selasar-loader

Apa yang dibutuhkan Indonesia ke depan?

Last Updated Jan 23, 2017

3 answers

Sort by Date | Votes
Arifki Chaniago
Pengamat Politik/Political Commentator

Sertifikasi Politisi

IG7u6MVjGAUfk15vZbNASB5WXnOczFAL.jpg

Di masa depan, Indonesia membutuhkan banyak hal agar bisa maju. Indonesia harus bisa menjadikan sumber daya manusia (SDM) yang unggul. Tidak hanya unggul dengan ilmu-ilmu teknis—bidang-bidang sosial kemasyarakatan—penting untuk diperhatikan.

Bidang-bidang seperti hukum, ekonomi, politik dan budaya, misalnya, sejak awal dilakukan reformasi, sehingga orang yang mengelola dan menampati bidang-bidang ini. Saya tidak bermaksud menyepelekan jurusan lain, tetapi bagusnya peran serta ilmu lain untuk membangun Indonesia akhirnya dirusak juga dengan tidak tersedianya ahli politik, hukum, ekonomi, dan budaya yang mumpuni. 

Kemajuaan bangsa dinodai dengan mudah oleh orang-orang yang berada pada posisi kekuasaan. Soal perizinan, aturan, undang-undang, dan anggaran. Hal ini tidak bisa dilepaskan dari peran-peran jurusan sosial: untuk mempersiapkan Indonesia di masa depan agar maju. 

Orang-orang yang ditempatkan sebagai politisi, misalnya, harus memiliki sertifikasi politik agar tidak semua orang bisa jadi politisi: dengan bermodalkan uang banyak, dinasti, dan lain-lain, ia bisa menjadi politisi tanpa memiliki gagasan yang jelas. 

Jangan hanya dokter, pengacara dan bidang khusus lainnya yang diberikan ujian khusus untuk menempati posisinya. Politisi pun perlu diberikan ujian ini, agar kebijakan yang dikeluarkannya melalui kekuasaannya tidak bertentangan dengan nilai yang seharusnya dijalankan politisi. 

Sebagai ilmuwan politik, saya cukup berkeberatan dengan banyaknya orang yang masuk dunia politik praktis tanpa gagasan yang jelas. Modal darah biru, uang, dan dukungan pengusaha yang berkepentingan dalam hal posisi tawar kekuasaan yang didapatkannya nanti. 

Bebasnya semua orang untuk menjadi politisi tanpa latar belakang yang jelas, tak juga bisa membebaskan saya dan yang lain untuk menjadi dokter, pengacara, dan lain-lain. Posisi ini perlu diperjelas agar dunia politik praktis tidak hanya dijadikan lahan coba-coba dan ladang pendapatan, tetapi memang diisi oleh orang-orang dengan keahlian memahami kondisi negara. 

 

Answered Feb 28, 2017
Qaedi Aqsa
Political Science University of Indonesia.

25DUtoMbh1FKJ5T7ZhY3XmoWIPCfslKG.jpg

Indonesia butuh lebih banyak orang-orang baik!

Sssttt... lalu orang baik seperti apakah yang dibutuhkan oleh Indonesia ke depan? Bukannya baik itu relatif, tidak ada indikator yang bisa mengukur bahwa individu satu lebih baik dari individu lainnya? Bisanya, kita hanya melakukan klaim sendiri. Klaim itu bisa datang atas dua hal: Pertama, karena kita berada pada lingkungan yang punya kebiasaan sama dan memandang nilai kebenaran yang sama. Akibatnya, orang yang berbeda dari kita atau di luar pandangan yang kita miliki bisa dicap tidak baik. Kedua, atas dasar kebencian. Kebencian sering membuat kita melupakan kebaikan orang lain.

Lalu, orang-orang baik seperi apa yang saya maksud? Saya menyadari dan yakin, saat ini, kita telah memiliki orang-orang baik, tersebar dari tanah Aceh sampai tanah Papua. Atau mungkin saat Anda membaca jawaban ini, maka orang yang berada di depan, di kanan, di kiri, atau di belakang Anda adalah orang-orang baik. Namun, orang-orang tersebut tidak mempunyai tempat untuk sekedar menyebar kebaikan. Berita politik, isu, hoax menutup kebaikan orang-orang yang sering bekerja dalam diam, membuat perubahan yang langsung dirasakan oleh masyarakat.

Karena itu, kita butuh sebuah platform agar orang-orang baik mulai bisa dikenal, mudah dicari dalam era dgital saat ini. Kitabisa.com sudah memulai menjadi tempat agar orang-orang bisa menebarkan kebaikan, membantu saudara-saudara setanah air. Lalu Selasar.com juga memiliki ikhtiar yang sama. Bedanya, selasar menjadi tempat agar orang-orang baik bisa bermunculan, muncul karena pengetahuan, wawasan, dan pengalaman yang dimiliki. Lagipula, bukankah berbagi pengetahuan juga sama dengan berbagi kebaikan? Ya, semoga ke depan semakin banyak ruang untuk kita menebar kebaikan, kebaikan dalam makna yang luas.

Answered Feb 28, 2017
Tsamara Amany
Aktivis Media Sosial dan Perempuan

efRlrslHWzlbI3L9ZjnFUwgDYM36927u.jpg

Sistem pendidikan yang membiasakan diskusi dan debat. Partisipasi politik di Indonesia meningkat seiring waktu, tapi bagaimana dengan pendidikan politik di Indonesia? Membaik atau memburuk? Kalau kita lihat, di era digital saat ini, banyak hoax bertebaran dan banyak pula teori konspirasi tak masuk akal yang sering kita lihat, seperti "Jokowi antek komunis dan kapitalis!" Komunis dan kapitalis itu dua kata yang tak bisa ditulis dalam satu kalimat kecuali kalimat itu menjelaskan permusuhan keduanya. Tapi kenyataannya banyak orang percaya dengan teori konspirasi itu! 

Salah satu penyebabnya adalah pelajaran di sekolah kita yang selalu bergantung pada multiple choices (pilihan ganda). Jadi, siswa dipaksa untuk menghafal, bukan untuk mendiskusikan. Pertanyaan-pertanyaan di sekolah fokus pada "Kapan Indonesia Merdeka?" dibandingkan "Mengapa Indonesia Merdeka?" atau "Bagaimana Indonesia Merdeka?". Jadi, kalau dibilang Jokowi antek komunis-kapitalis, ya, ujungnya pada oke-oke saja, wong sejak sekolah tidak pernah ada diskusi mendalam mengenai ini. Hal yang mendasar seperti proklamasi dan tokoh-tokoh serta perdebatan yang ada dalam proses itu saja tidak pernah didiskusikan, apalagi urusan ideologi seperti komunis dan kapitalis. 

Yang lebih parah ialah kemunculan kaum takfiri. Kalau beda pilihan politik, kita dikafirkan. Beda pilihan politik, kita dituduh munafik, bahkan diancam jenazahnya tidak akan disalati. Semudah itu kata-kata terlontar. Alasannya juga karena manusia Indonesia sejak kecil tidak pernah dibiasakan kritis atau mendebat. Guru ngomong apa saja benar. Siswa menganggap guru lebih seperti "tuan" dibandingkan pendidik yang terbuka untuk saling berdiskusi. Coba kalau sejak kecil kita memiliki sistem pendidikan yang membiasakan debat, mungkin manusia-manusia Indonesia akan sadar bahwa beda pilihan itu seperti beda argumen ketika debat saja. Tidak perlu baper, apalagi sampe dibawa ke ranah agama! 

Indonesia saat ini membutuhkan sistem pendidikan yang lebih berkelas. Bukan sekedar angka. Bukan sekedar nilai. Bukan sekedar menang olimpiade. Tapi sistem pendidikan yang terbuka, yang membiasakan siswa untuk diskusi dan berdebat. Membiasakan siswa untuk kritis mempelajari proses dari setiap peristiwa, bukan hanya menghapal beberapa tokoh dan tanggal kejadiannya. Ke depannya, kalau Indonesia serius, buatlah kurikulum yang benar-benar membentuk pendidikan karakter para siswa sesuai keinginan Nawacita. Kalau tidak sekarang, mau sampai kapan?

Answered Mar 1, 2017

Question Overview


7 Followers
1430 Views
Last Asked 3 years ago

Related Questions


Adakah keterlibatan Indonesia pada Perang Dunia II?

Bagaimana sebenarnya hubungan Jokowi dengan Ahok?

Pernahkah Anda bertemu Presiden Joko Widodo?

Hal-hal apa sajakah yang harus dipenuhi agar Indonesia menjadi pemimpin budaya populer dunia?

Foto apa saja yang bisa mengubah cara pandang kita tentang Indonesia?

Apa yang Anda banggakan dari Indonesia saat bertemu masyarakat internasional?

Masakan/makanan Indonesia apa yang menurut Anda paling mungkin go international?

Mengapa bangsa Indonesia dapat sebegitu lamanya dijajah oleh Belanda?

Makanan/masakan Indonesia apa yang paling memiliki nilai sejarah tinggi?

Apa yang membuat beberapa suku di Indonesia masih tetap bertahan dengan gaya hidup tradisionalnya, misalnya Suku Badui?

Mengapa Hillary Clinton yang mendapatkan popular votes terbanyak tidak terpilih sebagai Presiden?

Apakah terpilihnya Donald Trump sebagai Presiden Amerika Serikat akan mengubah wajah dunia?

Mengapa seseorang bisa tertarik bergabung dengan ISIS?

Mengapa seluruh periset di lembaga survei dan media Amerika Serikat gagal dalam memprediksi Hillary Clinton sebagai Presiden?

Beranikah Donald Trump mewujudkan janji-janji kampanyenya dengan mengusir imigran ilegal, mencegah Muslim masuk, dan memproteksi produksi AS dari gempuran barang komoditas Tiongkok?

Bagaimana cara Bareskrim Polri bekerja saat menentukan status kasus yang menjerat Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok?

Apakah aksi damai 411 ditunggangi kepentingan politik tertentu?

Seperti apa karakter pemimpin ideal yang pantas memimpin Jakarta?

Apa yang menyebabkan perilaku koruptif seperti tidak dapat dihilangkan di Indonesia?

Apa beda antara startup dan perusahaan lainnya? Mengapa istilah startup begitu naik daun?

Bagaimana cara membangun tim awal startup/perusahaan?

Apa yang menyebabkan sebuah startup digital mengalami kegagalan pada tahun pertamanya?

Apakah nama perusahaan startup terbaik di Indonesia?

Apa yang menyebabkan jumlah venture capital di Indonesia tidak sebanyak di Amerika?

Apa rahasia membangun sebuah startup digital yang sukses?

Apa yang dimaksud dengan design thinking?

Apa yang dimaksud dengan design sprint?

Mengapa design sprint digunakan untuk membuat produk digital?

Apa yang membuat Steve Jobs sukses membangun Apple?