selasar-loader

Siapakah penyair terbaik Indonesia?

Last Updated Jan 5, 2017

3 answers

Sort by Date | Votes
Arief Mizan
Sang Pemetik Kata

Chairil Anwar! Dan akan selalu Chairil Anwar!

NFXDyZBHo9RxBpvnpePDL7dREhVNERQ7.jpg

Saya uraikan mengapa. 

Saya sudah mendengar karyanya sejak SD di tahun 90'an. Apalagi kalau bukan puisi "Aku" (1943) yang menjadi "puisi wajib" dalam pelajaran Bahasa Indonesia di sekolah-sekolah se-Nusantara. Namun, puisi "Kerawang-Bekasi"-lah yang menghantarkan saya menjadi Juara I Lomba Baca Puisi tingkat SMA se-Sumatera Utara tahun 2002. 

Berikut adalah beberapa hal yang membuat "Sang Binatang Jalang" menjadi yang terbaik.

1. Harmoni kata dalam puisinya memiliki daya majis

Bayangkan Anda adalah anak SD yang baru saja bisa membaca dan kemudian dihantam dengan kata "setinggi itu atas debu", "duka maha tuan bertakhta", "sedu sedan", "pedih peri", "Ahasveros", "disumpah-dikutuki Eros", "pangkal akanan", "pejalan larut", "dera mengelucak tenaga", "penghabisan segala melaju", "manisku jauh di pulau", "termangu", penuh seluruh, "datu dayung sampan", "dikoyak sepi", dan ratusan kata-kata yang menyihir Anda masuk ke dalam sebuah dunia yang diciptakan sang penyair. Itu adalah pengalaman yang luar biasa!

Kata-kata ini awalnya terdengar asing, lalu karena disajikan dengan kata-kata lain yang tak kalah indah, ia menjadi sebuah harmoni yang luar biasa. Mereka yang menyukai Chairil rasanya akan mendapat nilai sempurna di mata pelajaran Bahasa Indonesia.  

2. Karya-karyanya adalah jelmaan dari kisah hidupnya

Karya pertama yang dipublikasikan adalah "Nisan" (1942). Sebuah puisi untuk mengenang kematian sang nenek yang sangat dicintainya. Sejak itu, banyak karya-karyanya yang menceritakan kematian. 

Kita kemudian menyimak kisah tentang jiwanya yang bebas yang tidak dipengaruhi oleh dunia luar dalam "Aku" yang ketika diterbitkan koran Pemandangan pada Juli 1943 diubah menjadi "Semangat" agar terhindar dari sweeping pemerintah Jepang saat itu. Chairil tak segan bercerita tentang asmaranya dengan wanita seperti dalam "Mirat Muda, Chairil Muda" yang gamblang namun tidak bisa pula disebut vulgar karena tersaji dengan indah. Masa-masa perjuangan kemerdekaan yang dilaluinya juga terukir dalam "Persetujuan dengan Bung Karno" dan "Kerawang Bekasi". 

Namun, yang paling membekas tentunya adalah "Doa" (1943). Sebuah puisi yang memperlihatkan rapuhnya manusia, se-jalang apa pun ia, ketika berhadapan dengan Tuhannya. Bahkan, ketika 1949, ia sempat dirawat di RS Cipto Mangunkusumo dan tersadar bahwa ia masih sempat menyebut, "Tuhanku...Tuhanku". Tak lama setelahnya di tahun itu, Chairil menghembuskan napas terakhirnya. Kata pada karya di tahun-tahun pertamanya ternyata menutup hidupnya, ia tak bisa berpaling. 

3. "Binatang Jalang" dalam artian yang sebenar-benarnya

Silakan baca buku Aku karya Sjuman Djaya untuk melihat sisi "jalang" Chairil. Matanya merah, tak mau diatur, tak peduli apa kata orang, semangatnya membara, ia melompat dari satu tempat ke tempat lain dengan cepat, kisah-kisah asmaranya baik yang bersambut maupun yang utopis, adalah sekelumit "kejalangan" Chairil dalam buku tersebut. 

Ketika ia pertama kali muncul, para kritikus sastra mengkritisi gaya penulisannya yang terlalu individualistis dan menawarkan sebuah gaya hidup baru yang "mengganggu". Tapi, siapa yang bisa menyalahkannya? Ia selalu gelisah, dan sebab gelisah itulah karya-karyanya menjadi berbeda dengan penyair-penyair lain di masanya.

4. Mati muda

Seandainya Chairil berumur panjang, saya pikir ia tak akan sebesar saat ini. Tahun demi tahun bisa jadi kesaktian menulisnya akan meredup. Kegelisahannya akan hilang saat Indonesia telah aman dari penjajahan dan pemberontakan. Kejalangannya akan sirna juga saat sang anak semata wayangnya, Evawani Ellisa, beranjak dewasa. Kemudian, tak tersisa lagi romantisme dari dirinya. 

Seseorang yang tak mau peduli dan ingin hidup seribu tahun lagi akhirnya harus menghembuskan napas terakhir di usianya yang sangat muda, 27 tahun! Namun, puisi itu tak sepenuhnya salah, karena karya-karyanya akan abadi hingga ribuan tahun lamanya.

 

Ilustrasi via wordpress.com

Answered Jan 5, 2017
Panji Dafa
Mahasiswa Perikanan UGM 2016

Sutardji Colzoum Bachri

Hasil gambar untuk Sutardji Calzoum Bachri

Ilustrasi via aktual.com

Answered Jan 6, 2017
Muhammad Aufa
Buruh Ilmu admin di blog pribadi www.sekelumitpandang.com

Gambar terkait

Pramoedya Ananta Toer, ya terus terang saya belum baca banyak tulisan orang Indonesia yang lain. Tetapi, ditilik dari pengaruh tulisannya berdasarkan pengamatan yang diusahakan objektif, dia terbaik untuk saat ini. Hehe

 

Ilustrasi via wordpress.com

Answered Jan 6, 2017

Question Overview


3 Followers
1087 Views
Last Asked 3 years ago

Related Questions


Adakah karya sastra yang memiliki tema tentang parfum?

Apakah yang dimaksud dengan penulisan kreatif?

Apa puisi Chairil Anwar yang paling Anda sukai?

Siapa sastrawan paling "nyastra" menurut Anda? Mengapa?

Mengapa pada masa sekarang sangat sedikit penulis Indonesia yang memiliki kualitas layaknya Pramoedya Ananta Toer?

Dari mana cara termudah memulai mencari ide untuk menulis novel?

Bagaimana cara paling efektif untuk mengembangkan alur dalam menulis novel?

Bagaimana proses kreatif saat pertama kali menulis novel?

Siapakah sastrawan Indonesia paling Anda sukai? Mengapa?

Apa puisi terbaik Sapardi Djoko Damono?

Bila inti puisi dan lirik musik rap sama-sama menitikberatkan pada rima, bukankah puisi bisa dijadikan lirik rap?

Apa judul puisi paling indah yang pernah kamu baca?

Bila kamu berada pada situs puisi dan puisimu dibaca 250 orang namun tidak ada yang berkomentar, apa yang kira-kira terlintas di benakmu?

Apa yang Anda rasakan saat pertama kali mendengarkan musikalisasi puisi berikut ini?

Bagaimana cara membuat puisi bernuansa surealis?

Apa yang sebaiknya dilakukan bila tidak ada inspirasi untuk menulis puisi?

Siapakah penulis puisi terbaik di Indonesia menurut Anda?

Menurut Anda, siapakah penulis puisi terbaik di dunia?

Apa puisi cinta terbaik yang pernah Anda baca?

Adakah keterlibatan Indonesia pada Perang Dunia II?

Bagaimana sebenarnya hubungan Jokowi dengan Ahok?

Pernahkah Anda bertemu Presiden Joko Widodo?

Hal-hal apa sajakah yang harus dipenuhi agar Indonesia menjadi pemimpin budaya populer dunia?

Foto apa saja yang bisa mengubah cara pandang kita tentang Indonesia?

Apa yang Anda banggakan dari Indonesia saat bertemu masyarakat internasional?

Masakan/makanan Indonesia apa yang menurut Anda paling mungkin go international?

Mengapa bangsa Indonesia dapat sebegitu lamanya dijajah oleh Belanda?

Makanan/masakan Indonesia apa yang paling memiliki nilai sejarah tinggi?

Apa yang membuat beberapa suku di Indonesia masih tetap bertahan dengan gaya hidup tradisionalnya, misalnya Suku Badui?