selasar-loader

Apa yang membuat Harian Kompas sebagai media cetak lebih unggul dan bernilai dibanding media cetak lain?

Last Updated Jan 31, 2017

1 answer

Sort by Date | Votes

OFSK-u3BWVMwCCkYau-nkYtIBh2bJtPi.jpg

Saya tak tahu pasti bagaimana cara menilai sebuah surat kabar.

Namun, saya dulu pernah tiap hari membaca koran ini saat bekerja di sebuah industri kreatif untuk web

Mungkin Kompas menjembatani banyak kepentingan dan kebutuhan. Dari yang terlihat perharinya, setahu saya ada rubrik komik "Amazing Spiderman" untuk pecinta komik (yang sayangnya hanya beberapa frame dan satu kotak saja). Mereka yang berkecimpung—atau hanya tertarik membaca rubriknya—di bidang ekonomi pun sepertinya mendapat ulasan yang cukup komprehensif per harinya. Meski memang, tak seperti koran khusus bisnis atau ekonomi. Di sisi lain juga ada rubrik dan halaman "Ilmu Pengetahuan Populer" yang bergambar atau mengulas sosok tertentu dengan lebih dalam.
Ada juga rubrik lain, misalnya untuk anak (hari Minggu), tips untuk profesional dan karier (hari Sabtu), sastra dan seni (hari Minggu), dan banyak lainnya. Tapi, saat ini, saya kurang begitu tahu isi halaman dari Kompas.

Saya pikir, bila pada suatu hari tertentu banyak iklan atau tidak kemungkinannya redaksi (atau manajemen?) menambah jumlah halaman atau lembaran korannya. Terkadang juga ditambah suplemen khusus yang berisi liputan untuk topik tertentu. Kemungkinan ini menambah nilai dan bahan bacaan bagi pelanggan atau pembacanya. Jadi, imbasnya, jumlah halaman per harinya bisa jadi berbeda-beda.

Saya berdomisili di Jawa Timur (Surabaya) pada saat menjawab pertanyaan ini dan telah membandingkannya dengan beberapa koran lainnya. Singkatnya, beberapa dari koran tadi pun masih memutuskan terbit tiap harinya dengan jumlah halaman yang tetap, entah banyak atau sedikitnya iklan yang masuk. Di kala musim penerbitan, informasi kelulusan ujian masuk perguruan tinggi negeri mungkin akan lebih sedikit porsi dan ruang untuk berita dan liputan lain. 

Yang entah hasil liputan wartawan tersebut pada hari sebelumnya diapakan. Apakah dijadikan bahan untuk media online, saya juga tak tahu. Entah juga jika daftar mereka yang lulus ujian PTN tersebut adalah hasil kerja wartawannya juga. Tetapi yang pasti, mereka yang tidak berkepentingan dengan hasil ujian PTN ini akan merasa rugi membeli koran pada hari itu.

*Menurut pendapat saya dari pengalaman selama ini.

 

Ilustrasi via kompasiana.com

Answered Jul 20, 2017

Question Overview


2 Followers
677 Views
Last Asked 2 years ago

Related Questions


Mengapa Anda harus membaca Harian Kompas dan apa kelebihannya?

Apa keunggulan Harian Kompas dari sisi konten sehingga tetap memimpin dan bagaimana harian ini dikelola?

Apa kekuatan dan keunggulan Harian Kompas menurut Anda sehingga bisa bertahan lebih dari setengah abad?

Apa tips sukses wawancara saat melamar kerja di Grup Kompas? Apakah harus memiliki relasi di dalamnya?

Bagaimana proses kreatif menulis berita di Harian Kompas, apakah atas inisiatif sendiri atau penugasan?

Apa Itu rubrik "Sosok" di Harian Kompas?

Benarkah peran media mainstream semakin terdesak oleh media sosial yang kontennya diisi para netizen?

Benarkah peran media arus utama atau media mainstream semakin terdesak oleh media sosial yang kontennya diisi para netizen?

Mengapa media disebut "Pilar Keempat" dalam demokrasi?

Apa pendapatmu tentang isu-isu yang berkembang di media mainstream belakangan ini?

Apa pendapatmu tentang media cetak sekarang?

Siapakah yang mempopulerkan "Om Telolet Om"? Mengapa bisa populer di kalangan netizen?

Apakah skill atau keahlian paling utama yang harus dimiliki seorang pemimpin redaksi?

Apa yang membuat Harian Republika sebagai media cetak lebih unggul dan bernilai dibanding media cetak lain?

Apa yang membuat Harian Media Indonesia sebagai media cetak lebih unggul dan bernilai dibanding media cetak lain?

Bagaimana menjaga objektivitas seorang Jurnalis?

Apa perbedaan antara jurnalisme televisi dan jurnalisme cetak?

Kenapa pemberitaan setiap media nasional memiliki perspektif berbeda?

Siapa Itu Sukarni Ilyas yang dikenal dengan nama "Karni Ilyas"?

Siapa itu Pepih Nugraha?

Apa yang dimaksud dengan 5W 1H dalam menulis berita?

Apa yang disebut "Nilai Berita" atau news value?

Siapa Jakob Oetama dalam dunia jurnalistik dan media Indonesia?