selasar-loader

Siapa Arief Munandar?

Last Updated Dec 31, 2016

2 answers

Sort by Date | Votes
El Hakim Law
Pengagum Tokoh Dunia-Akhirat

0RihK9OHXTr4o0UKUE4NLDrOSNW4bJEV.png

via kitabisa.com

Pendiri Shafa Community, alumni UI yang cukup fenomenal beberapa waktu lalu perihal disertasinya yang mengkritik organisasinya sendiri, PKS.

Answered Mar 18, 2017
Muhammad Ihsan Harahap
Ketua Ikatan Alumni Rumah Kepemimpinan Regional VII Makassar

CsMKrt6e1GR10LzJUIcBLYkWAibplUtO.jpg

Saya mengenal Arief Munandar atau Bang Arief ketika menjadi santri di PPSDMS Regional VII Makassar. Beliau waktu itu menduduki satu jabatan penting di PPSDMS dan juga nyambi jadi supervisor PPSDMS regional Jakarta. Bang Arief membawakan satu materi bulanan di PPSDMS Makassar berjudul Leaders and Leadership, bersama bang Bachtiar Firdaus. Namun, kira-kira di tahun 2015, bang Arief memutuskan keluar dari struktur kepengurusan PPSDMS dan akhirnya mendirikan satu lembaga beasiswa dengan model yang kurang lebih sama dengan model PPSDMS. 

Bang Arief adalah sosok yang sangat disiplin. Itu terlihat dari kebiasaannya untuk tepat waktu. Orang yang pertama kali bertemu dengannya pasti akan menganggap ia jarang tersenyum, terlalu lebay dengan standar tinggi pada hal apapun. Bang Arief punya sisi yang menarik: ia tidak menoleransi kesalahan (error), apalagi jika error tersebut dilakukan oleh orang yang ia anggap tidak perlu melakukan kesalahan yang dimaksud. Tapi di atas semua itu, bang Arief adalah sosok yang memang cocok sekali menjadi mentor bagi tunas-tunas muda bangsa yang punya potensi besar memimpin Indonesia di masa depan. 

Saya pertama kali mengetahui nama Arief Munandar kurang lebih tahun 2011, ketika disertasi doktor sosiologinya di Universitas Indonesia menjadi heboh gara-gara dengan tegas menyatakan bahwa memang ada dua arus besar di Partai Keadilan Sejahtera (terkenal dengan istilah 'Kubu Keadilan' dan 'Kubu Sejahtera'). Tapi, pertama kali saya bertemu dengan bang Arief adalah saat acara National Leadership Camp yang dilaksanakan PPSDMS tahun 2014 di Jakarta Selatan. Waktu pertama kali melihat penampilan bang Arief yang berkepala plontos ini, saya langsung teringat kepada Michel Foucault, filsuf Perancis yang baru saya kunjungi kampusnya (College de France) kurang lebih 10 bulan sebelum saya bertemu bang Arief. Keduanya mirip sekali secara fisik, sama-sama dahsyat secara pengaruh, meski Foucault sendiri seorang gay dan bang Arief tidak pernah berdebat face-to-face dengan Noam Chomsky.

Sekarang, meski tidak lagi di PPSDMS, bang Arief masih disibukkan dengan aktivisme serupa: beternak pemimpin. Saya dengar, beliau mendirikan lembaga pelatihan kepemimpinan yang saat ini pesertanya adalah mahasiswa-mahasiswi cemerlang dari UI Depok. Ya, orang dengan energi dahsyat seperti bang Arief Munandar pasti tidak bisa hidup tanpa ikut melatih anak-anak muda untuk menjadi orang besar dan menjadi penanggung beban seperti dirinya. Semoga di masa depan saya masih ada kesempatan bertemu dengan guru saya yang satu ini.

P.S.: Sekarang PPSDMS berubah nama menjadi Rumah Kepemimpinan dengan Direktur Eksekutif bang Bachtiar Firdaus

Answered Mar 19, 2017