selasar-loader

Dalam menulis online, seberapa sering mengalami kegagalan posting dan tulisan hilang tak berjejak? Apa reaksi Anda?

Last Updated Jan 25, 2017

1 answer

Sort by Date | Votes
Ma Isa Lombu
Pendiri selasar.com | Alumnus Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia

Saya cenderung skeptis dalam setiap hal. Bagaimanapun juga, teknologi adalah buatan manusia. Bisa berjalan baik, bisa juga tidak. Jadi saya hampir tidak pernah kehilangan tulisan serius saya di media online karena saya selalu membuatnya dalam note terlebih dahulu.

Jikalau itu terjadi (tulisan saya hilang), biarlah itu jadi pelajaran bahwa dalam hidup risiko dan ketidakpastian ada di mana-mana. Untuk itulah menjadi penting bagi kita untuk selalu mengukur tingkat risiko setiap hal, terutama atas hal-hal yang ada hubungannya langsung ataupun tidak dengan diri kita sendiri.

Answered Jan 25, 2017

Question Overview


2 Followers
708 Views
Last Asked 2 years ago

Related Questions


Apakah yang dimaksud dengan penulisan kreatif?

Dari mana cara termudah memulai mencari ide untuk menulis novel?

Siapa penulis populer favorit Anda? Mengapa?

Mungkinkah Tereliye melakukan plagiasi dalam beberapa karya atau novelnya?

Novel apa yang paling menginspirasi dalam hidup Anda hingga mengubah hidup Anda?

Mengapa Helvy Tiana Rosa tidak lagi menerbitkan novel?

Apa yang dimaksud dengan 5W 1H dalam menulis berita?

Apa yang disebut "Nilai Berita" atau news value?

Adakah unsur lain selain 5W+1H dalam menulis berita?

Apakah tips menulis terbaik yang pernah kamu dapatkan?

Bagaimana cara membuat suatu konten menjadi viral? Apa ada tips khusus?

Adakah pola tertentu dari karya-karya Murakami?

Bagaimana cara mengakhiri suatu cerita?

Bagaimana cara membuat karakter/tokoh dalam suatu cerita?

Bisakah Anda membuat karangan deskripsi menggunakan hal apapun di sekitar Anda sekarang?

Siapa pengarang buku favorit Anda? Apa alasan Anda?

Apa arti "via istimewa" di sumber gambar pada beberapa artikel?

Bagaimana membuat konten sosial media yang efektif?

Apakah boleh bertanya dan menjawab hal-hal yang tabu/tidak pantas di Selasar?

Apakah pertanyaan seputar Suku, Agama, Ras, dan Antargolongan (SARA) dapat dilakukan di Selasar?

Seberapa sering dalam satu hari seorang social media admin harus memposting sebuah konten di jejaring social yang dimiliki?

Bagaimana cara implementasi snackable content yang paling efektif untuk memperkuat brand credibility?

Faktor-faktor apa saja yang membuat sebuah content lebih menarik untuk di klik (clickbait) dibandingkan konten lainnya di Facebook?

Faktor-faktor apa saja yang membuat sebuah content lebih menarik untuk di klik (clickbait) dibandingkan konten lainnya di Instagram?

Faktor-faktor apa saja yang membuat sebuah content lebih menarik untuk di klik (clickbait) dibandingkan konten lainnya di Twitter?

Bagaimana aturan dalam menulis ulang konten dari bahasa asing ke Bahasa Indonesia?