal dan nonformal dalam mendidik prilaku mereka dan bagaimana mereka menjadi lebih baik.

Answered Jan 25, 2017
Moch Nurul
pernah menjadi valounteer di ITS Mengajar, organisasi kampus di bid. pendidikan

1.carikan teman dan lingkungan yang baik

2. berikan pendidikan ilmu non formal , pendidikan formal yang berlebihan akan membuat dia kurang peka dan sulit berubah

3. 

Answered Jan 25, 2017
Anonymous

tbYdIVef8xZI9DH4WZYu9ZvZ85Ykmmj3.jpg

via kompasiana.com (FR)

Intinya kembali ke keluarga, nakalnya remaja karena pengaruh dikeluarga yg tidak dianggap akhirnya diluar jadi liar, kalau dari keluarga ada perhatian dan kasih sayang gak nakal anak. Intinya anak ingin dihargai dan gak mau dianggap anak kecil terus. 

Answered Apr 5, 2017
Annisa Asyfiati
Vokasi Perumahsakitan UI'17 OKK UI 2017

Faktor dari lingkungan sekitar yang kurang baik dapat memicu perilaku yang tidak baik, adanya konflik dalam lingkungan keluarga, pernah mengalami tindak kekerasan, dan pengaruh negatif yang didapatkan dari penggunaan media sosial yang kurang tepat.

Answered Jul 29, 2017

1. Kita didik akhlak yang baik dan kita berikan ajaran agama Islam

2. Kita berikan kenyaman di rumah tangga supaya si anak menjadi betah di rumah dan nurut kepada orang tuanya.

3. Hindarkan berteman dengan orang-orang yang jelek tingkah lakunya

4 jangan terlalu kita bebaskan dalam bergaul

5. Selalu kita berikan nasihat-nasihat agama dan contohkan berperilaku yang baik terhadap anak 

6. Mengetahui dampak negatif dan positif dalam bergaul.

Answered Aug 14, 2017
Mugniar
Blogger www.mugniar.com | Freelance writer

Hasil gambar untuk kenakalan remaja

Bukan dalam rangka berusaha menjadi ahli, karena saya juga masih terus belajar menjadi orang tua yang baik. Saya masih akan terus mengalami ujian sebagai orang tua, dengan 3 anak (1 remaja SMA dan dua usia sekolah dasar). Hanya saya mau berbagi apa yang saya saksikan dan apa yang saya pelajari, yaitu bahwa orang tua punya peranan besar dalam perkembangan anaknya. Apabila ada masalah, biasanya orang tua punya andil besar sebagai "penyebab"-nya.

Baru-baru saya membaca buku penelitian mengenai perilaku remaja dalam komunitas gay. Judulnya Maskulin Dendong pada Komunitas Gay, Waria, dan LSL di Kota Makassar (Buku Seri Etnografi Kesehatan 2016). Saat membaca kisah-kisah mengapa para remaja itu bisa terlibat sedemikian dalam dengan perilaku seks sejenis secara bebas dan menjadikan hubungan seksual menjadi hal yang utama (padahal usia mereka masih belasan), cikal-bakal masalahnya adalah karena perhatian dari orang tua mereka kurang sekali atau bahkan tidak ada. Miris sekali membaca kisah-kisah mereka. Itu hanya sebagian kecil contohnya. Di sekeliling kita banyak.

Saya pun pernah berbincang dengan seorang kawan-Doktor Faridah Ohan dari UNM mengenai adanya hasil penelitian tentang anak-anak yang bersekolah di sekolah berasrama, yaitu bahwa pada saat anak-anak itu menjalani peran sebagai orang tua, mereka tidak tahu harus melakukan apa sebagai ayah atau sebagai ibu. Mereka kehilangan model. Mereka nyaris buta terhadap peran ayah dan ibu dalam sebuah keluarga. Alhasil, mereka tidak dapat menjalani peran mereka dengan baik dan tidak dapat menjadi role model bagi anak-anaknya.

Jadi, memang harus dimulai dari kesadaran orang tua bahwa diri mereka amat penting dalam perkembangan moral anak-anaknya. Merekalah role model utama, juga pengarah utama.

 

Ilustrasi via ekazai.files.wordpress.com

Answered Aug 16, 2017
Zezen Rifai
Mahasiswa jurusan filsafat islam

Menyampaikan pesan-pesan moral secara persuasif dengan memahami karakter para remaja dan senantiasa menuntun ke arah yang lebih baik secara perlahan.

Answered Aug 16, 2017
Fhidela Dheaa
Mahasiswa Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan

NAMA : DEA FANINDELA

FAKULTAS : FITK

JURUSAN : PENDIDIKAN IPS

Cara paling ampuh untuk mengurangi kenakalan remaja adalah pembekalan keagamaan yang ditanamkan pada anak sejak usia dini, baik itu melalui lembaga keluarga, pendidikan formal, maupun informal.

Answered Aug 16, 2017

Mengikuti kegiatan-kegiatan yang bermanfaat serta lingkungan yang mendukung pergaulan yang positif.

Answered Aug 16, 2017

Menurut saya, perlu diadakannya kegiatan-kegiatan yang mendidik kaum muda, seperti penyuluhan tentang narkoba, miras, dsb. Kalau hal ini agak sulit dilakukan, cara kedua, yakni lewat pendekatan, anak yang terjerat kenakalan remaja, kita dekati, kita beri doktrin-doktrin yang menyadarkan mereka.

Answered Aug 16, 2017

Dengan memberikan latihan bagi para remaja untuk hidup teratur, tertib dan berdisiplin tidak hanya itu, bisa juga dengan aktif di kamp latihan, untuk membiasakan diri bekerja, belajar dan melakukan rekreasi sehat dengan disiplin tinggi.

Answered Aug 17, 2017
Indah Nur Farihah
Childern Consultant, soon. Public Health'17.

Bekerja sama dengan keluarga. keluarga merupakan salah satu faktor penting dalam penanggulangan kenakalan remaja. kenakalan remaja sendiri sering disebabkan karena kurangnya pendampingan dan pengawasan dari keluarga sehingga remaja merasa bebas mencoba segala hal baru tanpa tahu dampak negatif dan positifnya. masa remaja memang sering dielu-elukan sebagai masa pencarian jati diri. namun, 'pencarian jati diri' disini haruslah diikuti dengan pendampingan dan pengawasan dari keluarga terutama orangtua. Peran keluarga disini sangat amat membantu, karena keluarga merupakan orang-orang pertama yang dikenal dan dipercaya oleh seorang anak.

Answered Aug 17, 2017
sania febrianti
If you fail. Learn. And move on. You're growing and still living

Sania febrianti 

11170183000032

Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan

Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyyah

Yang pertama ada lah kita melihat keluarganya yang kedua lingkungannya.

Keluarga adalah hal yang paling penting dalam pergaulan anak,jika anak di didik dengan kekerasan masa si anak akan merasa terkekang dan takut dalam bertindak, ada juga anak yang di didik tanpa perhatian orang tuanya dan ini yang bahaya...karena mereka akan mencari perhatian kepada orang-orang yg ada di lingkungan mereka.

Untuk mengatasi ini kita harus mendekati mereka perlahan dan menasehatinya. Agar mereka merasa ada yang memperhatikan mereka.

Dan apabila kenakalan karena meniru acara sinetron caranya adalah mengatur jam flim yang berbeda jam dengan sinetron yang biasa dia tonton atau temeni mereka menonton dan menasehati secara perlahan.

Karakter anak seiring berjalannya waktu berbeda-beda. Nah anak sekarang harus pelan-pelan menasehatinya 

Ajari mereka mengaji agar mereka benar-benar yakin bahwa Allah akan selalu melihat perbuatan mereka sehingga jika mereka ingin menyakiti diri mereka atau orang lain mereka akan merasa takut.

Answered Aug 18, 2017
Rizka Choirunnisa
Man shobaru zhafira

Pertama, memperkenalkan ruang lingkungan keluarga sejak dini. Hal tersebut dapat membantu anak terbiasa mengenal kepribadian masing-masing orang di dalam rumah, dimulai dari orang tua yang selalu membantu cara bersikap dan menyikapi orang lain. Kedua, membiarkan anak bersosialisasi terhadap lingkungan sekitarnya,  tetapi tetap dalam pengawasan orang tua untuk mengingatkan mana yang baik untuk diri sendiri maupun orang lain, dan mana yang buruk untuk diri sendiri dan orang lain.

Answered Aug 18, 2017

Jangan pernah lelah untuk selalu mengingatkan hal-hal yang baik dan selalu menularkan hal-hal positif. Nasihatilah dengan kata-kata yang baik dan lembut agar orang yang mendengrkan bisa menerima masukan dari kita.

Kita juga harus selalu mewaspadai pergerakan anak-anak yang ada di lingkungan kita dan selalu mengayomi mereka dengan baik. 

 

Answered Aug 18, 2017

12LyESKT_DILJ5Jy0-Rurj3PsLjHHtdz.jpg

Ada 2 gangguan psikis yang ringan yang semua orang pasti pernah mengalaminya, pertama cemas/ansietas yang artinya takut kehilangan "sesuatu" yang belum hilang, dan yang kedua depresi yang artinya sudah ada yang hilang dari dirinya. Anak remaja di usia 11-18 tahun/pubertas awal, usia di mana terjadi pembentukan kepribadian, usia di mana sangat butuh "jiwa" sesuai identifikasi kodratnya, kalau laki-laki ya "jiwa" ayahnya, dan kalau perempuan pastinya "jiwa" ibunya. Kenakalan pada usia remaja ini biasanya terkait dengan adanya yang hilang dari dirinya, contohnya hilang "perhatian" dari orang-orang terdekatnya, khususnya orang tua. Jadi remaja tersebut terganggu psikisnya sesuai dengan jenis depresi.

Penanggulangannya, terapkan pola asuh yang baik dan benar, penuhi kebutuhan psikisnya yang hilang itu, sesuai identifikasinya tersebut dan mencoba mengerti dengan berkomunikasi menggunakan kata-kata terbuka dengan menghindarkan kata "tidak, harus, dan jangan". Kalau fase waktu kehilangan tersebut berlangsung lama, dan kenakalannya bervariasi, intensitasnya makin bertambah kualitas dan kuantitasnya, sebaiknya konsultasi dengan profesional, karena kalau diperlukan obat tentunya harus dengan resep dokter.

 

 

gambar via blogspot.com

Answered Aug 18, 2017

Pendekatan yang sesuai dengan karaktetistik si remaja.

Answered Aug 18, 2017

Question Overview


and 43 more
61 Followers
3458 Views
Last Asked 3 years ago

Related Questions


Apakah kenakalan remaja mengacu pada pergaulan bebas dan narkoba?

Bagaimana cara mendidik anak sehingga menjadi anak yang saleh dan salehah?

Bagaimana cara yang tepat untuk menanggulangi kenakalan remaja, khususnya seks bebas?

Apa yang harus kita lakukan ketika menghadapi orang atau teman yang overdosis?

Apa saja faktor yang menginspirasi bagi remaja untuk melakukan kenakalannya?

Apa yang mempengaruhi kaum remaja untuk melakukan seks bebas?

Apakah bisa kita menghilangkan seks bebas di kalangan remaja?

Bagaimana sikap Anda terhadap teman yang melakukan semua kenakalan remaja, mulai dari miras, balap liar, tawuran, hingga seks bebas dan narkoba?

Siapa pencipta permainan Blue Whale Challenge?

Bagaimana sistem pendidikan di Jerman berlangsung selama Perang Dunia II?

Adakah kajian ilmiah tentang parfum?

Apakah rehabilitasi sudah cukup untuk menghentikan pengguna narkoba yang sudah terjerumus?

Apa itu sistem pendidikan anak Montessori?

Pada usia berapakah anak akan mampu menyerap pendidikan seks usia dini dengan baik?

Apa keistimewaan pesantren Gontor dibanding pesantren-pesantren lain di Indonesia?

Apa anda pikirkan tentang sejarah keagamaan yang di Indonesia?

Apakah keadilan di bumi pertiwi sudah benar ditegakkan? Apa ciri - cirinya?

Kalau sulit istikamah dalam beribadah, apa solusinya?

Apa itu gaudeamus igitur?

Apa sajakah fakta yang menarik tentang keberagaman agama di Indonesia?

Bolehkah orang muslim mempelajari ajaran dari agama lain?

Mengapa Alquran hanya menyebutkan 25 nabi?