selasar-loader

Apa jenis handphone Anda dan kenapa memilih itu?

Last Updated Jan 27, 2017

14 answers

Sort by Date | Votes

LjLWLf9oNuhPMNCZyBC2BYdthxBishMZ.jpg

via Nokia

Saya memilih handphone yang bukan smartphone seperti Nokia versi lama dikarenakan mobilitas saya tinggi dan keperluan saya akan baterai ponsel yang awet meskipun saya tidak mengisi daya selama seminggu. Kebutuhan tiap orang memang berbeda-beda, tapi ada satu hal yang sebetulnya perlu kita cermati, kebutuhan primer kita memiliki handphone adalah untuk berkomunikasi. Ketika smartphone yang menggunakan konsumsi daya besar tersebut kehabisan daya, otomatis kebutuhan primer kita pun juga akan hilang. Maka, pilihlah handphone sesuai dengan kebutuhan kita

Answered Feb 17, 2017
Zulfian Prasetyo
Tertarik pada gaya hidup sehat dan pernak-pernik keseharian lainnya.

0RaMASLEJDWfrNaUh6QoKDwhtQdAZ8oC.jpeg

Ini adalah ponsel saya. Xiaomi Redmi 2 Prime. Dibeli pada November 2015. Sebelum memutuskan untuk membelinya, saya menetapkan semacam kriteria.

Kriteria pertama saya kala itu adalah dimensi. Saya butuh ponsel yang nyaman dipegang dengan satu tangan. Saya ingin membeli ponsel, bukan talenan untuk memasak. Karenanya, dimensi ponsel yang ramping adalah suatu keharusan. Berdasarkan kriteria tersebut, tidak banyak tipe ponsel yang masuk sehubungan dengan tren ponsel berbodi lebar yang kini menjamur. Maklum, layar lebar = user experience yang lebih baik.

Kriteria kedua saya adalah fleksibilitas. Saya butuh ponsel yang relatif bisa diapa-apain. Artinya, bisa disesuaikan dengan kebutuhan. Yah, kebanyakan net genners suka kustomisasi terhadap apapun yang mereka punya, sih. Karenanya, bila ponsel berkonsep modular nanti menjamur (sejauh ini baru Google project ARA dan Moto Z yang tampil), wah saya bisa pusing tujuh keliling memilihnya!

Kriteria ketiga, apalagi kalau bukan harga. Well, saya belum merdeka secara finansial. Jadi, budget tetap merupakan pertimbangan penting.

Terakhir, durability. Artinya, ponsel itu cukup kuat dan memiliki fitur yang cukup untuk 2-3 tahun ke depan. Lebih lama, lebih baik.

Sialnya, tidak mudah juga untuk mencari perangkat yang memenuhi keempat kriteria sekaligus. Ponsel ideal yang ada di kepala saya, iPhone 5S, memenuhi kriteria pertama dan keempat, tetapi gagal di kriteria kedua dan ketiga. Beberapa ponsel Android, terutama dari merek besar, tidak lolos kriteria pertama dan ketiga. Kalau mau yang fiturnya high-end agar durable, harganya tidak cocok di kantong.

Pada akhirnya, Xiaomi Redmi 2 Prime saya ambil karena yang paling mendekati kriteria ideal ponsel idaman. Dengan budget di bawah Rp2 juta (kriteria 3), saya bisa mendapatkan ponsel yang bisa dikantongi (kriteria 1), minim bloatware (kriteria 2), sekaligus durable baik secara spesifikasi (masih nyaman dipakai hingga 2017) maupun hardware (tetap hidup setelah jatuh tercerai-berai pertama kali beberapa hari setelah dibeli...dan jatuh lagi berkali-kali kemudian).

Itulah jenis ponsel saya. Itulah alasan saya memilihnya.

Answered Feb 20, 2017
Robby Syahrial
Penikmat kenikmatan duniawi

xK7I0p9e82k7WfKp-UnMF1BuugdHQ_fQ.jpg

Bisa dikatakan, saya jatuh cinta dengan iPhone, produk dari Apple, karena simple.

Kisah ini berawal sejak tahun 2009. Saat kakak laki-laki saya membawa iPhone 3G pertamanya ke rumah yang ia beli dari seorang temannya. Untuk pertama kalinya, saya melihat ponsel dengan full layar sentuh. Saya menjadi takjub. Kakak saya merasa kesulitan menggunakan ponsel tersebut. Saya yang juga awam mencoba membantu dan mencari-cari informasi, kemudian diketahuilah bahwa iPhone yang kakak saya bawa adalah iPhone palsu. Pengalaman inilah yang membuat saya semakin penasaran dengan ponsel ini. Saya membatu mencari iPhone baru untuk kakak saya. Ternyata, yang dia dapat adalah iPhone SU (software unlock). Artinya, bisa dikatakan bahwa ponsel ini tidak bisa gonta-ganti kartu.

Beberapa bulan berlalu. Saya mencoba membeli iPhone 3GS pertama saya melalui uang pinjaman dari kakak saya. Saya mencarinya di Kaskus dengan modal pengetahuan yang saya peroleh dari pengalaman kakak saya (dicek, iPhone harus FU, jangan sampai SU). Dapatlah saya penjual dari yang berdomisili di Surabaya. Pada saat itu, hari sedang hujan lebat, nekatlah saya berangkat dari Malang ke Surabaya hanya untuk bertemu langsung dengan penjual iPhone tersebut. Betapa gembira hati saya saat pertama kali memperoleh iPhone 3GS pertama saya pada waktu itu. 

Apple mulai mengeluarkan iPhone terbarunya, yaitu iphone 4. Saya pun tidak mau ketinggalan, berusaha untuk memilikinya, dan akhirnya tercapai. Seiring berjalannya waktu, saya mulai mengenal istilah-istilah iPhone seperti jailbreak, cydia, dfu mode, restore, recovery, dll.  

Pengguna iPhone di Malang saat itu bisa dikatakan masih sedikit. Di sisi lain, pada saat itu, Instagram lagi leboh dan booming. Saya mengikuti komunitas iPhonesia yang ada di Instagram. Timbul keinginan saya untuk aktif dalam mengikuti komunitas tersebut, tetapi lokasi yang cukup jauh, yaitu di Jakarta. Akhirnya, saya mempunyai ide bersama teman saya yang bernama Caesar Caldela untuk membuat komunitas serupa di Malang. 

Awalnya, saya memberi nama komunitas itu dengan sebutan "iPhone ngalam", namun nama tersebut kurang cukup menjual. Akhirnya, saya mengubah namanya menjadi "iPhoneMalang" pada 12 januari 2012. Komunitas ini dibentuk dengan tujuan sebagai penyalur hobi bagi pecinta mobile photography dan sarana untuk memaksimalkan cara menggunakan iPhone. Tentunya, dari sini, saya bisa mendapatkan uang jajan dari bisnis jailbreak dan kegiatan komunitas lainnya. 

 

Memperkenalkan komunitas dari media sosial. 

Awalnya, cuman 1 orang yang datang di acara kopdar (kopi darat). Lambat laun, dengan kesabaran, ada beberapa orang yang mau bergabung. Inilah dokumentasi Photowalk pertama saya di car free day Ijen Malang pada tanggal 22 April 2012. 

hPJQ2cdReSD4asn5WzmvqhbDNCNOz6eF.jpg

Setelah itu, kami sering mengadakan kegiatan hunting, jalan-jalan, serta bersilaturami ke Surabaya, bertemu dengan komunitas "igerSurabaya".

E79TY9ytTIhEkD9CTH9cB_-hqYB2goGd.jpg

Nama komunitas kami kemudian semakin melambung, terlebih di instagram. Anggota kami kurang lebih mencapai 100 orang di grup Line. Yang aktif kegiatan offline kira-kira 50 orang karena tidak semua berdomisili di Malang. Akhirnya, saya berhasil bertemu dan berkenalan dengan founder 'iPhonesia", Aris Lukman, pada saat acara buka puasa bersama di Surabaya. Dan mengadakan berbagai kegiatan lainnya.  

84A5LBR5Ol9hTN6yLw_IpRXmFg1K8yyy.jpg

erZ99pPM6sfkhrbzfAgpMgMJ1O8YEgBd.jpgB35lo9MY3KhxOL4VEEXfLpdUFUrFwl0P.jpg

TCoGW8GIJ1kzujrTmXJ6XUEuCvcG2I26.jpgFVY2omaMOlrNf1MinjL0tvUGmhqU2DSF.jpg

Tetapi sayangnya, komunitas ini sekarang sudah vakum. Inilah mengapa saya begitu cinta dengan iPhone. Selain karena cara menggunakannya gak ribet alias simple, juga karena dari ponsel inilah saya menemukan teman-teman, sahabat, dan saudara baru.

 

Answered Feb 21, 2017

Saat ini saya menggunakan Lenovo K4 Vibe Note.

HyTu8fiLPovG6oriA37C1TNHOHB1BHgV.jpg

 

Mengapa saya menggunakan ponsel ini? Alasan utama saya menggunakan ponsel ini adalah karena pada saat saya membeli ponsel ini saya mendapatkan bonus VR Headset untuk ponsel ini.

Alasan berikutnya adalah harga dan spesifikasi. Terkait harga dan spesifikasi, saya sering membandingkan sebuah ponsel dengan ponsel lainnya di versus.com. Sesaat sebelum memutuskan membeli ponsel ini, saya memiliki beberapa pilihan ponsel dengan spesifikasi yang hampir setara, tetapi harga yang berbeda-beda.

Berikut ini adalah beberapa penilaian versus.com terhadap ponsel ini dibandingkan dengan ponsel lain yang umumnya lebih mahal harganya:

https://versus.com/en/lenovo-k4-note-vs-samsung-galaxy-j5-2016

https://versus.com/en/lenovo-k4-note-vs-lg-g4-stylus

Sebelumnya, saya adalah pengguna iPhone 5, tetapi saya bukanlah seorang die hard apple lover. Saya menyukai iPhone, tetapi hal yang membuat saya kembali menggunakan ponsel middle-low end adalah karena kebutuhan saya terhadap fleksibilitas penambahan kapasitas penyimpanan. Ini tidak bisa dilakukan di ponsel iPhone kecuali dengan penambahan storage iCloud yang berbayar.

 

Answered Feb 22, 2017
Rina Noviyanti
An avid reader and traveler, works hard to be an excellent writer! :)

FTuD9PPcOBj6bRaFAyzk2Kvg5aVqSSV9.jpg

Xiaomi, Redmi 2 atau 3. Kurang tahu karena memang kurang peduli gadget. Kenapa memakai ini? Karena diberinya ini. Iya, ini ponsel pemberian.

Bagi saya, sepanjang mampu memenuhi kebutuhan menelepon, berkirim pesan, dan berselancar di dunia maya untuk mencari informasi serta untuk aplikasi transportasi online, apapun jenis dan merek ponselnya akan cukup. Ada sebagian orang yang memang mengutamakan jenis dan merek gadget. Saya hanya bukan salah satunya.

Lagipula, bukankah perlu ada orang-orang tidak peduli tren gadget seperti saya agar stok lama ponsel akan selalu punya pasar? ;)

Answered Mar 3, 2017
Syaifuddin Sayuti
Happy Holiday...

Bs2SaJlLmg7GJJykamOM7dAe66VU20zp.jpg

Smartphone saya sekarang adalah Asus Zenfone3 Max. Saya termasuk senang mencoba merek-merek smartphone yang belum pernah saya gunakan sebelumnya. Tidak pernah fanatik pada satu merek. Saya pakai Asus karena penasaran dengan merek ini karena banyak yang menggunakannya.

Kesan saya, ponsel saya ini cukup mendukung kebutuhan akan sebuah gadget yang multifungsi. Fungsinya memang lebih banyak untuk foto dan video, dua keterampilan yang sedang saya asah belakangan ini.

Fungsi utamanya sebagai alat bertelepon sangat jarang saya gunakan. Entah mengapa, saya lebih sering menggunakan fasilitan pengiriman pesan (teks) dibandingkan bertelepon. 

Sebelumnya saya sempat menggunakan Xiaomi Redmi 2, BlackBerry, Samsung Grand, LG, Nokia, serta Ericsson. Saat di era BB dan sebelumnya, handphone masih banyak saya gunakan untuk bicara. Namun, sejalan dengan banyaknya aplikasi pengiriman pesan instan, intensitas bicara sedikit berkurang.

 

Answered Mar 4, 2017
Hamdi Alfansuri
Pemerhati langit dan kota. Berdomisili di Bandung.

Hasil gambar untuk vivo y51 

Vivo Y51 via Era Smartphone

 

Saat ini saya menggunakan handphone bermerek Vivo tipe Y51. Saya memilih handphone ini karena mungkin terpengaruh oleh promosi sales waktu itu. Sekitar tiga bulan sebelum itu, handphone saya yang bermerek X ternyata berumur sama dengan masa garansinya sehingga dalam rentang waktu tersebut, saya akhirnya menggunakan Nokia senter (feature phone, tipenya saya lupa) untuk berkomunikasi. Namun, perkembangan zaman yang telah mengubah gaya komunikasi via aplikasi chatting seperti Line, WA, BBM dan sebagainya menuntut saya untuk kembali membeli smartphone baru agar memudahkan sumber informasi.

Saat itu, saya berkeliling salah satu pusat elektronik di Bandung bersama seorang teman. Yang mana, kami berdua sama-sama bukan tipe yang mudah memilih dan apalagi menawar. Setelah berkeliling dan bertanya-tanya satu demi satu, akhirnya saya bertemu stand Vivo. Mbak-mbak sales-nya saya kira sudah lulus training komunikasi sehingga dapat menjelaskan produknya dengan sangat baik dan tetap ramah.

Yang saya ingat, yang membuat saya tertarik adalah karena kameranya (katanya) memiliki resolusi 13MP dan 8MP (Walau ternyata depannya 5MP jika diperhatikan kembali), tidak dapat fingerprint namun bisa membuka beberapa aplikasi khusus seperti kamera, musik, pesan, dsb ketika HP masih terkunci dengan mengusap layar membentuk huruf-huruf tertentu.

Selain itu, ponsel ini bisa menyalakan senter dengan cara menggoyangkan handphone-nya. Banyak fitur-fitur menarik lainnya yang bikin saya tertarik dan jadi pengin beli (walau waktu itu uang saya pas banget kalau beli handphone ini). :'))

Selain itu, yang membuat saya memilih ponsel ini adalah memori dan RAM yang ditawarkan sesuai dengan yang saya harapkan, yaitu RAM 2 GB dan ada memori 8 GB. Karena dua hal penting yang jadi alasan memilih HP bagi saya adalah kamera buat eksis dan RAM+memori biar bisa menyimpan banyak file foto ngeksis, wkwkwk (enggak ding, biar bisa tahan lama dan jadi pengganti flashdisk).

Lalu, apa jenis handphone Anda? Kenapa Anda memilih itu?

 

Answered Mar 4, 2017
Venusgazer E P
A man who loves reading, writing, and sharing

KfH6UOy0mWfl093Kz6SQOkVsICZm5fqU.jpg

Saat ini saya menggunakan Samsung S3 Mini I8190 keluaran pertama.

Saya mendapatkannya saat menang lomba menulis di Kompasiana. Jadi, kala itu memang hadiahnya HP, bukan uang. Sekitar tahun 2012, kalau tidak salah. Kala itu, spesifikasinya sudah lumayan keren. Jadi, ada sejarahnya juga.

Spesifikasinya tergolong minim jika dibandingkan dengan smartphone sekarang, terutama dari sisi kamera. Tidak banyak aplikasi yang bisa diinstall karena minimnya space. Pernah sekali di-root tetapi saya unroot lagi.

Ya, tapi lumayanlah. Yang penting bagi saya, ponsel ini masih bisa buat telp/sms dan bermain media sosial.

Ini kali ketiga saya menggunakan smartphone berbasis Android. Saya pikir Android tidak terlalu ribet dan bisa membantu aktivitas sehari-hari, terutama dalam hal update informasi, baik melalui portal berita maupun media sosial.

 

Answered Mar 5, 2017
Yudha Pratomo
former journalist | content writer & editor | experienced

1aMzFlhfMRv5QBSHlovFAb-ZDenvuBJ5.jpg

Kalo saya sih pakai Xiaomi Mi4i. Kenapa Xiaomi? Pertamasaya suka Xiaomi karena sistem operasinya, yaitu Android yang dikustomisasi menjadi MIUI. Keunggulannya banyak, seperti tema yang lebih beragam, adanya Mi Cloud, hingga fitur find my phone jika ponsel tersebut hilang. Tampilan sistem operasinya pun sangat cantik dan mudah digunakan.

Keduameski harga ponsel Xiaomi murah, spesifikasinya tidak kalah dengan ponsel kelas atas seperti Samsung. Bahkan ada beberapa hardware yang menurut saya lebih unggul dari ponsel kelas atas.

Lantas kenapa saya pilih Xiaomi Mi4i? Karena Xiaomi seri ini adalah salah satu yang masuk ke Indonesia melalui jalur resmi sehingga ketika ada kerusakan, layanan after salesnya lebih mudah daripada Xiaomi yang masuk ke Indonesia lewat "jalur belakang." FYI, ada beberapa tipe Xiaomi yang masuk dengan resmi ke Indonesia, yang paling baru adalah Redmi 4a.

Answered Mar 5, 2017
Achmad Humaidy
Freelance Writer; Membaca, Menulis, dan Menjelajah Dunia Maya; My IG:@me_eksis

m-86NY3ly7wfexBqN0cDVABIB99nlGKE.jpg

Saya adalah pengguna Samsung Galaxy A5. Ponsel ini adalah smartphone yang memiliki fitur yang pasti terbaik dari Samsung A series sekaligus cocok untuk pengguna yang sering memperhatikan gaya hidup (express your style). Dengan layar HD Super AMOLED 5,2 inci yang mempunya resolusi 1080p, seri ini semakin meningkat dengan komposisi prosesor octa-core berkecepatan 1,9 GHz dan RAM 3 GB sampai kapasitas penyimpanan pun lebih besar, hingga 16 GB ditambah ruang untuk mircroSD.

Sisi kamera yang dipunya masih relatif sama dengan handphone sekelasnya, berkisar pada angka 16 megapixels. Kapasitas baterainya juga 3.000 mAh dengan fitur quick charge.

Answered Mar 5, 2017

Qe7kM71Dd5f6g-ETxyg2t-N21o4ggD2T.jpg

Saya menggunakan Samsung Galaxy J5 Prime.

Harganya cukup murah dan terjangkau, hanya 2 jutaan saja. Ponsel pintar ini sudah difasilitasi dengan fitur fingerprint sensor yang tentunya sangat identik seperti ponsel buatan Apple. Saya sangat senang memiliki Samsung J5 Prime, karena spek kamera yang diusungnya juga cukup bagus, sudah berlensa 13 MP dengan kamera depan 5 MP. Smartphone ini pun dapat digunakan untuk sarana berfoto dengan hasil gambar yang memuaskan. Bodi yang di milikinya juga terlihat begitu elegan dan lumayan bagus untuk kalangan smartphone kelas menengah.

Answered Mar 24, 2017
Kesha Darma
Someone who try to enjoyed life

MOcZ12rRw1Vq_PIu9pgIx4YUBWtMSjEE.jpg

Samsung S7 EDGE, awalnya saya suka banget sama samsung Note dan saya juga berencana mengambil hp Samsung Note 7, tapi karena adanya kejadian hp meledak yang disebabkan oleh baterai, maka saya mengalihkan pandangan saya ke samsung S7 EDGE. Awalnya di perlukan untuk mengganti handphone karena hp saya yang lama memang sudah lemot. S7 EDGE untuk saat itu menjadi hp samsung yang memiliki spek paling tinggi, ditambah dengan layar EDGE yang membuat saya selalu naksir, pluuuuussss karena pada saat itu lagi ada promo gratis earphone Samsung Level U, dan juga Samsung VR, daaaaaaannn hanya handphone ini yang saya tahu ada warna birunya~~~~~

gambar via ytimg.com

Answered Jul 24, 2017

Pwd3eSNDiBLluFcz3yWZqBHnhoVKPA_E.jpg

saya senang menggunakan Hp Samsung Galaxy A8 2018 karena smartphone android ini keluaran terbaru dan dilengkapi dengan spesifikasi yang mumpuni. Sehingga cukup membantu saya dalam memenuhi kebutuhan sehari - hari. Selain itu banyak kelebihan yang di miliki oleh Hp Samsung Galaxy A8 2018. Sehingga menjadi pilihan yang bagus bagi pengguna Hp Android 2018 ini.

Answered Feb 18, 2018

kalau saya menggunakan oppo f1 plus, karena pas ditangan

Answered Feb 9, 2019

Question Overview


15 Followers
1364 Views
Last Asked 3 years ago

Related Questions


Apa yang dimaksud dengan growth hacker?

Apakah kehadiran seorang growth hacker penting dalam sebuah startup digital?

Apa fungsi utama seorang growth hacker?

Apa yang dimaksud dengan growth hacking?

Siapakah menurut Anda yang akan memenangkan kompetisi di Indonesia; Go-Jek, Uber, atau Grab?

Bagaimana cara melakukan usability testing untuk sebuah produk digital?

Seberapa penting usability testing dalam proses pembuatan sebuah produk digital?

Apa yang dimaksud dengan usability testing?

Apa perusahaan teknologi terbaik di Indonesia?

Mengapa banyak orang India menjadi CEO perusahaan digital internasional?

Apakah Anda percaya pada anggapan bahwa terbakarnya Samsung Galaxy Note 7 dalam beberapa kasus itu bagian dari perang dagang iPhone?

Apa telepon selular (ponsel) yang paling tangguh dan tahan banting menurut Anda dan sebutkan alasannya?

Bagaimana cara mengurangi ketergantungan terhadap ponsel?

Apa yang harus diperhatikan ketika akan membeli handphone baru?

Apa yang harus diperhatikan ketika akan membeli handphone lama?

Apa saja fitur tersembunyi ponsel Xiaomi?

Bagaimana kisah Anda saat pertama kali memiliki handphone?

Apakah aman menyimpan data sidik jari kita pada telepon pintar seperti iPhone dan Samsung?

Apa sih pendapat teman-teman jika ada operator yang kasih akses ke YouTube gratisan?

Apa dampak positif dan negatif Indonesia berada di jalur cincin api (ring of fire)?

Apa yang terjadi sebelum peristiwa Big Bang?

Mengapa alam semesta selalu mengembang?

Bagaimana caranya memotret galaksi bima sakti secara utuh, sedangkan kita (di bumi) berada di dalamnya?

Apakah ada makhluk hidup lain selain manusia di alam semesta ini?

Terkait adanya penampakan Unidentified Flying Object (UFO), apa yang Anda bisa jelaskan terkait hal ini?

Apa yang membuat pergerakan benda-benda langit selalu teratur dengan sangat detail?

Dari mana asalnya medan magnet pada Black Hole?

Bagaimana penjelasan ilmiah berubahnya kromosom dari satu makhluk hidup menjadi makhuk hidup lainnya menurut teori evolusi darwin?

Siapa manusia pertama menurut sains? Dan Apa indikator ia telah menjadi manusia pertama?

Mengapa produk Apple (macbook, iphone, imac dan lain-lain) banyak diminati masyarakat?

Bagaimana cara mudah mendeteksi HP second masih segel atau tidak melalui sistem COD?

Apa yang membuat LG G6 banyak diminati?

Apa yang menarik dari Nokia?

Jika saat ini kamu mendapatkan uang untuk membeli ponsel tipe apapun, tetapi ponsel itu akan kamu berikan kepada orang tersayang, ponsel apakah itu dan untuk siapa?

Apa alasan yang mendasari Anda membeli ponsel berbasis operating sistem?

Apa merek ponsel android yang Anda rekomendasikan jika saya membutuhkan ponsel yang baterainya tahan lama untuk seharian menggunakan media sosial dan kamera yang ciamik untuk kegiatan jurnalistik?

Jika Anda saat ini mempunyai uang yang cukup untuk membeli iPhone atau Android, merek dan tipe apa yang akan Anda pilih dan mengapa?

Apa keunggulan smartphone Oppo?

Apakah merek parfum yang paling cocok untuk wanita?

Apakah perbedaan antara parfum dan cologne?

Apa yang membuat harga parfum begitu mahal?

Apakah wanita mengenakan parfum untuk menarik perhatian pria atau ada alasan lainnya?

Apa tujuan laki-laki memakai parfum?

Bagaimana cara memakai parfum yang benar?

Bagaimana cara memakai cologne yang benar?

Apakah parfum yang aromanya paling maskulin?

Apakah parfum yang aromanya paling feminin?

Parfum pria apa yang aromanya bisa diterima oleh semua orang?