selasar-loader

Bagaimana menjelaskan bahwa agroindustri mampu menggerakkan ekonomi Indonesia mendatang?

Last Updated Jan 24, 2017

1 answer

Sort by Date | Votes
Muhamad Iman Abdurahman
Mahasiswa Teknologi Industri Pertanian Universitas Gadjah Mada / RK 8 Yogyakarta

Agroindustri adalah kegiatan yang memanfaatkan hasil pertanian sebagai bahan baku, merancang dan menyediakan peralatan serta jasa untuk kegiatan tersebut. Secara eksplisit pengertian Agroindustri pertama kali diungkapkan oleh Austin (1981) yaitu perusahaan yang memproses bahan nabati (yang berasal dari tanaman) atau hewani (yang dihasilkan oleh hewan). Proses yang digunakan mencakup pengubahan dan pengawetan melalui perlakuan fisik atau kimiawi, penyimpanan, pengemasan dan distribusi. Produk Agroindustri ini dapat merupakan produk akhir yang siap dikonsumsi ataupun sebagai produk bahan baku industri lainnya. Agroindustri merupakan bagian dari kompleks industri pertanian sejak produksi bahan pertanian primer, industri pengolahan atau transformasi sampai penggunaannya oleh konsumenAgroindustri merupakan kegiatan yang saling berhubungan (interelasi) produksi, pengolahan, pengangkutan, penyimpanan, pendanaan, pemasaran dan distribusi produk pertanian. Dari pandangan para pakar sosial ekonomi, agroindustri (pengolahan hasil pertanian) merupakan bagian dari lima subsistem agribisnis yang disepakati, yaitu subsistem penyediaan sarana produksi dan peralatan. usaha tani, pengolahan hasil, pemasaran, sarana dan pembinaan. Agroindustri dengan demikian mencakup Industri Pengolahan Hasil Pertanian (IPHP), Industri Peralatan Dan Mesin Pertanian (IPMP) dan Industri Jasa Sektor Pertanian (IJSP).

 

Agroindustri di bagi 2, yaitu :

  1. Agroindustri hulu yakni subsektor industri yang menghasilkan sarana produksi pertanian, seperti Pupuk, pestisida, herbisida, dll.
  2. Agroindustri hilir yaitu subsektor industri yang mengolah hasil-hasil pertanian, seperti Minyak goreng, ikan kaleng, sayuran kaleng, abon ikan asin, dsb.

Negara Indonesia sebagai salah satu negara agraris, perlu metransformasikan menuju kearah industrialisasi yang berbasis pertanian, karena sektor industri pertanian diyakini sebagai sektor yang mampu memimpin sektor-sektor lain menuju kearah perekonomian yang lebih modern. Dengan demikian Indonesia diharapkan mampu memodernisasikan perekonomiannya dan membuat kebijakan yang dapat mewujudkan mekanisme saling mendukung antar sektor industri dan pertanian sehingga dapat menjadi salah satu negara industri baru dibidang agroindustri.

Dengan pertanian sebagai pusatnya, agroindustri merupakan sebuah sektor ekonomi yang meliputi semua perusahaan, agen dan institusi yang menyediakan segala kebutuhan pertanian dan mengambil komoditas dari pertanian untuk diolah dan didistribusikan kepada konsumen. Nilai strategis agroindustri terletak pada posisinya sebagai jembatan yang menghubungkan antar sektor pertanian pada kegiatan hulu dan sektor industri pada kegiatan hilir. Dengan pengembangan agroindustri secara cepat dan baik dapat meningkatkan, jumlah tenaga kerja, pendapatan petani, volume ekspor dan devisa, pangsa pasar domestik dan internasional, nilai tukar produk hasil pertanian dan penyediaan bahan baku industri.

 

Answered May 6, 2018