selasar-loader

Siapa pengarang buku favorit Anda? Apa alasan Anda?

Last Updated Dec 20, 2016

6 answers

Sort by Date | Votes
Hana Fitriani
Penggemar buku

Ada banyak; George Orwell, Karl May, Ernest Hermingway, Ahmad Tohari, Mitch Albom, Agustinus Wibowo, Tsasaro GK, dan lain-lain.

Tapi ada satu yang menjadi favorit saya adalah Agatha Christie.

-tmQdKceWDcfsGKJcnNpthl3C2o98T7q.jpg

Dia adalah pengarang novel misteri, terkenal dengan tokoh detektif Hercule Poirot. Ketika remaja, saya pembaca setia novel-novelnya, terutama kisah seri detektif Poirot. Ya, saya penyuka kisah misteri dan detektif. Yang paling saya sukai dari karyanya adalah ending cerita yang dia suguhkan; selalu mind blowing terutama bagian siapa pelakunya. Salah satu seri Hercule Poirot yang menurut saya mempunyai ending cerita paling twisting adalah: "Pembunuhan Rodger Ackroyd". Awalnya, saya sempat bosan dan tidak sabar ketika membaca novel tersebut. Namun, saya tidak menyesal untuk gigih menyelesaikan buku tersebut, karena hadiah ending yang sangat mengejutkan. 

Selain novel seri Poirot, novel Agatha Christie yang paling bagus dan berkesan bagi saya adalah And Then There Were None. Saya tidak perlu mendeskripsikan kisahnya. Yang pasti, kejeniusan Agatha Christie ada di buku ini. 

Gambar via i.guim.co.uk

Answered Dec 20, 2016
Erin Nuzulia Istiqomah
Pencinta museum dan berbagai wisata budaya lainnya

YxANhd8PTuNj72S2ysqfaeAZ3myGm6iL.jpg

Sebagai anak Sastra Indonesia, saya menjumpai banyak sekali penulis buku yang kemudian "terpaksa" saya baca dalam menempuh studi saya. Tentu saja sebenarnya hal itu adalah keuntungan bagi penikmat buku bagi saya. 

Siapa pengarang buku favorit saya? Menengok rak buku saya, maka saya memiliki semua buku karya Tere Liye. Lebih dari itu, saya lebih mengagumi Tasaro GK sebagai seorang penulis meskipun lebih banyak buku Tere Liye yang nangkring di rak buku saya. 

Sebagai penulis populer, saya amat mengagumi Tasaro GK. Selain secara personal memang beliau adalah seorang yang ramah dan rendah hati, ia juga seorang yang amat sangat pandai. Ia mampu menulis berbagai genre dalam setiap karyanya. Ada novel dengan tema romantis, sejarah, politik, fiksi, fantasi, atau bahkan biografi. 

Karyanya yang paling saya sukai adalah Tetralogi Biografi Muhammad. Caranya mengemas Shiroh Nabawiyah dalam biografi Nabi Muhammad dan menyertakan kisah Kashva dalam perjalanan menemui sang Nabi. Ini adalah alternatif menarik yang membuat kita mampu membaca Shiroh tanpa merasa bosan. 

Tak jarang saya menangis membaca setiap detail yang Tasaro lukiskan dalam mendeskripsikan segala hal yang menyangkut perjuangan Rasulullah. Saat membaca Tetralogi Biografi Muhammad, saya merasakan betapa saya merindukan Rasulullah. Tasaro amat berhasil membuat saya begitu mencintai dan ingin bertemu Rasulullah. 

Atas dasar itulah saya menjadikan ia sebagai pengarang buku favorit saya. 

Gambar via krjogja.com

Answered Dec 20, 2016
Pepih Nugraha
Karena budaya melekat dalam kehidupan sehari-hari, maka budaya itu penting

3dy0eFjL8_N7VDtemfpkZ6avtpoI_If-.jpg

Pengarang favorit saya ada tiga orang, yakni Ahmad Tohari, Pramoedya Ananta Toer, dan Eddy Suhendro. Dua nama yang saya sebut pertama sudah dikenal secara umum. Akan tetapi, nama Eddy Suhendro mungkin masih asing terdengar.

Baiklah, saya ceritakan mengapa nama Eddy Suhendro demikian melekat dalam ingatan saya mengalahkan pengarang pujaan lainnya seperti Arswendo Atmowiloto dan Remy Sylado.

Saya baru tahu nama Eddy Suhendro ketika pada pertengahan tahun 1980-an Harian Kompas memuat cerita bersambungnya berjudul Taksi. Tidak lama kemudian, cerbung ini difilmkan dengan pemeran utama Rano Karno (kini Gubernur Banten) dan Meriam Bellina.

Karena dimuat secara bersambung, sebagaimana trilogi Ronggeng Dukuh Paruk karya Ahmad Tohari, maka setiap hari saya selalu menunggu kehadiran Kompas yang memuat Taksi secara dicicil itu, benar-benar membuat saya kecanduan dan ketergantungan.

Kalau tidak salah ingat, nama tokoh perempuan dalam Taksi itu bernama Pinky. Dia menitipkan anak perempuannya kepada seorang sopir taksi yang saya lupa nama tokoh yang diperankan Rano Karno itu, karena tidak ada yang memegang anak itu, akhirnya anak itu dibawa "naksi" oleh si sopir taksi. Di luar dugaan, anak itu membawa rezeki karena banyak penumpang yang ternyata suka anak itu.

Begitulah ceritanya. Tetapi yang membuat saya tertegun adalah gaya bertutur Eddy Suhendro yang tidak biasa saat itu. Tidak biasa karena mungkin saya baru membaca gaya bertutur semacam Eddy yang lincah, di mana ungkapan/bisikan hati bisa dijadikan percakapan yang muncul sebagai monolog. Lebih ekstrimnya, "dialog" dengan dirinya sendiri, seakan-akan jiwa/hati berbeda entitas dengan ujud wadag. Keren banget.

Karena saya terpikat dengan gaya bertutur Eddy Suhendro, saya melakukan teknik ATM (amati tiru modifikasi) dalam menulis sebuah cerita bersambung yang saya kirim ke majalah HAI dan cerbung itu sukses dimuat sekitar tahun 2003-2004. Judulnya Senyum Primitif. Bukan meniru cerita, alur cerita, tokoh sampai ending melainkan monolog yang dikembangkan Eddy, yang seakan-akan menjadi "dialog" antara batin (hati) dan ujud kasar si tokoh.

Terbukti Senyum Primitif bisa tembus dan dimuat di majalah HAI yang kala itu sangat bergengsi untuk ukuran para penulis. Padahal itu hasil ATM terhadap Eddy Suhendro, penulis yang saya sukai itu. 

Gambar via blogspot.com

Answered Dec 20, 2016
Gagar Asmara Sofa
Sarjana Psikologi. Penulis syair, puisi, dan prosa di gagarasmara.tumblr.com

QRUcdNAfIa1Oo05Cl4Uplmykwj0CITus.jpgSebenarnya beliau bukan pengarang. Tapi lebih pada seorang ekspresionis, seorang observer fenomena-fenomena sosial dan kebudayaan, seorang pemusik, seorang penulis, seorang akademisi, bahkans seorang menteri. Tetapi, ketika membaca tulisan-tulisan beliau soal filsafat (Kita dan Kami; Berkenalan dengan Eksistensialisme; atau Berkenalan dengan Filsafat Barat), atau telaahnya secara psikologis soal perkotaan Jakarta (heteronomia dan pentas kota raya), juga kemampuannya menyadur novel eksistensialis karya Arpad Gonez; menunjukkan bahwa kemampuan beliau dalam menulis, pemilihan kata-kata, logika, serta sensitivitas perasaan yang beliau curahkan dalam setiap tulisannya selalu memukau saya. Membaca tulisan-tulisan beliau selalu seperti relaksasi di atas perahu pengetahuan, menikmati semilir pandangan dan pemikiran, serta melabuhi sungai yang penuh dengan kejernihan hati dan jiwa.

Answered Jan 27, 2017
Nuradia Puspawati
Program Assistant at Tobacco Control Support Center (TCSC)

Banyak! Diantaranya: Ahmad Tohari, SDD, Joko Pinurbo, Andrea Hirata, Eka Kurniawan, Aan Mansyur, Salim A Fillah. Saya memang penikmat karya-karya sastra. Selain itu, saya juga menggemari narasi perjalanan dengan penulis favorit saya adalah Windy Ariestanty dan Agustinus Wibowo. 

Jika diminta siapa yang paling paling favorit, hhmm saya rasa yang paling mengesankan ya, maka pilihan saya jatuh pada .. Agustinus Wibowo!

ki8DyQhsbpBC-col2XVNJJUIfvSf5K7P.jpg

Agustinus besar melalui tiga bukunya yang kesemuanya berkisah mengenai perjalanannya mengembara di negara-negara antah berantah mulai dari Pegunungan Himalaya, Afghanistan, hingga negeri-negeri Stan di Asia Tengah. Tiga bukunya berjudul 'Selimut Debu', 'Garis Batas', dan 'Titik Nol'. Ia bukan hanya seorang traveler, tapi lebih dari itu.. dia seorang explorer. 

Melalui tulisannya, saya pribadi sebagai pembaca seolah sedang diajak dan menginderai langsung suasanya yang sedang dialami olehnya. Mengenai cuaca yang terik atau dingin yang membekukan, mengenai roti hambar dan keras di sebuah warung kecil di pedalaman Afghanistan, mengenai ketakutan dikejar Taliban, sampai merasakan kehangatan penduduk di lembah Wakhan di perbatasan Tajikistan. Tulisannya tidak hanya padat mengenai rute perjalanannya, namun juga sarat akan makna di setiap pertemuannya dengan orang baru di tempat baru dan pada suasana yang baru.

Tentu pilihan saya pada karya Agustinus juga karena didukung hobi saya yang juga traveling :D. Membaca tulisan Agustinus semakin memacu semangat saya menjelajah tempat baru. Dan diksi yang ia gunakan dalam tulisannya, benar-benar membuat candu!

 

 

 

Answered Jan 27, 2017
Anonymous

Robert T. Kiyosaki

Answered Feb 1, 2017

Question Overview


7 Followers
2304 Views
Last Asked 3 years ago

Related Questions


Apa buku yang paling menginspirasi yang pernah Anda baca?

Siapakah pengarang buku yang paling berbakat yang pernah ada?

Apa buku yang paling mengubah dunia?

Apa buku yang wajib dibaca oleh remaja?

Mengapa buku dari pengarang Jepang selalu memberikan unsur seks yang vulgar?

Mengapa buku Jostein Gaarder yang lain tidak ada yang sefenomenal Dunia Sophie?

Siapa pengarang Indonesia yang paling berpengaruh? Mengapa?

Manakah yang lebih baik, membaca buku fiksi atau nonfiksi?

Apakah buku yang paling berpengaruh dalam hidup Anda?

Novel apa yang paling mengesankan hati dan pikiran Anda?

Mengapa pada masa sekarang sangat sedikit penulis Indonesia yang memiliki kualitas layaknya Pramoedya Ananta Toer?

Siapakah menurut Anda yang patut disamakan kualitas penulisannya dengan Pramoedya Ananta Toer?

Mungkinkah Pramoedya Ananta Toer mengkader seseorang agar mampu menjadi penerusnya? Siapa dia?

Siapa penulis populer favorit Anda? Mengapa?

Mungkinkah Tereliye melakukan plagiasi dalam beberapa karya atau novelnya?

Novel apa yang paling menginspirasi dalam hidup Anda hingga mengubah hidup Anda?

Mengapa Helvy Tiana Rosa tidak lagi menerbitkan novel?

Siapa itu Don Rosa?

Siapa sastrawan perempuan Indonesia favorit kamu?

Bagaimana cara membuat suatu konten menjadi viral? Apa ada tips khusus?

Adakah unsur lain selain 5W+1H dalam menulis berita?

Adakah pola tertentu dari karya-karya Murakami?

Bagaimana cara mengakhiri suatu cerita?

Bagaimana cara membuat karakter/tokoh dalam suatu cerita?

Bisakah Anda membuat karangan deskripsi menggunakan hal apapun di sekitar Anda sekarang?

Dalam menulis online, seberapa sering mengalami kegagalan posting dan tulisan hilang tak berjejak? Apa reaksi Anda?

Apa yang disebut "Nilai Berita" atau news value?

Apa kriteria seorang Content Writer terbaik?

Bagaimana perkembangan Wordpress kini dan apakah Wordpress sebagai platform blogging masih relevan saat ini?

Mengapa orang Indonesia tidak punya sistem penulisan sendiri?

Apa yang membuat Anda kembali ber-Selasar?

Adakah perbedaan antara menulis skenario dengan menulis pada umumnya?

Istilah-istilah apa sajakah yang perlu dipahami dalam penulisan skenario?

Apakah yang dimaksud dengan penulisan kreatif?

Dari mana cara termudah memulai mencari ide untuk menulis novel?

Apa yang dimaksud dengan 5W 1H dalam menulis berita?

Apakah tips menulis terbaik yang pernah kamu dapatkan?

Bagaimana kaitan antara genre film favorit dan budaya setiap negara?

Apa itu Mazhab Frankfurt?

Bagaimana perkembangan Mazhab Frankfurt dalam konteks budaya populer?

Apa yang dimaksud dengan Teori Fetisisme Komoditas?

Apa perbedaan antara budaya massa dan masyarakat massa?

Apakah kaitan antara budaya massa dan amerikanisasi?

Apa pendapat Anda tentang amerikanisasi dan kritik atas Teori Budaya Massa?

Bagaimana pengaruh industri budaya terhadap musik pop?

Apakah kaitan antara James Bond dan strukturalisme?

Bagaimanakah konsep hegemoni Gramsci?

Sejauh manakah batasan-batasan dalam Posmodernisme?