selasar-loader

Apa arti hidup kita adalah untuk memanusiakan manusia lain?

Last Updated Jan 12, 2017

Sesungguhnyakan kita tidak perlu menjadi malaikat bagi sesama kita manusia (homo homini angelus), tetapi kita juga jangan menjadi serigala bagi sesama kita manusia (homo homini lupus), sepantasnya kita 'cukup' saja menjadi manusia yang benar-benar manusiawi bagi sesama kita manusia (homo homini homo). Tanya Kenapa? The answer is within yourself and your heart and your mind.

2 answers

Sort by Date | Votes
Siti Umi Mudhongafah
Mahasiswa Program Studi Indonesia, Universitas Indonesia

Gambar terkait

Sebagai manusia, kita ditakdirkan sebagai makhluk sosial atau zoon politicon. Kita hidup tidak bisa sendiri dan kita membutuhkan peran serta orang lain agar hidup kita dapat berlangsung dengan baik. Oleh sebab itu, kita sebagai manusia, sebisa mungkin menjadi manusia yang baik dan dapat bersikap baik terhadap orang lain. 

Ungkapan yang mengatakan tentang "memanusiakan manusia" erat kaitannya dengan apa yang saya katakan sebelumnya. Ungkapan "memanusiakan manusia" berarti kita sebagai manusia seharusnya dan diusahakan dapat berbuat baik kepada orang lain, seperti saling menghargai, tolong-menolong, saling menghormati, dan sebagainya. 

Kita diperintah untuk dapat memperlakukan orang lain seperti kita memperlakukan diri kita sendiri. Sederhananya, jika bagian tubuh kita merasa sakit karena dicubit atau dipukul, maka jangan pernah kita mencubit atau memukul orang lain, karena orang lain pun akan merasakan sakit, sama seperti yang kita rasakan. Kita sebagai manusia yang memiliki akal dan budi senantiasa dianjurkan untuk berbuat baik kepada orang lain, karena, jika kita memperlakukan orang lain dengan baik, maka orang lain pun akan memperlakukan kita dengan baik pula. 

 

Ilustrasi media3.onsugar.com

Answered Aug 24, 2017
Muhammad Aufa
Buruh Ilmu admin di blog pribadi www.sekelumitpandang.com

Masalah hakikat dapat berbeda-beda pada setiap individu, bahkan para filsuf pun sering berseteru mengenai masalah ini.

Lalu, apakah yang benar menjadi hakikat manusia. Apakah berseteru satu sama lain? Atau bertanya-tanya? Ada jawaban dari beberapa filsuf yang dapat ditelaah.

http://www.sekelumitpandang.com/hakikat-manusia-menurut-para-ahli/

Answered Nov 27, 2017