selasar-loader

Kenapa harus ada 2 jenis ujian masuk Universitas negeri? Ada SNMPTN dan SBMPTN. Kenapa tidak satu jenis saja?

Last Updated Jan 27, 2017

Setiap tahun menjelang bulan April hingga Juli, siswa-siswi SMA dibuat gelisah dengan persiapan Ujian Masuk Perguruan Tinggi negeri. Ada SNMPTN, ada SBMPTN, ada ujian mandiri seperti SIMAK dan lain-lain.

Mengapa harus ada berjenis-jenis tipe ujian ? Ada SNMPTN dan ada lagi SBMPTN.

Kenapa tidak dibuat satu saja. Tunggal !. Satu pintu masuk ke Perguruan Tinggi, yang diadakan secara Nasional. Mengapa harus ada 2 atau lebih ? Apa untungnya bagi Universitas itu sendiri ?

3 answers

Sort by Date | Votes
Nurul Luthfiyah
Mahasiswa Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi

Karna kalau hanyaa ada satu jalur ujian yaitu SNMPTN,Jalur ini adalah jalur memasuki PTN tanpa ujian tertulis.Dengan kata lain, PTN “mengundang” kalian untuk masuk ke universitasnya.Dan yang bisa  mengikuti seleksinya hanya orang2 pilihan yang telah dilihat sebelumnya dari nilai raport dan prestasi akademis yang telah sesuai dengan syarat dari masing2 universitas.

Dengan adanyaa jalur seperti SBMPTN atau Ujian Mandiri dll itu sangat membantu bagi orang2 yang ingin masuk PTN tanpa dilihat dari nilai raport (SNMPTN) dengan artian ujian yang diadakan tertulis ini bisa diikuti oleh seluruh golongan dan kalangan untuk bisa sama sama berjuang lagi untuk masuk ke PTN yang diminati/diimpikan

Answered Aug 14, 2017

Dalam hal pendidikan, bukanlah hal yang mustahil bila seluruh manusia ingin mengenyam pendidikan dengan kualitas terbaik. Terbukanya gerbang seleksi mahasiswa melalui SNMPTN dan juga SBMPTN merupakan langkah terbaik dalam hal menjaring para pelajar yang juga memiliki kualitas terbaik.

Seperti yang telah dikutip dari youthmanual bahwa SNMPTN dan SBMPTN itu berbeda. SNMPTN ialah jalur undangan, sedangkan SBMPTN ialah jalur tes.

SNMPTN dan SBMPTN tidak dapat anda pandang sebelah mata. Keduanya memiliki tujuan yang berbeda. SNMPTN dilakukan untuk menjaring pelajar yang memiliki potensi akademik yang bagus dengan nilai raport siswa sebagai acuannya. Berbeda pula dengan SBMPTN yang menjaring pelajar melalui tes yang telah dibuat oleh RISTEKDIKTI, sehingga kemungkinan kecurangan dalam hal nilai dapat dikurangi, atau dengan kata lain SBMPTN adalah cerminan belajar siswa yang sesungguhnya.

Bila anda mengira dengan satu tes saja kita dapat mencakup semua siswa dengan tepat sasaran, itu tidaklah benar. SNMPTN memberi peluang bagi para siswa dengan nilai rapot yang baik untuk masuk ke perguruan tinggi, sedangkan SBMPTN ialah tes untuk melihat kemampuan siswa tersebut secara langsung.

Kita harus mendukung pemerintah untuk dapat memajukan pendidikan Indonesia. 

Answered Aug 14, 2017

Pada dasarnya universitas tidak hanya fakum dalam beberapa jalur masuk. Dan jelas pihak kampus meminimalisir kemungkinan-kemungkinan akan hal-hal yang sekiranya bisa mengantisipasi takut ada yang tidak lulus si salah satu jalur. 

Jelasnya sedia payung sebelum hujan

Answered Aug 14, 2017