selasar-loader

Mengapa seseorang bisa tertarik bergabung dengan ISIS?

Last Updated Nov 15, 2016

130 answers

Sort by Date | Votes
Pepih Nugraha
Jurnalis Politik, menulis politik, tapi tidak berpolitik

fy9_99UERHum6wx3G0VpjmKvPkz0_sZn.jpg

Banyak faktor seseorang tertarik bergbung ke Negara Islam "Daesh" atau ISIS. Dua faktor adalah keyakinan dan ekonomi. Landasan bekerja dan bertindak, "way of life" ISIS adalah murni syariah dengan berpegang murni pada Al Quran dan memilih hadits yang sesuai kebutuhan ISIS dalam membangun mental pengikutnya. Credo yang dibangun ISIS adalah "menjadikan Islam sebagai kekhalifahan dunia". Untuk membangun "Islam yang satu" itu, maka perlu adanya negara daulah yang pada perjuangan awalnya di mulai dari Irak, Suriah dan sebagian Libya. ISIS juga didukung organisasi teroris di berbagai negara, antara lain Afrika dan Asia, sehingga perjuangannya tidak hanya di Suriah, Irdak dan Libya, tetapi juga di negara masing-masing di mana teroris pendukung ada.

Dalam menegakkan syariah Islam, jihad dengan iming-iming surga adalah "ideologi" yang tak kalah dahsyatnya, yang kemudian menjadi menjadi cita-cita sebagian anak muda militan. Tidak jarang mereka rela mengorbankan nyawanya sendiri dengan menjadi pengebom bunuh diri karena jaminan masuk surga dan disambut puluhan bidadari di surga. Meski bagi sebagian orang yang berpikir rasional itu sangat absurd, tetapi inilah yang diyakini ISIS dan pengikutnya. Rasa cinta yang belebihan terhadap keyakinan inilah yang oleh pimpinan ISIS (imam besar) diolah sedemikian rupa sehingga memikat para jihadis yang hendak bergabung dan berjuang di Suriah.

Ketertarikan lainnya adalah masalah ekonomi dan janji akan adanya negara daulah yang aman sejahtera berdasarkan syariah. Mengenyahkan kafir dan ajaran yang tidak sesuai dengan syariah. Menghancurkan benda seni patung karena dianggap berhala dan melarang pertunjukan apapun, melarang bermain musik, bernyanyi, bahkan bermain layang-layang bagi anak-anak. Dunia yang didambakan ISIS adalah sebuah dunia yang damai dan "dekat" ke syurga atau "negara syurga" sebagaimana yang mereka tafsirkan. Ketika perekonomian tidak memuaskan para pengikut atau calon pengikutnya di negara masing-masing dalam keadaan parah dan tidak berprospek, maka tawaran berjihad dengan gaji luar biasa besar adalah pemikat lainnya yang mengakibatkan ISIS menjadi daya tarik. Istilahnya ya dunia. ya akhirat, sekaligus didapat kalau bergabung ke ISIS.

Indonesia harus ekstra hati-hati menerima kembali para "diaspora" ISIS yang "pulang kampung" akibat ISIS terdesak dari Mosul. Wilayah kekuasaan ISIS yang makin menyusut membuat mereka demoralisasi karena wilayah yang luas adalah segala-galanya dan daya tarik utama. Ketika ISIS berdiri tanpa wilayah, maka itu bukanlah kekhalifahan sebagaimana yang mereka idamkan. Perjuangan berlanjut hanya sekadar di YouTube, Twitter, facebook atau media sosial lainnya. 

Answered Nov 16, 2016
Anonymous

Hasil gambar untuk isis

Karena merasa ada yang berbeda.

Gambar via static.snopes.com 

Answered Dec 9, 2016
Rion Aja
penonton setia

aYRNfW18hSGBnwU_N6_HNfylF71429yj.jpg

Nomor 1 karena keyakinan

Nomor 2 karena uang

 

sumber gambar: cnn.com

Answered Dec 16, 2016
El Hakim Law
Penikmat Politik

Hasil gambar untuk ISIS

Terjebak oleh jerat dalil-dalil Pseudo-Khilafah?

Hal ini sudah lumrah jika merujuk pada polarisasi pemikiran Islam yang sangat luar biasa tersebar dan mengakar lebih dari satu milenia.

Memelintir dalil guna tendensi tertentu bukan pekerjaan sulit, sebenarnya.

Gambar via static.snopes.com

Answered Dec 17, 2016
Heru Prasetyo
Seorang pejalan kaki yang juga suka naik trans Jogja dan becak.

Karena ISIS itu dalam bahasa Jawa berarti sejuk. Kalau namanya sumuk (gerah) pasti gak ada yang tertarik bergabung hehehehehe :D.

Hasil gambar untuk ISIS

Gambar via abcnews.go.com

Answered Dec 19, 2016

Hasil gambar untuk bergabung dengan isis

Dari beberapa pembicaraan dan diskusi yang pernah saya ikuti, ada beberapa poin mengapa sesorang tertarik bergabung ISIS, antara lain:

1) Terpengaruh Doktrin

Doktrin oleh suatu ormas yang menginginkan Indonesia menjadi negara Islam (khilafah) yang dipimpin oleh Khalifah.


Dengan kata lain, khilafah adalah sebuah sistem kepemimpinan umat, dengan menggunakan Islam sebagai ideologi serta undang-undangnya mengacu kepada Alquran, hadis, ijma, dan qiyas, dengan pemimpinnya disebut khalifah. 

Keberadaan ISIS dianggap adalah alat untuk membentuk tujuan tersebut.

Hal ini terjadi karena pemerintahan Indonesia sejak dulu hingga sekarang dianggap belum memenuhi hak-hak muslim sepenuhnya, malah sekarang ini dianggap Indonesia mengarah kepada sekuler yang memisahkan negara dari agama.

2)  Terpengaruh Penghasilan yang Diiming-imingi ISIS

Banyak cerita bahwa mereka yang bergabung ISIS mendapatkan penghasilan yang besar, apalagi jika mengajak keluarga dan saudara-saudaranya. Mereka akan mendapat berbagai fasilitas seperti rumah, gaji, dan lain sebagainya.

3) Panggilan Nurani

Walaupun sedikit, banyak juga yang disebabkan oleh panggilan hati untuk berjuang membela Islam yang terus dipojokkan dengan isu terorisme, negara-negara Islam yang terus diserang oleh Amerika dan kroninya, seperti Palestina yang belum juga merdeka, Suriah, Irak, dan lain sebagainya yang hingga kini rakyatnya sangat menderita.

Golongan ini menganggap kehadiran ISIS adalah sebagai bentuk perlawanan Islam terhadap penindasan atas Islam oleh Barat. Mereka menganggap keikutsertaan mereka adalah jihad, dan mereka ikhlas syahid di jalan tersebut karena akan diganjar surga di hari akhir kelak.

Gambar via ichef.bbci.co.uk

Answered Dec 19, 2016

Hasil gambar untuk bergabung dengan isis

Didoktrin sedemikian rupa sehingga meyakini bahwa berjuang bersama ISIS adalah jihad tertinggi yang diridai Allah. Semakin lemah pengetahuan agama, semakin mudah didoktrin.

Ilustrasi via cdn2.tstatic.net

Answered Jan 4, 2017
I.Hartaman C.Ht
Penonton tak lihat, penguping tak dengar

BZnDlaDFu_5wqro70ijCse3hK_D72ZZ5.jpg

Manusia menjadi lebih maju disebabkan oleh belief-nya yang terus tumbuh meyakini/mengimani sesuatu sehingga mendorong persepsi, emosi, dan ucapan kepada dirinya untuk melakukan suatu tindakan/perilaku. 

Secara garis besar manusia mempunyai 3 sistem, yaitu sistem perilaku, sistem berpikir, dan sistem belief/kepercayaan. Segala tindakan perilaku diri memengaruhi pengalaman dirinya, demikian juga sebaliknya. Pengalaman ini memengaruhi sistem berpikirnya yang merupakan filter dua arah antara luar dan dalam diri yang kemudian memengaruhi sistem belief/kepercayaan yang menjadi value baru. Dengan timbulnya ide-ide baru, manusia melakukan tindakan baru sesuai dengan value tersebut.

Dengan demikian, ide ditambah persetujuan (filter pikiran) dalam diri membuat suatu keyakinan (belief). Belief dapat dimodifikasi, direkontruksi bahkan didekonstruksi. 

Kembali ke lap...top...
Diperlukan kejelian menyampaikan ide kepada orang di saat yang tepat sehingga orang mau menjadi anggota kelompok ISIS. Uang/finansial merupakan ide umum yang dapat disampaikan kepada banyak orang, emosi ketidakpuasan terhadap keadaan atau agama adalah sabagian saja ide yang dapat disampaikan untuk mengajak mereka. Dengan 3 cara, yaitu modifikasi, rekontruksi, dan destruksi ide yang disampaikan, kemudian dibuat value (belief) baru yang sesuai dengan yang diharapkan.

Dengan semakin berkembangnya sistem komunikasi, banyak cara menyampaikan ide untuk melakukan hal tersebut. Hal terpenting adalah "persetujuan" untuk mendengarkan membaca menganalisis ide yang merupakan pintu gerbang terhadap inti sistem belief supaya menembus sistem berpikirnya sehingga ide-ide tersebut masuk dan menjadi value (nilai) di sistem belief.

Beberapa cara menembus filter sistem pikiran:
1. Informasi yang disampaikan oleh figur otoritas, misalnya pemimpin, ustaz, ulama, orang tua, dan semua yang dianggapnya lebih tinggi kedudukan dari dirinya.
2. Ide disampaikan dengan muatan emosi tinggi. Dalam kondisi ini, orang dengan mudah untuk diprovokasi.
3. Ide yang terus diulang/repetisi.
4. Identifikasi kelompok. Selama ini adalah tindakan yang mencerminkan kelompok sistem berpikir sangat minim melakukan filter.
5. Kondisi hipnosis.

Mereka yang tertarik kelompok ini tentu karena value-nya (belief) yang sudah singkron/sejalan dengan value-nya ISIS dan value ini adalah sangat personal.

foto via independent.co.uk

Answered Jan 7, 2017
Hendra Wiguna
Humas DPD KNTI Kota Semarang

Adanya iming-iming hadiah, adanya ancaman kepada keluarganya, serta lemahnya pemahaman terhadap agama Islam.

Answered Jan 13, 2017
Rasyid Putra Adi Suwarno
Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia

Menurut saya seseorang tertarik gabung ISIS karena persepsi dan keyakinan dari orang tersebut percaya bahwa ISIS adalah organisasi yang menguntungkan baginya dan merasa nyaman disana

Answered Jan 13, 2017
Trian Lesmana
Books. Editor. Jakarta.

kemiskinan. ISIS mau menggaji tinggi dan menyediakan wanita untuk dicumbui.

Answered Jan 13, 2017
Yasser Arafat
Minang tulen, penyelam sekaligus peneliti ekosistem terumbu karang, traveller❤

Kabarnya karena uang dan hawa nafsu serta kurangnya membaca #eh

Answered Jan 13, 2017
Ahmad Mustofa
Jurnalis dan penyuka sepak bola....

Karena memiliki pemahaman yang dangkal tentang jihad, atau karen doktrin dari kelompok tersebut...

Answered Jan 15, 2017
Richa Miskiyya
Penulis, Ibu Rumah Tangga

Karena mereka memiliki persepsi yang salah tentang jihad, dan mereka memiliki hati yang penuh amarah dan selalu diliputi rasa benci

Answered Jan 15, 2017

Tidak dipungkiri kepolosan seorang yang dicuci otaknya agar bisa bergabung karena untuk mewujudkan cita cita ISIS. ISIS adalah Organisasi mengatasnamakan ISLAM tapi setiap AKSI nya bertentangan dengan Ajaran Agama ISLAM.

Answered Jan 20, 2017
moedja adzim
Layang-layang Ibukota

Menurut saya, alasan mendasarnya adalah karena ideologi. Nah, perihal bagaimana seseorang memeiliki ideologi tersebut yang bermacam-macam jalan penyebabnya. Bisa karena kekecewaan dengan duniawi, kebencian kepada Amerika, atau faktor ekonomi.

Answered Jan 23, 2017
Fadhel Yafie
Mahasiswa UIN Jakarta; Pembelajar yang menggandrungi filsafat dan sains

-CHMfWkIDvk0U-5OUu7v5Egmhbtv5CA2.jpg

via suarakebebasan.org

Saya kira seseorang yang bergabung dengan ISIS adalah korban dari ketimpangan dan ketidakadilan, khususnya dalam bidang ekonomi. Mereka frustasi dengan ketidakadilan yang didapatkannya di dunia. Akhirnya, mereka berjuang untuk mendapatkan keadilan, salah satunya dengan bergabung dengan ISIS (dengan iming-iming kepastian masuk surga) untuk dapat berjihad di jalan Tuhan. Salah satu konsekuensi jihad membela agama adalah masuk surga. Di surga inilah mereka akan merasa mendapatkan keadilan. Tak heran mereka tak segan-segan untuk melakukan aksi bom bunuh diri, karena mereka sudah sangat mendambakan keadilan (yang dijanjikan).

Sebab, tak ada satu manusia pun yang tahan dengan ketidakadilan. Keadilan adalah salah satu kebutuhan manusia sebagai makhluk sosial.

Answered Feb 28, 2017
Miftah Sabri
Pendiri dan CEO Selasar

ZT88PRjBTFAKvJiXDRuJpc0tCXynXxEY.jpeg

Bergabungnya orang dalam suatu gerakan radikal itu bisa dikategorikan atas dua dasar saja:

1. Fear (ketakutan) 
Takut dunia menjadi kacau. Takut diri terancam. Takut nilai yang diyakini sebagai basis utama hidup hancur karena dunia yang kejam dan bebas. dst dst

2. Hope (harapan)
Berharap pada surga Allah yang mengalir di dalamnya sungai sungai. Berharap pada benefit ekonomi dari organisasi dst dst

Answered Apr 25, 2017
Ahmad Djaelani
Direktur Eksekutif Tiksa Institute

Pertama, berada dalam satu pandangan ideologi. Kedua, adanya faktor musuh yang sama. Ketiga, motif ekonomi dan kesejahteraan.

Answered Apr 29, 2017
Aviardhansyah Sakrie
Muslim Pembelajar | http://aviardhansyah.wordpress.com

Dua teman saya termakan dengan pemikiran ISIS dan ini saya temukan melalui postingan-postingan facebooknya. Memang anak-anak muda sebaya teman saya dengan umur 19 - 25 tahun adalah usia yang sangat rentan dengan doktrin. Tidak hanya di Indonesia, di negara-negara seperti Saudi Arabia juga terkena gejala yang sama. Anak-anak muda mereka tiba-tiba saja bergabung dengan ISIS.

Kalau melihat jejak rekamnya, dua teman saya bukan anak-anak jebolan pondok pesantren melainkan mereka hanyalah keluara dari sekolah-sekolah umum biasa dengan ilmu agama yang pas-pasan dan tak megnenal bahasa arab. Dari rekam jejaknya tidak ada yang menarik bahkan dapat dikatakan aktifitas-aktifitas mereka jauh dari mesjid. Namun tiba-tiba mereka mendadak berubah ketika mereka mulai membaca situs-situs ISIS serta video-video motivasi dari ISIS tentang Jihad, Surga dan Kemuliaan Islam. Tanpa latar belakang agama, tanpa mengkaji ideologi-ideologi Islam, pelajaran Aqidah dan semacamnya, teman saya sudah berkoar-koar mengenai Jihad dan Surga diujungnya. Beberapa kali saya mencoba mengingatkan, namun selalu dibalas dengan link-link situs ISIS. Mereka tidak bisa membantah dengan ilmu karena mereka tak pernah belajar ilmu agama secara sistematis.

Para ulama memberikan nasihat atas fenomena ini dengan berkata, "anak-anak muda sejatinya seperti angin puyuh, ia akan menabrak dan menghancurkan apa saja didepannya jika tidak dikendalikan. Dan satu-satunya yang dapat mengendalikan itu ialah ilmu agama berdasarkan pemahaman yang benar, yaitu pemahamannya Rasul dan para Sahabatnya".

Kesimpulannya, anak-anak muda tertarik pada ISIS karena semangat-nya tanpa ilmu terhadap Islam. Untuk itu obat satu-satunya ialah agar mereka belajar Islam yang benar dan sistematis, karena bab Jihad adalah bab yang tinggi dan hanya dapat dipahami jika kita telah paham bab-bab pokok aqidah Islam yang benar.

Semoga ini bisa membantu.

Answered May 9, 2017

Question Overview


and 190 more
208 Followers
6585 Views
Last Asked 3 years ago

Related Questions


Mengapa Hillary Clinton yang mendapatkan popular votes terbanyak tidak terpilih sebagai Presiden?

Apakah terpilihnya Donald Trump sebagai Presiden Amerika Serikat akan mengubah wajah dunia?

Bagaimana positioning Indonesia di dunia global?

Kapan Perang Dunia III muncul?

Apa yang membuat Israel menang dalam perang melawan gabungan negara-negara Arab?

Mengapa Israel dalam beberapa dekade menjadi maju sekali jauh meninggalkan negara-negara arab di sekitarnya?

Bagaimana cara yang paling efektif untuk mengakhiri konflik Palestina dan Israel?

Bagaimana cara mengakhiri konflik di Syiria?

Selain Korea Selatan, Singapura, apa ada cerita tentang negara lain yang dahulu miskin kini kaya raya?

Mengapa seluruh periset di lembaga survei dan media Amerika Serikat gagal dalam memprediksi Hillary Clinton sebagai Presiden?

Beranikah Donald Trump mewujudkan janji-janji kampanyenya dengan mengusir imigran ilegal, mencegah Muslim masuk, dan memproteksi produksi AS dari gempuran barang komoditas Tiongkok?

Bagaimana cara Bareskrim Polri bekerja saat menentukan status kasus yang menjerat Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok?

Bagaimana sebenarnya hubungan Jokowi dengan Ahok?

Apakah aksi damai 411 ditunggangi kepentingan politik tertentu?

Seperti apa karakter pemimpin ideal yang pantas memimpin Jakarta?

Apa yang menyebabkan perilaku koruptif seperti tidak dapat dihilangkan di Indonesia?

Bila Adolf Hitler dan ISIS berada pada era yang sama, apakah yang mungkin terjadi?

Percayakah Anda pada anggapan bahwa ISIS menunggangi unjuk rasa besar "Aksi Bela Islam" pada 4 November 2016 lalu?

Bagaimana menjelaskan konflik Suriah dalam dua paragraf?

Mengapa masih ada orang terpelajar dan bahkan pejabat di Indonesiayang tertarik untuk bergabung ke ISIS?

Apa yang membuat ISIS menarik perhatian sehingga banyak orang yang ingin menjadi bagian darinya?

Apakah ada keterkaitan antara ledakan bom Manchester dengan ISIS?

Apa itu ISIS?

Apa itu Inghimasi?

Menurut Anda, bisakah FPI bekerjasama atau bersekutu dengan organisasi-organisi teroris seperti ISIS?

Apa perbedaan menulis esai dengan menulis gagasan?

Apa yang menjadi alasan mengapa suatu negara menerapkan bebas visa terhadap negara lain?

Mengapa Indonesia sebagai negara maritim harus mengimpor garam?

Apa kelebihan kuliah di jurusan Teknik Metalurgi?

Apa perbedaan antara sosiologi ekonomi dan ilmu ekonomi?

Apa yang menyebabkan manusia selalu menilai dari apa yang dia lihat?

Bagaimana efek otonomi daerah terhadap pengontrolan mutu di Indonesia?

Kabupaten apa yang mengalami inflasi paling tinggi pada tahun 2017?

Apa yang dimaksud dengan haram?

Apa kelebihan kuliah di jurusan Komunikasi?

Apa saja hukum/prinsip fisika yang diterapkan pada sebuah roller coaster?

Apakah HIV dan AIDS itu sama?

Bagaimana cara masuk UI (Universitas Indonesia)?

Mengapa kuliah di Universitas Indonesia begitu menarik dan prestisius?

Mengapa iPod mampu mengalahkan Walkman dalam bisnis peranti musik dunia?

Kenapa Indonesia belum juga maju sementara Korea Selatan yang dulu lebih miskin dari kita justru maju sekali saat ini?

Siapa film director (sutradara film) terbaik menurut Anda?

Apabila poligami adalah ibadah, mengapa banyak perempuan muslim yang tidak mau melakukannya?

Mengapa banyak anak perempuan yang menjadikan ayahnya sebagai cinta pertamanya?

Apa tujuan utama yang harus dicapai perusahaan ketika menggunakan media sosial sebagai alat komunikasinya?

Bagaimana melatih skill komunikasi publik seorang pemimpin yang pada dasarnya pendiam?

Apa tips yang dapat Anda berikan bagi pejuang SBMPTN?

Apa enaknya jadi mahasiswa?

Apa yang menyebabkan Nokia kalah dalam persaingan global?

Apakah nama perusahaan startup terbaik di Indonesia?

Apa yang Anda banggakan dari Indonesia saat bertemu masyarakat internasional?

Apakah "mood booster" terbaik Anda?

Apa itu Rumah Kepemimpinan?