selasar-loader

Kenapa Indonesia belum juga maju sementara Korea Selatan yang dulu lebih miskin dari kita justru maju sekali saat ini?

Last Updated Nov 15, 2016

Percaya atau tidak, Korea Selatan pernah lebih miskin dari Indonesia di masa lalu.

154 answers

Sort by Date | Votes
Fithra Faisal
Staf Pengajar FEB UI

Hasil gambar untuk KOREA SELATAN VS INDONESIA

Sumber: http://naiawardhana.blogspot.co.id/2014/06/korea-vs-indonesia.html (SUM)

 

Inti dari masalah tersebut adalah prioritas dan visi jangka panjang. Usai perang saudara yang katastrofe sejak tahun 1960, Korea memutuskan menjadi negara industri dengan fokus pada tiga hal, yaitu elektronik, otomotif, dan perdagangan produk ke seluruh dunia. Ketiga aspek tersebut merupakan fokus negara Korea pada pembangunan ekonomi untuk kesejahteraan masyarakat. Selain itu, ketekunan dari rakyat Korea Selatan juga mampu mendorong percepatan pembangunan ekonomi Korea Selatan. Hanya melalui sumber daya alam yang terbatas, mereka mampu bekerja keras secara tuntas. Faktor lain yang cukup berperan dalam kemajuan negara Korea Selatan adalah bantuan finansial dari Amerika Serikat (Marshall Plan) yang terbukti membantu usaha industrialisasi Korea Selatan.

 

Answered Nov 22, 2016
Robby Syahrial
Tukang posting

Hasil gambar untuk kondisi indonesia dengan korea selatan

Sumber gambar via https://izoruhai.files.wordpress.com/ (SUM)

Mungkin karena belum memiliki presiden yang pas atau cocok untuk dapat memajukan Indonesia.

Answered Nov 25, 2016

Gambar terkait

Sumber gambar via https://serbajokowi.files.wordpress.com/ (SUM)

Karena rakyat Indonesia belum merasa menjadi "miskin", yakni miskin saudara, miskin ilm, miskin hati, miskin akal, miskin nurani, miskin jiwa persatuan, dan lain sebagainya sehingga tidak merasa perlu maju dari Korsel yang dulu lebih miskin, Malaysia yang dulu miskin dokter vandal, dan lain sebagainya.

Answered Nov 25, 2016
Fildzah Cy
Let's Doing More First

 

Hasil gambar untuk pembangunan indonesia dan korea selatan

Sumber gambar via http://cpps.ugm.ac.id/ (SUM)

Banyak penyebab yang menjadikan negara kita tertinggal jika dibandingkan dengan Korsel. Salah satunya adalah mindset negara maju, budaya estafet untuk maju belum dimiliki negara, tepatnya para pemangku kebijakan belum memiliki mindset demikian. Mungkin ada namun tidak semua. Ditambah lagi, kiblat negara kita berbeda dengan Korea Selatan.

Answered Nov 26, 2016

Hasil gambar untuk pembangunan indonesia

Sumber gambar via https://itb.ac.id/ (SUM)

Lemahnya penegakan hukum di Indonesia.

Answered Nov 30, 2016
Zulfian Prasetyo
Pernah belajar keuangan dan bekerja di sektor keuangan.

Hasil gambar untuk KEMAJUAN KOREA SELATAN

Sumber gambar via https://izoruhai.files.wordpress.com/ (SUM)

Setuju dengan pendapat Fithra Faisal. Di sana, otomotif memang ditangani secara serius dengan mengembangkan merek-merek lokal dan membuat masyarakat memakai produk lokal.

Selain itu, mereka juga memiliki semacam sistem kerja sama antarbisnis yang baik. Kita tahu bahwa bisnis hiburan mereka berkembang sedemikian pesat. Korea Selatan memahami hal ini dengan baik, "menggunakan" selebritas mereka untuk mengembangkan tengara (landmark) dan obyek-obyek pariwisata dalam negeri (misalnya melalui program reality show Running Man yang telah bertahun-tahun mengudara di SBS) dan mempopulerkan industri Food and Beverage semacam Lotteria.

Saya pikir, sinergi semacam ini akan sangat signifikan dampaknya bila diterapkan di Indonesia.

Answered Dec 1, 2016

Hasil gambar untuk korea selatan

Korea Selatan berhasil merevolusi mental rakyatnya. Simak ulasan mendalamnya di http://vik.kompas.com/revolusi.mental.ala.korea/.

Gambar via media.nationalgeographic.co.id 

Answered Dec 7, 2016
Agus Setyono
Pencari Kebenaran.

Gambar terkait

Karena sebagian besar masyarakat Indonesia sibuk dengan agama yang mengarah kepada kebodohan (saya tidak menyalahkan agama di sini) dan sebagian kecil yang lain sibuk memperkaya diri sendiri dengan cara mengeruk uang dari sebagian besar masyarakat yang bodoh. 

Ilustrasi via mongabay.co.id 

Answered Dec 21, 2016
Venusgazer E P
Medan - North Sumatra

Korea selatan sudah memanfaatkan bonus demografi mereka. Inilah salah satu kunci kemajuan mereka.

Hasil gambar untuk kemajuan korea selatan

Ilustrasi via izoruhai.files.wordpress.com

Answered Dec 21, 2016

Seoul

Faktornya?

1. Man

2. Management

3. Money

4. Manner

Ilustrasi via gladtur.com.br

Answered Dec 30, 2016
Habibi Yusuf
Pernah belajar ekoonomi

Sfbsuk2Mj-6mtaMNCvEhatl0uVb7DOLZ.jpg

Pertama adalah faktor luasnya wilayah dan banyaknya penduduk Indonesia yang tentu jauh dibanding Korea. Akibatnya, pembangunan menjadi mahal dan sangat sulit untuk sepenuhnya merata. Pembangunan infrastruktur ekonomi seperti jalan, pelabuhan, sarana transportasi, logistik, energi, dan sebagainya belum bisa menjangkau seluruh pelosok.

Di samping itu, pendidikan sampai sekarang juga masih belum merata sehingga angka buta huruf masih belum bisa hilang sampai sekarang. Hal ini tentu berdampak pada kualitas SDM dan kegiatan ekonomi mereka.

Kedua adalah prioritas pemerintah sejak awal kemerdekaan. Setelah Indonesia merdeka, kita masih disibukkan dengan upaya mempertahankan kemerdekaan (agresi militer, pemberontakan, dan sebagainya). Belum lagi ketidakstabilan politik karena gonta-ganti sistem pemerintahan dan konflik bersenjata membuat kita baru mulai pembangunan ekonomi pada akhir 60-an hingga dekade 70-an. Jadi, sebetulnya kita tidak benar-benar "start bareng" dengan Korea.

Ketiga adalah fokus kebijakan pembangunan. Setelah dimulainya era pembangunan berbasis pertanian, Indonesia baru mulai masuk ke industri pada akhir 80-an hingga dekade 90-an. Selain lebih telat dibanding Korea, secara SDM, kita juga masih belum banyak yang menguasai sektor-sektor teknis yang diperlukan dalam pembangunan tersebut. Belum lagi, pembangunan industri kita tidak berorientasi penguasaan rantai produksi dari hulu ke hilir sehingga banyak yang "bolong" dalam struktur pohon industri.

Di satu sisi, kita mengekspor bahan mentah atau yang diolah namun masih sederhana, tapi di sisi lain kita mengimpor bahan setengah jadi untuk diproduksi akhir atau malah barang jadi sekalian. Kurang terintegrasinya rantai produksi ini berimbas pada perkembangan industri yang terkesan "layu sebelum berkembang". Meski sempat mengalami pertumbuhan tinggi, namun belum sampai pada fase industri maju yang stabil, kini pertumbuhan industri kita mulai menurun.

Bandingkan dengan Korea yang membangun industri diawali dengan penguasaan industri pengolahan baja sebagai mother industry yang kemudian bertahap mengalir ke industri-industri turunannya hingga ke hilir seperti perangkat elektronika dan otomotif yang kita lihat saat ini. Meski sama-sama punya industri otomotif, misalnya, struktur rantai produksi Indonesia lebih rapuh dan banyak bolongnya, alias tidak sepenuhnya disuplai dalam negeri. Jadi, nilai tambahnya berbagi dengan negara-negara lain, dan tentunya aliran uang dan jam kerja juga banyak di negara lain.

Paradoks industri berbasis sumber daya alam ini baru mau diperbaiki melalui UU No. 4/2009 tentang Minerba, yaitu mulai tahun 2014, ekspor barang tambang mentah sudah dilarang dengan harapan diolah hingga ke hulu di dalam negeri. Namun, pelaksanaannya pun masih banyak catatan, karena sudah banyak pengecualian berupa relaksasi ekspor mentah (konsentrat) seperti Freeport.

Kenapa integrasi rantai produksi dari hulu ke hilir ini penting dikuasai? Karena setiap industri hulu bisa melahirkan banyak industri turunannya. Di situ akan banyak diversifikasi sektor industri yang tentunya menyerap lebih banyak tenaga kerja dan juga penguasaan teknologi. Selain itu, integrasi pasti akan mendorong tumbuhnya sektor-sektor pendukung lainnya, seperti transportasi, akomodasi, pendidikan, kesehatan, dan sebagainya yang pada akhirnya akan berujung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat secara luas.

Skenario ini yang disebut industri sebagai prime mover (penggerak utama) perekonomian. Dan itu belum sepenuhnya terjadi di Indonesia. Kita masih kalah dibanding Korea sehingga mereka bisa lebih maju sekarang.

Terakhir adalah faktor kepemimpinan. Setiap ganti pemerintahan, fokus arah kebijakan pembangunan juga berganti. Begitu pula dengan aktor-aktor utama sebagai penggerak ekonomi nasional. Kepemimpinan tentu akan berganti, tapi ketidakstabilan fokus arah pembangunan di Indonesia mengakibatkan progres kemajuan ekonomi menjadi kurang smooth.

Ilustrasi via cde.peru.com

Answered Jan 3, 2017
Rasyid Putra Adi Suwarno
Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia

Kenapa Indonesia kalah maju dengan Korea Selatan yang dulu bahkan lebih miskin? jika dikaji lebih dalam lagi ada beberapa aspek yang membuat Indonesia telat untuk maju. salah satunya adalah Keberanian pemerintahan, di Korea Selatan apabila ada pejabat yang korupsi maka hukumannya sangatlah berat bahkan sampai dihukum mati sedangkan di Indonesia lihat sendiri saja hukum seakan tumpul keatas. 

Answered Jan 13, 2017
Wisnu M.R.
Mahasiswa Fak. Peternakan

Mental masyarakatnya.

Answered Jan 13, 2017
Benedictus Erwin
Operator Jalan Tol & Penggemar sejarah perang dunia ke 2 di Eropa

Sebagai negara yang dikarunia / dikutuk memiliki kekayaan alam berlimpah dan memiliki iklim 2 musim secara alamiah, Indonesia memiliki kebudayaan yang lebih santai. Kultur kebudayaan lebih keras Korea. Contohnya perusahaan korea, taekwondo, sepakbola.

Answered Jan 13, 2017
Agus Nina
Saya selalu gagal menjadi orang keren

Kuncinya adalah pendidikan, korea selatan sangat concern pada masalah pendidikan. Dengan prinsip pendidikan " jika tidak menjadi manusia unggul, kami akan mati" korea selatan membuktikan prinsip tersebut dengan meraih peringkat ke-11 dunia pada program penilaian siswa internasional atau Program for International Student Assesstmen yang diselenggarakan OECD. Kemudian etos kerja, etos kerja bangsa korea selatan adalah kerja keras, disiplin, hemat, gemar menabung. Kesadaran hukum dan taat aturan, bisa dilihat pada hukuman berat pada koruptor dan juga para pejabat jika terkait kasus mereka lebih memilih mengundurkan diri atau bahkan bunuh diri karena malu.

 

Answered Jan 13, 2017
wahyu sutejo
Success enthusiast, Psikologi interest, Omni Channel Enthusiast

1. Masyarakat Indonesia yang selalu memandang negara lain lebih maju.

2. Moral dan ahlak pemimpin, pejabat serta masyarakat yang rakus dan serakah

3. Ilmu, terlalu banyak orang indonesia yang berpendidikan tapi tidak berilmu

4. Mayoritas masyarakat Indonesia adalah beragama islam, negara-negara yang sering dianggap lebih maju oleh kebanyakan orang indonesia merupakan negara yang tidak peduli akan HALAL dan HARAM. sehingg mereka dapat seenaknya melakukan apapun tanpa memperdulikan dosa

5. Masyarakat Indonesia hampir sebagian besar tukang ngeluh, bisanya hanya ngeluh ngeluh dan ngeluh, dan terlalu suka yang instan.

6. Indonesia adalah calon negara adidaya di dunia, sehingga kemajuan dan perkembanganya akan selalu dihalangi oleh pesaingnya. Dan lagi2 itu disebabkan karena Indonesia mayoritas warganya bergama Islam, banyak musuh yang ketakutan jika Indonesia menjadi jauh lebih maju.

7. Korupsi para pemimpin dan pejabat dari level paling bawah sampai level paling atas dan melibatkan sebagian besar masyarakat, 100% korupsi yang ada di Indonesia itu akibat politik.

 

 

Answered Jan 14, 2017
Yulia Yuli
Cek twitter @Julayjo IG @julayjo FB: Julayjo

Yang jelas, sistem pemerintahan sangat disiplin dengan dukungan rakyatnya yang selalu memajukan sumber daya mereka sendiri. Jadi, antara pemerintahan dan rakyat harus saling bersinergi.

E7Beo4DIQ3WtmpQ5JhKYgATlLfRV5cAE.jpg

via ikhtisar.com

Answered Mar 9, 2017
Miftah Sabri
Pendiri dan CEO Selasar

ro1TkGbW_Qhe8U1PUDq2G_Wcan8RkTBu.jpg

via pixabay.com

Ini tentu kompleks ya, tapi saya mencoba menjawabnya. Hanya, saya cuma akan menjawab sesuai pandangan mata dan pengalaman saya ketika sekali ke Korea bersama keluarga untuk liburan. :)

Ini adalah alasan di balik kemajuan-kemajuan Korea Selatan.

1. Satu ras sehingga visi warga dan budaya bisa diarahkan
2. Demokrasi yang baik sehingga orang bebas melakukan kontestasi (selasar banget tuh Korsel)
3. Punya fokus pada industrialisasi di bidang teknologi (Samsung, LG, Hyundai dll) yang mereka kirim ke luar negeri
4. Nasionalisme yang bergelora (mereka sangat bangga dengan produk dalam negeri), apalagi jika sudah berhadapan dengan Jepang sebagai seteru abadinya. Bukan dendam yang mereka pelihara, melainkan perlawanan. Korea Selatan paham bahwa marah dan dendam itu sifatnya destuktif, ciri-ciri kerumunan. Mereka sebagai bangsa dan negara berbaris melawan, bukan berkerumun marah, pada Jepang.
5. Memilih kawan yang tepat. Salah pilih kawan memang bisa membuat kehancuran. Teman yang dia pilih siapa lagi kalau bukan "Paman Sam".

 

Sekian

Wallahua'lam

Answered Mar 25, 2017
Mugniar
Blogger www.mugniar.com | Freelance writer

AHBntS0OWiU7KZSYz4VdPA4vgH1OKCXM.jpg

via www.centuryrealtime.com (ASAM)

Banyak orang Korea Selatan yang sungguh-sungguh menyamakan visi mengenai pembangunan negaranya. Di Indonesia ... ? Entahlah. Terlalu banyak kepentingan di negeri ini.

Answered Apr 2, 2017
Tigor Dalimunthe
Lelaki dan Ganteng

ncD-GyRy4Df1b_0A0WllOZ1dg4N0g2dr.jpg

Saat Indonesia berdiri 70 tahun yang lalu, Indonesia hanya bercita-cita untuk keluar dari penjajahan, Indonesia tidak memulainya dengan ambisi untuk menjadi bangsa yang unggul di muka bumi, sayangnya lagi kesadaran menjadi bangsa yang unggul ini sudah agak terlambat, karena dalam 70 tahun lebih itu kita benar-benar telah menumpuk masalah yang semakin sukar diselesaikan (kualitas infrastruktur, kualitas pendidikan, penegakan hukum, pemerataan ekonomi, dst).

Terlalu lancang kalau saya bilang jadi bangsa gagal, karena kita masih punya kesempatan untuk memperbaikinya, asal kesadaran menjadi lebih baik itu berjalan konsisten setidaknya 100 tahun ke depan. Menurut saya, setidaknya 3 pilar ini bisa membawa Indonesia menjadi bangsa yang lebih baik:

(1) Kesadaran beragama yang kuat;

(2) Pemimpin bertangan dingin;

(3) Desentralisasi yang totalitas.

 

 

sumber gambar : dreamers.id

Answered Apr 18, 2017

Question Overview


and 195 more
213 Followers
9316 Views
Last Asked 2 years ago

Related Questions


Bagaimana cara Jerman membangun kembali ekonominya setelah Perang Dunia II?

Apakah kunci sukses pertumbuhan dan pemerataan ekonomi pada puncak bonus demografi di Indonesia (2025-2035)?

Apakah penggunaan alat ukur Gross Domestic Product (GDP) masih relevan untuk menghitung tingkat kesejahteraan sebuah negara?

Mengapa perhitungan Gross National Product (GNP) jarang digunakan sebagai alat ukur kinerja ekonomi?

Apa yang Anda ketahui tentang Green GDP?

Apakah inflasi selalu berdampak buruk untuk perekonomian?

Apakah konsekuensi deflasi terhadap kinerja perekonomian sebuah negara?

Ketika terjadi apresiasi nilai tukar rupiah terhadap dolar, langkah taktis apa yang seharusnya dilakukan untuk meningkatkan kerja perekonomian?

Apakah depresiasi nilai tukar selalu memiliki dampak negatif untuk perekonomian?

Mengapa kamu masih menonton Running Man hingga hari ini?

Siapa member Running Man yang paling kamu sukai? Mengapa?

Mengapa banyak orang menyukai Drama Korea?

Siapa aktor Korea favorit kamu? Mengapa?

Bagaimana tanggapan Anda mengenai film Descendant of The Sun?

Mengapa drama Korea dapat berkembang secara cepat di Indonesia?

Apa kelebihan dari drama-drama Korea sehingga banyak digandrungi anak-anak muda di Indonesia?

Apa yang membedakan antara film-film Indonesia dengan drama-drama Korea?

Siapa artis Korea yang paling Anda sukai? Mengapa?

Adakah keterlibatan Indonesia pada Perang Dunia II?

Bagaimana sebenarnya hubungan Jokowi dengan Ahok?

Pernahkah Anda bertemu Presiden Joko Widodo?

Hal-hal apa sajakah yang harus dipenuhi agar Indonesia menjadi pemimpin budaya populer dunia?

Foto apa saja yang bisa mengubah cara pandang kita tentang Indonesia?

Apa yang Anda banggakan dari Indonesia saat bertemu masyarakat internasional?

Masakan/makanan Indonesia apa yang menurut Anda paling mungkin go international?

Mengapa bangsa Indonesia dapat sebegitu lamanya dijajah oleh Belanda?

Makanan/masakan Indonesia apa yang paling memiliki nilai sejarah tinggi?

Apa yang membuat beberapa suku di Indonesia masih tetap bertahan dengan gaya hidup tradisionalnya, misalnya Suku Badui?

Apa perbedaan menulis esai dengan menulis gagasan?

Apa yang menjadi alasan mengapa suatu negara menerapkan bebas visa terhadap negara lain?

Mengapa Indonesia sebagai negara maritim harus mengimpor garam?

Apa kelebihan kuliah di jurusan Teknik Metalurgi?

Apa perbedaan antara sosiologi ekonomi dan ilmu ekonomi?

Apa yang menyebabkan manusia selalu menilai dari apa yang dia lihat?

Bagaimana efek otonomi daerah terhadap pengontrolan mutu di Indonesia?

Kabupaten apa yang mengalami inflasi paling tinggi pada tahun 2017?

Mengapa seseorang bisa tertarik bergabung dengan ISIS?

Apa yang dimaksud dengan haram?

Apa kelebihan kuliah di jurusan Komunikasi?

Apa saja hukum/prinsip fisika yang diterapkan pada sebuah roller coaster?

Apakah HIV dan AIDS itu sama?

Bagaimana cara masuk UI (Universitas Indonesia)?

Mengapa kuliah di Universitas Indonesia begitu menarik dan prestisius?

Mengapa iPod mampu mengalahkan Walkman dalam bisnis peranti musik dunia?

Siapa film director (sutradara film) terbaik menurut Anda?

Apabila poligami adalah ibadah, mengapa banyak perempuan muslim yang tidak mau melakukannya?

Mengapa banyak anak perempuan yang menjadikan ayahnya sebagai cinta pertamanya?

Online Marketplace apa saja/mana saja yang ada di Indonesia untuk saat ini?

Bagaimana cara membangun tim awal startup/perusahaan?

Apa rahasia kehebatan pasangan bulutangkis Tontowi Ahmad - Liliyana Natsir?

Apakah Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) penting untuk memperoleh pekerjaan?

Apa yang dimaksud dengan krisis ekonomi?