selasar-loader

Apa beasiswa yang terbaik di Indonesia saat ini?

Last Updated Nov 17, 2016

Ada banyak beasiswa dari dalam dan luar negeri di Indonesia. Mana yang terbaik? dan mengapa?

10 answers

Sort by Date | Votes

Bidikmisi.

Hasil gambar untuk BIDIKMISI

Ilustrasi via stta.ac.id

Answered Dec 30, 2016
Wirawan Agahari
Peneliti di Centre for Innovation Policy and Governance (CIPG)

Y4wx0booTGmuk0BYil8PquzK7LifwaFJ.png

Saya adalah penerima beasiswa LPDP, namun karena saya tidak menerima beasiswa lain jadi saya tidak bisa menyebut mana beasiswa yang terbaik di antara yang ada.

Tapi saya bisa bilang, beasiswa LPDP merupakan beasiswa yang sangat memberi benefit bagi para awardee-nya, sehingga mereka bisa fokus belajar tanpa khawatir akan kekurangan dana selama studi. Walaupun proses seleksinya makin ketat, tapi tujuannya semata-mata agar kualitas awardee-nya memang benar-benar berkualitas.

LPDP juga sangat memperhatikan kebutuhan para awardee-nya. Sebelum berangkat, para awardee diwajibkan untuk ikut program persiapan keberangkatan, sebagai bentuk pembekalan bagi para awardee. Setelah pulang, awardee juga mendapat kesempatan untuk mengikuti Talent Assessment untuk membantu perencanaan karier dan masa depan.

Terakhir, kalau memang kesuksesan suatu beasiswa ditentukan dari berapa banyak yang diterima, LPDP bisa disebut sebagai beasiswa terbaik karena jumlah awardee-nya sudah ribuan.

Ilustrasi via undip.ac.id

Answered Dec 30, 2016
Wahyu Adiningtyas
Master Candidate in Social Policy at Victoria University of Wellington

Menurut saya tergantung kebutuhannya, setiap beasiswa memiliki keunikan sendiri. Seperti AAS, jejaringnya paling besar di Indonesia, karena  dana yang digelontorkan juga paling besar. Fulbright beasiswa yang cukup prestise bagi penerimanya. LPDP dananya dari pemerintah sendiri, sehingga bisa menegakkan kepala dan tidak merasa dibiayai oleh pajak bangsa lain ketika kuliah.

Saya sendiri, lebih menyukai beasiswa yang dananya bisa cukup jika harus membawa keluarga meskipun tidak bekerja sambilan dan dekat secara georgrafis, hingga jika ada situasi darurat bisa cepat pulang ke Indonesia. Pertimbangan lain adalah negara yang dituju. Jika membawa anak, tentunya ingin anak juga memiliki memori yang baik ketika bersekolah di luar, merasa aman dan tidak merasa didiskriminasi. jadi pertanyaan beasiswa yang terbaik di Indonesia, balik lagi ke masing-masing orang, beasiswa apa yang terbaik bagi dirinya.

Answered Jan 13, 2017

Beasiswa LPDP.

Answered Jul 29, 2017

Beasiswa bidikmisi

Answered Aug 11, 2017

Assalamualaikum wr.wb

Beasiswa Unggulan

Wassalamualaikum wr.wb

Answered Aug 20, 2017
Adi Primanda
Mejuah-juah. Saya dari Medan

Bidik misi (S1) dan LPDP (S2, S3)

Answered Sep 18, 2017
Yulia Fanice
Yulia Fanice_FMIPA_IPB_CALON PENDAFTAR SELEKSI BAKTI NUSA

KyyaoskPLgUj9WJxlAoEQOWPzmkOdOAL.jpg

 

Membangun Peradaban Madani Daerah 3T

Assalamu’alaikum. Saya Fani, mahasiswa Biokimia FMIPA IPB angkatan 2014. Saya asli putri daerah 3T di Sumatera Barat, yaitu Solok Selatan. Disini, saya akan berbicara mengenai kontribusi untuk bagian kecil Indonesia ini, yaitu Solok Selatan. Daerah kecil ini pernah menjadi saksi bisu sejarah penting Indonesia pada tahun 1949. Daerah yang seharusnya kental dengan adat Minang ini dengan falsafah “Adat basandi syarak, syarak basandi kitabullah” seolah mulai terkikis tergerus zaman. Kondisi pendidikan dan akhlak generasi penerus yang semakin memburuk mengetuk nurani saya untuk segera ‘pulang’ dari tanah rantau.

Hal ini tak lain dan tak bukan juga disebabkan oleh pola asuh anak yang salah. Terbukti dengan banyaknya para remaja yang hamil diluar nikah. Pergaulan bebas laki-laki dan perempuan. Pertengkaran atau cekcok antar kalangan remaja. Anak durhaka sama orang tua. Anak putus sekolah, dan tidak melakukan sholat. Mirisnya, semua ini dialami oleh anak-anak yang baru berumur belasan tahun. Mau jadi apa Solok Selatan kedepannya kalau generasi penerusnya saja seperti ini. Hal ini diperparah oleh adanya hubungan orangtua yang tidak harmonis, bahkan orang tua yang tidak pandai baca Al-Qur’an, maupun sekedar Sholat lima waktu. Bayangkan, mau jadi apa. Moral masyarat yang mulai memburuk ini juga ditandai dengan adanya kasus pembunuhan, dan bunuh diri oleh masyarakat setempat. Mungkin hal ini sudah biasa terjadi di kota-kota besar, tapi tidak di daerah 3T ini.

Salah satu faktor yang membuat daerah 3T yang satu ini stagnan adalah banyaknya putera/puteri daerah terbaik yang memilih keluar Sumatera untuk menuntut ilmu tapi enggan pulang untuk ‘membangkit batang tarandam’. Rasa ‘cinta’ kampung halaman yang mulai hilang membuat mereka lebih memilih tinggal di luar Solok Selatan untuk kehidupan yang lebih layak. Tapi tidak dengan saya. Rasa cinta kampung halaman jauh lebih besar daripada hanya sekedar keinginan untuk hidup sejahtera di negeri orang. Karena kebahagiaan sejati menurut kacamata saya adalah ketika kita bisa bermanfaat dan membahagiakan orang lain.

Kontribusi saya untuk bangsa dan negara ini akan diawali dengan kontribusi saya untuk daerah 3T tercinta. Mulai dari pencerdasan pada orang tua, terutama Ibu mengenai pola asuh yang benar. Karena Ibu adalah madrasah pertama bagi anak-anaknya. Hal ini bisa dimulai dari membentuk Institut Ibu Profesional yang terinspirasi dari gerakan Ibunda Septi Peni Wulandani. Pentingnya pola asuh yang benar agar terlahir generasi penerus yang tangguh dan madani ini juga terinspirasi oleh psikolog Ibunda Elly Risman. Selain pencerdasan si Ibu, juga diperlukan pendidikan berkarakter islam bagi si anak. Hal ini bisa diwujudkan dengan membentuk lembaga Bina Remaja dan Anak (BIRENA). Perlu banyak pembaharuan pada pola belajar anak-anak di daerah 3T ini yang masih terkesan monoton. Sehingga, perlu inovasi-inovasi agar pendidikan anak berupa pengajaran Qur’an dan akhlakul karimah ini bisa lebih menyenangkan dengan Bina Remaja dan Anak. Hal ini terinspirasi dari BIRENA Alhurriyyah IPB. Untuk anak-anak kita bisa memberikan konsep bermain sambil belajar dan menyatu dengan alam. Untuk remaja, bisa dengan pembinaan sistem mentoring, dan juga menyatu dengan alam karena Solok Selatan adalah daerah sejuta alam nan elok.

Gerakan pemuda seperti pemuda hijrah, atau pejuang shubuh juga harus digalakkan untuk memakmurkan masjid. Sehingga akan terbentuknya sinkronisasi antara Ibu, anak dan pemuda yang atas izin Allah akan menghasil peradaban masyarat yang madani. Untuk saat ini Alhamdulillah saya sudah membangun link dan menebarkan rasa ‘cinta’ dan ‘memiliki’ akan Solok Selatan ini pada teman-teman lain yang sedang menuntut ilmu di berbagai perguruan tinggi, baik di Jabodetabek atau belahan Sumatera lainnya. Sehingga, harapannya nanti kita bisa bersatu untuk ‘membangkit batang tarandam’ dan memajukkan daerah 3T tercinta ini, Solok Selatan.

Answered Jan 25, 2018
Muhammad Rizky Nurawan
Undergraduate Student of Physics at Unpad | Rumah Kepemimpinan Bandung #8

Untuk Beasiswa di Indonesia sesungguhnya sudah banyak sekali. Kalo saya akan menjawab Rumah Kepemimpinan (rumahkepemimpinan.org) . Di RK ini tak hanya menerima material, tetapi kita di bina untuk menjadi individu yang siap untuk terjun ke masyarakat nanti dan siap membangun indonesia menjadi lebih baik dan bermartabat. Untuk Info lengkapnya dapat di akses di Websitenya rumahkepemimpinan.org 

Answered Feb 2, 2018
Muh. Nashrurrokhman
Fresh-graduated from UGM, major in Biology class of 2018

Beasiswa yang terbaik merupakan beasiswa yang sesuai dengan kebutuhan dan kualifikasi dari pencari beasiswa. Contohnya, seseorang mahasiswa yang berlatar belakang ekonomi yang kurang mampu lebih tepat mendaftar Bidikmisi karena beasiswa tersebut ditawarkan pemerintah untuk mahasiswa yang memiliki latar belakang ekonomi kurang. Ada pula beasiswa yang menekankan pada pembentukan karakter contohnya rumah kepemimpinan, Etos, dan Bakti Nusa. Beasiswa untuk program S2 atau S3 banyak ditawarkan baik di dalam maupun luar negeri dengan persyaratan dan ketentuan tertentu. Misalnya, beasiswa LPDP diperuntukan untuk program S2 dan S3 di dalam dan luar negeri dengan catatan penerima beasiswa harus kembali ke Indonesia. Sementara itu, beasiswa Erasmus mundus khusus untuk universitas universitas di eropa, beasiswa monbukagakusho khusus untuk universitas di negara Jepang, dan lain lain

Answered May 6, 2018