selasar-loader

Apa keuntungannya mengambil sekolah lanjutan di luar negeri dibanding di dalam negeri?

Last Updated Nov 17, 2016

Ada banyak sekali pelajar Indonesia yang memutuskan untuk melanjutkan studi di luar negeri daripada di dalam negeri. Apa keuntungannya?

5 answers

Sort by Date | Votes
Pramudya Oktavinanda
A devoted disciple of Law and Economics, UChicago Style!

University of Chicago Nobel Winners

Kalau ini jawabannya berdasarkan pengalaman pribadi. Saya sudah lama bercita-cita menekuni bidang Law & Economics dan oleh karenanya setelah melakukan riset cukup lama, saya putuskan mencoba ke University of Chicago Law School sebagai pusat Law & Economics di Amerika. 

Pergi sekolah ke Amerika membutuhkan biaya yang sangat mahal, paling tidak untuk jaga-jaga biaya sekolah plus biaya hidup, siapkan dana sekitar Rp1.000.000.000,00 per tahun. Karena mahal, tentunya tidak bisa main-main. Apalagi di US, untuk sekolah hukumnya, baik yang kelas elit maupun kelas abal-abal, harganya relatif sama. Jadi, usahakan pergi ke sekolah-sekolah yang terbaik (di Amerika, ini sekolah-sekolah hukum yang masuk T-14, alias top 14 dari US News Ranking). Kalau ambisius, targetkan yang T-5. Hidup cuma sekali, cita-cita harus setinggi langit!

Kalau tidak dapat yang kita targetkan, kecuali memang uang berlimpah, sebaiknya menunggu lagi saja, supaya bisa mendapatkan manfaat yang maksimal, apalagi umumnya untuk program master hukum, alias LLM, apabila kita sudah punya gelar LLM dari satu sekolah hukum di US, kita tidak bisa lagi mendaftar di program LLM dari sekolah hukum lainnya. Jadi, program ini lebih berat dari milih pasangan hidup. Kawin bisa cerai kalau ga cocok, sekolah hukum yang kita pilih akan jadi satu-satunya LLM yang kita miliki (kecuali tentunya Anda spesial sekali macam Mochtar Kusumaatmadja yang bisa dapat LLM dari Harvard, Chicago, dan Yale). 

Lalu apa keuntungannya? Saya pribadi merasa bersyukur bisa pergi ke Chicago karena mungkin 2 tahun hidup saya di sana adalah pengalaman terbaik dalam hidup saya sejauh ini. Ketemu orang-orang yang luar biasa pintar, cemerlang, percaya diri, dan yang paling penting, selalu ingin tahu. The curiosity of these people knows no bound! Semua ide bisa dipertanyakan, dan standar jawaban yang dituntut juga sangat tinggi. Tidak ada hari tanpa mikir. Belum lagi akses materi akademik di Chicago sangat amat luas, saya pikir hampir semua jurnal di dunia ini bisa diakses di Chicago. Koleksi perpustakaannya pun jutaan, di mana di Law School sekurang-kurangnya ada 650.000 buku. 

Itulah kenapa saya merasa seperti sedang berada di rumah selama di Chicago. Visi misinya cocok dengan saya. Saya pusing dulu ketika misalnya saya skripsi, saya diharuskan memilih jawaban yang sesuai dengan apa yang di-maui dosen. Ada ide-ide yang tidak bisa dieksplorasi atau dipertanyakan. Memang saya pragmatis, supaya lulus, saya sepakat untuk tidak membahas beberapa ide. Tapi ini bukan nilai akademik yang saya junjung. Dunia akademik kan harusnya bukan dunia politik atau militer. Harusnya kita bebas menganalisis semua hal dan belajar dari analisis itu. Kebebasan ini yang saya rasakan di University of Chicago. 

Selain belajar banyak dan punya kesempatan menemukan manusia-manusia yang sevisi, saya juga punya kesempatan menikmati keindahan kota Chicago yang mungkin memang cocok didesain sebagai kota pelajar. Pas saya berkunjung ke NY, saya merasa kota ini lebih cocok jadi taman bermain. Kalau saya sekolah di area sana, mungkin saya akan lebih banyak bermain ketimbang belajar. 

Kesimpulannya, dari sudut pandang CBA, harga yang saya bayar plus opportunity costs saya setara dengan manfaat dan kenikmatan belajar yang saya dapat di Chicago. Akses ilmu, kepuasan berdiskusi, kebahagiaan dari kesempatan untuk belajar hal baru dan tentunya keindahan kotanya, semua yang tidak bisa saya dapatkan di Indonesia, worth it! Moga-moga yang lain pun beruntung bisa menemukan sekolah yang cocok. Ingat, semua ada biayanya, jangan sampai kalian buang-buang uang dan umur melakukan sesuatu yang kalian benci, sesal kemudian tidak ada gunanya. 

Ilustrasi via bogdanowicz.pro

Answered Dec 25, 2016
Rasyid Putra Adi Suwarno
Faculty of Public Health, Universitas Indonesia

Menambah pengalaman belajar dan bisa mengambil banyak pelajaran dari negeri tempatnya menimba ilmu

Answered Jan 13, 2017
Lutfi Darw
ingin tahu

Menambah pengalaman.

H6ZzyQCUapAbjH75UiqtYHo1XbcyJiZ2.jpg

Answered Apr 21, 2017
Rahmatika Dana
Mahasiswa Fakultas Adab dan Humaniora jurusan Ilmu Perpustakaan

Menurut saya sangat banyak keuntungannya, salah satunya adalah dia bisa lebih banyak mendapatkan peluang pekerjaan baik di dalam negeri ataupun luar negeri. Terlebih lagi dengan nanti diadakannya pasar bebas yang akan diterapkan di Indonesia itu akan sangat menjadi peluang yang cukup baik.

Answered Aug 11, 2017

Karena apabila melanjutkan sekolah di luar negeri maka sudah bergelar internasional sehingga ketika ingi n bekerja di luar negeri sesuai bidang kuliahnya akan lebih mudah

Answered Aug 11, 2017