selasar-loader

Jika diberi kesempatan untuk belajar bahasa asing, bahasa apakah yang akan Anda pelajari? Mengapa Anda memilih bahasa itu?

Last Updated Dec 21, 2016

5 answers

Sort by Date | Votes
Zulfian Prasetyo
Menikmati istilah-istilah bahasa Belanda sebagai romansa masa lalu

Bahasa Belanda.

Mengenai perkara 'mengapa', barangkali romansa masa lalu adalah alasannya.

Belanda menjajah kita beberapa abad. Itu kenyataannya. Tapi suka-tidak suka, dari kolonisasilah terjalin hubungan khusus Belanda dan Indonesia. Hubungan yang, bagi saya, menyedihkan sekaligus romantis. Salah satu aspeknya adalah bahasa.

Faktanya, bahasa Belanda terserap dalam kosakata kita. Sebut saja istilah vrij yang dalam bahasa Betawi menjadi pere' (libur). Lalu ada juga istilah spoorwagen dan fietsen yang diserap orang Jawa menjadi sepur (kereta api) dan pit-pitan (sepeda). Korting, versnelling, dan gratis adalah kosakata-kosakata lainnya.

Berdasarkan alasan di atas, bahasa Belanda sepertinya adalah yang akan saya pelajari.

Answered Jan 9, 2017
Anggun Widiastuti
Memiliki ketertarikan terhadap bahasa.

Saya akan pilih bahasa Inggris. Bukan berarti saya tidak bisa, tetapi saya merasa kemampuan berbahasa Inggris saya menurun sejak saya belajar bahasa-bahasa asing lainnya. Meski satu rumpun dengan bahasa Jerman dan Belanda, tetapi secara gramatika ada yang berbeda. Ketika saya berusaha berbicara dalam bahasa Inggris, yang ada di pikiran saya adalah letak penggunaan Verba (kata kerja). Sebenarnya ini tidak boleh. Biar bagaimanapun, tetap harus dipelajari dan tidak dilupakan. Oleh karena itu, saya terus belajar bahasa Inggris. Bagaimanapun bahasa ini penting mengingat bahasa Inggris adalah bahasa universal.

Answered Jan 10, 2017
Kartika Aprilia
Indonesian Literature, University of Indonesia.

Bp2CjFYjS0myAszqp5Ghze8ptS3hPIae.jpg

via blog.sukawu.com

Jika diberikan kesempatan untuk belajar bahasa asing (selain Bahasa Inggris, Arab, dan Jepang), saya ingin sekali mempelajari Bahasa Cina. Alasannya, karena saat ini bahasa tersebut sudah mulai mendunia dan dikabarkan bahwa bahasa internasional akan berubah menjadi Bahasa Cina (menurut cerita bapak-bapak Uber car). 

Selain itu, saya juga melihat bahwa Bahasa Cina juga memiliki kedudukan tinggi di dunia. Sudah banyak orang asing yang mempelajari Bahasa Cina karena melihat peluang besar dalam kancah internasional.

Answered Apr 9, 2017
Cok Deniro Panjaitan
Historian UI 2015

zmU6phVJfWwkMgKZG9YSf7fxwDjAQD5S.png

Sebenarnya ada 7 bahasa asing yang ingin saya pelajari, yaitu bahasa Mandarin, Belanda, Korea, Jepang, Perancis, Jerman, dan Arab. Namun, jika diminta fokus pembelajarannya, saya memilih 3 bahasa yaitu Mandarin, Belanda, dan Korea. Mengapa demikian?

1. Bahasa Mandarin merupakan bahasa asing yang pertama kali saya pelajari saat kelas 4 SD, namun sempat vakum pada masa kelas 1 SMP dan dilanjutkan kembali pada masa SMA hingga saat ini. Yang membuat saya tertarik mempelajari bahasa ini adalah film-film kolosalnya yang memiliki nilai-nilai filosofis tinggi seperti "The Monkey King" alias Kera Sakti dan Ip Man. Meskipun begitu, satu-satunya kelemahan saya dalam bahasa ini adalah penulisan huruf yang harus menggunakan bantuan huruf latin untuk mengerti cara baca dan artinya.

2. Bahasa Belanda merupakan bahasa penunjang studi saya dalam sejarah. Pertama kali saya dapatkan melalui kelas "Bahasa Belanda Dasar" khusus kelas Sejarah dan dimatangkan melalui kursus selama setahun di Erasmus Taalcentrum, Kedutaan Belanda. Meskipun dalam kenyataannya nilai saya pas-pasan, saya merasa sangat tertarik hingga pernah suatu kali seorang turis Jerman bercerita kepada saya bahwa bahasa tersebut dengan bahasa Jerman memiliki sedikit perbedaan alias "beti". Contohnya, kata "selamat pagi. Dalam bahasa Jerman disebut Guten morgen, sedangkan bahasa Belanda disebut goede morgen. Selain itu, mempelajari bahasa Belanda memiliki keunikan terutama, yaitu mengucapkan huruf G yang harus mengeluarkan efek serak, dengan tujuan membedakannya dengan bahasa Jerman.

3. Bahasa Korea merupakan bahasa yang ingin sekali saya pelajari karena inilah bahasa yang saat ini mempengaruhi gaya hidup anak muda. Saya pernah mempelajarinya melalui video-video program "Let's Speak Korean" buatan Arirang, televisi berbahasa Inggris dari Korea Selatan. Beberapa kata dan kalimat bisa saya pahami seperti menanyakan waktu dan harga.

Sumber foto: teachingenglish.org.uk

Answered May 31, 2017
D.s. Ardyanto
A notorius "bakso urat" hunter.

1. Bahasa Jepang

Alasannya praktis aja, ada dua, yaitu Bahasa Jepang adalah bahasa ibu dari istri dan kedua anak-anak saya. Bisa berkomunikasi dengan mertua, serta keluarga besar istri. Yang kedua, karena untuk pengembangan usaha ke depan ke Asia Timur dengan Jepang sebagai pusatnya.

2. Bahasa Swedia

Sebagai pencinta Komik Juki yang antimainstream, mainstream orang Indonesia saat ini lebih ke Bahasa China, Perancis, Jerman, Belanda, Spanyol, atau Rusia, di luar Bahasa Inggris. Seru juga kalau bisa satu bahasa asing lagi yang nggak semua orang paham.

Saya memilih Bahasa Swedia bukan karena saya seorang Bobotoh pendukung the Viking. Saya bukan orang Jawa Barat atau Bandung. Tapi karena kebetulan lebih dari satu dekade lalu mengambil master di sana dan sudah memiliki dasar Bahasa Swedia. Dulu pun memilih mengambil beasiswa ke Swedia karena antimainstream juga, karena kebanyakan orang kita akan mengambil beasiswa StuNed (Belanda), Chevening (Inggris), Fullbright (AS), DAAD (Jerman), dan lain-lain.

Kalau bisa Bahasa Swedia, artinya bisa "menaklukan" negara-negara Nordic, seperti Denmark, Norwegia, Islandia, dan Finlandia. Namun jumlah total populasinya sekitar 26,7 juta jiwa atau hanya kurang lebih 2x dari penduduk Jakarta. Nggak menarik bicara dari sisi potensi market. Paling nggak, Swedia terkenal dengan eco innovation-nya. Siapa tahu ada peluang ke sana ke depan.

Selain Bahasa Inggris, Jepang, dan Swedia, jika Tuhan memperkenankan, ingin menajamkan kembali Bahasa Arab dan Turkinya, serta menambah lagi Bahasa Persia dan Mandarin. Serakah ya?  

Answered Sep 8, 2017

Question Overview


6 Followers
1085 Views
Last Asked 2 years ago

Related Questions


Pada usia berapakah anak boleh diajarkan bahasa asing? Mengapa?

Berapa bahasa Anda kuasai? Bagaimana cara menguasai banyak bahasa?

Apa perbedaan cove, bay, dan gulf?

Apakah dalam bahasa negara lain ada frasa yang dibentuk dari pengulangan kata namun salah satunya berubah bunyi?

Apa yang tersulit dalam proses menerjemahkan bahasa asing?

Mengapa menerjemahkan bahasa Indonesia ke bahasa asing lebih sulit dibanding sebaliknya?

Apa saja bahasa yang penting selain Bahasa Indonesia ketika mempelajari sejarah Indonesia?

Mengapa kita perlu menguasai bahasa Inggris dengan baik?

Menurut Anda, manakah yang lebih penting antara Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, dan Bahasa Daerah (Bahasa Ibu)?

Siapa sastrawan paling "nyastra" menurut Anda? Mengapa?

Bagaimana proses kreatif saat pertama kali menulis novel?

Apa sajakah bahasa daerah di Indonesia yang sudah terancam punah?

Bagaimana mana asal mula bahasa, kenapa manusia memiliki bermacam-macam bahasa padahal sama-sama dari nabi Adam?

Bahasa apa yang digunakan orang tuli saat berbicara dalam hati?

Bagaimana mekanisme dan tata cara standar pembuatan berita acara pemeriksaan (BAP) oleh seorang penyidik?

Bagaimana sistem pendidikan di Jerman berlangsung selama Perang Dunia II?

Adakah kajian ilmiah tentang parfum?

Bagaimanakah cara yang tepat untuk menanggulangi kenakalan remaja?

Bagaimana cara yang tepat untuk menanggulangi kenakalan remaja, khususnya seks bebas?

Apa saja faktor yang menginspirasi bagi remaja untuk melakukan kenakalannya?

Apakah rehabilitasi sudah cukup untuk menghentikan pengguna narkoba yang sudah terjerumus?

Apa yang mempengaruhi kaum remaja untuk melakukan seks bebas?

Apakah bisa kita menghilangkan seks bebas di kalangan remaja?

Apa itu sistem pendidikan anak Montessori?

Pada usia berapakah anak akan mampu menyerap pendidikan seks usia dini dengan baik?