selasar-loader

Berapa dana yang dibutuhkan untuk bisa terpilih jadi anggota DPR?

Last Updated Jan 4, 2017

2 answers

Sort by Date | Votes
Andrian Habibi
Pendidikan dan Pemantauan Pemilu

dana suksesi dari caleg menjadi anggota DPR tergantung besaran wilayah daerah pemilihan dan jumlah pemilih. jika seorang calon ingin mengeluarkan "uang rokok" minimal Rp 50.000/orang, maka dana yang dihabiskan tinggal dikali saja jumlah pemilih (atau minimal jumlah pemilih untuk memastikan kursi di DPR) di kali Rp 50.000.

sedangkan untuk tim kampanye tergantung besaran jumlah dan struktur kampanye. bila ingin menimalisisir jumlah yang dikeluarkan, cukup menggunakan korwil untuk provinsi dan korda untuk kabupaten kota. mengingat mereka bekerja sama dengan kerja di dunia usaha, maka gaji minimum perorang tim kampanye secara standar (sama) sekitar Rp 2.000.000 s/d Rp 3.000.000 per orang per bulan. belum lagi ditambang biaya komunikasi (pulsa), pertemuan dan sosialisasi

Answered Jan 27, 2017
Gregorius Reynaldo
penikmat kopi, pengagum sastra, dan pecinta perempuan

CfrVcxy_QK1ADcBuZkpMtn4sHreeohGx.jpg

Setiap edisi Pemilihan Umum dihelat, dana yang dibutuhkan untuk keikutsertaan seseorang dalam pemilihan legislatif terus meningkat. Dalam disertasi Pramono Anung, biaya yang seseorang untuk menjadi anggota DPR berada pada kisaran 300 juta hingga 6 milliar rupiah. (Kompas, 4 Desember 2013). Angka ini tergolong  sangat besar dan akan terus bertambah.

Jumlah dana yang dibutuhkan berbeda bagi setiap orang, tergantung pada popularitasnya. Semakin populer seorang calon, semakin sedikit dana yang dibutuhkan. Begitupun sebaliknya. Bahkan, ada pengusaha yang merogoh koceknya hingga kisaran di atas 6 miliar rupiah.

Hal ini tentu saja mengisyaratkan satu hal; biaya yang besar tentu dialokasikan untuk mempopulerkan diri, baik kepada rakyat maupun sebagai mahar pada partai politik. Oleh karena itu, pada pemilu 2009, 72 persen anggota dewan merupakan muka baru dan didominasi oleh pengusaha. Di sinilah kita paham seberapa berpengaruh uang terhadap keterpilihan seseorang, meskipun tidak berarti bahwa uang banyak akan menjamin keterpilihan seseorang.

 

Ilustrasi via dpr.go.id

Answered Nov 17, 2017