selasar-loader

Apakah perbedaan pemimpin dengan bos?

Last Updated Jan 4, 2017

4 answers

Sort by Date | Votes
Andrian Habibi
Pendidikan dan Pemantauan Pemilu

Jakarta butuh pemimpin, bukan pimpinan.

Selama kepemimpinan seorang Pimpinan di DKI Jakarta, warga negara telah membuktikan bahwa gaya kepemimpinan seorang pimpinan masih jauh dari apa yang diharapkan. Demokrasi memang mengajak kita untuk melihat pengelolaan pemerintahan yang merakyat. Sedangkan pimpinan bukan lah gaya yang tepat dalam menjalankan sistem demokrasi. Gaya pimpinan lebih tepat dalam hal untung rugi yang jauh dari semangat berdemokrasi.

Di sisi lain, gaya pimpinan yang telah kita lihat selama ini bahkan melawan sila keempat pancasila. Sebagaimana kita ketahui bahwa pancasila memuat asas musyawarah untuk mufakat dalam keterwakilan. Nilai-nilai ini yang telah tumbuh dan berkembang dari budaya se-nusantara. Jadi bila, pimpinan merasa lebih hebat dari perwakilan rakyat yang sah dan legal dipilih dari pemilu bersebarangan. Maka seorang pimpinan sudah menyakiti asas-asas musyawarah dan mufakat.

Oleh karena itu, 7SS menegaskan :

1.      DKI Jakarta butuh seorang pemimpin yang jelas, tegas, dan berwibawa serta sopan dan santun dalam keseharian. Pemimpin yang secara personal telah mumpuni dan terbukti untuk menjadi pimpinan dan pemimpin;

2.      DKI Jakarta membutuhkan pemimpin yang sudah menjaga diri dari potensi korupsi, pemimpin yang berhasil membangun perusahaan serta perekonomian lebih memadai daripada premanisme pimpinan yang merusak sistem tata krama dalam pemerintahan;

3.      Pilgub DKI Jakarta sanga terbuka dan membuka diri untuk kepemimpinan seorang ibu dan pengusaha muda yang lebih jelas mewakili kehidupan budaya sosial rakyat se-Nusantara. Karena pelbagai kalangan, suku, bangsa, rasa, agama menyatu di Jakarta. dibutuhkan seorang ibu yang terbukti dan bapak yang pemimpin untuk menjaga Jakarta;

4.      Pilgub DKI juga harus memberikan peluang kepada pasangan calon independen untuk membuktikan keindependenannya serta pembuktian pemberkasannya. Jangan sampai semangat politik mencederai semangat perbaikan demokrasi;

 

Answered Jan 27, 2017
Luqman Luciiano
aku mah apa atuh:(

NQsPvtpiWiOBNtc19FsDFMUpCSJVHiYM.png

Pemimpin itu leader yang mampu mengarahkan bawahannya serta tetap menjadikan kesalahan bawahannya sebagai tanggung jawab dia. Kalau bos mah egois, maunya enak sendiri #ehkokjadicurhat

 

sumber gambar : kaskus.id

Answered Apr 26, 2017

Bos hanya ingin mengetahui bahwa karyawan-karyawannya ahli dalam bidangnya, dapat mengerjakan semua yang diperintahkan dan mendaptkan goal dari tujuannya. Berbeda dengan pemimpin, yang mana seorang pemimpin atau leader selalu memikirkan timnya. Dia lebih peduli bagaimana timnya tersebut berkembang bersamanya.

Answered Aug 17, 2017
ikbal alimuddin
fakulta ushuluddin aqidah dan filsafat islam

 ikbal alimuddin 

fakultas usuluddin

menurut saya;

perbedaan pemimpin dengan bos itu adalah jelas jauh berbeda.mengapa saya mengatakan demikian.berikut penjelasannya,

-pemimpin menurut saya adalah seorang yang mampu berpikir secara mendalam.dia tidak hanya memikirkan bagai mana hasil kerja seorang karyawannya.tapi dia juga memikirkan tentang kesejahteraannya bersama.contohnya saja dalam sebuah desa.misalkan dalam sebuah desa ada seorang pemimpin(kepala desa)untuk menjadi seorang kepala desa  kita tidak boleh hanya memikirkan diri kita sendiri kita harus mementingkan kesejahtraan bersama.berfikir bagai mana cara kita dalam memimpin masyarakat dan selanjutnya bagai mana cara kita mensejahtrakan rakyat yang kita pimpin.berbeda halnya dengan bos.

-bos  menurut saya adalah seorang yang hanya memikirkan ke untungannya saja  .dia tidak melihat kerja atau hasil kerja seorang karyawannya.

 

Answered Aug 19, 2017