selasar-loader

Apa Content Management System (CMS) populer untuk Blog?

Last Updated Jan 15, 2017

5 answers

Sort by Date | Votes
wahyu sutejo
Success enthusiast, Psikologi interest, Omni Channel Enthusiast

-WnG1n6K463NZNsjKJXcyNgxGkfRZHeN.jpg

via taylorjasko.com

 

1. Wordpress.org

2. Joomla.org

3. Drupal.org

 

Jawabannya standar banget, ya? Wkwkwkwk.

 

Answered Jan 15, 2017

Saya setuju dengan Mas Bro Wahyu.

Referensi: http://www.makeuseof.com/tag/10-popular-content-management-systems-online/

Answered Jan 17, 2017
Wisa Rahardi
Blogger dan Pendiri BLOGOOBLOK.com

 zHye-EvYyRE_n_aL368QYh6fHvj7Uha7.jpg

Jika ditanya Content Management System (CMS) apa yang paling banyak digunakan untuk blog, maka jawabannya akan bervariasi, sesuai dengan jenis blog yang dikembangkan. Kita juga harus membatasi pertanyaannya dalam ruang lingkup yang terbatas karena di setiap negara pasti akan berbeda kegunaan apa yang dominan diperlukan. 

Namun untuk menjawab pertanyaan di atas, berikut saya jelaskan beberapa CMS yang banyak digunakan dan kegunaannya. Versi yang pertama ialah khusus untuk blog komersial. 

1. WordPress
Secara global, yang artinya termasuk di Indonesia, WordPress adalah CMS paling populer dan paling banyak digunakan untuk berbagai format. Beberapa hasil riset juga menyebut bahwa 60 persen website di dunia yang menggunakan CMS memilih menggunakan WordPress. Jumlahnya bisa sampai 25 persen dari total website. 

Bahkan, beberapa website utama dunia juga memilih menggunakan WordPress seperti The New Yorker, Best Buy, dan Xerox. WordPress populer karena berbasis open source yang tidak membutuhkan lisensi agar bisa menggunakannya. Kontribusi komunitas yang berlangsung terus-menerus juga menjadi pendorong tingginya angka penggunaan WordPress. 

2. Magento
Karena saat ini situs eCommerce juga tumbuh pesat, maka CMS yang khusus menyasar toko online juga hadir. Magento hampir sama dengan WodrPress, sama-sama open source namun khusus untuk penggunaan toko online. Banyak juga blogger yang ingin mengembangkan bisnis memulai usahanya dengan menggunakan Magento. 

Jika CMS lain mengedepankan plugin untuk membangun toko online, di Magento semua menjadi fitus dasar. Magento juga mendukung berbagai mata uang dan bahasa. Magento Community Edition adalah platform dasar mereka, cocok untuk usaha kecil atau pengusaha tech-savvy baru yang ingin membangun sebuah webstore dari awal.

3. Drupal
CMS populer untuk blog selanjutnya adalah Drupal. CMS ini sangat cocok bagi blog yang ingin mengoptimalkan SEO. Karena fitur yang ada di dalam Drupal lebih kompleks dan mendukung berbagai tindakan agar bisa bersaing di mesin pencari. Itulah sebabnya banyak yang menggunakan CMS ini. 

Hanya saja, Drupal tidak seperti CMS kebanyakan. Meski open source, namun kompleksitas penggunaannya lebih tinggi dibanding CMS lainnya. Anda mungkin harus menyewa seorang pengembang web atau tim desainer untuk mengembangkan situs yang baik, user-friendly. Drupal dinobatkan sebagai salah satu CMS open source yang paling aman.  

4. Joomla
Joomla dianggap sebagai CMS terbaik untuk pemilik usaha kecil. Joomla juga merupakan open source yang mudah untuk pengembangannya. Joomla menawarkan banyak ekstensi dan plugin yang bisa memenuhi kebutuhan usaha kecil yang namun efektif dikembangkan. 

Kebanyakan CMS menawarkan tema dan template yang berbeda-beda, tetapi semua situs yang berbagi sistem-sistem menyampaikan tampilan yang sama. Joomla menawarkan pilihan yang lebih besar untuk kustomisasi sehingga website Anda bisa terlihat lebih unik namun juga tetap mudah digunakan. 

5. Blogspot
Untuk blog gratisan, Blogspot adalah CMS yang cukup populer. Pengguna Blogspot di dunia mungkin adalah yang paling banyak, termasuk di Indonesia. Sayangnya, CMS ini tidak bersifat open source secara utuh. Pengguna memang bisa mengembangkannya, namun format utamanya harus ikut aturan yang ditetapkan oleh Blogspot. 

Blogspot banyak dinilai lebih baik secara optimasi namun buruk secara pengembangan. Keterikatannya dengan Google membawa keuntungan lain. Untuk tahap pembelajaran, Blogspot sangat cocok digunakan. Pengetahuan HTML dasar pun bisa mengembangkan dan menjalankan Blogspot. 

 

Answered Feb 4, 2017
Mhd Fadly
Otodidak - Knowledge Resources

c0eDjQ0gfkWwJnhTpHttf1J4v9kURdXT.jpg

Pertanyaan di atas baiknya lebih teridentifikasi lagi, Populer dengan artian paling banyak digunakan ataukah populer karena sering mendengarnya? Akan tetapi secara umum tidak jauh berbeda untuk CMS antara Pupuler karena banyak digunakan dengan populer karena sering terdengar karena yang menggeluti CMS di dunia ini hanya orang-orang yang memfokuskan diri pada web developper. Dan saya berikut grafik penggunaan CMS setelah saya cari di google 

DJmwAvNIFRAWWPMe6GxgP7ndJzc-9clT.jpg

Akan tetapi saya sendiri yang sudah membuat website farid-wajdi.com dan khairulqurun.com sama sekali tidak menggunakan CMS sepoppuler tersebut. Dan saya juga bukanlah orang yang ahli dalam bahasa programing yang mampu membuat CMS sendiri.

Pada awal mula saya belajar membuat website saya mencoba Joomla, hingga akhirnya saya coba uploud dengan hosting gratisan dan domain yang gratisan yang waktu itu saya buat nama website ar-risalah. Tiga tahun kemudian saya sama sekali tidak menseriusi terjun ke dunia website. Sekembali diri ingin dan tertantang untuk membuat website sendiri, maka sejak itu mulai browsing tentang CMS dan mempelajari plus minus nya.

Akhirnya saya jatuh hati pada CMS besutan anak dalam negeri, Popoji CMS. CMS yang di buat oleh Om (kami memanggilnya seperti itu) Dwira Survivor sudah update ke versi 2.01. dan saya mulai mengenali dan mempelajarinya dari versi 1.3.

Yang membuat saya tertarik dengan popoji CMS adalah hal yang sesuai dengan tagline nya. "Buat sendiri rasa web mu". Tagline dalam CMS ini benar-benar terimplikasi dan saya merasa hanya satu-satunya CMS yang memberikan warna beda terutama bagi seorang yang baru memulai belajar bahasa pemrograman yang lumayan rumit.

Popoji CMS adalah CMS yang open source, kamu-kamu yang ahli dalam bahasa pemrograman dapat mengembangkan CMS ini menjadi hal yang luar biasa. sebagaimana CMS yang lain yang memberikan template frontend, popoji juga memberikan pengguna nya template dasar untuk frontendnya. Perbedaannya adalah popoji memberikan ruang yang terbuka lebar untuk berkreasi dalam memodifikasi template frontend nya, bukan hanya itu popoji juga tidak membatasi untuk memodifikasi sistem administratornya jika ingin dikembangkan sesuai selera masing-masing.

Answered Jun 14, 2017
Ika Mitayani
Blogger, Penulis Konten Web/MedSos, Pengasuh MamaKece dan Konten Kece.

eHGY7-QaKci3DrfSPMy6iK9ZvRb5qD2s.jpg

Kalau CMS itu yang Wordpress itu termasuk populer bahkan sampai sekarang masih digunakan oleh Mashable. 

Penggunaan yang mudah, pengaturan SEO yang lebih praktis membuatnya digemari kecuali harus beli hosting kalau sudah habis "lahannya". Semakin besar semakin mahal. Kalau belum menghasilkan blognya itu, maka memang akan terasa bea sewa "lahannya". 

Kalau sudah menghasilkan, bahkan berkali lipat, tentu nominal yang harus digelontorkan untuk beli hosting tak akan menjadi masalah. 

Saya sendiri juga menyukainya. Sangat malah. :-)

 

Ilustrasi via i0.wp.com

Answered Jul 12, 2017

Question Overview


6 Followers
1296 Views
Last Asked 3 years ago

Related Questions


Apa yang Anda rekomendasikan, laravel vs codeigniter ?

Haruskah saya belajar PHP atau Python?

Haruskah saya belajar PHP atau Ruby?

Apa yang disebut "Nilai Berita" atau news value?

Bagaimana cara agar hits suatu web bisa tinggi?

Apa yang membuat orang betah berlama-lama di suatu situs/web?

Bagaimana cara meningkatkan jumlah pengunjung di blog?

Bagaimana perkembangan Wordpress kini dan apakah Wordpress sebagai platform blogging masih relevan saat ini?

Seberapa kenal Anda dengan Matt Mullenweg pendiri Wordpress dan apa kesan Anda mengenai orang ini?

Apa yang harus dilakukan untuk menjadi seorang Blogger?

Mengapa saya harus membuat akun Selasar?

Apa yang anda ketahui tentang Multiply.com?

Benarkah peran media mainstream semakin terdesak oleh media sosial yang kontennya diisi para netizen?

Mengapa rakyat Tiongkok bisa hidup tanpa media sosial buatan AS seperti Facebook dan Google?

Negara mana di Afrika yang paling maju dari sisi industri teknologi informasi dan internet?

Apa yang Anda rasakan jika hidup tanpa gawai (gadget) seperti ponsel, tablet, atau komputer berinternet barang seminggu saja?

Bagaimana pendapat Anda tentang fenomena menjamurnya vlogger di Indonesia?

Apa yang Anda pikirkan ketika mendengar istilah 'Youtube lebih dari TV' ?

Bagaimana cara mengatasi kecanduan media sosial?

Apakah konsep kedaulatan negara masih relevan dalam konteks internet?

Seperti apa pedoman perlindungan HAM yang paling ideal di masa derasnya arus informasi internet seperti ini?

Seperti apakah batasan kebebasan berekspresi di Internet yang tidak melanggar peraturan?

Apa yang dimaksud dengan growth hacker?

Apakah kehadiran seorang growth hacker penting dalam sebuah startup digital?

Apa fungsi utama seorang growth hacker?

Apa yang dimaksud dengan growth hacking?

Siapakah menurut Anda yang akan memenangkan kompetisi di Indonesia; Go-Jek, Uber, atau Grab?

Bagaimana cara melakukan usability testing untuk sebuah produk digital?

Seberapa penting usability testing dalam proses pembuatan sebuah produk digital?

Apa yang dimaksud dengan usability testing?

Apa perusahaan teknologi terbaik di Indonesia?

Mengapa banyak orang India menjadi CEO perusahaan digital internasional?